Kumpul dulur smp sadar

Kumpul dulur smp sadar Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Kumpul dulur smp sadar, Education, Smp KOSEGORO sadar, Sukadana.

21/09/2021
20/09/2021

Acara pemantapan reoni tahun 2021

19/09/2021
20/05/2020

KAU INSPIRASIKU, NING

Jangankan menyapaku, cara mengingatku saja kau sudah lupa . . .

Nduk . . .

Menikah itu bukan tentang sekedar meraih kebahagiaan dalam kebersamaan saja, tidak, tapi juga tentang niatnya, jika niatmu hanya itu, maka tidak akan pernah kamu mendapatkannya, karena sesuatu yg akan binasa tidak akan pernah alamikan kebahagiaan untuk siapapun

Pernah kamu melihat bayanganmu sendiri memberikanmu seteguk minuman saat kamu haus ? Tidak kan, itu sifat dunia, _mataul gurur_
Karena sejatinya yg bisa buat hausmu hilang adalah prmilik dunia itu sendiri

Nduk . . .

Menikah juga bukan tentang dengan siapa kamu akan menjalani hidup, tidak, tapi tentang seberapa menerima dirimu pada siapa dan bagaimana suamimu nanti

Jika kamu pernah berharap, kebahagiaan itu dengan cara punya suami yg bisa buatmu nyaman menjalani hidup, serba kecukupan, dengan sejuta harkat dan martabat, maka sungguh kamu tidak akan pernah dapatkan kemuliaan, karena kamu tau, semakin tinggi kelas seorang tidak mungkin ujiannya semakin ringan

Pernah kamu memilih ingin menjadi anaknya siapa ? Tidak kan, setau kamu, mereka adalah orang tua yg harus kamu mengabdikan diri pada mereka _Ma kana lahumul khiyaroh_
Tapi orang yg cerdas adalah mereka yg bisa memanfaatkan apa yg mereka miliki untuk mendapatkan apa yg dia inginkan

Nduk . . .

Jika nanti orang tuamu sudah memasrahkan dirimu pada suamimu, maka saat itu p**a, suami adalah orang tua yg harus kamu dewakan, orang tuanya adalah abahmu, adiknya adalah adikmu, anaknya adalah anakmu

Jangan sesekali kamu menganggap mereka orang lain, jangan p**a memperlakukan mereka seperti keluargamu
Karena mereka Abahmu, tapi juga Ayah dari suamimu _Innahu laisa min ahlik, innahu amalun goiru sholih_

Nduk . . .

Dadio khodijah seng sugeh ati, opo seng mbok duweni kabeh kanggho bojomu

Dadio Aisyah seng sugeh akale, opo seng mbok werohi kanggo bojomu

Dadio Fathimah seng sugeh nerimane, opo seng di wei bojomu dang di syukuri

Dadio Zalikho seng ngegantungno marang pangeran, ojo marang ciptaane pangeran termasuk bojomu

Karena, dunia itu makhkuq, yg hanya bisa melahirkan mahluq, dan hanya akan menjadi cerita bagi sang kholiq, _Nabai Ma Qod Sabaq_

Nduk . . .

Solihe anakmu tergantung sepiro solihae ibu'e

Tergantung noto niatmu mulai saiki, nek niatmu cuma kangho awakmu, yo wes entu'e iku

Contohono poro Ahlil Bayt, mereka menjaga kemurnian dzurriyah mereka baik secara jasmani maupun rohani, khawatir anak keturunannya akan menjadi buruk, dan menjadi contoh buruk bagi umat mbahe nabi muhammad

Misale ae Mbah Ali Ridho bin Musa al Kazhim bin Jafar As-Sodiq bin Muhammad al-Bagir bin Ali Zainal Abidin bin al Husein bin Ali bin Abi Tholib
Beliau di jaga betul oleh kedua orang tuanya, sejak bahkan jauh sebelum dia dilahirkan

Tidak menikah kecuali dengan orang sholih, tidak berhubungan kecuali wes di tirakati, tidak hamil kecuali wes siap mosoni, tidak melahirkan kecuali wes siap didik ilmu lan adape

Alim nganti ora ono seng ngerti alime
Tawadduk nganti ora ono seng ngerti mulyane

Sampek Abu Hanifah ngendikan, andai bukan karena Jafar, niscaya saya akan tersesat
Sampai imam Ahmad Hambal ngendikan, andai kemuliaan mereka diberitahukan pada orang gila, niscaya akan langsung sembuh
Seng ngerti yo seng podo tekkane

Ngertio, nduk

Kemuliaan mereka berawal karena kesucian niat mereka
Menikah karena mencari rido Allah, karena menjalani perintah, karena sunnah, karena menjaga trah, karena ingin anak solih solihah, karena ulama salaf jadi tedak lelampah, karen dakwah, karena ingin syafaat anak dunia dan akhirah, dan sejuta karena yg lain . . .

