Ketika ada orang yang iseng bertanya padanya, “Wahai habib,
bukankah Rasul SAW juga punya rumah walau sederhana?”
Beliau tertegun dan menangis, beliau berkata, “Iya betul,
tapikan Rasul SAW juga tidak beli tanah. Beliau diberi tanah oleh Kaum
Anshar, lalu bersama sama membangun rumah. Saya takut
dipertanyakan Allah kalau ada orang muslim yang masih berumahkan
koran di pinggir jalan dan digusur-gusur, sedangkan bumi menyaksikan
saya tenang-tenang di rumah saya.”
- - -
Pernah ada seorang wali besar di Tarim, guru dari Guru Mulia
Almusnid Alhabib Umar bin Hafidh, namanya Hb Abdulqadir
Almasyhur. Ketika Hb Munzir datang menjumpainya, maka habib itu yg
sudah tua renta langsung menangis dan berkata: WAHAI
MUHAMMAD…! (SAW)”
Maka Hb Munzir berkata, “Saya Munzir, nama saya bukan
Muhammad.
Maka habib itu berkata, “ENGKAU MUHAMMAD SAW…!
ENGKAU MUHAMMAD SAW!”
Maka Hb Munzir diam….
Lalu ketika Al Habib Umar bin Hafidh datang maka segera
Alhabib Abdulqadir Almasyhur berkata, “Wahai Umar, inilah Maula
Jawa (Tuan Penguasa Pulau Jawa).”
Maka Alhabib Umar bin Hafidh hanya senyam-senyum. (Kalo ga
percaya boleh tanya pada alumni pertama DM). *DM= Darul Musthofa,
Tarim Hadramaut Yaman, pesantrennya Habib Umar bin Hafidz.
- - -
Lihat kemanapun beliau pergi pasti disambut tangis ummat dan
cinta. Bahkan sampai ke pedalaman Irian, ongkos sendiri, masuk ke
daerah yg sudah ratusan tahun belum dijamah para da’i. Ratusan
orang yang sudah masuk islam ditangannya. Banyak orang bermimpi
Rasul SAW selalu hadir di majelisnya.
Bahkan ada orang wanita dari Australia yang selalu mimpi Rasul
saw. Ia sudah bai’at dengan banyak thariqah dan 10 tahun ia tak lagi
bisa melihat Rasul saw entah kenapa. Namun ketika ia hadir di Majelis
Hb Munzir di Masjid almunawar, ia bisa melihat lagi Rasulullah saw.
Maka berkata orang itu, “Sungguh habib yang satu ini adalah
syeikh futuh ku. Dia membuka hijabku tanpa ia mengenalku, dia benar
benar dicintai oleh Rasul saw.”
Kabar itu disampaikan pada Hb Munzir dan beliau hanya
menunduk malu.
- - -
Beliau itu masyhur dalam dakwah syariah, namun mastur
(menyembunyikan diri) dalam keluasan haqiqah dan makrifahnya.
Bukan orang yang sembarangan mengobral mimpi dan perjumpaan
gaibnya ke khalayak umum.
- - -
Ketika orang ramai minta agar Hb Umar Maulakhela didoakan
karena sakit, maka beliau tenanh-tenang saja dan berkata, “Hb Nofel
bin Jindan yg akan wafat, dan Hb Umar Maulakhela masih panjang
usianya.”
Benar saja, keesokan harinya Hb Nofel bin Jindan wafat, dan Hb
Umar Maulakhela sembuh dan keluar dari opname. Itu beberapa tahun
yang lalu.
- - -
Ketika Hb Anis Alhabsyi Solo sakit keras dan dalam keadaan
kritis, orang-orang mendesak Hb Munzir untuk menyambangi dan
mendoakan Hb Anis. Maka beliau berkata pada orang-orang dekatnya,
“Hb Anis akan sembuh dan keluar dari opname, Insya Allah kira kira
masih sebulan lagi usia beliau.”
