KB TKIT Al Ihsan Surabaya

KB TKIT Al Ihsan Surabaya

Share

Sholih, Cerdas, Kreatif dan Mandiri Taman yang Paling Indah adalah Taman tempat kami bermain, belajar dan berkreasi,...Yaitu Taman Kanak-- Kanak

Photos 09/03/2017

mohon bantuannya utk bicarakan hal ini sm anak2 yaa moms...

Bagi para orangtua, guru/ Principle sekolah

Hati hati!!! Sekarang sedang beredar *skip challenge* atau *pass out challenge* di kalangan remaja.

Beredar gencar di youtube dan facebook.Permainannya dengan cara menekan dada sekeras kerasnya selama beberapa waktu dan menyebabkan anak tsb kejang dan pingsan. Setelah beberapa saat anak akan siuman. Banyak anak menganggap ini pengalaman yang menegangkan dan menyenangkan.

Tanpa mereka sadari, sebetulnya mereka pingsan karena asupan oksigen ke otak terhenti beberapa saat. Dan hal itu menyebabkan kerusakan sel sel otak. Bisa berakibat fatal, kerusakan otak atau kelumpuhan. Efek lain adalah keinginan untuk mengulangi dengan intensitas yang lebih besar. Hal ini dikarenakan anak merasakan sensasi tertentu dan merasa tertantang.

Edukasi dan awasi anak kita sebelum terlambat

Photos from KB TKIT Al Ihsan Surabaya's post 26/08/2016

Kegiatan siswa TK A berbagi Masker

Subhanallah.....senang sekali melihat antusias anak2

29/05/2016

SEPATU ORANG LAIN

Kita hanya mampu membeli tas tangan seharga 500ribu rupiah. Ketika kawan kita membeli tas tangan seharga 5juta rupiah, kita bilang kawan kita berlebihan. Padahal ia belanja tak pakai uang kita. Ternyata ia sudah berhemat untuk tidak membeli tas seharga 40juta rupiah yang sanggup ia beli.

Kita hanya mampu hidup selalu di dekat suami. Ketika kawan kita berpisah jarak dan waktu dengan suaminya, kita bilang kawan kita gegabah. Kita bilang ia menggadaikan rumah tangga demi materi. Ternyata ia tetap hidup rukun dan bahagia dalam perjuangan rumah tangganya.

Kita hanya mampu menjadi ibu rumah tangga. Ketika kawan kita memilih bekerja sebagai pegawai, kita bilang ia menggadaikan masa depan anak. Ternyata ia bangun lebih pagi dari kita, belajar lebih banyak dari kita, berbicara lebih lembut pada anaknya, dan berdoa lebih khusyuk memohon pada Tuhan untuk penjagaan anak-anaknya.

Kita hanya mampu mengatur uang belanja 1juta rupiah sebulan. Ketika kawan kita bercerita pengeluaran belanja bulanannya sampai 6juta rupiah, kita bilang ia boros. Padahal ia tak pernah berhutang pada kita. Pinjam uang pun tidak. Ternyata mereka sedekah lebih banyak dari uang belanjanya. Ternyata mereka tak pernah lupa membayar zakat.

Siapa yang rugi? Kita. Belum-belum sudah mudah menilai. Bisa jadi malah buruk sangka. Padahal kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya orang lain hadapi, orang lain lakukan, di luar sepengetahuan kita.

Jangan mengukur sepatu orang lain dengan kaki kita. Jangan pernah mengukur kehidupan orang lain dengan ukuran hidup kita. Rawan tak tepat.

Yuk, jangan mudah menghakimi.

