05/01/2025
Merayakan tahun ke-12 saya di Facebook. Terima kasih atas dukungan berkelanjutan. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda semua. 🙏🤗🎉
Media santri yang berlokasi di pondok pesantren nurul islam krembangan bhakti surabaya.
05/01/2025
Merayakan tahun ke-12 saya di Facebook. Terima kasih atas dukungan berkelanjutan. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda semua. 🙏🤗🎉
20/04/2020
Hukum Istri Pergi Meninggalkan Rumah dan Melawan Suami dalam Islam
Suami tidak perhatian, sakit hati dengan perkataan atau perbuatan suami, penghasilan kurang, suasana rumah tidak menyenangkan biasanya dijadikan alasan untuk “melegalkan atau membenarkan tindakan seorang istri meninggalkan suaminya” dengan pergi menginap ke tempat lain (teman, saudara, kantor, ortu dll) dengan harapan dapat menyelesaikan masalah atau hanya memberi pelajaran kepada suami agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Tindakan isteri meninggalkan suami ini sering dianggap ringan atau sepele oleh sebagian wanita yang tidak mengerti hukum Islam, tapi jika tindakan ini dilakukan terhadap seorang pria muslim yang paham hukum agama akan sangat fatal dan berat akibatnya karena agama Islam melarang dengan keras hal tersebut.
Isteri meninggalkan rumah tidak akan menyelesaikan masalah justru akan memperberat masalah, suami akan mempunyai kesan istri lari dari tanggung jawab kewajiban sebagai isteri, membuat suami menjadi sakit hati sehingga menjadi ringan untuk menceraikannya serta menambah fitnah bagi diri sendiri dan suaminya. Apalagi jika isteri pergi meninggalkan rumah karena dimarahi suami yang menasehatinya sungguh sangat berdosa karena perbuatan isteri ini akan di laknat oleh Allah dan malaikatpun memarahinya (lihat Hadist Riwayat Abu Dawud dibawah) .
Setan selalu berusaha untuk membujuk dan mengajak manusia untuk berbuat sesuatu yang tidak diridhoi Allah dan rasulnya. Setan bernama “Dasim” tugasnya membujuk seorang isteri agar tidak taat kepada suami dan mempengaruhi seorang isteri agar pergi meninggalkan rumah dengan berbagai alasan untuk membenarkan perbuatan diatas meskipun sudah jelas bahwa perbuatan tersebut dilarang oleh Quran dan Hadist. Alasan sakit hati karena perbuatan / perkataan suami, yang kadang dijadikan alasan isteri untuk membenarkan tindakan meninggalkan rumah dan suami. Seringkali ada Pihak ketiga (PIL) yang kadang menjadikan seorang isteri semangat meninggalkan suami meskipun tidak semuanya demikian.
Pada Intinya seorang isteri tidak boleh meninggalkan rumah tanpa izin suaminya, jadi meskipun dinasehati dan kurang diperhatikan suami saat isteri dalam keadaan sakit bukan berarti bisa melanggar aturan Allah . Orang sakit kurang makan bukan berarti dia boleh mencuri makanan karena mencuri adalah dosa apapun alasannya. Begitu juga sakit yang diberikan oleh Allah kepada seorang isteri sebagai pemberi peringatan dari Allah bukan berarti seorang istri boleh menyakiti hati suami dengan pergi meninggalkan rumah dan meninggalkan suaminya.
Istri yang pergi dari rumah, meninggalkan suami menginap di tempat lain dan meninggalkan suaminya dalam keadaan marah sedangkan suami tidak ridho apapun alasannya, bagi wanita yang mengerti hukuman Allah sangat berat pasti akan sangat menyesal dan tidak akan pernah berani satu kalipun melakukannya karena jika seorang Isteri pergi meninggalkan rumah dan suaminya artinya :