Betul saja, Hb Anis sembuh, dan sebulan kemudian wafat
- - -
Ketika gunung Papandayan bergolak dan sudah dinaikkan
posisinya dari siaga 1 menjadi “awas”, maka Hb Munzir dengan santai
berangkat ke sana. Sampai ke ujung kawah, berdoa, dan melemparkan
jubahnya ke kawah. Kawah itu reda hingga kini dan kejadian itu adalah
7 tahun yang lalu (VCD nya disimpan di markas dan dilarang
disebarkan)
- - -
Demikian p**a ketika beliau masuk ke wilayah Beji Depok yang
terkenal dengan sihir dan dukun dukun jahatnya. Maka selesai acara
Hb Munzir malam itu, keesokan harinya seorang dukun mendatangi
panitia. Ia berkata, “Saya ingin jumpa dengan tuan guru yang semalam
buat maulid di sini!”
Semua masyarakat kaget, karena dia dukun jahat dan tak
pernah shalat dan tak mau dekat dengan ulama dan sangat ditakuti.
Ketika ditanya, “Kenapa?”
Ia berkata, “Saya mempunyai 4 Jin khodam, semalam mereka
lenyap. Lalu subuh tadi saya lihat mereka (jin-jin khodam itu) sudah
pakai baju putih dan sorban, dan sudah masuk islam. Ketika kutanya,
‘kenapa kalian masuk islam dan jadi begini?’. Maka jin-jin ku berkata,
‘Apakah juragan tidak tahu?’ Semalam ada Kanjeng Rasulullah saw
hadir di acara Hb Munzir, kami masuk Islam!’”
- - -
Kejadian serupa di Beji Depok seorang dukun yang mempunyai
dua ekor macan jadi-jadian yang menjaga rumahnya. Malam itu macan
jejadiannya hilang. Ia mencarinya, ia menemukan kedua macan jadi
jadian itu sedang duduk bersimpuh di depan pintu masjid
mendengarkan ceramah hb munzir.
- - -
Demikian p**a ketika berapa muridnya berangkat ke Kuningan
Cirebon, daerah yang terkenal ahli santet dan jago-jago sihirnya. Maka
Hb Munzir menepuk bahu muridnya dan berkata, “Ma’annabiy!,
berangkatlah, Rasul saw bersama kalian.”
Maka saat mereka membaca maulid, tiba-tiba terjadi angin
ribut yang mengguncang rumah itu dengan dahsyat. Lalu mereka
minta kepada Allah perlindungan dan teringat Hb Munzir dalam
hatinya, tiba-tiba angin ribut reda, dan mereka semua mencium
minyak wangi Hb Munzir yang seakan lewat di hadapan mereka, dan
terdengarlah ledakan bola-bola api di luar rumah yang tak bisa masuk
ke rumah itu. Ketika mereka p**ang mereka cerita kepada Hb Munzir,
beliau hanya senyum dan menunduk malu.
- - -
Demikian p**a pedande-pandande Bali, ketika Hb Munzir
kunjung ke Bali, maka berkata muslimin disana, “Habib, semua hotel
penuh, kami tempatkan Hb di tempat yang dekat dengan kediaman
Raja Leak (raja dukun leak) di Bali.”
Maka Hb Munzir senyum-senyum saja. Keesokan harinya Raja
Leak itu berkata, “Saya mencium wangi Raja dari Pulau Jawa ada
disekitar sini semalam.”
- - -
Demikian p**a ketika Hb Munzir dicaci maki dengan sebutan
“Munzir Ghulam Ahmad” Karena ia tidak mau ikut demo anti
Ahmadiyah. Beliau tetap senyum dan bersabar, beliau memilih jalan
damai dan membenahi ummat dengan kedamaian dari pada kekerasan
dan beliau sudah memaafkan pencaci itu sebelum orang itu minta
maaf padanya. Bahkan menginstruksikan agar jamaahnya jangan ada
yang mengganggu pencaci itu.
Kemarin beberapa minggu yang lalu di acara al Makmur Tebet
Hb Munzir malah duduk berdampingan dengan si pencaci itu. Ia tetap
ramah dan sesekali bercanda dengan da’i yang mencacinya sebagai
murtad dan pengikut Ahmadiyah.
KisahKisah Dan Karomah AlHabib Munzir Bin Fuad AlMusawa
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from KisahKisah Dan Karomah AlHabib Munzir Bin Fuad AlMusawa, Education, simo pomahan, Surabaya.
