13/08/2022
Sabtu baris.
Hari Ahad sebagai pemisah.
Senin catur.
Pertandingan catur ini levelnya masih tingkat kecamatan Puncu. Di ikuti dr perwakilan Guru (yang berani), pihak kantor Kecamatan, dari Polsek, dan dari Koramil.
Total ada 16 peserta.
Dengan sistem satu pertarungan, 2 kali golong koming.
Kali ini mengirim 2 guru yang siap menang dan siap kalah, Master dan Master .
Lewat pengundian yang adil. Master langsung duduk di meja 3 berhadapan dengan Bapak Catur (dr Polsek Puncu, dari namanya sudah kelihatan, jiwa nya sudah menyatu dengan papan Catur). Sedang Master di meja 4, melawan sesama jenis (alias sesama guru).
Setelah gulung koming.. Kalah juga lewat 2 pertarungan langsung. Menurut analisa komentator, meja 3 strategi menyerang semua, meja 4 strategi bertahan ada kesempatan langsung serang.
Dan di gambar 3 : itulah daftar juaranya. Juara 1 Mulai dari TNI ke kiri.
Oh iya juga mengirim Master . Perlawanan cukup sengit. Sempat imbang. Akhirnya kalah juga.
Menurut komentator : Master Catur dr guru banyak kalah, karena tidak ada cheerleaders yang bersorak-sorai.. Pelengkap nya Kopi yang buat awet melek, Secang yang bikin hangat dan panas badan, dan gorengan yang bikin semangat jagongan serta air putih sebagai penetralisir..
Bahkan ada yg request khusus gorengan : Ora Klamben (ote ote) dan Janda Royal (tape goreng)