14/07/2022
Asynchronous
Sering ngga sih pas berkomunikasi lewat WA, hanya dibaca tanpa dibalas atau ngga dibaca sama sekali?
Pasti sering ngalamin, kan. Bikin baper p**a.
Sini tak ceritani, supaya ngga baperan.
Cara kita berkomunikasi berkembang dari waktu ke waktu, dengan berbagai tools penunjang yang mempermudah, namun sebenarnya seperti siklus aja lho.
Dulu hanya mungkin berkomunikasi jarak dekat, lalu ada morse, semaphore, surat, telegraph, telephone, email, faksimili, internet, BBM, WA, Telegram, dll
Surat, telegraph, email adalah bentuk komunikasi yang disebut async.
Menurut kamus Merriam-Webster, asynchronous adalah sesuatu yang tidak simultan atau bersamaan dalam waktu. Menurut Cambridge Dictonary, asynchronous adalah sesuatu yang tidak terjadi atau tidak dilakukan pada waktu atau kecepatan yang sama.
Dimana komunikasinya tidak secara langsung. Dan kita sebagai penerima juga paham bahwa surat, email, telegraph kemungkinan besar tidak akan langsung dibalas. Maka kita akan melakukan hal-hal lain sambil menunggu balasan.
Dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan komunikasi yang lebih simultan, instan dan cepat, mulai diciptakan beragam alat komunikasi yg bisa membuat kita ngobrol secara langsung.
Telepon, Skype, Videocall adalah contohnya.
Semakin berkembang lagi, bukan hanya melalui telepon, namun bersurat pun bisa instan ngobrol dengan munculnya BBM, Whatsapp, Telegram.
Ini juga komunikasi sync, dimana kita ngobrol dan mendapat jawaban langsung, kita tau bahwa chat kita dibaca dan kita inginkan feedback langsung.
Namun ternyata, sekarang cara berkomunikasi sebenarnya kembali ke asynch
ronous tadi, dimana saat kita chat seseorang, bisa saja karena dia sibuk maka chat kita belum dibuka, atau dibuka namun belum dibalas (kita kesampingkan yang memang sengaja ngga mau balas ๐ฌ).
Artinya, sudah menjadi hal yang jamak, dan perubahan cara komunikasi. Whatsapp menjadi seperti email kembali
Dari async ke sync dan sekarang mulai kembali ke async, dimana penerima membaca namun ngga langsung membalas, karena kesibukan atau hal lain.
Dengan gitu, kita ngga perlu baper kalau WA atau Line, Telegram kita ngga langsung dibalas.
Sapa kembali, reconnecting lagi baru mulai bahas lagi apa yang menjadi subyek pembicaraan sebelumnya.
Pict by google