Assalamu'alaykum warahmatullah wa barakatuh Tuanku..
Terima kasih Tuanku, Hamba terima Ijazahnya..
beribu maaf Tuanku apabila hamba sering memnghabiskan quotanya, Insya Allah untuk kedepannya hamba akan lebih jarang mempergunakan quotanya, karena hamba pun ingin memberi kesempatan untuk saudara/i hamba yg lain,
Namun kerinduan hamba tak terbendung lagi wahai Tuanku,,
hamba pendosa ini hanya bisa mengharap pada-Nya untuk kesehatan Tuan, Hamba hanya bisa membantu Tuan dg Do'a saat ini hamba sangat sedih melihat keadaan Tuan, Semoga lekas sembuh & sehat, afiah selalu Tuanku.
hamba sering lihat Bahwa Tuan sering Istirahat Larut malam mengapa demikian Tuanku? bagaimana dg kesehatan Tuan ?
apakah Tuan menyukai tidur larut malam..?, atau Tuan menyukai tidak tidur sepanjang malam dg ibadah..?, atau Tuan mencintai Bulan purnama..?
Salam Rindu Terdalam Tuanku...
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan,
Pertanyaan ini sulit saya jawab, kadang saya hanya tidur kurang dari setengah jam sep**ang majelis, lalu tersentak dg keringat membasahi seluruh tubuh, teringat jamaah kita di wilayah sana dan sini di nusantara dan liputan sekitar, teringat muslimin yg dibentur dan dihantam dari segala penjuru, itu bisa membuat saya mematung tafakkur sampai dekat waktu subuh
kadang saya tertidur sebentar lalu ingat barangkali ada yg mennati jawaban penting sudah menunggu2 di forum, atau ia sudah online di forum menanti untuk bertanya, maka saya harus melayaninya semampunya, maka saya bangun dan online,
kadang ada interlokal penting dari luar negeri yg perbedaan waktunya sangat beda misalnya disana jam 21.00 namun disini sudah jam 01.dinihari,
dan terkadang naudzubillah jika sedang datang penuhnya pemikiran saya hilang keinginan tidur bisa berlanjut siang malam 4-5 hari, atau tidak makan apa apa kecuali air putih berhari hari, kepala penuh dg masalah ini yg paling menakutkan, karena dampaknya otak akan mengalih fungsikan dari terus dipacu, otomatis ia jika sudah limit akan mematikan sebagian fungsinya, tinggallah hamba rebah bisa 3 hari tak bangun kecuali beberapa menit utk ke toilet dg setengah sadar, bahkan seminggu dg rebah tanpa daya. 1 minggu itu sedikit, tapii kalau jadwal full kita tahu tiap malam hampir tak kurang dari 15 ribu jamaah yg menanti, kalikan 6 maka sudah mencapai 90 ribu telinga yg mestinya menanti tuntunan luhur dari pendosa ini
khalayak tak tahu ini, maka saya mohon doa pada anda dan jamaah yg membaca tulisan ini, saya memacu 13 tahun dakwah, itupun keluar masuk opname, namun tubuh bagai baja, namun kini saya sangat sulit berdakwah berdiri, saya tak mampu dakwah berdiri lagi, fokus antara ucapan dengan kaki yg berdiri tidak imbang, maka saya memilih duduk, saya lebih tenang.
orang melihat badan tegar dan besar ini mereka ingin puaskan d memeluk sepuas2nya, padahal kalau baju yg lebar ini terbuka mereka akan lihat tubuh ini gemetar, dan kesakitan menahan pelukan itu, bahkan tangan ditarik pun saya roboh, namun saya berfikir ini cinta... Nabi saw dulu dilempari dan dikejar kejar, apa arti kesulitan yg saya rasakan..