Selamat berakhir pekan! 😊

Photos 03/03/2016

Bismillahirrahmanirrahiim

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Masih dibuka terus,....penggalang Dana utk pembangunan sekolah,......mari beramal jariyah utk pendidikan insyaAllah menjadi pemberat amal sholeh di akherat kelak

Fastabiqul khoirot

Info hub 0822 3335 1166 pin BlackBerry 335a5c75

20/01/2016

SEDIH TAPI BENAR !!
Bagaimana Pendapat Kalian...
Seorang ibu guru setelah makan malam, dia mulai memeriksa PR yang dikerjakan oleh para siswanya. Saat itu, suaminya berjalan di dekatnya dengan ponsel pintar sambil Belajar Bisnis Online.
Ketika membaca catatan terakhir, ibu guru itu mulai menangis dengan air mata berlinang...
Suaminya melihat hal itu dan bertanya, "Mengapa kamu menangis sayang? Apa yang terjadi?"
Istri: Kemarin saya memberikan pekerjaan rumah kepada para siswa saya, untuk menulis sesuatu tentang topik: "Yang Saya Inginkan?"
Suami: "OK, tapi kenapa kamu menangis?"
Istri: "Memeriksa catatan mereka, itulah yang membuat saya menangis."
Suami ingin tahu: "Apa yang tertulis dalam catatan yang membuat kamu menangis?"
Istri: "Dengarkan tulisan anak ini...."
"Keinginan saya adalah untuk menjadi sebuah ponsel pintar."
Orang tua saya sungguh sangat mencintai ponsel pintar mereka....
Mereka peduli ponsel pintar mereka, sehingga kadang-kadang mereka lupa untuk peduli kepada aku. Ayah saya pulang dari kantor lelah, ia memiliki banyak waktu untuk ponsel pintarnya, tapi tidak bagi saya.
Ketika orang tua saya melakukan beberapa pekerjaan penting dan ponsel pintar berdering, dengan segera mereka mengangkat teleponnya, tapi tidak untuk aku, bahkan jika aku merengek menangis pun.
Mereka bermain game di ponsel pintar, mereka tidak bermain dengan saya.
Mereka berbicara dengan seseorang di telepon pintar mereka, mereka tidak pernah mendengarkan saya, bahkan sekalipun saya mengatakan sesuatu yang penting.
Jadi, keinginan saya adalah untuk menjadi sebuah Ponsel Pintar."
Setelah mendengarkan catatan anak murid itu, sang suami tersentuh dan bertanya kepada istrinya, "Siapa menulis itu sayang?"
Istri: "Anak kita...!!"
Hallo semua....,
Gadget sungguh bermanfaat, tetapi itu semua adalah untuk kemudahan saja.
Janganlah kita berhenti mencintai anggota keluarga dan orang-orang yang mencintai kita.
Anak-anak melihat dan merasakan segala sesuatu apa yang terjadi di sekitar mereka....
Semoga Bermanfaat...