Mbah Abu Bakar as-Sakron bin Abdurrohman as-Segaf, iso duwe anak Mbah Abdullah Alydrus yo rahasiane iku, niat seng apik, lakone kalawan apik, didik kalawan apik, wong apek ora kiro rugi, wong apik mesti mulyo

Kamu tau, ndak ?

Saking hawatirnya Ahli Bayt pada anaknya, mereka tidak memasrahkan pendidikan putra mereka pada orang lain, mereka mendidik tegas anak mereka sendiri sampai mapan, lalu mencarikan Guru Ngalim Wali nek wes fondasine tidak tergoyahkan

Elengo, Nduk...

Nabi muhammad itu Rosul, juga Ulul Azmi, Pamungkase poro Nabi, cubone yo mesti paling gede tanimbang liane, mulyone awakmu, tergantung sepiro abote cubomu, hebate awakmu, tergantung bisa tidaknya dirimu menyempurkan segala jenis isi daripada soal ujian tersebut

Layakah kita mendapatkan soal ujian ? Koyok dene Buyut Ibrohim

Jika hidupmu saja tanpa ujian, mana mungkin ada jawaban
Jika tidak ada jawaban, mana mungkin ada kenaikan kelas
Jika tidak ada naik kelas, mana mungkin ada kelulusan
Jika tidak ada kelulusan, mana mungkin dirimu mendapatkan pangkat jabatan luhur di sisi Tuhan

_Wa idzibtala Ibrohima robbuhu bikalimatin, Fa atammahun_

Nduk . . .

Jangan lupa, sholato sunnah setidaknya 50 roka'at sehari dan malamnya, ben rizqine lancar tur berkah, karo di niati nirakati anak lan sak keturunane

Jangan malas berpuasa sunnah, setidaknya senin dan kamis, ngormati lelahirane kanjeng Nabi, insyallah pinaringan sehat jasmani lan rohani, kagem sampean dan keturunane

Ojo males-males dzikir, api'e dzikir iku sholawat, sanajan lafadz cendek Shollollah Ala Muhammad, karena di sana menyebutkan nama Allah dan Rosulnya, otomatis dapat dua faedah, akeh-akeho istighfar, nanti hidupnya tenang karena jauh dari balak dan mushibah dan anaknya bukan hanya sholih tapi alim juga

Kabeh amalan iku, niate ngambah dalane gusti Allah, ngelakoni sunnahe Rosulullah, eleng marang gusti Allah dengan bersolawat kepada Rosulullah, sekaligus moco lan ngamalno isine alQuran

Nduk . . .

Orang hamil itu berkah, maka jangan melakukan hal yg menjadi sebab turunnya mushibah

Jika rido allah ada dibalik ta'at, maka marahnya juga ada dibalik ma'siat

Nduk . . .

Mbah Arwani itu jadi ahli Quran bukan hanya karena usaha beliau, namun lebih kepada usaha orang tuanya semasa hamil, yg tidak putus berpuasa senin dan kamis dan khotam al-Quran setiap pekan

Karena saya tau, tidak ada yg gratis di dunia ini, hebatnya keinginanmu itu tergantung seberapa hebat usahamu, jika kamu tetap disibukan dengan hal yg tidak penting, maka jangan pernah berharap anakmu menjadi orang penting

Nduk . . .

Ora usah muluk-muluk urusan dunia, rejekine menungso iku namung seng dipangan karo seng di enggo, sisanya hanya fatamorgana, kebayang tapi tidak bisa di sandang, solihnya anakmu, tergantung seberapa solihahnya ibunya, karena ayah, hanya sebagai penyandang nama, ibu adalah madrasah sebenarnya

Saksekno, betapa banyak orang solih lahir dari ayah yg biasa saja, namun, ibunya lah yg luar biasa, sebab anak itu pasti nurun ke ibunya sebagai pembentuk karakter, Mbah Fadlol as-Senori salah satunya
Ketika ibunya mengambil air di sumur, sering kali beliau mendapatkan emas setimba, tapi beliau kembalikan ke dalam sumur, sambil mengatakan, Ya Allah, saya tidak ingin harta, saya hanya ingin anak yg alim

Nduk . . .