1. Isteri tersebut bukan seorang wanita yang baik .
Isteri meninggalkan suami atau pergi tanpa izin suami bukanlah termasuk golongan wanita yang baik karena isteri yang baik akan menghormati pemimpinnya (suaminya). Pemimpin rumah tangga dalam Islam adalah suami bukan Isteri karena karena Suami mempunyai kedudukan setingkat lebih tinggi dari isterinya. dan yang paling penting adalah suami telah memberi makan maupun tempat tinggal bagi isterinya jadi sudah sewajarnya jika isteri berkewajiban untuk taat pada suaminya selama suami menyuruh dalam kebaikan (bukan kemaksiatan) Firman Allah dalam surat An Nisa’ ayat 34 dan Al Baqoroh ayat 228:
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka Wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. An-Nisa 34)
Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana “ Surat Al Baqoroh ayat 228
Seorang isteri yang pergi meninggalkan rumah tanpa izin suami dengan alasan apapun dan dalam kepergiannya tidak bermaksiatpun tetap saja termasuk wanita tidak baik (pembangkang) apalagi jika dia pergi dengan berpakaian yang tidak sopan seperti wanita pada jaman Jahiliyah
Dan Surat Al Ahzab ayat 33 yaitu :
Menetaplah di rumah kalian ( para wanita ), dan jangan berdandan sebagaimana dandanan wanita-wanita jahiliyah. Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan patuhilah ( wahai para wanita) Allah dan rasul-Nya.
Sabda Nabi SAW : “Barangsiapa yg taat kepadaku maka ia telah taat kepada ALLAH, dan barangsiapa yg tidak taat kepadaku maka berarti tidak taat kepada ALLAH. Barangsiapa yg taat kepada Pimpinan (Islami) maka berarti ia telah taat kepadaku, dan barangsiapa yg tidak taat kepada pimpinan (islami) maka berarti ia telah tidak taat kepadaku.”HR Bukhari, kitab al-Jihad, bab Yuqatilu min Wara’il Imam, juz-IV, hal.61
Jika seorang suami karena suatu hal (Penghasilan kurang, PHK, Kecelakaan dll) suami menjadi kurang / tidak dapat memberikan kewajibannya terhadap isteri bukan berarti isteri boleh meninggalkan suami / rumah, karena memang tidak ada hukum Islam yang membolehkan seorang Isteri meninggalkan suami tanpa izin karena faktor tersebut
2. Isteri meninggalkan rumah tanpa izin suami akan dilaknat oleh Allah dan dimarahi oleh para malaikat.
Sabda Rasullulah SAW :
”Hak suami terhadap isterinya adalah isteri tidak menghalangi permintaan suaminya sekalipun semasa berada di atas punggung unta , tidak berpuasa walaupun sehari kecuali dengan izinnya, kecuali puasa wajib. Jika dia tetap berbuat demikian, dia berdosa dan tidak diterima puasanya. Dia tidak boleh memberi, maka pahalanya terhadap suaminya dan dosanya untuk dirinya sendiri. Dia tidak boleh keluar dari rumahnya kecuali dengan izin suaminya. Jika dia berbuat demikian, maka Allah akan melaknatnya dan para malaikat memarahinya kembali , sekalipun suaminya itu adalah orang yang alim.” (Hadist riwayat Abu Daud Ath-Thayalisi daripada Abdullah Umar)
3. Isteri meninggalkan suami sama saja dengan menjerumuskan dirinya sendiri ke neraka karena suami berperan apakah isterinya layak masuk surga atau neraka.
Isteri pergi meninggalkan suami artinya dia tidak taat kepada suaminya padahal jika seorang isteri tahu bahwa taat pada suami bisa mengantar dia ke surga pastilah dia akan menyesal melakukan hal itu sesuai dengan hadist Rasullullah SAW :
Dari Husain bin Muhshain dari bibinya berkata: “Saya datang menemui Rasulullah SAW. Beliau lalu bertanya: “Apakah kamu mempunyai suami?” Saya menjawab: “Ya”. Rasulullah SAW bertanya kembali: “Apa yang kamu lakukan terhadapnya?” Saya menjawab: “Saya tidak begitu mempedulikannya, kecuali untuk hal-hal yang memang saya membutuhkannya” . Rasulullah SAW bersabda kembali: “Bagaimana kamu dapat berbuat seperti itu, sementara suami kamu itu adalah yang menentukan kamu masuk ke surga atau ke neraka” (HR. Imam Nasai, Hakim, Ahmad dengan Hadis Hasan).
