Yayasan Daarut TAQWA Surakarta

Yayasan Daarut TAQWA Surakarta

Share

Yayasan Daarut Taqwa lembaga yang bergerak di bidang sosial, pendidikan dan keagamaan

Photos 19/09/2014

Pendaftaran Baru Calon Santri Baru

Photos from Yayasan Daarut TAQWA Surakarta's post 17/07/2014

Acara Buka Bersama Dengan Para Donatur dari Mahasiswa STIMIK SINAR NUSANTARA SURAKARTA

14/04/2014

Pecinta Anak Yatim
Standar

Dalam surat 107 (Al-Ma’un) ayat 2 Allah SWT berfirman : “itulah orang yang menghardik anak yatim”. Ayat tersebut merupakan jawaban dari pertanyaan yang terdapat dalam surat yang sama, yang artinya ; “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama”. Dalam kajian ilmu tafsir istilah menghardik tidak saja diartikan mencaci, memaki, memukul dan menghina, tetapi juga dapat diinterpretasikan sebagai kesombongan karena bersikap apriori/acuh tak acuh ketika anak yatim memerlukan bantuan termasuk juga tidak mencarikan solusi atas kesulitan yang dialami mereka. Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda : “Saya bersama orang yang menyantuni anak yatim bagaikan 2 jari di dalam surga”. Merujuk dari dua sumber hukum Islam inilah, terciptanya pondok pesantren yatim Daarut Taqwa. Ketika bangsa dilanda krisis aqidah dan banyaknya kemerosotan akhlak terhadap anak-anak pelajar, dengan tujuan membantu biaya pendidikan anak yatim dan menyelamatkan meraka dari krisis aqidah.

Ada beberapa cara berbuat baik kepada anak yatim:

Memberinya makan dan pakaian, serta menanggung kebutuhan-kebutuhan pokoknya.
Mengusap kepalanya serta menunjukkan kasih sayang kepadanya. Tindakan ini akan mempunyai pengaruh besar terhadap kejiwaan anak yatim. Ibnu Umar rodhiyallohu'anhu jika melihat anak yatim, beliau mengusap kepalanya dan memberinya sesuatu.
Membiayai sekolahnya, sebagaimana seseoang ingin menyekolahkan anaknya.
Mendidiknya dengan ikhlas, sebagaimana keikhlasanya dalam mendidik anak kandungnya sendiri.
Jika ia melakukan perbuatan yang mengharuskan di beri hukuman maka bersikap lemah-lembut dalam mendidiknya.
Bertakwa kepada Alloh dalam mengelola harta anak yatim, jika anak yatim itu mempunyai harta kekayaan. Jangan sampai hartanya di habiskan karena menginginkan agar anak yatim itu kelak tidak meminta hartanya kembali. Sebaliknya, hartanya harus di jaga, sehinga ketika ia telah dewasa, harta tersebut dikembalikan kepadanya.
Mengembangkan harta anak yatim dan bersikap ikhlas di dalamnya, sehingga hartanya tidak habis oleh zakat.

14/04/2014

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا » وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim, sehingga imam Bukhari mencantumkan hadits ini dalam bab: keutamaan orang yang mengasuh anak yatim.

Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini:

Makna hadits ini: orang yang menyantuni anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam[2].
Arti “menanggung anak yatim” adalah mengurusi dan memperhatikan semua keperluan hidupnya, seperti nafkah (makan dan minum), pakaian, mengasuh dan mendidiknya dengan pendidikan Islam yang benar[3].
Yang dimaksud dengan anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal oleh ayahnya sebelum anak itu mencapai usia dewasa[4].
Keutamaan dalam hadits ini belaku bagi orang yang meyantuni anak yatim dari harta orang itu sendiri atau harta anak yatim tersebut jika orang itu benar-benar yang mendapat kepercayaan untuk itu[5].
Demikian p**a, keutamaan ini berlaku bagi orang yang meyantuni anak yatim yang punya hubungan keluarga dengannya atau anak yatim yang sama sekali tidak punya hubungan keluarga dengannya[6].
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sehubungan dengan mengasuh anak yatim, yang ini sering terjadi dalam kasus “anak angkat”, karena ketidakpahaman sebagian dari kaum muslimin terhadap hukum-hukum dalam syariat Islam, di antaranya:

1. Larangan menisbatkan anak angkat/anak asuh kepada selain ayah kandungnya, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

{ادْعُوهُمْ لِآَبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ فَإِنْ لَمْ تَعْلَمُوا آَبَاءَهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَمَوَالِيكُمْ}

“Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak (kandung) mereka; itulah yang lebih adil di sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu” (QS al-Ahzaab: 5).