Hati-hati dengan apa yg kau makan, jika kamu makan racun, pasti kamu dan anakmu akan sakit bahkan mati
Maka barang syubhat apalagi haram, lebih bisa buat jiwamu sekarat dan hatimu wafat, saat itu terjadi, manusia lebih nyampah dari kotoran hewan, yg terkadang, masih bisa di jadikan pupuk kandang

Jika karena najis, pakaian tidak bisa dipakai untuk sholat, lalu bagaina dengan darah dan daging yg sudah menjadi najis karena memakan barang haram ?

Elengo, Nduk . . .
Adzab terbesar manusia itu bukan kemiskinan, tapi tercegahnya dia untuk bisa bersujud kepada Allah sebagai Tuhan, _Aba An yakuna ma'assajidin_ , Naudzu billah

Atiqurrohman Umar
Tanjung priok, 8 Shofar 1441 H l 7 Oktober 2019 M

20/03/2020

TAHUKAH KITA?

Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata masih hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. hal ini sdh dijelaskan dalam al-Qur'an: andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan..

*taukah anda*....?
bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita.

*taukah anda*.....?
di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita.

*taukah anda*.....?
menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen

*taukah anda*......?
bahwa memakan kurma dalam jumlah genap itu akan menghasilkan gula darah, karena itu Rasulullah menganjurkan kita untuk memakannya dalam jumlah ganjil, agar berubah menjadi karbohidrat.

*taukah anda*......?
bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

*taukah anda*......?
di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita shalat?
Nabi Muhammad saw bersabda: "sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa-dosanya, kemudian dosa-dosa itu d taruh di atas kepala dan kedua pundaknya, maka ketika tiap kali ia ruku' atau sujud berjatuhanlah dosa-dosa tersebut".
wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam shalatnya, tenanglah... dan tahanlah lebih lama ruku' dan sujudmu, agar lebih banyak lagi berguguran dosa-dosamu.

*taukah anda*.......?
diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal, maka tiap kali penduduk desa ziarah kubur, mereka mencium harumnya mawar dr dalam kubur, kemudian suaminya menjelaskan, bahwa istrinya itu semasa hidup selalu membaca surah al-mulk, setiap mau tidur..
sesungguhnya surat al-mulk itu menyelamatkan dari siksa kubur.

*taukah anda*.......?
ketika kita membaca ayat kursi tiap usai shalat, maka tidak ada penghalang antara kita dan surga kecuali maut.

*taukah anda*.......?
bahwa para malaikat mendoakan kita ketika usai shalat, karena itu jangan terburu untuk beranjak dari posisi duduk shalat kita.

ilmu agama...

Ya Allah semoga yg bilang Aamiin dijauhkan dari segala perbuatan keji munkar dan selamat dunia akherat sampai ke Syurga.. Aamiin

semoga bermanfaat

16/03/2020

Kisah Mbah Maksum Lasem uji kewalian Mbah Hamid Pasuruan

Mbah Maksum Lasem, salah satu pendiri NU, lahir di Lasem pada tahun 1868 dan wafat tahun 1972. Dalam hal usia, beliau lebih sepuh dari KH Hasyim Asy’ari. Walaupun demikian, Mbah Maksum sangat menghormati Kiai Hasyim Asy’ari, bahkan sempat berguru ke Tebu Ireng. Mbah Maksum sangat mencintai NU, bahkan tidak ridho kalau keturunannya tidak mengikuti NU.

Banyak urusan penting NU yang “disowankan” para kiai kepada Mbah Maksum. Ini sama dengan yang dilakukan para kiai kepada Mbah Hamid Pasuruan. Pada masanya, banyak kiai yang “menyowankan” masalah penting NU di Pasuruan. Kedua ulama’ ini dikenal sebagai sosok yang penuh karomah.

Ada kisah menarik dari dua kiai besar ini. Mbah Maksum lebih jauh sepuh dari Mbah Hamid, karena usia Mbah Hamid ini seangkatan dengan putra Mbah Maksum, yakni KH Ali Maksum. Kisah ini dituturkan oleh Pak Fahmy Akbar Idris (Wakil Ketua PWNU DIY saat ini) yang didapatkan dari KH Aly As’ad Plosokuning dari KH Ali Maksum.

Pada suatu hari, Mbah Maksum menguji kewalian Mbah Hamid Pasuruan. Saat itu, Mbah Maksum butuh dana 25 juta untuk sebuah keperluan. Sementara, Mbah Maksum tidak memiliki uang sebesar itu. Maka, saat itu p**a Mbah Maksum ingin menguji kewalian Mbah Hamid Pasuruan.

“Kalau Hamid itu wali, maka saat ini saya butuh dana 25 juta,” batin Mbah Maksum.