4. Memusuhi suami sama saja dengan memusuhi Allah.
Seorang isteri yang meninggalkan suami dan memusuhi suaminya padahal suami baik pada isterinya. Sangatlah tidak mungkin masuk surga karena Bagaimana mungkin seorang isteri berharap masuk surga jika Allah memusuhinya. Bahkan jika sampai suami terluka hati / fisiknya maka Allah dan Rasullullah SAW akan memisahkan diri dari isteri tersebut. Hal ini dijelaskan dalam Hadist Rasullullah SAW : “Tidaklah istri menyakiti suami di dunia kecuali ia bicara pada suami dengan mata yang berbinar, janganlah sakiti dia (suami), agar Allah tidak memusuhimu, jika suamimu terluka maka dia akan segera memisahkanmu kepada Kami (Allah dan Rasul)”. HR. Tirmidzi dari Muadz bin Jabal.
5. Isteri meninggalkan suami tidak ada nafkah baginya dan layak mendapat azab.
Seorang Ulama dan pemikir Islam yang sangat terkenal akan kecerdasannya dan sangat dikagumi oleh para ulama pada waktu itu, penghafal Quran dan Ribuan Hadist, ahli Tafsir dan Fiqh dari Harran, Turki yaitu Ibnu Taimiyah sampai berkata: “Jika isteri keluar rumah suami tanpa seijinnya maka tidak ada hak nafkah dan pakaian”. Tidak dihalalkan bagi isteri untuk keluar dari rumah suaminya kecuali dengan ijinnya (suami),Dan apabila ia keluar dari rumah suaminya tanpa seijinnya maka ia telah berbuat nusyuz (durhaka) bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya dan ia layak mendapat adzab.”
Ibnu Taimiyah (1263-1328) adalah orang yang keras pendiriannya dan teguh berpijak pada garis-garis yang telah ditentukan Allah, mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ia pernah berkata: ”Jika dibenakku sedang berfikir suatu masalah, sedangkan hal itu merupakan masalah yang muskil bagiku, maka aku akan beristighfar seribu kali atau lebih atau kurang. Sampai dadaku menjadi lapang dan masalah itu terpecahkan. Hal itu aku lakukan baik di pasar, di masjid atau di madrasah. Semuanya tidak menghalangiku untuk berdzikir dan beristighfar hingga terpenuhi cita-citaku.”
6. Taat kepada suami pahalanya seperti Jihad di jalan Allah
Jika seorang isteri taat kepada suaminya serta tidak pergi meninggalkan suami maka pahalanya sama dengan jihad di jalan Allah. Perhatikan hadist berikut: Al- Bazzar dan At Thabrani meriwayatkan bahwa seorang wanita pernah datang kepada Rasullullah SAW lalu berkata : “ Aku adalah utusan para wanita kepada engkau untuk menanyakan : Jihad ini telah diwajibkan Allah kepada kaum lelaki, Jika menang mereka diberi pahala dan jika terbunuh mereka tetap diberi rezeki oleh Rabb mereka, tetapi kami kaum wanita yang membantu mereka , pahala apa yang kami dapatkan? Nabi SAW menjawab :” Sampaikan kepada wanita yang engkau jumpai bahwa taat kepada suami dan mengakui haknya itu adalah sama dengan pahala jihad di jalan Allah, tetapi sedikit sekali di antara kamu yang melakukanya.
Jadi akan sangat tidak mungkin bagi seorang isteri yang mengaku mengerti hukum agama Islam tapi pergi meninggalkan tanggung jawab sebagai isteri meninggalkan suaminya dari rumah.
Oleh karena itulah sangatlah penting untuk memilih istri yang mengerti akan hukum agama dan memilih isteri itu bukan karena kecantikan atau hartanya tapi dipilih karena agamanya agar selamat tidak terjerumus kedalam panasnya Api neraka. Sabda Rasullullah SAW :“Wanita itu dinikahi karena: hartanya, kecantikannya, keturunannya dan agamanya. maka pilihlah agamanya agar kamu selamat” Hadist Shahih Bukhari.