2. Anak angkat/anak asuh tidak berhak mendapatkan warisan dari orang tua yang mengasuhnya, berbeda dengan kebiasaan di zaman Jahiliyah yang menganggap anak angkat seperti anak kandung yang berhak mendapatkan warisan ketika orang tua angkatnya meninggal dunia[7].

3. Anak angkat/anak asuh bukanlah mahram[8], sehingga wajib bagi orang tua yang mengasuhnya maupun anak-anak kandung mereka untuk memakai hijab yang menutupi aurat di depan anak tersebut, sebagaimana ketika mereka di depan orang lain yang bukan mahram, berbeda dengan kebiasaan di masa Jahiliyah.

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Kota Kendari, 12 Muharram 1433 H



Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA
Artikel Muslim.Or.Id

Galeri Yayasan Daarut Taqwa 14/04/2014
Photos 14/04/2014

Tentang kami
Panti Asuhan Yayasan Daarut Taqwa adalah salah satu unit dibidang sosial Yayasan Daarut Taqwa Surakarta. Panti Asuhan pertama diresmikan pada tanggal 1 Juli 2013. Yayasan ini merupakan Yayasan yang menginduk ke Yayasan Nur Hidayah Surakarta yang sebelumnya telah berdiri pada tahun 1997 yang mana kedua yayasan tersebut di Pimpin oleh ketua Dewan Pembina Bp. H. Siswo Utomo selaku pendiri Yayasan Nur Hidayah Surakarta tersebut.
Program Yayasan ini menyantuni dan mengasuh di asrama yatim diperuntukan bagi anak yatim yang berusia 5 tahun (TK) hingga berusia 19 tahun (lulus SMA), namun jika anak asuh mampu untuk menembus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri, yayasan akan berusaha mencarikan sponsor bagi kuliah mereka.
Bukan hanya fasilitas sarana dan prasarana serta pendidikan (biaya sekolah) yang di sediakan oleh Yayasan Daarut Taqwa, namun juga perhatian, kasih sayang, bimbingan , motivasi agar para anak asuh tersebut dapat mandiri pada saatnya kelak.
Asrama yatim Daarut Taqwa merupakan jembatan tali asih, asah dan asuh dari para dermawan, hartawan yang ingin menyantuni mereka, namun terhambat karena faktor kesibukan, tempat tinggal dan lain-lain.

14/04/2014

Yayasan Daarut Taqwa lembaga yang bergerak di bidang sosial, pendidikan dan keagamaan mencari anak asuh dari kalangan anak yatim dan piatu. Lembaga Yayasan yang beralamat di Tapen RT 01 RW III Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, Solo ini nantinya akan menjadikan anak asuh untuk dididik dan disekolahkan ke jenjang paling tinggi sampai lulus secara gratis.

Pengurus Yayasan Begog D Winarso mengatakan, yayasan Daarut Taqwa membutuhkan anak asuh sebanyak 40 orang khusus laki-laki dari keluarga tidak mampu berstatus anak yatim atau yatim piatu. Minimal anak asuh yang kami terima bersekolah mulai kelas 2 SD sampai 2 SMP.

“Anak asuh dari manapun akan tetap kami terima dan tidak ada batasan khusus harus anak asuh dari wilayah Surakarta yang kami terima,” ujar Begog, Rabu (10/7).

Ia menjelaskan, khusus anak asuh dari luar daerah nantinya akan disekolahkan di Solo dan semua surat perpindahan sekolah akan diurus pihak yayasan. Karena ketika anak asuh diterima di yayasan mereka wajib tinggal di asrama. Untuk urusan sekolah nantinya anak asuh akan diberikan seragam layak, makan dan sebagaianya semua ditanggung pihak yayasan. “Anak asuh kami haruskan tinggal di asrama untuk dididik dan diberikan pelajaran agama Islam,” katanya,

Menurut Begog, anak asuh yang berminat silahkan langsung datang ke asrama di Tapen RT 01 RW III Kelurahan Sumber, Banjarsari atau menghubungi pengurus yayasan Bambang Atma Sukarta 081226113090 atau Begog D Winarso 08156789500. Tidak ada batasan terakhir pendaftaran ditutup dan yang penting jika masyarakat tertarik silakan mendaftar. “Visi dan misi Yayasan Daarut Taqwa tidak lain sosial keagamaan dan pendidikan,” jelasnya.

Begog menambahkan, yayasan Daarut Taqwa ini sumber pendanaannya murni berasal dari pengurus atau nirlaba yang sebagian besar pendirinya tokoh muda dari Solo yang telah sukses. “Artinya funding murni bersumber dari anggota dan pengurus. Bahkan, kami menolak bantuan dan sumber dana pemberian dari pemerintah. Ke depan ketika yayasan ini sukses akan mendirikan asrama khusus anak asuh perempuan,” tandasnya. Muhammad Ismail.

Want your school to be the top-listed School/college in Surakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Surakarta
57138

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 08:00 - 16:00