Sinyal sesama orang shaleh pasti nyambung. Mereka itu frekwensinya sudah sesuai jalurnya, menurut Gus Muwafiq. Maka, kalau sesuatu akan saling terhubung secara otomatis. Demikian juga yang terjadi antara Mbah Maksum dan Mbah Hamid.

Tidak lama setelah itu, tiba-tiba Mbah Maksum kedatangan tamu satu bus. Entah bagaimana, tamu satu bus memberikan salam tempel kepada Mbah Maksum. Setelah tamu pergi, salam tempel itu dihitung ada sejumlah uang 25 juta. Tidak lebih, tidak kurang! Subhanallah!

Itulah frekwensi para wali Allah. Ujian Mbah Maksum direspon begitu cepat oleh Mbah Hamid. Semua itu juga atas kehendak Allah, bukan kesombongan para kekasihnya. Mereka memang sangat dekat dengan Allah, sehingga kehendak para kekasih ini selalu dikabulkan oleh-Nya.

14/03/2020

Empat Hal Yang Meracuni Hati

Rasulullah ﷺ pernah menyatakan bahwa dalam tubuh kita ini ada segumpal daging. Jika segumpal daging itu baik maka baiklah seluruh tubuh kita. Namun jika segumpal daging itu rusak maka rusak p**a seluruh tubuh kita. Segumpal daging dimaksud adalah hati. Demikian seperti yang diriwayatkan al-Bukhari. Berdasarkan hadits di atas, kita tahu bahwa baik-buruknya perilaku dan amal perbuatan kita sangat ditentukan oleh baik dan buruknya kondisi hati. Karena itu, kita dituntut untuk memperbaiki dan merawatnya. Untuk merawat hati agar tetap hidup, jernih, dan tidak rusak, dan tidak teracuni, para ulama telah memberikan beberapa rambu kepada kita. Di antaranya dengan menghindari empat hal berikut ini. Empat Hal yang Membuat Hati Rusak Menurut Hasan al-Bashri:

Pertama, banyak bicara. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ yang menyatakan, “Siapa saja yang banyak bicaranya maka banyak kesalahannya. Siapa yang banyak kesalahannya, maka sedikit wara’-nya. Siapa saja yang sedikit wara-nya, maka mati hatinya. Siapa saja yang mati hatinya, maka Allah haramkan surga untuknya.” Nabi Isa ‘alaihissalam pernah berpesan, “Sedikitlah bicara kecuali dengan berdzikir. Sebab, banyak bicara hanya akan mengeraskan hati.” Namun tentunya, maksud banyak bicara di sini adalah bicara yang tanpa makna, sedangkan bicara yang memberi manfaat dan hikmah justru sangat dianjurkan. Rasulullah ﷺ sendiri menganjurkan agar selalu bicara yang baik, bahkan anjuran itu dikaitkan dengan keimanan, “Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik-baik atau diam,” (HR Malik).

Kedua, banyak makan, terlebih makanan yang haram. Para ulama menyatakan, di antara perkara yang dibenci adalah penuhnya perut dengan perkara halal. Ini artinya, diisi yang halal saja sudah dibenci, apalagi diisi dengan haram. Adapun rahasia larangan memenuhi perut, salah satunya yang dipesankan oleh Luqman al-Hakim kepada putranya, “Wahai anakku, jika perutmu penuh, maka pikiranmu akan tidur, hikmah jadi tertutup, dan anggota tubuh akan lemah dibawa ibadah.” Seorang ahli hikmah juga menuturkan, “Siapa saja yang banyak makannya, pasti banyak minumnya. Siapa saja yang banyak minumnya, pasti banyak tidurnya. Siapa saja yang banyak tidurnya, pasti banyak dagingnya (gemuk). Siapa saja yang banyak dagingnya, pasti keras hatinya. Siapa saja yang keras hatinya, maka ia akan tenggelam dalam kubangan dosa.” Ahli hikmah yang lain menyatakan, “Siapa yang banyak kenyang di dunia, maka ia akan banyak lapar di akhirat.” Karenanya, berbicara soal perut, Rasulullah ﷺ telah mengingatkan kepada kita bahwa perut bukanlah wadah yang siap diisi apa saja sesuai keinginan kita. Sekalipun ia diisi, tidak boleh berlebihan sehingga melebihi batas kemampuannya, sebagaimana dalam hadits, “Keturunan Adam tidak dianggap menjadikan perutnya sebagai wadah yang buruk jika memenuhinya dengan beberapa suap yang dapat menegakkan tubuhnya. Karena itu, apa yang dia harus lakukan adalah sepertiga perutnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk nafas,” (HR Ahmad).