11/01/2016

[Sedekah Kreatif]
πŸ—πŸ€πŸ– Siapkan nasi bungkus dari rumah. Berikan ke yang kira2 membutuhkan. Pedagang kecil. Pengemis. Orang gila. Pengamen. Anak terlantar etc. Ngga usah banyak juga gpp. Misal 1 bungkus setiap harinya
πŸšΏπŸ›πŸΌ Laundry/cucikan Mukena secara berkala musholla yg ada disekitar lingkungan kita
πŸ‘°πŸΌ Berkala beli Mukena baru. Misal 3 bulan sekali. Malu d**g sama Allah pake itu-itu mulu. Yang lama? Ya disedekahin
Bawa Mukena ketika akan berpergian. Tinggalkan di masjid/ musholla yg kita singgahi
πŸ‘š Beli kamper/pengharum baju. Taruh di kumpulan mukena di masjid/musholla yg kita singgahi
Bungkus perlengkapan shalat (Mukena, sarung, sajadah, kopiah, Al Qur'an jadikan parcel ketika lebaran. Berikan ke satpam komplek atau tukang kebersihan komplek atau office boy dikantor. 1 parcel senilai 100ribu aja. Pahalanya bisa terus-terusan. InsyaAllah
πŸ‘ž Beli beberapa pasang sandal (banyak yang 10ribuan sepasang). Taruh di kantor atau musholla dan masjid untuk di gunakan ketika berwudhu
πŸšΏπŸ›πŸšΏ Beli perlengkapan untuk membersihkan toilet, juga pengharum ruangan berikan secara berkala ke masjid2
🏻🏻🏻 Buat yang shalat Jum'at. Datang 15 menit lebih awal. Bantu bersih-bersih dan beres-beres. Ga kebayang pahalanya orang nyaman shalat gara-gara kita
πŸšΏπŸ›πŸšΏ Kalau berwudhu kumpulkan airnya dalam ember (ditadahin gitu), sedekahkan untuk tanaman (sedekah alam)
🍼 Kumpulkan botol minuman plastik/ botol bekas shampoo etc. Rusak dulu. Misal patahkan tutup botolnya. Agar tidak disalahgunakan. Setelah banyak berikan ke pemulung.
Belum pernah kan liat mata pemulung berbinar2 sambil ngucapin makasih berulang-ulang. Buat kita ngga ada harganya. Buat mereka langsung dikasih banyak yg mereka cari itu ruarr biasa rasanya (Ilmu ini saya dapatkan dari Om saya. Makasih Om. Barakallah)
πŸš› Lakukan sorting sampah di rumah, menjadi :
- Sampah wadah kemasan, plastik, kantong [untuk pemulung].
- Sampah dapur [untuk dijadikan kompos, sedekah untuk alam]
- Sampah kertas/karton [untuk pemulung]
- Sampah campuran [plus bayar iuran sampah, untuk sedekah tukang sampah]
- Sampah tulang [Buat mpus]
🍹🍷 Kalau beli/disuguhi air minum dalam kemasan, kalau ada sisa bawa pulang. Airnya bisa disedekahkan untuk tanaman (sedekah alam), dan wadahnya dikumpulkan.
πŸ—πŸ– Kalau piknik dan bepergian or makan diluar bawa tempat sampah untuk dibawa pulang, sehingga bisa disedekahkan sampahnya (lihat butir di atas). Serta memberi sedekah kepada orang lain, karena menggunungnya sampah. Inget sampah tulang buat mpus yang udah nunggu dirumah. Semuanya jadi bermanfaat ga ada yang mubazir
Beli beberapa burung (yang murah aja) lepaskan ke alam bebas
Beli makanan mpus siap saji (wis***) taruh di tas (toplesin). Ketika dijalan ketemu kucing liar berikan. (cat lovers pastinya agree bingits nih)
🍼 Beli barang diskonan di supermarket agak banyak. Misal detergent, minyak goreng, sabun, buku tulis, pulpen kemudian bungkus cantik hadiahkan ke panti asuhan atau rumah singgah
πŸ™…πŸ»πŸ™…πŸ»πŸ™…πŸ» Jangan nawar sama pedagang kecil. Kalo bisa kasih lebih
πŸ“ŽπŸ“°πŸ”§Beli tissue atau keperluan yg remeh temeh di pedagang kecil yg kita jumpai. Beli tissue 2000 rupiah atau ikat rambut atau peniti udah bikin mereka senang
🍀 Ketika makan di kaki lima ada pengemis atau anak terlantar beliin mereka seporsi seperti yang kita makan (mungkin sekitar 15ribuan seporsi nasi uduk ayam goreng atau roti bakar)