“Dunia adalah kesenangan dan sebaik-baik kesenangan di dunia adalah isteri yang baik (sholehah) ” Hadist Shahih Muslim.
Lebih mulia seorang wanita memberi nasehat atau berbicara dari hati ke hati dengan suami bukan kepada orang lain jika terjadi ketidakadilan pada dirinya daripada langsung pergi meninggalkan suaminya . Seorang isteri yang benci terhadap suaminya dan memang berniat meninggalkan suami supaya di cerai dan kemudian berharap memperoleh pasangan pengganti atau sudah ada pengganti yang lebih baik menurut dirinya, jelas sekali wanita itu digoda setan agar wanita ini melihat lelaki lain lebih menarik dari suaminya sehingga timbul rasa bosan, cekcok dll dan akhirnya berbuntut pada perceraian.
Allah SWT telah mengingatkan kita agar tidak membenci atau menyukai sesuatu padahal kita tidak tahu rahasia dibalik itu, dalam Al Baqoroh ayat 216 : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (p**a) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”
Saya lanjutkan, Usaha setan bisa dikatakan sukses besar bila berhasil menjadikan wanita itu cerai dan berpredikat janda karena wanita ini akan lebih mudah digoda sebab tidak ada yang menjaganya (suami) . Wanita ini akan merasa bebas tidak ada ikatan, lebih nyaman karena tidak ada yang mengontrol (suami), selanjutnya jika tidak kuat imannya (kebanyakan tidak kuat) akan timbul banyak fitnah dan dosa bagi wanita itu di kemudian hari. Godaan setan akan lebih kuat pada saat janda karena faktor alami kebutuhan batin selain itu akan banyak lelaki yang merayu yang memanfaatkan kondisi janda sehingga menyeret wanita itu dalam lembah dosa yang tiada berkesudahan sampai wanita itu sadar jika suatu saat sakit atau sudah berumur tidak ada yang menemani sampai meninggal. Wanita janda lebih mudah menjaga dirinya pada saat dicerai pada umur 40 tahun keatas. Jika masih dibawah itu jangan tanya… janda bok…
Pernikahan adalah hal yang suci melibatkan keluarga, handai taulan dan tetangga jadi tidak sepantasnyalah jika seorang isteri meninggalkan suaminya untuk alasan emosi pribadi dengan meninggalkan perasaan kebahagiaan keluarganya sendiri atau keluarga pasangannya.
Atas kehendak Allah, rezeki yang lebih bisa diberikan pada isteri bukan pada suami, jadi janganlah menjadi tinggi hati jika suatu saat rezki isteri melebihi suami, merasa lebih bermanfaat dari suami, merasa bisa hidup sendiri dan dapat mengatasi sendiri segala hal, tidak mau diatur sehingga tidak patuh kepada suami. Inilah tanda-tanda kehancuran suatu kapal pernikahan karena ada 2 nahkoda yang mengendalikan kapal dengan arah berlawanan. Kapal Pernikahan akan bisa selamat sampai tujuan (surga dunia akhirat) jika hanya punya satu arah yang disepakati dan diusahakan bersama. Bagaimanapun juga tujuan hidup akan lebih mudah dicapai jika ada keharmonisan sejati yang hanya dapatdicapai dalam suatu keluarga yang lengkap ada suami. Harta yang dibanggakan dan dikumpulkan bisa hilang dalam sekejab (kebakaran, tsunami dll) tapi mempunyai suami atau isteri yang sholeh adalah harta tidak ternilai yang tidak akan hilang kecuali mati. Oleh karena itulah peran isteri terhadap suami sangat besar dalam mengarungi samudera kehidupan agar tujuan akhir bahagia dunia akhirat dapat segera tercapai sehingga Allah pun akan memberi pahala yang besar untuk isteri yang taat dan patuh kepada suaminya
Banyak Hadist yang menjelaskan pahala seorang Istri yang taat pada suaminya :
”Jika seorang isteri itu telah menunaikan solat lima waktu dan berpuasa pada bulan ramadhan dan menjaga kemaluannya daripada yang haram serta taat kepada suaminya, maka dipersilakanlah masuk ke syurga dari pintu mana sahaja kamu s**a.” (Hadist Riwayat Ahmad dan Thabrani)
”Sesungguhnya setiap isteri yang meninggal dunia yang diridhoi oleh suaminya, maka dia akan masuk syurga.” (Hadist riwayat Tirmizi dan Ibnu Majah)
Jika isteri memang tidak taat kepada suaminya, setelah dinasehati secara halus, berpisah ranjang dan dinasihati secara keras tidak berhasil maka renungkanlah :
Surat An Nur ayat 3 yaitu :
“ Orang laki-laki pezina, yang dinikahinya ialah perempuan pezina p**a atau perempuan musyrik. Perempuan pezina jodohnya ialah laki-laki pezina p**a atau laki-laki musyrik , dan diharamkan yang demikian itu atas orang yang beriman”.