maka jangan risaukan saya saudaraku tercinta. saya tahu saya tak lama lagi akan meninggalkan Majelis Rasulullah saw, isyarat itu sudah muncul dan waktunya makin dekat. tanda tandanya makin terlihat, jika saya teringat itu langsung airmata saya mengalir melihat wajah wajah polos jamaah di majeis majelis, kukatakan pada mereka dalam hatiku.. aku akan pamit... aku akan mohon diri..., namun ucapan itu tak mampu hamba lepaskan pada mereka
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
dan jangan Lupa membaca Aqur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Wallahu a'lam
Saya telah membaca tanya jawab antara Habib dan Saudara Abd Rozaq mengenai Ilmu Haqiqah dan Makrifah dan menyinggung p**a tentang Qutbul Aulia, dan Murabbiy Ruh yg bisa membimbing tanpa membutuhkan jarak. seperti halnya Al-Allamah Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani seorang Ahli Haqiqah yang sering saya dengar pada saat ceramahnya dulu akan sesuatu perbuatan yang belum atau sudah mendapatkan izin secara ghaib. saya ingin petunjuk Habib mengenai guru yg istiqamah, alim, mendalam dalam syariah, dan shalih tersebut di kalimantan terutama di dekat dengan kota saat ini saya tinggal (muara teweh, kalimantan) sehingga saya bisa berguru kepadanya.
Saya belum mengetahui keberadaan guru murabbiy yang sudah mencapai derajat kewalian disana, saya pernah jumpa tapi tidak kenal namanya, saat acara disana ia memandang saya dengan tajam, dan saat saya ceramah ia menangis, dan tisu bekas keringat saya dikumpulkannya, kebiasaan saya selepas memakai tisu saya menjatuhkannya, ketika duduk selesai tausiah baru saya punguti agar jangan diambil orang untuk mengambil berkah karena saya belum pantas untuk itu, namun semua tisu sudah bersih, rupanya sudah ditangan orang sepuh itu,.hampir saya berkelahi untuk merebut tisu itu dari tangannya, namun ia menangis lagi minta saya ridhokan, lalu saat acara selesai matanya terlihat mata seorang wali Allah, pandangannya tak melihat alam jasad, tapi alam ruh, kami saling pandang, seakan saling menjajaki, lalu ia memeluk saya dan menangis minta doa, selepas ia melepaskan pelukan itu dan puas, ia menghilang..
Saya tanya siapa orang yang tadi mengambil tisu saya dan memeluk saya dengan keras, ternyata tak ada yang melihatnya, mereka tidak melihat ada orang tua duduk dekat saya..
Dialah guru makrifah, namun saya tak tahu ia kemana, akan saya coba berdoa dan meminta Allah temukan saya dg beliau, namun tak pantas saya memanggilnya, layaknya kalau saya ke kalsel saya akan temui beliau, nah... sekarang baru saya ingat, dimana ada acara saya,, dia pasti ada, dan selalu menghilang begitu saja, orang tak peduli padanya, orang ribut mengerubuti saya dan saya tak sempat memegang tangannya untuk menanyakan namanya dan darimana. inysa Allah kalau saya ke Kalimantan Selatan ia tak akan lepas lagi dari saya.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Qabiltu ijazaha ya Sayyidy wa Mursyidy. Terima kasih kepada Habibana yg selama ini selalu membimbing saya. Saya sangat bersyukur bisa mengenal Habib, meskipun jarak kita jauh namun Habib selalu di hati saya.
Pernahkah ketika Habib berjumpa dengan Rasul saw membicarakan tentang maulid Dhiyaullami'?
Jazakumullahu ahsanal jaza.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Salam Rindu
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan,
Kalau bukan karena ingin menyemangati, saya tak akan menjawabnya, ruh beliau saw tak pernah tidak hadir dalam majelis maulid dhiya ullami, banyak para jamaah bermimpi melihat ahlul Badr, ahlul uhud, para wali masa lalu, bahkan para nabi, hadir di majelis dhiya ullami, dan Ruh Rasul saw sudah ada sebelum 1 orang pun sampai, dan tidak keluar sebelum tak tersisa 1 orang pun.
Ketika saya sudah lama bertahun tahun tidak jumpa dengan Al Musnid Al Habib Zein bin Smeith Madinah, karena beberapa kali beliau ke indonesia saya tak sempat jumpa, maka ketika jumpa saya tertunduk tunduk mencium tangan beliau, maka Habib Zein bin Smeith dengan santainya berkata Ahlan wahai Munzir....