πŸŽ‚πŸ« Siapa yg s**a jualan makanan kecil dikantor? Gratisin buat yg buka puasa. Kebayangkan gorengan 2000 bisa bikin kita masuk surga. InsyaAllah
πŸŽ‚πŸ«πŸž Ada pembangunan masjid? Bisa bikin gorengan? Berikan beberapa ke pekerja. Misal 50 bakwan goreng dengan modal 25rb bisa bikin senang yg kerja
πŸ™‹πŸ»πŸ™‹πŸ»πŸ™‹πŸ» Selalu siap jika dimintai tolong tenaga jika sedekah materi belum bisa kita lakukan
πŸš•πŸš‹πŸšπŸ’΄ Bayar lebih ketika naik angkot yang supirnya kakek2 atau bapak tua
πŸ’΄πŸ’°πŸ’· Kasih tips lebih buat ibu/abang ojek online kalo kira-kira jaraknya jauh dan juga kondisi mereka yg kira2 memprihatinkan (tua misalnya)
πŸ’΄πŸšπŸš– Ketika di bis/di angkot. Bayarin nenek-kakek yg keliatan kurang mampu/ Suami istri yg buta
🍷🍹🍸 Pas bulan Ramadan. Diperkirakan buka puasa diperjalanan. Angkot, bis, kereta, busway etc. Siapkan beberapa air mineral (gelas) pas adzan bagi-bagi. Kebayang beli 5000 aja udah dapat 10. Kita dapat 10 pahala beri minuman orang berbuka. InsyaAllah
βœˆπŸš—πŸš™πŸš€ Tawarkan temen kita yang searah. Jika kita bawa kendaraan. Ingat ini yg sesama jenkel nya yaa kalo beda jenkel bisa panjang urusannya kalo terus menerus (paham kan?)
🎨😎🎨 Buat Designer Grafis/ animator. Bantu bikin design poster Kajian/ bikin obb bumper buat video Kajian. Free😘
πŸŽ₯πŸ“ΉπŸŽ₯ Buat Cameraman. Bantu ambil gambar pada saat Kajian. Untuk disebarluaskan di sosmed. Free juga d**g 😘
πŸ”ˆπŸ“£πŸ’» Buat para editor. Bantu ngedit video Kajian untuk disebar di sosmed or YouTube. Free pastinya 😘
πŸ“πŸ“„πŸ“ƒ Catat poin yang penting-penting ketika ikut Kajian. Seminar parenting or seminar-seminar yg bermanfaat buat banyak orang. Lalu ketik. Sebar di Whatsapp juga sosmed lainnya
🏰🏩🏰 Kebiasaan kami sekeluarga besar, kalo pulkam liburan (ke padang). Anak laki-laki diberi tugas bersihin toilet dan tempat wudhu masjid. Liburan yg keren kan
🚲πŸ₯πŸΈπŸš€ Rutin mensortir mainan anak-anak kita. Buy 1 give 1. Ketika beli mainan baru harus ada 1 mainan yang disedekahkan. Ajari dan ajak anak kita ketika memberi mainan tersebut ke temannya atau panti asuhan
🚲πŸ₯πŸΈπŸš€ Anak ultah? Bikin goodie bags. Kasih ke Panti Asuhan bareng anak. Ini melatih sikap empati anak kepada sesama.
πŸ‘¦πŸ»πŸ‘³πŸ»πŸ‘ΈπŸ» Punya ilmu? Misal bisa gambar, bisa ngajar Al Qur'an/Iqra. Jago matematika. S**a dunia anak? Sesekali pas wiken dateng deh ke rumah singgah. Buka kelas. Kebayang happy nya anak-anak terlantar di ajarin sama kakak yang mumpuni di bidangnya. Sahabat saya graphic designer handal udah melakukan ini. Beliau ngajarin gambar anak-anak. Proud of u Ca 😘
πŸ‘­πŸ‘¬πŸ‘« Beberapa bisa dilakukan dengan anak-anak kita. Biarkan anak-anak kita melihat kebaikan yang orang tuanya lakukan. Karena satu contoh perbuatan akan lebih efektif dari 100 nasehat. Semoga kebaikan-kebaikan ini selalu ada penerusnya hingga akhir jaman. Aamiin
Children see... Children do. Make your influence positif
πŸ“πŸ“„πŸ“ƒ Share status ini semoga jadi salah satu timbangan amal jariyah kita nanti. Aamiin
Segitu dulu. Mungkin yang lainnya mau menambahkan. Silaken tinggalin jejak di kolom komen yaaa. Nanti saya copas di body text. Mamacihh
Semoga menginspirasi πŸ˜˜πŸ’ƒπŸ’ͺπŸ»πŸ˜‰πŸ˜‡
Mulai dari hal yg terlihat sepele. Mulai dari diri sendiri. Mulai dari sekarang
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
[QS. AL BAQARAH 2:261]
Buat yang sudah nge share saya ucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza. Terharu biru saya. Kebayang satu orang diantara kita menjalankan ini setiap harinya berapa banyak masalah sosial bisa teratasi.