Pikirkanlah kembali apakah wanita ini cocok dijadikan pasangan / isteri bagi pria beriman, dan dapat membawa kebaikan bagi diri sendiri dan keluarga, ikhlaskan saja wanita ini jika ingin berpisah mungkin jodohnya adalah sesuai dengan apa yang di firmankan Allah diatas.
Nasehatilah isterimu dengan sabar dan penuh cinta kasih, minta maaflah kepada isteri jika menyakiti hati isteri, bagaimanapun juga mutiara yang kotor jika digosok tiap hari akan menjadi berkilauan. Hasilnya mutiara ini bisa benar-benar menjadi perhiasan dan surga dunia bagimu.
Ingatlah isterimu bukanlah Siti Khadijah yang baik, taat dan penuh cinta kasih pada suaminya, Istrimu adalah wanita jaman sekarang yang butuh bimbingan untuk menjadi wanita yang solehah.
NOMER NOMER DARURAT !
Segera hubungi ketika :
- Anda Sedih ... Al Quran 2 : 25
- Anda Berdosa...Al Quran 39 : 53
- Anda mencari teman... Al Quran 2::257
- Anda mencari kedamaian... Al Quran 5 : 16
- Anda tertekan... Al Quran 13 : 28
- Anda mencari cinta dan ktenangan.. Al Quran 30 : 21
- Anda merindukan teman....Al Quran 50 : 16
- Anda merasa tak di hargai.... Al Quran 76 : 22
- Anda merasa seperti pecundang.. Al Quran 12 : 87
- Anda merasa butuh jaminan ganda.. Al Quran 15 : 43
- Anda butuh pembebasan diri dari
ketakutan..Al Quran 3 : 135
- Anda bosan kesusahan / kesulitan... Al Quran 94 : 5
- Ada orang sombong yang menantang anda... Al Quran 25 : 63
Simpan Nomor Kontak Ini Hp anda
dengan Klik SHARE/BAGIKAN agar
mudah untuk menghubungi nomor-nomor kontak ini
IMSAK SUNNAH RASULULLAH SAW
( bukan bid'ah )
Rasul saw berhenti sahur adalah sekadar
waktu 50 ayat dari adzan subuh (Shahih
Bukhari), maka imsak itu adalah sekadar
50 ayat sblm adzan subuh, kira kira 15
menit sblm adzan subuh,
Imsak adalah belum masuk waktu
puasa, bila sudah imsak, anda masih
boleh makan dan minum, hal itu makruh
namun tidak membatalkan puasa, yg
dilarang adalah ketika adzan subuh.