Saya berkata : wahai habibana Zein, bagaimana habib masih kenal nama saya padahal saya lama tak jumpa habibana?, beliau menjawab : bagaimana aku lupa namamu, kau tiap malam ada dihadirat Rasulullah saw.hampir saya jatuh pingsan mendengar ucapan itu, dan beliau dg santainya pergi begitu saja menghadapi tamu tamu lain
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
Wallahu a'lam
Assalamualaikum wr.wb
Semoga habib dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindunganNYA..aamiin
Habib saya ingin bertanya:
1.menurut firasat habib apakah saya memiliki garis silsilah ke ulama?sebab ada beberapa teman saya yang Allah berikan kelebihan dan mengatakan saya memiliki garis ke ulama,namun prinsip saya,selama yang berbicara bukan seorang alim ulama maka hamba belum mempercayainya,sebagaimana firman Allah SWT berhati-hatilah terhadapa firasat orang mukmin.
Sebab ketika saya tanyakan ke orang tua saya,mereka sangat awam masalah silsilah,dan hanya tahu sampai nasab ke ayah dan ibunya saja (kakek dan nenek saya),jika benar ada siapakah sosok ulama tersebut ya habib?
Terima kasih banyak habib.
Salam rindu dari jamaahmu yang selalu berusaha merindukanmu ya habib.
Hendra gunawan bin Zainuddin
wassalamualaikum.wr.wb
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan,
Menurut hamba pendosa ini, sanad silsilah yg dimaksud adalah silsilah keguruan, ia bisa dalam nasab, bisa diluar nasab, ia merupakan silsilah ruh, bukan silsilah nasab, maka silsilah keguruan pada ulama, adalah memiliki guru yg mempunyai guru yg ulama p**a dan terus demikian hingga Rasul saw,
Silsilah keguruan lebih kuat dari silsilah nasab, karena nasab hanya terbatas di dunia saja, namun silsilah keguruan abadi dan tidak bisa putus dengan kematian, terus berpadu dg rantai keguruan yg bersambung pada Rasul saw, hingga hari kebangkitan silsilah ini kekal.
Mengenai silsilah keturunan, sungguh tidak mustahil, jika anda dan ayah bunda mengetahui bahwa kakek dan nenek adalah muslim, maka diatasnya tentunya seorang ulama yg berjumpa dengan pembawa islam ke indonesia, yg dengan sebab itu ia dan keturunannya memeluk islam, mestilah ada dari nenek moyang anda yg mempunyai silsilah nasab kepada ulama yg merupakan murid para walisongo yg membawa islam ke negeri ini, dan tentunya anda bernasabkan padanya.
Jika anda ingin berjumpa dengannya, sebelum tidur kirim fatihah pada nenek moyang anda yg pertama mengenal islam, dan teruskan dengan membaca Subhanallahi wabihamdih 100X, lalu teruskan dengan shalawat sampai tidur, dengan meniatkan ingin jumpa dengan nenek moyang anda yg pertama mengenal islam dan tentunya ialah ulama yg dimaksud, maka Insya Allah anda akan segera jumpa dengannya, dan ia akan memberitahukan namanya, dan nenek moyang anda yg keberapa
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
From : Hendra Gunawan
Assalamualaikum wr.wb
Semoga habib dalam keadaan sehat selalu..amiin
1.Ya habib,mohon maaf.apakah secara tidak langsung habib mengatakan bahwa saya tidak memiliki silsilah nasab/keturunan kepada para ulama?
2.teman saya mengatakan bahwa saya memiliki silsilah nasab/keturunan kepada syekh Abdurrahman siddiq albanjari,yang akhirnya kepada syekh Muhammad arsyad albanjari,apakah benar ya habib? saya haqqul yaqin bahwa habib memiliki firasat tentang hal ini,mohon petunjuknya ya habib.
jika silsilah nasab saya Zainuddin (ayah saya) bin umar bin Murahdin bin maker,maka yang manakah yang mesti saya tawasulin ya habib sebelum tidur itu?sebab saya hanya pernah berjumpa secara jasad dengan kakek saya umar.. dan mengenai ke atasnya saya tidak tahu apa agama beliau.