10/01/2016

tips mengajarkan anak jadi pendengar yg baik n efektif :
"Contohkan bagaimana cara mendengar yang baik
pada mereka. Jangan pas anak belum selesai
ngomong udah dipotong. Dengarkan dulu sampai dia
selesai bicara, kemudian baru tanggapi apa yang ia
katakan," kata Elly dalam Seminar Parenting
Komunikasi Pasangan oleh Yayasan Rumah Pelangi di
Narita Hotel, Cipondoh, Tangerang, seperti ditulis
pada Minggu (10/1/2016).
Kebiasaan lain yang bisa diterapkan orang tua atau
bahkan pendidik di sekolah, minta satu anak
bercerita lalu minta anak yang lain menceritakan
atau menanggapi cerita yang dikatakan anak.
Kemudian, jangan segan membolehkan anak lain
untuk mengajukan pertanyaan sebagai tanda dia
mendengar.

14/11/2015

Rumah Tanpa Teriakan

1. Kita semua ingin rumah tangga layaknya surga agar penghuninya betah di dalamnya

2. Dan ketahuilah, ciri utama penduduk surga di antaranya bicara yg lembut. Tidak s**a teriak atau membentak

3. Kebiasaan berteriak justru merupakan ciri penduduk neraka (qs 35:37)

4. Maka jika ada suara teriakan di dalam rumah, itu artinya suasana surga sudah berganti suasana neraka. Bahaya!

5. Sebab, kebiasaan teriak atau bicara melebihi desibel suara normal akan mengeringkan cinta

6. Sejatinya cinta adalah kelembutan. Dan tidaklah sesuatu disertai kelembutan kecuali akan memperhiasnya (Hadits)

7. Itulah kenapa bukti cinta kpd Allah diminta kita tuk berdzikir dgn suara yg lembut, tidak berteriak di hadapanNya (QS 7:205)

8. Dan kebiasaan berteriak di dalam rumah tangga sejatinya akan mengurangi rasa cinta

9. Sulit kita lihat sepasang kekasih yg dimabuk cinta berbicara sambil teriak2. Kebalikannya, mereka malah s**a bisik-bisik

10. Pelan. Tapi nge-jlebb ke hati. Sebab meski tanpa suara, hati berteriak memproklamirkan cinta.

11. Penting bagi setiap keluarga yg merindukan suasana surga agar mengurangi teriakan di dalam rumah, terlebih untuk anak2 kita

12. Kebiasaan berteriak atau membentak di depan anak diakui oleh para ahli akan mengaktifkan batang otak anak

13. Batang otak itu yg disebut otak reptil atau otak refleks. Anak cenderung merespon masalah tanpa berpikir

14. Diledek teman refleks memukul. Ini tersebab batang otaknya lebih dominan daripada korteksnya yg ajak dia tuk berpikir

15. Anak yg batang otaknya menebal cenderung merespon sesuatu dgn prinsip 'flight or fight'

16. Solusi jarang keluar dari anak dgn model begini. Yang ada adalah puaskan emosi

17. Maka anak-anak yg gampang marah, tawuran dan sebagainya bisa dibilang karena batang otaknya cenderung lebih dominan

18. Dan kalau ditelusuri penyebab awalnya yakni kebiasaan dibentak atau diteriaki dari kecil baik oleh ortu atau guru

19. Dampak berikutnya dari kebiasaan berteriak di hadapan anak adalah menghancurkan sel otaknya

20. Satu kali teriakan kepada anak di bawah usia 5thn akan menghancurkan 10ribu sel otaknya setiap teriakan

21. So, hitung deh udah berapa kali bentak anak. Kalikan 10rb. Maka itulah dosa kita yg buat anak kita gak pintar-pintar

22. Dan berteriak ini belum tentu membentak. Bisa jadi sekedar bercanda untuk menyemangati. Ini tetap bahaya dan terlarang

