03/10/2020
PROBLEM SOLVING
Kemampuan problem solving atau memecahkan masalah sejalan dengan perkembangan kognitif seorang anak. Kemampuan problem solving adalah kemampuan anak untuk menyerap, memikirkan, dan memahami dunianya termasuk mengingat, mencari pemecahan masalah, dan mengambil keputusan.
Anak perlu memiliki kemampuan problem solving untuk membantu mereka mengatasi persoalan dengan baik. Tidak hanya berguna untuk menyelesaikan masalah mereka sehari-hari, keterampilan problem solving juga bermanfaat saat anak harus mengeksplorasi dunianya, atau mengerjakan tugas-tugas di sekolah.
Keterampilan ini tentunya akan berbeda pada setiap anak sesuai tahapan usianya. Orang Tua harus terus mengasah kemampuan ini agar semakin terarah dan anak tahu kapan harus menggunakannya.
Ketika memelajari keterampilan memecahkan masalah, anak mungkin akan mengalami fase kesal, frustrasi karena tidak dapat mencari solusi dari masalahnya. Anak mungkin akan membuang atau meninggalkan mainannya dan tidak mau lagi memainkannya.
Pada saat seperti itu, sebaiknya orang tua membantu anak untuk menemukan permasalahan yang dihadapinya, kemudian memberikan kesempatan anak memikirkan jalan keluarnya. Apabila anak sudah sangat frustrasi (menangis, membuang mainannya), orangtua dapat menunjukkan bagaimana cara menyelesaikan masalah dan biarkan anak mengamati kemudian mencontohnya. Terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah memuji usaha anak untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya.
Keterampilan memecahkan masalah merupakan bekal untuk anak mengatasi kesulitan atau hal-hal baru yang dihadapinya dalam beraktivitas sehari-hari, di sekolah, atau kelak di masyarakat. Anak menjadi mandiri dan tidak bergantung pada orangtua untuk menyelesaikan masalah atau kesulitan yang dihadapi. Anak juga terlatih untuk menjadi kreatif karena dibiasakan untuk menyelesaikan masalah dengan berbagai cara yang dapat dipikirkannya.