Terima kasih banyak ya habib
Assalamualaikum.wr.wb
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan,
Terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)
1. Saudaraku tercinta, hamba sesekali tidak memungkiri nasab anda kepada ulama tersebut, cuma hamba berat membuka hal yg gaib untuk didhohirkan, hal yg gaib layaknya tetap pada posisi tersembunyi, dan hal yg dhohir layaknya tetap pada posisinya untuk tidak disembunyikan.
2. Saudaraku, jangan sekali lagi mendesak hamba membuka hal yg gaib,
saya akan buka saat ini saja,
firasat pendosa ini, bahwa hal itu benar,
dan hamba jumpa dg ruh beliau dua malam yg lalu, namun almarhum dan almaghfur lah tidak menyebutkan namanya dan nenek moyang anda yg ke berapa, hanya mengenalkan diri bahwa ialah nenek moyang anda, dan sanad keguruannya adalah pada Maulana Malik Ibrahim,
Itu saja yg bisa hamba sampaikan pada anda..
Untuk menemuinya, bacakan fatihah kepadanya tanpa perlu menyebut namanya, kirimkan fatihah dg niat untuk nenek moyang anda yg pertama mengenal islam, teruskan tanpa putus asa, insya Allah ia akan diperjumpakan Allah dg anda dalam tidur atau jaga.
Wallahu a'lam
Saudaraku yg kumuliakan,
Seringlah merenung bahwa hakikatnya anda tidak bersama siapapun, anda hanya bersama Allah, Dialah Yang Maha setia pada kita sejak kita belum lahir, sendiri di alam Rahim, hanya Allah yg bersama kita, lalu kita hidup pun kita selalu bersama Allah dan Allah menamakan diri Nya Maha Dekat, jelas sudah DIa lah swt Yang Paling dekat dari semua yg dekat pada kita, namun kita sering terhijab dan lupa akan hal itu, bagaiman milyaran sel tubuh kita tidak lepas dari pengawasan dan pengaturan Allah, dan ketika kita wafat kita ditinggal semua teman dan musuh, hanya Allah swt Yang Maha ada sebelum kita mengenal siapapun dan setelah kita ditinggalkan semua orang. nah.. teruslah mengenang perjumpaan dengan Nya swt kelak.
Maka jadikanlah kehidupan anda saat ini adalah medan Jihad, anda sedang di medan laga, berjihad menundukkan musuh musuh anda, yaitu mereka yg mengajak anda kepada kemungkaran, tundukkan mereka, kalahkan mereka, namun bukan dg kekerasan dan kebengisan atau senjata, namun tundukkan dg kelembutan dan kasih sayang, tundukkan dg akhlak dan bantuan, tundukkan dg kesopanan dan keramahan,
niscaya mereka akan tunduk dan menjadi berubah baik, dan menjadi teman anda.
Jika tidak mampu anda menundukkan mereka dg hal itu, maka jangan kalah p**a dg mereka, tetaplah dalam ketenangan, kelembutan, hadirkan cahaya kelembutan Allah swt saat bercakap cakap dan bertemu mereka, anda akan lihat cahaya Allah swt akan membuat mereka tunduk, atau paling tidak mereka akan segan dan tidak mau mengganggu anda, malu dan berusaha tidak terlihat anda saat bermaksiat.
Sungguh orang orang yg terjebak dalam kemungkaran itu mempunyai hati baik dihati kecilnya, saya berkali kali menemukan itu dihati mereka, namun kebaikan itu tersembunyi dalam kesombongan mereka.
Pernah seorang pemabuk dan preman yg menjadi biang kriminal bahkan konon sering menyiksa dan membunuh, orang tidak melihat ia memiliki sifat baik sedikitpun., namun ketika saya diadukan tentangnya, pasalnya adalah ketika pemuda sekitar wilayah tsb ingin mengadakan majelis, namun takut pada orang itu, mereka akan didamprat dan diteror oleh si jahat itu, ia adalah kepala kejahatan yg konon kebal dan penuh ilmu jahat.
Saya datangi kerumahnya, saya ucapkan salam dan ia tidak menjawab, ia hanya mendelik dg bengis sambil melihat saya dari atas kebawah, seraya berkata : mau apa?!!.