23. Kalau mau teriak di lapangan aja dimana jarak ke anak kira2 seratus meter .

24. Kembali kepada inti rumah tangga surga. Yakni kebiasaan bicara lembut. Bahkan bisik-bisik di telinga anak tumbuhkan cinta

25. Tentu kelembutan ini bukan berarti abaikan ketegasan

26. Sebab ketegasan itu bisa dilakukan tanpa harus teriak.

27. So, jika ada yg teriak-teriak di rumah kita, katakan : ini rumah surga. Di surga bicaranya lembut. Hanya penduduk neraka yg s**a teriak

28. Kesimpulannya, jika ingin memperbaiki pola asuh dan hubungan harmonis dlm rumah tangga, perbaiki cara komunikasi kita

29. Dengan perbaikan komunikasi, maka menjadi baik lah amalan kita yg lainnya (QS. 33:70-71)

Oleh: Satria Hadi Lubis

Photos 08/11/2015

Assalamu'alaikum kesempatan terbuka lebar untuk bapak ibu sodara2 semua yang ingin menjadi donatur utk pembangunan sekolah kami, semoga Amal jariyah bapak ibu sodara2 semua menjadi pemberat amal terbaik di akherat.

Salurkan donasi anda semua melalui rekening di foto ini ato yg berada di area surabaya bisa kami kirimkan proposal dan kami ambil donasinya

Semoga Amal Jariyah bapak ibu sodara2 sekalian menjadikan ladang pahala dan berlimpahnya rezeki dalam keluarga besar.

Photos from KB TKIT Al Ihsan Surabaya's post 21/09/2015

Silaturahim alumni walimurid angkatan.......ananda zaidan, azam, amanda, puput, dafa dan rio,.....semoga Silaturahim ini tetap terjaga dg baik. Aamiin

17/08/2015

Jangan Ucapkan Ini Ketika Anak Membantah Omongan Bunda

Dear Ayah Bunda,
Ketika anak sudah bisa mengembangkan ketrampilan berbahasanya, maka tak jarang banyak dari mereka mulai membantah ucapan bunda atau ayah? Setuju?
Tapi untuk menunjukkan bagaimana sikap bijak seorang ibu kepada anak, maka bunda sebaiknya hindari ucapan-ucapan di bawah ini:

1. "Diam! Jangan jangan membantah bunda."
Kata psikolog: jawaban ini juga termasuk kategori otoriter dan tidak memberi solusi bagi masalah. Di samping tidak tepat, jawaban ini juga tidak baik untuk perkembangan berbicara si kecil, karena sejak kecil dia banyak dibungkam. Bila anak memang selalu membantah, tidak ada cara lain kecuali mendengarkan alasannya.

2. "Hebat, kamu sudah bisa membantah bunda, ya!"
Kata psikolog: jawaban ini memang mengandung kata-kata pujian, tetapi sebenarnya tidak sungguh-sungguh memuji. Buat si kecil, kata-kata seperti ini memiliki makna yang terselubung atau membingungkan, karena dia tidak tahu apa sebenarnya maksud bunda.

3. "Terserah kamu, deh! Bunda nggak mau tahu."
Kata psikolog: ini sama sekali bukan jawaban yang tepat! Jika bunda memberikan jawaban ini, maka si kecil betul-betul akan melakukan kehendaknya dengan seenaknya.

