Orangtua Cerdas

Orangtua Cerdas

Share

kump**an ide parenting

15/11/2023

"English should be introduced to children in early age for many reasons."

Pernah baca ungkapan diatas?
Kita pasti sepakat ya.
Tinggal bagaimana caranya.

Menurut Kampung Inggris Pare - sebagai suatu komunitas belajar bahasa Inggris yang populer - belajar bahasa Inggris anak-anak berbeda dengan orang dewasa.

Diantaranya, pengenalan kepada anak melalui, gambar cerita dan lagu.

Lalu bagaimana cara tepat untuk memulai dan memperkenalkan?

Parents, mari kita belajar bersama memperkenalkan anak anak dengan bahasa Inggris sejak dini.

Bersama pak Surya, seorang trainer, speaker dan guru bahasa Inggris yang telah berpengalaman, kita belajar bersama.

Catat tanggalnya ya.
*Jumat dan Sabtu*
*17-18 Nov 2023*
*Pkl 18.30-20.30 WIB*
Melalui WA group.

Kontribusi
hanya IDR 20k.
Transfer ke
No rek
Atas nama

_Free e-booklet Otak Kanak-kanak_

Info lebih lanjut
Hub wa.me/6285174396075

24/05/2023

Pendidikan dan Orang Tua

Pagi-pagi dalam perjalanan menuju tempat kerja saya menyaksikan pemandangan ironis. Seorang bapak (tampaknya begitu) membonceng 2 anaknya yang memakai seragam sekolah. Sepertinya dia sedang mengantar anaknya pergi sekolah. Bapak ini tidak pakai helm, demikian p**a kedua anaknya, berkendara melawan arus.

Ini adalah contoh klise mengenai pola pikir orang tentang pendidikan anak. Untuk apa menyekolahkan anak? Untuk mendidik mereka. Tapi apa yang ingin dihasilkan dari pendidikan itu? Orang berharap anak bisa baca tulis, memiliki pengetahuan, juga sejumlah skill. Kelak semua itu akan jadi modal bagi dia untuk bekerja, mendapatkan penghasilan, dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Bagaimana dengan perilakunya? Perilaku ini sangat penting bagi masa depan anak. Pengetahuan dan skill itu satu faktor. Tapi perilaku sebenarnya berperan jauh lebih besar. Perilaku itu meliputi disiplin, etos kerja, serta ketertiban. Nah, soal-soal yang menyangkut perilaku ini sering diabaikan.

Tentu saja orang tua punya harapan anaknya berperilaku baik. Tapi fokusnya biasanya hanya pada soal-soal tertentu, seperti hormat pada orang tua dan orang lain. Soal ketertiban sosial jarang mendapat perhatian. Bahkan pada soal normatif seperti hormat pada orang lain pun hanya menyentuh sebagian saja.

Kenapa begitu? Karena para orang tua sendiri hidup tidak tertib, tidak punya perhatian serius pada hak orang. Mereka juga tidak biasa hidup disiplin, punya etos kerja, dan punya etika. Yang terjadi adalah, orang tua yang hidupnya asal-asalan, mendidik anak dengan konsep asal-asalan juga.

Sisi lain, sangat banyak orang tua yang menganggap menyekolahkan anak itu sudah menuntaskan tanggung jawab mereka soal pendidikan. Mereka tidak merasa ada peran besar mereka dalam pendidikan. Jadim tugas dia cuma mengantar anak ke sekolah.

Dalam level yang berbeda, pada kelas menengah atas, tidak sedikit yang bukan saja menyerahkan urusan pendidikan anak ke sekolah, tapi juga mendikte sekolah untuk melakukan hal-hal yang mereka inginkan. Celakanya, pihak sekolah menuruti. Kok bisa? Karena para orang tua sudah membayar mahal. Sekolah akhirnya hanya jadi pelayan bagi keinginan para orang tua. Celakanya, banyak dari keinginan itu yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan.

Pesan saya, para orang tua harus menetapkan prinsip-prinsip dasar hidup mereka. Fondasi moral dan etika dasar harus ada. Berdasarkan hal itulah pendidikan anak diselenggarakan. Prinsip-prinsip itu dipraktikkan, dan itulah yang jadi kegiatan pendidikan yang paling fundamental. Praktik itu membentuk atmosfer nilai. Anak hidup dalam lingkungan nilai-nilai yang dipraktikkan orang tuanya. Dari situlah ia belajar bersikap.

Kemudian, berdasar prinsip-prinsip itu orang tua menentukan ke sekolah mana anak-anak mereka dikirim. Mereka harus memilih sekolah yang sesuai dengan nilai-nilai yang mereka anut. Kalau pun terpaksa menyekolahkan anak ke tempat yang tidak 100% memenuhi kriteria, mereka menyiapkan sistem pendidikan di rumah, yang menambal kekurangan sekolah, atau bahkan menetralisir ajaran yang tidak sesuai yang diajarkan di sekolah.

Tanpa itu, para orang tua hanya mengirim anak ke sekolah untuk sekadar bisa baca tulis.

* Kang Hasan *

05/04/2023

Apa iya sekarang buku udah ngga perlu lagi?

23/01/2023
23/01/2023

Menurut penelitian dari Michigan State University pada tahun 2016, kasih sayang, sifat, serta kepribadian seorang ayah akan selaras dengan pertumbuhan karakter anak.

Jika ayah mendidik dengan anaknya dengan kasih sayang dan perhatian tinggi maka sang anak pun bakal tumbuh menjadi pribadi dengan keterampilan sosial tinggi.

