21/09/2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau menunjukkan bahwa dampak bencana vulkanik dapat meluas jauh dari pusat letusan. Dengan status Level III (Siaga), aktivitas vulkanik perlu terus dipantau karena abu yang dihasilkan dapat memengaruhi penerbangan, kesehatan masyarakat, hingga keberlangsungan aktivitas pendidikan.
Gangguan penerbangan, risiko paparan abu terhadap sistem pernapasan, hingga penyesuaian kegiatan belajar menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan tidak berhenti pada pemantauan gunung api. Perlindungan masyarakat juga membutuhkan informasi yang akurat, pengurangan paparan, serta respons yang cepat dan terkoordinasi. Bencana mungkin tidak dapat dicegah, tetapi dampaknya dapat dikurangi melalui kesiapsiagaan dan tindakan yang tepat.
Ingin memahami lebih jauh mengenai environmental risk dan business resilience? Hubungi CESGS untuk diskusi lebih lanjut di bit.ly/TanyaCESGS