4. "Pokoknya kamu harus menurut kata Ibu, titik!"
Kata psikolog: ini adalah bentuk jawaban yang otoriter dan tidak memberi solusi bagi masalah. Yang ada justru membuat si kecil takut untuk beragumentasi, karena dia merasa tak mendapat kesempatan untuk berbicara.

5. "Jadi, kamu maunya apa?"
Kata psikolog: asal bunda mengucapkannya dengan rileks dan tak marah-marah, sebenarnya jawaban ini memberi kesempatan untuk si kecil mengemukakan pendapat. Dan saat si kecil mulai menyampaikan keinginannya, maka bunda harus meluruskan kalau keinginannya kurang tepat. Namun jika keinginannya masih bisa diterima, tidak ada salahnya dikabulkan.

4 Strategi Cara Menghadapinya
Perlu diingat ya BUnda.. untuk dapat mengontrol emosi anak, orangtua harus bisa mengontrol emosi mereka lebih dulu. Anda harus memberikan contoh yang baik agar ditiru anak. Berikut beberapa sikap yang disarankan Wining pada orangtua saat menghadapi anak melawan:

1. Tetaplah bersikap tenang, jangan sampai terpancing emosi. Usahakan agar orang di sekitar juga bersikap demikian, misalnya suami atau orangtua.

2. Setelah emosi anak menurun, dekati perlahan. Peluklah erat dengan penuh kasih sayang agar anak merasa nyaman dan aman. Ketika sudah tenang, tanyakan dengan lembut mengapa dia melawan.

3. Sampaikan pada anak bagaimana sikap yang baik dan positif. Jangan menyudutkan atau menyalahkannya. Satu hal yang perlu diingat, gunakan selalu bahasa yang lembut dan halus. Jangan mengumpat atau memarahi dengan bahasa kasar.

4. Setelah kejadian anak melawan itu berlalu, jangan diungkit-ungkit atau dingat-ingat terus. Anak bisa malu atau kesal. Anda juga tidak perlu memberikan hadiah dalam bentuk barang sebagai bentuk penghargaan karena dia sudah tidak melawan. Yang penting, beri cinta dan rasa aman.

Sebenarnya orangtua dapat meminimalisasi munculnya sikap melawan dari anak. Caranya? Kenali betul kebiasaan-kebiasaan buah hati. Perhatikan kapan emosi si anak muncul dan bagaimana ekspresinya ketika bereaksi. Dari situ bisa diperkirakan sikap yang harus diambil.

Kalau anak selalu melawan saat sedang lelah atau habis bermain, jangan memintanya melakukan sesuatu pada saat seperti itu. Tentulah dia akan membantah atau melawan, misalnya seperti itu

Tetapi tentu tidak setiap saat orangtua bisa menunggu mood anak. Oleh karena itu, yang perlu selalu diingat, orangtua harus menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan buah hati. Buatlah mereka merasa aman dan nyaman. Dengan begitu, anak-anak pasti akan lebih percaya dan mau mendengarkan omongan orangtua.
Semoga bermanfaat yaa Bunda....smile emotikon
berbagai sumber

LIKE DAN SHARE JIKA BERMANFAAT YA...

20/07/2015

CARA ORANG TUA JEPANG MENDIDIK ANAK

Kalo di Indonesia anak-anak itu dianggap makhluk kecil lucu yang ga boleh banyak dilarang biar ga menghambat kreativitas nya. Padahal sebenarnya justru sejak kecil mereka harus dididik untuk memahami aturan yang ada.

Orang tua di Jepang menerapkan kedisiplinan pada anak-anak nya sejak dini. Mereka tak segan menghukum bila anaknya nakal. Tapi bedanya anak-anak ga pernah dimarahin didepan umum. Mereka akan di tegur dan dihukum saat berada di rumah. Oleh sebab itu, anak-anak Jepang jarang yang bersikap seenaknya karena mereka tau apa konsekwensinya jika mereka melanggar aturan.