Saya mengulurkan tangan dan ia mengulurkan tangannya dan saya mencium tangannya, lalu saya pandangi wajahnya dg lembut dan penuh keramahan, saya berkata dg suara rendah dan lembut : saya mau mewakili pemuda sini, untuk mohon restu dan izin pada bapak, agar mereka diizinkan membuat majelis di musholla dekat sini..
Ia terdiam.. roboh terduduk di kursinya dan menunduk, ia menutup kedua matanya, saat ia mengangkat kepalanya saya tersentak, saya kira ia akan menghardik dan mengusir, ternyata wajahnya merah dan matanya sudah penuh airmata yg banyak.., ia tersedu sedu berkata : seumur hidup saya belum pernah ada kyai datang kerumah saya.., lalu kini.. pak ustad datang kerumah saya.., mencium tangan saya.., tangan ini belum pernah dicium siapapun.. bahkan anak anak sayapun jijik pada saya dan tak pernah mencium tangan saya.., semua tamu saya adalah penjahat.., mengadukan musuhnya utk dibantai.. menghamburkan uangnya pada saya agar saya mau berbuat jahat lagi dan lagi..
kini datang tamu minta izin pengajian pada saya.., saya ini bajingan.., kenapa minta izin pengajian suci pada bajingan seperti saya..
ia menciumi tangan dan kaki saya sambil menangis.., ia bertobat.., ia sholat, dan meninggalkan minuman keras dan kriminal...
konon dia ini sering mabuk, jika sudah mabuk maka tak ada dikampung itu yg berani keluar rumah, namun kini terbalik, ia menjadi pengaman disana, tak ada orang mabuk berani keluar rumah jika ada dia.
Dia menjadi kordinator musholla, ia mengatur teman temannya para preman untuk membersihkan musholla, dipaksanya para anak buahnya harus hadir majelis, dan demikianlah keadaanya.., ia bertempat di Legoa, Priok., tempat yg sangat rawan dg kriminal.. orang di wilayah itu jika saya datang mereka berbisik bisik : jagoan selatan lagi ketemu jagoan utara..!
Mereka kira saya mengalahkannya dg ilmu, padahal hanya kelembutan Muhammad saw yg saya gunakan.. hingga kini jika saya jumpa dg beliau ia pasti menangis memeluk saya..,
saya pernah bercanda dg meneleponnya : saya katakan : tolong saya, tolong datang kesini, saya dalam keadaan genting..!, ia datang dg Jaket Jeans, celana jeans dan dari wajahnya sudah siap tempur, ia berkata : saya siap mati habib.., siapapun yg berani mengganggu habib sudah bukan urusan habib lagi, biar saya yg urus dan saya janji akan memotong kupingnya dan membawakannya pada habib..!,
Saya berkata : naik saja ke mobil pak.., iapun naik, saya masuk ke majelis dan mengajaknya hadir, ia berkata : mana orangnya habib..??, saya katakan : tidak.. (saya tertawa) cuma mau mengajak bapak ke majelis saya, kangen aja.., iapun lemas dan tertunduk malu.., saya menganggapnya ayah angkat saya hingga kini.
kejadian lain adalah ketika paman saya mengadakan perjalanan dari Lampung ke Jakarta, ia bersama anak anaknya, ketika masuk pelabuhan bakauhuni lampung ia melihat seorang berwajah bengis dan menakutkan sedang duduk di pintu pelabuhan, paman saya bersalam padanya dg lembut, si garang itu tidak menjawab dan wajahnya tanpa ekspresi sedikitpun dan acuh saja., maka lalu paman saya membeli tiket kapal yg ternyata dipalsu oleh calo, ia terjebak dalam penipuan, maka ketika paman saya kebingungan, dan mulai dikerubuti orang yg menonton, maka si garang itu muncul, semua orang mundur melihat ia datang, lalu ia berkata : ada apa pak..?,
paman saya bercerita akan penipu itu..
Si garang berkata : bagaimana ciri ciri orang itu..?
Paman saya menceritakannya..
Si garang pergi beberapa menit dan kembali sambil menyeret orang itu yg sudah babak belur dihajarnya, ia berkata kepada penipu itu : kamu sudah menipu keluarga saya..??!!, ini keluarga saya..!!!, sambil menunjuk pada paman saya.
