Belajar persoalan remaja bersama PIKR SMAN 1

Belajar persoalan remaja bersama PIKR SMAN 1 P*K Remaja Barinjam SMAN 1 SUKAMARA

Berdirinya sebuah tempat pusat layanan informasi dan konseling bagi remaja Sukamara khususnya dan seluruh remaja Indonesia pada umumnya, serta berjalan nya demokrasi di kalangan remaja agar terciptanya generasi penerus bangsa yang ideal.

12/11/2012

"Buat yang udah like..mkasih bayak...^_^v..

kami sebagai anggota P*KR ( Pusat Informasi Konseling Remaja ) Sukamara,kalimantan tengah,Indonesia.Menyarankan kepada s...
11/11/2012

kami sebagai anggota P*KR ( Pusat Informasi Konseling Remaja ) Sukamara,kalimantan tengah,Indonesia.Menyarankan kepada setiap individu untuk menjauhi perbuatan dosa agar dapat menghindari Neraka dan menuju kejalan yang benar yaitu Surga.
Di blog ini kita akan sama-sama belajar.

Trimakasih banyak...^_^v,,

Bahaya Narkoba Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya. Seperti ungkapan ‘api kecil adalah kaw...
11/11/2012

Bahaya Narkoba

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya. Seperti ungkapan ‘api kecil adalah kawan dan jika menjadi besar adalah lawan’. Ini ungkapan yang sangat pas untuk menggambarkan tentang narkoba.

Dalam dunia medis, narkoba bisa menjadi obat-obat yang berkhasiat untuk penyembuhan.Pada saat jaman perang narkoba di gunakan oleh para prajurit untuk menghilangkan rasa sakit dan menimbulkan kepercayaan diri yang berlebihan. Penggunaan narkoba dalam dunia medis adalah legal. Nah yang menjadi penyalahgunaan adalah ketika seseorang yang mengkonsumsi narkoba tanpa adanya pengawasan dari seorang dokter. Bila seseorang menggunakan narkoba tanpa adanya pengawasan dari dokter akan sangat membahayakan si pengguna karena umumnya narkoba mengandung zat-zat beracun yang bisa menyebabkan pengguna narkoba akan selalu ketergantungan atau kecanduan terhadap obat-obatan tersebut, merusak organ-organ tubuh, mempengaruhi berkurangnya daya pikir seseorang atau membuat pikiran menjadi tidak rasional dan kerusakan otak secara permanen. Akibat yang lebih mengerikan lagi adalah berujung pada kematian.

Dilihat dari segi penggunaannya, narkoba dibedakan menjadi 2 golongan. Yakni pengguna narkoba ‘jalanan’ (ilegal) dan penggunaan narkoba legal dalam dunia medis yang disalah gunakan. Dari penggolongan jenisnya, narkoba di bedakan menjadi 3 golongan besar yakni narkotika, psikotropika dan zat aditif lainnya. Ketiga jenis narkoba tersbut juga sering disebut dengan napza.
Data dan fakta menunjukkan persentase tertinggi penguna narkoba adalah anak-anak sekolah dan anak-anak remaja. Sedangkan lokasi tempat mereka ‘menikmati’ barang haram tersebut umumnya di kos-kosan, club-club malam, diskotik dsbnya. Mereka dijadikan sasaran empuk oleh para pengedar untuk mengeruk keuntungan dari penjualan barang haram tersebut. Tidak pada mereka saja, kalau kita menonton berita di tv banyak contoh kasus artis-artis yang terlibat dengan penggunaan narkoba. Bahkan ada yang tertangkap sampai 2 kali dalam kasus yang sama. Ini menunjukkan cengkeraman narkoba yang sangat hebat pada seseorang sehingga sulit untuk melepaskannya.

Mengingat maraknya peredaran narkoba di Indonesia yang sepertinya hukum di Indonesia tidak membuat mereka (para pengedar atau bandar ) jera, selalu saja ada penyeledupan narkoba ke wilayah Indonesia. Ini menjadi tugas dan kewajiban kita sebagai orang tua untuk mengawasi dan lebih mewaspadai anak-anak kita di dalam pergaulan. Awasi tingkah laku dan pola hidup anak-anak. Orangtua harus peka terhadap perubahan sikap anak-anak yang memang kalau mereka terlibat penggunaan narkoba akan terlihat dengan sangat jelas. Kita patut dan wajib menjaga dan melindungi mereka dari serangan hal semacam itu. Begitu mereka terjerumus, adalah masalah besar di kemudian hari.