Peneliti menekankan bahwa tingkat stress terkait pola pengasuhan ayah memiliki efek amat berbahaya pada perkembangan kognitif dan bahasa anak-anak saat dewasa kelak.

Cara kita berhubungan dengan anak merupakan cara kita berhubungan dengan sisi kanak-kanak yang ada dalam diri kita.

(Teacher as a Coach - DR Pramudianto,M.Min, MM, ACC)

05/11/2022

Si cantik Randa Tapak.

Randa Tapak namanya. Atau dandelion. Yang artinya Nama sebuah bunga. Ada juga yang mengatakan artinya gigi singa.

Waktu masih kecil s**a metik bunganya lalu ditiup, dan helai-helai halusnya akan terbang. Ingat, ngga?

Kalian juga pasti dulu s**a main ini kan? Sambil lari-lari dan meniupkan ke arah teman. 😁

Randa tapak ini bunga liar yang semacam gulma dan bisa tumbuh dengan sangat cepat.

Ternyata akarnya mengandung banyak manfaat lho. Baik untuk menurunkan kadar kolesterol, menjaga kesehatan hati, mengendalikan gula darah, imun, kulit bahkan melawan sel kanker.

Selain manfaat kesehatan, bunga ini juga sering dipakai dalam berbagai perspektif filosofis, diantara adalah tentang kemampuan bertahan hidup, adaptatif, memberikan keindahan bagi sekitar, dan ketangguhan.

Mau kasih nama anak Dandelion?
😊😍

14/07/2022

Asynchronous

Sering ngga sih pas berkomunikasi lewat WA, hanya dibaca tanpa dibalas atau ngga dibaca sama sekali?
Pasti sering ngalamin, kan. Bikin baper p**a.

Sini tak ceritani, supaya ngga baperan.

Cara kita berkomunikasi berkembang dari waktu ke waktu, dengan berbagai tools penunjang yang mempermudah, namun sebenarnya seperti siklus aja lho.

Dulu hanya mungkin berkomunikasi jarak dekat, lalu ada morse, semaphore, surat, telegraph, telephone, email, faksimili, internet, BBM, WA, Telegram, dll

Surat, telegraph, email adalah bentuk komunikasi yang disebut async.

Menurut kamus Merriam-Webster, asynchronous adalah sesuatu yang tidak simultan atau bersamaan dalam waktu. Menurut Cambridge Dictonary, asynchronous adalah sesuatu yang tidak terjadi atau tidak dilakukan pada waktu atau kecepatan yang sama.

Dimana komunikasinya tidak secara langsung. Dan kita sebagai penerima juga paham bahwa surat, email, telegraph kemungkinan besar tidak akan langsung dibalas. Maka kita akan melakukan hal-hal lain sambil menunggu balasan.

Dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan komunikasi yang lebih simultan, instan dan cepat, mulai diciptakan beragam alat komunikasi yg bisa membuat kita ngobrol secara langsung.
Telepon, Skype, Videocall adalah contohnya.

Semakin berkembang lagi, bukan hanya melalui telepon, namun bersurat pun bisa instan ngobrol dengan munculnya BBM, Whatsapp, Telegram.

Ini juga komunikasi sync, dimana kita ngobrol dan mendapat jawaban langsung, kita tau bahwa chat kita dibaca dan kita inginkan feedback langsung.

Namun ternyata, sekarang cara berkomunikasi sebenarnya kembali ke asynch
ronous tadi, dimana saat kita chat seseorang, bisa saja karena dia sibuk maka chat kita belum dibuka, atau dibuka namun belum dibalas (kita kesampingkan yang memang sengaja ngga mau balas 😬).

Artinya, sudah menjadi hal yang jamak, dan perubahan cara komunikasi. Whatsapp menjadi seperti email kembali
Dari async ke sync dan sekarang mulai kembali ke async, dimana penerima membaca namun ngga langsung membalas, karena kesibukan atau hal lain.

Dengan gitu, kita ngga perlu baper kalau WA atau Line, Telegram kita ngga langsung dibalas.

Sapa kembali, reconnecting lagi baru mulai bahas lagi apa yang menjadi subyek pembicaraan sebelumnya.



Pict by google

29/06/2022

God will often do something on you before HE does something for you.

08/05/2022

Beberapa negara merayakan Hari Ibu pada Pekan kedua di bulan Mei.

Happy Mother's Day

20/04/2022

* Guang Yang adalah seorang peneliti neurons.
Dalam penelitiannya, dia menemukan bahwa neuron bisa berubah.
Dan perubahan itu terjadi semakin besar setelah kita belajar sesuatu yang baru dan pergi tidur.

* Ketika kita belajar hal baru, akan ada beberapa benjolan yang mulai muncul pada dendrite. Tetapi akan benar-benar tumbuh ketika kita tidur.

* Maka pastikan, untuk belajar hal baru, kondisikan otak kita pada focused mode dan beri konsentrasi penuh.

Disinilah benjolan baru akan muncul, dan ketika tidur, benjolan tersebut akan tumbuh dan berubah menjadi dendritic spines yang baru.

* Kabar buruknya, dendritic spines akan hilang jika kita tidak pernah berlatih lagi. Maka akan ada dua pilihan.

Gunakan atau kehilangan!
Use it or Lose it.
Begitulah cara kerja otak.

Catatan:
Akson : sel pengirim
Dendrite : sel penerima
Sinapsis : sambungan antar akson dan dendrite
Semakin banyak sinaps yg terjadi akan membantu proses belajar anak dikemudian hari.
Proses sinapsis terjadi melalui berbagai stimulasi melibatkan panca indera.

Want your school to be the top-listed School/college in Surabaya?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address


Surabaya
60245