Rupanya si garang ini preman penguasa pelabuhan itu, bagaimana ia bisa mengakui paman saya sebagai saudaranya?, kenalpun tidak.., cuma hanya karena paman saya mengucap salam padanya dg ramah..
walau wajahnya tidak berekspresi saat itu, tapi ternyata hatinya hancur, ia malu dan haru.., mungkin seumur hidupnya belum pernah ada orang mengucap salam padanya dg hormat..
inilah beberapa contoh..
Contoh lainnya adalah ketika saya disuatu masjid, yg memang sudah kebiasaan saya jika jumpa siapapun yg lebih tua jika menjabat tangan saya maka saya mencium tangannya, apakah ia ulama atau bukan.
Selesai acara maka terdengar kabar, seorang muadzin masjid itu ternyata adalah pencuri kotak amal masjid, ia bertobat dan mengakui dosanya kepada sesepuh masjid, ia menangis dan berkata : tangan saya kotor dg dosa, hati saya hancur ketika tangan saya ini dicium oleh habib itu.., saya menyesal, saya haru, saya terpukul, tangan ini selalu mencuri, tidak pantas dicium oleh seorang tokoh agama..
iapun bertobat..
Di lain kesempatan ketika saya di suatu negeri timur tengah, saya lihat di bandara para tentara berwajah bengis dg senjata laras panjang dipundaknya menjaga disana sini..
Saya bersalam pada seorang yg tampak bengis sekali, saya menunduk hormat dan senyum lembut, ia tak menggubrisnya, hanya mendelik dan pergi.. tak lama saya terkena sedikit masalah di pintu imigrasi, hanya pertanyaan pertanyaan iseng yg sering dilancarkan petugas imigrasi di pelbagai negara, maka tiba tiba ada yg membentak dibelakang saya, ia memerintahkan agar orang itu segera melewatkan saya, ketika saya berpaling ternyata tentara tadi.., ia menarik baju saya untuk segera lewat pintu detektor pengaman bersamanya dan menghardik petugas pengaman untuk minggir.. seraya berkata dg bahasa arab : silahkan tuan..
saya mengucap terimakasih, ia hanya mengangguk dan pergi..
Subhanallah..
Demikian indahnya akhlak.. demikian senjata yg lebih tajam dari pedang dan lebih mengalahkan dari peluru.. ia mengalahkan musuh dan membuat musuh berbalik menjadi penolong dan pembela..
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
saya sangat mencintai Rasul saw, menangis merindukan Rasul saw, dan sering dikunjungi Rasul saw dalam mimpi, Rasul saw selalu menghibur saya jika saya sedih, suatu waktu saya mimpi bersimpuh dan memeluk lutut beliau saw, dan berkata wahai Rasulullah saw aku rindu padamu, jangan tinggalkan aku lagi, butakan mataku ini asal bisa jumpa dengan mu.., ataukan matikan aku sekarang, aku tersiksa di dunia ini,,, Rasul saw menepuk bahu saya dan berkata : Munzir, tenanglah, sebelum usiamu mencapai 40 tahun kau sudah jumpa dengan ku.., maka saya terbangun..
Suatu hari saya dilirik oleh guru mulia dan berkata : Namamu Munzir.. (munzir = pemberi peringatan), saya mengangguk, lalu beliau berkata lagi : kau akan memberi peringatan pada jamaahmu kelak...!.
Maka saya tercenung.., dan terngiang ngiang ucapan beliau : Kau akan memberi peringatan pada jamaahmu kelak...?, saya akan punya jamaah?, saya miskin begini bahkan untuk mencuci bajupun tak punya uang untuk beli sabun cuci..
Saya mau mencucikan baju teman saya dengan upah agar saya kebagian sabun cucinya, malah saya dihardik : cucianmu tidak bersih...!, orang lain saja yang mencuci baju ini..
Maka saya terpaksa mencuci dari air bekas mengalirnya bekas mereka mencuci, air sabun cuci yg mengalir itulah yg saya pakai mencuci baju saya.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Telephone
Website
Address
Simo Pomahan
Surabaya
08723