"JAUHI NARKOBA KARENA MASA DEPAN CERAH MENANTI ANDA"...^_^v,,,

Temen-temen di tunggu kritik dan saran nya...tanpa kalian kami bukan apa-apa...

Terimakasih banyak...:)

Peranan Orang Tua Pada Anak Usia Remajaanak-anak remaja yang memasuki kancah usia remaja tanpa memiliki bekal sama sekal...
11/11/2012

Peranan Orang Tua Pada Anak Usia Remaja

anak-anak remaja yang memasuki kancah usia remaja tanpa memiliki bekal sama sekali tentang siapa dia, dan yang tidak berdaya untuk mengevaluasi masukan atau bujukan teman-temannya, akan cenderung mengikuti saja yang dikatakan temannya.
Supaya anak remaja memiliki konsep diri yang jelas, diperlukan masukan yang terutama dari pihak orang tua sendiri atau dari keluarga. Ini tidak bisa otomatis terjadi sewaktu anak sudah menginjak usia remaja, melainkan harus terjadi mulai dari usia yang paling dini. Contoh, sewaktu anak pada masa bayi digendong oleh orang tua, orang tua berkata aduh senyummu bagus, atau aduh ketawanya kok lucu. Nah ini adalah masukan, si bayi belum tahu apa yang dikatakan oleh orang tuanya tapi ia bisa merasakan bahwa yang dikatakan orang tuanya itu sesuatu yang baik dan menyenangkan. Karena meskipun bayi itu belum bisa memahami perkataan, dia sudah bisa merasakan ungkapan perasaan, jadi perasaan yang baik yang disalurkan kepada si bayi membuat si bayi juga merasa tenang. Sejak bayi dia harus mulai mendapatkan suatu perasaan bahwa orang tua menerimanya.
Beberapa hal yang bisa dan seharusnya dimasukkan oleh orang tua ke dalam diri anak:

Orang tua perlu menanamkan kepada anak bahwa anak adalah seseorang yang mereka kasihi, yang bukan saja mereka sambut tapi sangat mereka kasihi. Dengan kata lain, mereka ini adalah anak-anak yang berharga di mata orang tua. Anak-anak perlu mengetahui bahwa mereka itu penting dan berharga.
Orang tua juga perlu mengarahkan anak ke mana dia harus pergi, dengan siapa dia harus bergaul, bagaimana dia harus bertindak, hidup seperti apa yang baik. Kita perlu mengkomunikasikan pada anak, engkau ini sebetulnya siapa dan engkau seharusnya menjadi seperti apa. Yang menarik untuk diperhatikan adalah, ada anak yang pada waktu memasuki usia remaja mempunyai 2 sisi yang berbeda. Di rumah dia kelihatan manis sehingga menyukakan hati orang tua, tapi kemudian orang tua mendapat laporan yang bertolak belakang dari gurunya atau teman-teman mereka.
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan terjadinya hal ini:
Kemungkinan pertama adalah dia kebetulan berkumpul dengan teman-teman yang mempunyai gaya atau nilai hidup yang sangat berbeda dengan yang dianut oleh orang tuanya.
Anak-anak remaja memang sedang memasuki usia di mana dia mulai berpikir sendiri.


Orang tua perlu memberitahukan pada anak-anak bahwa mereka mempunyai kemampuan atau keunikan tertentu. Di sinilah orang tua berfungsi sebagai pemberitahu, sebagai pemberi tanggapan, atau sebagai cermin yang bisa memberitahukan anak: "Inilah yang seharusnya kamu miliki dan inilah keadaanmu sekarang." Anak-anak perlu mengetahui apa kesanggupan, kebiasaan, keunikan, dan kekhususan yang dimilikinya.
Amsal 1:8-9 mengatakan: "Hai anak-Ku dengarlah didikan ayahmu dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu. Sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu." Tuhan meminta anak-anak untuk mendengarkan didikan orang tua, ibaratnya seperti karangan bunga atau kalung bagi leher si anak yang akan menghiasinya. Tugas dari Tuhan untuk orang tua sudah pasti, yaitu tidak berhenti memberi didikan dan ajaran yang kepada anak-anak.

Address

Jalan Iskandar, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Sukamara, Kab. Sukamara
Sukamara

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Belajar persoalan remaja bersama PIKR SMAN 1 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category