07/07/2022
ANTARA PUASA ARAFAH DAN WUQUF DI ARAFAH
Banyak orang menghubung-hubungkan antara puasa Arafah (puasa tanggal 9 Dzulhijjah) dan Wuquf di Arafah, lantas mengklaim bahwa terjadinya puasa Arafah di segala belahan dunia harus bertepatan dengan terjadinya wuquf di Arafah di Mekah. Tentunya ini klaim yang tidak tepat, puasa Arafah dan Idul Adha sudah dikenal Islam sejak tahun ke-2 Hijriyah jauh sebelum disyariatkannya Wuquf di Arofah yang baru dilakukan Nabi ๏ทบ pada Haji Wada di tahun 10 H. Yang menjadi patokan dalam puasa Arafah adalah penanggalan hijriyah, sebab definisi puasa Hari Arafah adalah puasa pada tanggal 9 Dzulhijah. Ini termasuk puasa yang rutin diamalkan oleh Nabi ๏ทบ setiap tahun. Dalam sebuah hadits disebutkan:
ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
- ููุงูู ููุตููู
ู ุชูุณูุนูุง ู
ููู ุฐูู ุงููุญูุฌููุฉู ููููููู
ู ุนูุงุดููุฑูุงุกู ููุซููุงูุซูุฉู ุฃููููุงู
ู ู
ููู ููููู ุดูููุฑู ุฃูููููู ุงุซููููููู ู
ููู ุงูุดููููุฑู ููุฎูู
ููุณููููู
Bahwa Rasulullah ๏ทบ biasa berpuasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah), hari Asyura, tiga hari setiap bulan, Senin pertama setiap bulan, dan dua kali Kamis. (HR An-Nasai)
Dalam penanggalan Hijriyah, yang menjadi patokan adalah terlihatnya Hilal di satu daerah. Jika hilal tidak terlihat pada malam ke 29, maka bulan digenapkan menjadi 30 hari. Ini berdasarkan sabda Nabi ๏ทบ tentang puasa Ramadhan:
ุตููู
ููุง ููุฑูุคูููุชููู ุ ููุฃูููุทูุฑููุง ููุฑูุคูููุชููู ุ ููุฅููู ุบูุจูููู ุนูููููููู
ู ููุฃูููู
ููููุง ุนูุฏููุฉู ุดูุนูุจูุงูู ุซููุงูุซูููู
Berpuasalah karena melihatnya (hilal) dan berbukalah (Idul Fitri) karena melihatnya. Jika (permulaan) bulan samar bagi kalian, maka sempurnakanlah bulan (menjadi 30 hari). (HR Bukhari-Muslim)
Penetapan bulan berdasarkan Rukyatul Hilal ini bukan hanya untuk Bulan Ramadhan dan Syawal saja, melainkan untuk bulan-bulan lainpun demikian. Dalam Bughyatul Mustarsyidin dikatakan:
ูุง ูุซุจุช ุฑู
ุถุงู ูุบูุฑู ู
ู ุงูุดููุฑ ุงูุง ุจุฑุคูุฉ ุงูููุงู ุฃู ูู
ุงู ุงูุนุฏุฉ ุซูุงุซูู ุจูุง ูุงุฑู
Tidak ditetapkan Bulan Ramadhan, dan bulan-bulan lain kecuali dengan melihat Hilal atau menyempurnakan bulan menjadi tiga puluh hari tanpa ada perbedaan. (Bughyatul Mustarsyidin: 108)
Karena tempat terbit matahari dan bulan berbeda-beda antara satu daerah dan lainnya, maka pastinya sering terjadi perbedaan penetapan awal Bulan Hijriyah terlebih antara daerah yang berjauhan. Jika hal itu terjadi, maka setiap daerah harus berpatokan dengan hasil rukyatul hilal masing-masing. Di zaman para sahabat, perbedaan ini pun pernah terjadi dan Sahabat Abdullah bin Abbas RA menegaskan bahwa setiap daerah memiliki hukum tersendiri berdasarkan ajaran Rasulullah ๏ทบ. Dalam Shahih Muslim dikisahkan:
ุนููู ููุฑูููุจู ุฃูููู ุฃูู
ูู ุงูููุถููู ุจูููุชู ุงูุญูุฑูุซู ุจูุนูุซูุชููู ุฅูููู ู
ูุนูุงููููุฉู ุจูุงูุดููุงู
ู ููููุงูู: ููุฏูู
ูุชู ุงูุดููุงู
ู ููููุถูููุชู ุญูุงุฌูุชูููุง ููุงุณูุชูููููู ุนูููู ุฑูู
ูุถูุงู ููุฃูููุง ุจูุงูุดููุงู
ู ููุฑูุฃูููุชู ุงููููุงููู ููููููุฉู ุงูุฌูู
ูุนูุฉู . ุซูู
ูู ููุฏูู
ูุชู ุงูู
ูุฏูููููุฉู ููู ุขุฎูุฑู ุงูุดููููุฑู ููุณูุฃูููููู ุนูุจูุฏู ุงูููู ุจููู ุนูุจููุงุณ ุซูู
ูู ุฐูููุฑู ุงููููุงููู ููููุงูู: ู
ูุชูู ุฑูุฃูููุชูู
ู ุงููููุงููู ุ ููููููุชู : ุฑูุฃูููุชููู ููููููุฉู ุงูุฌูู
ูุนูุฉู. ููููุงูู: ุฃูููุชู ุฑูุฃูููุชููู ุ ููููููุชู ููุนูู