Anak-anak juga diajari berempati pada semua orang.
Semua perbuatan mereka pasti ada akibatnya dan mereka diajari untuk menjaga sikapnya. Orang Jepang selalu menasehati anaknya dengan nasehat ini : perlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan. Setiap tindakan anak akan selalu membawa akibat kepada orang lain. Jadi ia akan terbiasa mementingkan perasaan dan kepentingan orang lain lain terlebih dahulu sebelum kepentingannya sendiri.

Kalo kita makan di restoran ga ada anak-anak yang hilir mudik, berjalan kesana kemari. Semua anak duduk di bangkunya masing-masing. Bayi selalu digend**g atau dipangku oleh ibunya. Kalo bayinya rewel, sang ibu akan berdiri dan menggend**gnya. Di Jepang, ibu-ibu tidak pernah menyusui bayinya di tempat umum. Mereka selalu menyusui di ruangan menyusui.

Di rumah sakit, klinik, mall, dan tempat umum lainnya, tidak ada anak-anak yang berjalan mundar mandir, lari kesana kemari, berbicara keras-keras. Misalkan di klinik atau rumah sakit, berbahaya jika anak kita berjalan-jalan atau bahkan berlari-lari. Karena banyak petugas medis berlalu lalang, atau pasien yang bisa terjatuh karena tersandung anak. Selain itu, hal ini mengganggu kenyamanan orang lain. Kita tentu saja menyukai suasana yang tenang dan tertib.

Di kereta, anak-anak harus duduk dengan tertib dan tidak berisik. Karna di Kendaraan umum tidak boleh mengganggu penumpang lain.

Sekolah menitikberatkan kepada etika dan hal ini diajarkan sejak dini. Sejak di rumah. Lalu dilanjutkan di sekolah hingga di tempat kerja kelak. Semua komponen masyarakat, baik keluarga dan sekolah, mengajarkan anak untuk beretika dan bersopan santun. Anak-anak diajari untuk minta ijin dulu sebelum meminjam mainan temannya, diajari untuk selalu bersikap sopan dan tersenyum. Membiasakan mengucapkan terimakasih dan meminta maaf bila melakukan kesalahan baik itu disengaja maupun tidak.

Orangtua tidak permisif, mereka diajari melakukan segala sesuatu yang sudah seharusnya dilakukan sejak dini. Yang tidak boleh dilakukan tetap saja dilarang. Bukan karena masih kecil lalu mereka dibiarkan saja melanggar aturan. Misalnya kalo mereka tidak boleh menyerobot antrian di toilet. Mereka tetap harus mengantri dengan orang dewasa lain sekalipun.

MEDIA tv di Jepang mungkin bagi orang Indonesia menjadi tidak menarik karna isinya kebanyakan adalah acara talk show, makan-makan, jalan-jalan dan ilmu pengetahuan. Hampir bisa dibilang media baik tv maupun cetak tidak banyak berpengaruh pada mental mereka karna pemerintah Jepang memang melarang memasang foto atau gambar yang bersifat kekerasan atau pornografi.

Kurikulum di sekolah menekankan pentingnya beretika dan bersopan santun. Dan dirumah pun mereka dididik menghargai waktu. Belajar untuk bergantian dan bersabar saat bermain dengan teman-teman nya. Mereka tidak terbiasa main rebut. Kata-kata tolong, terima kasih dan maaf adalah hal yang sudah biasa mereka ucapkan.

Dari lahir, anak-anak selalu bersama ibunya. Mereka tidak pernah luput dari pengawasan sang ibu. Ibu-ibu di Jepang disiplin sekali terhadap anak anaknya. Mereka mengasuh dan mendidik anak-anak itu tanpa bantuan pembantu atau baby sitter. Bukan karna tenaga pembantu atau baby sitter mahal disana. Tapi justru karena pemahaman mereka akan pentingnya mendidik anak yang memang menjadi tanggung jawab mereka.

Want your school to be the top-listed School/college in Surabaya?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address


Pandugo YKP Blok Pi/14
Surabaya
60297