Maka waktu imsak itu digunakan untuk
membersihkan mulut, berkumur dll sb
demi ketika adzan subuh sudah tak ada
lagi sisa makanan di mulut kita
“Allahumma shalli wa sallim ‘ala
Sayyidina Muhammad nuuri-kas saari wa
madaadikal jaari wajma’nii bihi fi kulli
athwaari wa ‘ala alihi wa shahbihi
yannuur”
Jangan Lupa membaca Aqur'an, jangan
lewatkan seharipun tanpa membaca
Alqur'an jadikan bacaan yg paling anda
senangi, berkata Imam Ahmad bin
Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta
Alqur'an, dengan memahamainya atau
tidak dg memahaminya
NAMA-NAMA PEMENANG LOMBA TPQ. NURUL ISLAM
TAHUN AJARAN 2012-2013:
I. Dian Faizah (Kls C)
II. Eka Fitriyah (Kls C)
III. Khilda Nur Rofi'atul Q (Kls C)
I. Tri Sutrisno (Kls A2)
II. Hanafiyah Hannan (Kls B)
III. Ahmad Efendy (Kls A2)
IV. Syaichul Islam R (Kls A2)
I. Eka Fitriyah (Kls C)
II. Dian Faizah (Kls C)
III.Laily Nur'any (Kls C)
IV. M. Fahrul Rizal (Kls C)
I. Alfina Nur Rahmawati (Kls B)
II. Ajeng Aurana Ramadhona (Kls A2)
III. Ayunda Shiva (Kls A1)
IV. Nur Hayati (Kls A2)
V. Dinar Mardiana (Kls A1)
I. Yayang Elina Lorensya (Kls C)
II. Fina Zulfany (Kls C)
III. Dian Faizah (Kls C)
IV. Nur Asya (Kls C)
*Tingkat A1
I. Fanesya Karama (Kls A1)
II. Zainul Fathy (Kls A1)
III. Ajeng Aurana Ramadhona (Kls A1)
*Tingkat A2
I. Izzatul Islamiyah (Kls A2)
II. Syaichul Islam R (Kls A2)
III. Nova Safitri (Kls A2)
*Tingkat B
I. Cintya Divyani (Kls A2)
II. Amelia Nur Hasanah (Kls A2)
III. Alfiatus Sholihah (Kls A2)
I. Yayang Elina Lorensya (Kls C)
II. Fina Zulfany (Kls C)
III. Laily Nur'Ainy (Kls C)
*Kategori Besar
I. Syaichul Islam R (Kls A2)
II. Yusril Akbar (Kls A2)
III. Maulida Salsabela (Kls A2)
*Kategori Kecil
I. Andrea Reza (Kls A2)
II. Izzatul Islamiyah (Kls A2)
III. Wardatul Maulidiyah (Kls A2)
RANGKING-RANGKING KELAS
Taman Pendidikan Al-Qur'an PonPes NURUL ISLAM
Tahun Ajaran 2012-2013:
I. Mutiara
II. Zainul Fathy
III. Kayla Nadhifa
I. Maulida Salsabela
II. Izzatul Islamiyah
III. Shaichul Islam R
I. Alfina Nur Rahmawati
II. Amelia Nur Hasanah
III. Andini P G
I. Eka Fitriyah
II. Fina Zulfany
III. Dian Faizah
AGENDA PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM
KREMBANGAN BHAKTI SURABAYA BULAN JUNI-JULI 2013:
* 22-23 Juni~ Ujian Lisan Santri TPQ. Nurul Islam
* 24-27 Juni~ Ujian Tulis Santri TPQ. Nurul Islam
* 28-01 Juli~ Festival Lomba
* 02 Juli~ Hari tenang+Gladi Bersih
* 03 Juli Haul Aba Marzuky XVIII & HARLAH XVI Ponpes Nurul Islam
Ya Rasulullah, apa yang harus
dilakukan para pemimpin ?
"Membela yang lemah dan membantu
yang miskin" jawab Nabi.
Ya Rasulullah, apa yang harus
dilakukan ulama ?
Memberi contoh yang baik dan
mendukung pemimpin
YAng membela orang - arang lemah"
jawabnya
Ya Rasulullah ... apa yang harus
dilakukan orang-orang lemah dan
miskin ?
"Bersabarlah, dan tetplah bersabar
Jangan kau lihat pemimpinmu yang
s**a harta
Jangan kau ikuti ulamamu yang
mendekati mereka
Jangan kau temani orang-orang yang
menjilat mereka
Jangan kau lepaskan pandanganmu
dari para pemimpin dan ulama yang
hidupnya juhud dari harta"
Ya RAsulullah... Pemimpin seperti itu
sudah tidak ada
Ulama seperti itu sudah menghilang
entah kemana
Yang tersisa adalah pemimpin serakah
Yang tertinggal adalah ulama-ulama
yang tama'
Banyak rakyat yang mengikuti
keserakahan mereka
Ummat banyak yang meneladani
ketamakan mereka !
