23/08/2022
๐ Prinsip sukses: JANGAN KERJA SETENGAH-SETENGAH
Bersungguh-sungguh dalam satu hal itu harus. Salah satu tandanya seseorang itu berjuang hingga akhir. Ia berusaha menuntaskan apa yang menjadi pekerjaannya.
Seorang seorang tokoh nasional memberikan satu tips agar menjadi orang sukses. Dia mengatakan, "Selesaikan apa yang telah engkau mulai".
Ya, jangan lalukan sesuatu dengan setengah jalan. Selain waktu kita jadi terbuang, kita juga belum bisa mendapatkan manfaat dari apa yang telah kita lakukan tersebut.
Saat telah berusaha dengan sungguh-sungguh, namun qadarullah ia tetap tidak mampu menyelesaikannya. Maka tidak ada lagi beban bagi seseorang tersebut.
Dalam Qawaidul fiqhiyah disebutkan
ู
ููู ุงุฌูุชูููุฏู ููุจูุฐููู ู
ูุง ููู ููุณูุนููู ูููุงู ุถูู
ูุงูู ุนููููููู ููููุชูุจู ูููู ุชูู
ูุงู
ู ุณูุนููููู
"Barangsiapa bersungguh-sungguh mengerahkan kemampuannya, maka tidak wajib mengganti dan dianggap mengerjakan amalan secara sempurna"
Karena Allah Taala berfirman
ููุง ููููููููู ุงูููููู ููููุณูุง ุฅููููุง ููุณูุนูููุง
Allรขh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (QS. al-Baqarah:286)
Sekedar saran penulis, jangan terlalu banyak menghandle sebuah tanggung jawab. Banyak orang yang tertipu dengan kapasitas dirinya. Seakan ia mesin yang mampu bekerja dengan semangat yang konstan. Bekerja dengan tingkat kualitas terbaik dalam hidupnya. Ukur kemampuan, ambil bagian. Itu yang baik. Memaksakan diri itu tidak baik. Mentok-mentoknya jika dipaksakan, hasilnya pasti jelek dan tidak maksimal.