Ketiga, banyak bergaul dengan orang-orang buruk. Dikecualikan jika keyakinan dan akhlak kita sudah kuat, dan tujuan kita bergaul adalah memperbaiki akhlak mereka. Namun, sekiranya kita masih lemah, tinggalkanlah pergaulan dengan mereka. Sebab biasanya, bukan mereka yang berubah baik karena bergaul dengan kita, tetapi justru kita yang tergerus mereka. Sebaiknya, jika keyakinan dan karakter kita masih lemah, bersahabatlah dengan orang-orang saleh, terlebih persahabatan itu akan berlanjut hingga hari akhir. Salah satu hadits Rasulullah menyatakan, “Sesungguhkan engkau akan dikumpulkan bersama orang-orang yang engkau cintai.” Artinya, jika seseorang cinta kepada orang saleh, maka kelak ia akan dibangkitkan bersama orang-orang saleh. Demikian p**a sebaliknya. Luqman al-Hakim pernah berpesan kepada putranya, “Bergaullah dengan orang-orang saleh hamba Allah. Sebab, dari kebaikan-kebaikan mereka, engkau akan mendapatkan kebaikan. Boleh jadi, di akhir pergaulan dengan mereka, rahmat akan turun. Dan engkau mendapat rahmat itu bersama mereka. Wahai anakku, janganlah engkau bergaul dengan orang-orang buruk. Sebab, dengan bergaul dengan mereka, engkau tidak akan mendapat kebaikan. Boleh jadi di akhir pergaulan dengan mereka, siksaan turun kepada mereka. Dan engkau tertimpa siksaan itu bersama mereka.” (Ahmad ibn Hanbal, al-Zuhd, (Darul Kutub al-‘Ilmiyyah: Beirut], 1999, hal. 87). Dari bergaul dengan orang-orang saleh, diharapkan kita pun menjadi orang saleh. Sebab, orang saleh yang dijanjikan Allah akan beruntung, “Aku berjanji kepada hamba-hamba-Ku yang saleh dengan sesuatu yang belum pernah terlihat mata, belum pernah terdengar oleh telinga mana pun, dan belum pernah terbesit dalam hati siapa pun.” Demikian janji Allah kepada orang-orang saleh dalam salah satu hadits qudsi. Menjauhi orang-orang buruk dan mendekati orang-orang saleh ini tak lain demi menjaga hati kita agar tidak keruh dan terkotori.

Keempat, banyak memandang. Ketahuilah bahwa pangkal segala keburukan adalah banyak memandang. Kendati tidak seluruhnya, namun umumnya berbagai keburukan dan kejahatan, seperti perzinaan, perkosaan, pencurian, pembunuhan, dan sebagainya, baik secara langsung maupun tidak, dimulai dari pandangan. Tentu saja pandangan-pandangan yang buruk, terlebih di zaman modern seperti sekarang ini dimana segala informasi dan gambar apa saja mudah diakses. Pandangan-pandangan buruk itulah yang kemudian bersarang dalam hati dan mengotorinya. Sedangkan jika hati sudah kotor, maka yang timbul adalah kemalasan, kekikiran, niatan-niatan jahat, kesombongan, sikap keras menerima nasihat, dan jauh dari kebaikan. Mengingat pentingnya menjaga atau menundukkan pandangan ini, maka Allah memerintahkannya langsung dalam Al-Quran, sebagaimana ayat berikut, “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat',” (QS al-Nur [24]: 30). Bahkan perintah ini tidak hanya ditujukan kepada kaum laki-laki, tetapi juga kepada kaum perempuan, “Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya’,” (QS al-Nur [24]: 31). Walau konteks ayat di atas adalah menjaga pandangan dari aurat, tetapi selayaknya diterapkan terhadap hal-hal negatif yang dapat melahirkan rasa iri, dengki, panas hati, mengundang syahwat, dan seterusnya. Demikian empat hal yang dapat meracuni hati.

Mudah-mudahan kita termasuk orang yang mampu menghindarinya dan termasuk orang yang mampu menata hati menjadi lebih jernih. Wallahu a’lam.

13/03/2020

, sekolah saja tidak cukup untuk mendidik anak bangsa, namun keluarga harus ikut serta di dalamnya. Karena dari rumahlah kekuatan mendidik berasal. 🤗

Seperti kata R.A. Kartini pada gambar. 😊

13/03/2020

Bintan - Kepala Subdirektorat Pemulihan Korban BNPT, Kolonel (Czi)Roedy Widodo, menyebut intoleransi sebagai cikal bakal sikap radikal dan aksi terorisme.

Address

Smp KOSEGORO Sadar
Sukadana
WA

Telephone

+82178221499

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kumpul dulur smp sadar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category