Apa yang harus aku lakukan, Ya...
RAsulullah !
Siapa yang harus aku angkat jadi
pemimpin ?
Siapa yang harus aku ikuti fatwa-
fatwanya ?
Siapa yang harus aku jadikan teman
setia ?
"Wahai ummatku...
Tinggalkan mereka semua
Dunia tidak akan bertambah baik
sebab mereka
Bertemanlah dengan anak dan istrimu
saja
Karena Allah menganjurkan, "Wa
'asiruhunna bil ma'ruf"
Ikutilah fatwa hatimu
Karena hadits mengatakan, "Istafti
qalbaka, wa in aftaukan nas waftauka
waftauka"
Dan angkatlah dirimu menjadi
pemimpin
Bukankah, "Kullulkum Ra'in, ea
kullukum masulun 'an ra'iyyatihi ?"
“Jadikanlah akhiratmu itu sebagai
modalmu, dan jadikan dunia itu
sebagai keuntunganmu.
Gunakanlah seluruh waktumu
untuk menghasilkan akhiratmu.
Lalu apabila dari waktumu itu
ada sedikit yang tersisa, maka
gunakanlah untuk berusaha
dalam urusan duniamu dan
mencari penghidupanmu.”
~Syeikh Abdul Qadir al-Jailani
Petikan Buku: Futuhul Ghaib
© EMPAT HAL SEBELUM TIDUR © ®
Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah
r.a :
Ya, Aisyah, jangan engkau tidur
sebelum melakukan empat perkara
yaitu :
1. Sebelum khatam Al-Quran.
2. Sebelum menjadikan para nabi
bersyafaat untukmu di hari kiamat.
3. Sebelum para muslimin meridhai
engkau.
4. Sebelum engkau melaksanakan haji
dan umrah.
Bertanya siti Aisyah :
“Ya Rasulullah, bagaimana aku dapat
melaksanakan empat perkara
seketika ?“
Rasul tersenyum dan bersabda :
1. Jika engkau akan tidur, membacalah
surat al-Ikhlas tiga kali.
Seakan-akan engkau telah meng-
khatamkan Al-Quran.
Bismillaahirrohmaanirrohiim.
“Qulhuallaahu ahad' Allaahushshamad'
lam yalid walam yuulad' walam yakul
lahuu kufuwan ahad' (3x)”
2. Membacalah shalawat untukku dan
untuk para nabi sebelum aku.
Maka kami semua akan memberimu
syafaat di hari kiamat.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Allaahumma shallii 'alaa Muhammad
wa'alaa aalii Muhammad (3x).
3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin
maka mereka akan meridhai engkau.
“Astaghfirullaahal adziim aladzii laa
ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa
atuubu ilaih (3x).
4. Dan perbanyaklah “bertasbih,
bertahmid, bertahlil dan bertakbir”.
Maka seakan-akan engkau telah
melaksanakan ibadah haji dan umrah.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Subhanallaahi Walhamdulillaahi
walaailaaha illallaahu allaahu akbar (3x).
Wallahu a'lam bishawab.
Mohon maaf bila ada salah kata dalam
penulisan.
Yuk Aamiinkan Do'a ini..
Semoga kita semua bisa
mendawamkan / membiasakan 4 hal
sebelum tidur itu tanpa ada rasa malas..
Aamiin..
Seiring waktu berlalu
tangis tawa di nafasku
hitam putih di hidupku
jalani takdirku
tiada satu tersembunyi
tiada satu yang terlupa
segala apa yang terjadi
Engkaulah saksinya
Kau yang Maha Melihat
Kau yang Maha Melihat
Kau yang Maha Pemaaf
PadaMu hati bertobat
Kau yang Maha Pengasih
Kau yang Maha Penyayang
Kau yang Maha Pelindung
PadaMu semua bergantung.
Yang dicinta ’kan pergi
yang didamba ’kan hilang
hidup kan terus berjalan
meski penuh dengan tangisan.
Andai bisa ku mengulang
waktu hilang dan terbuang
Andai bisa ku kembali
hapus semua pedih.
Andai mungkin aku bisa
kembali ulang segalanya
tapi hidup takkan bisa
meski dengan air mata.