ู ููุฑูุขูู ุงููููุงุณู ููุตูุงู
ููุง ููุตูุงู
ู ู
ูุนูุงููููุฉู. ููุงูู: ูููููููุง ุฑูุฃูููููุงูู ููููููุฉู ุงูุณููุจูุชู ูููุงู ููุฒูุงูู ููุตูููู
ู ุญูุชููู ููููู
ููู ุซููุงูุซููููู ููููู
ูุง ุฃููู ููุฑูุงูู. ููููููุชู: ุฃููุงู ุชูููุชูููู ุจูุฑูุคูููุฉู ู
ูุนูุงููููุฉ ุ ููููุงูู ูุงู ููููุฐูุง ุฃูู
ูุฑูููุง ุงููููุจูููู ุนููููููู ุงูุตูููุงูุฉู ููุงูุณูููุงูู
ู
Dari Kuraib radhiyallahuanhu bahwa Ummul Fadhl bintil Hartrs telah mengutusnya menemui Sahabat Muawiyah di Negeri Syam. Kuraib menceritakan:
Aku tiba di negeri Syam dan aku selesaikan tugasku, lalu datanglah hilal Ramadhan sementara aku di Syam. Aku melihat hilal pada malam Jumat. Kemudian aku pulang ke Madinah di akhir bulan. Maka Abdullah bin Abbas bertanya padaku dan ia menyebutkan tentang Hilal di Syam. Ibnu Abbas ra bertanya,
โKapan engkau melihat hilal?โ.
โAku melihatnya malam Jumatโ, jawabku.
Ibnu Abbas bertanya lagi, โKamu melihatnya sendiri?โ.
โYa, orang-orang juga melihatnya dan mereka pun berpuasa, bahkan Muโawiyah pun berpuasaโ, jawab Kuraib.
Ibnu Abbas berkata, โTetapi kami (di Madinah) melihat hilal malam Sabtu. Dan kami akan tetap berpuasa hingga 30 hari atau kami melihat hilalโ.
Kuraib bertanya, โTidakkan cukup dengan rukyatul Hilal yang dilakukan oleh Muโawiyah?โ
Ibnu Abbas menjawab, โTidak, demikianlah Rasulullah ๏ทบ memerintahkan kami.โ (HR. Muslim)
Dari pemaparan ini menjadi jelas bahwa penetapan tanggal hijriyah tergantung kepada rukyatul Hilal di daerah masing-masing. Karena awal Dzulhijjah di Indonesia pada tahun ini (2022 M) ditetapkan jatuh pada tanggal 1 Juli berdasarkan keputusan pemerintah yang berlandaskan pada rukyatul hilal, maka rakyat Indonesia semestinya melakukan puasa Arafah pada tanggal 9 Juli, dan berlebaran Idul Adha pada tanggal 10 Juli. Ini berbeda dengan penduduk belahan bumi lain yang melihat Hilal pada tanggal 30 Juni, puasa Arafah bagi mereka dilakukan pada tanggal 8 Juli, dan Idul Adha bagi mereka jatuh pada tanggal 9 Juli. Masing-masing memiliki hukum tersendiri.
Perbedaan ini hendaknya tidak dijadikan bahan untuk perselisihan, namun semestinya menjadi bahan renungan bagi kita semua mengenai keagungan kuasa Allah ๏ทป. Bagaimana bulan dan matahari beredar pada orbitnya masing-masing sehingga menjadikan setiap belahan bumi memiliki perbedaan waktu yang berlainan. Setiap matahari terbit di satu tempat, itulah juga saat tenggelamnya matahari di tempat lain. Jika di satu tempat seorang muslim sedang berpuasa di siang hari, di belahan bumi lain ada yang sedang khusyuk dalam shalat malamnya. Setiap saat adalah pagi, siang, sore, dan malam di belahan bumi masing-masing. Setiap saat adalah waktu Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya di belahan bumi masing-masing. Setiap saat adalah waktu berdzikir, tidak pernah hentinya nama Allah ๏ทป disebutkan sampai masa yang ditentukan Allah ๏ทป. Subhanallah.
Demikian pemaparan sederhana ini kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk semua. Aamiin ya robbal alamiin.
Sumber
ANTARA PUASA ARAFAH DAN WUQUF DI ARAFAH Banyak orang menghubung-hubungkan antara puasa Arafah (puasa tanggal 9 Dzulhijjah) dan Wuquf di Arafah, lantas mengklaim bahwa terjadinya puasa Arafah di segala belahan dunia harus bertepatan dengan terjadinya wuquf di Arafah di Mekah. Tentunya ini klaim yang....