14/05/2025
Saat ini kita sedang berada di Dunia yang memiliki kebiasaan Baru, bisa disebut Kebiasaan Normal baru, Yakni :
1. Belajar Online
2. Belanja Online
3. Bermain game Online
4. Berjudi online
Bahkan mengasuh anak pun memakai gadget. Dengan adanya serba online, jangan sampai mematikan aktifitas nyata dalam kehidupan. Sesungguhnya pengalaman dunia digital itu hamper tanpa rasa, menghilangkan esensi kehidupan.
Apa itu esensi Kehidupan?
Esensi kehidupan adalah hakikat atau inti dari keberadaan, yang sering dihubungkan dengan tujuan, makna, dan nilai-nilai yang paling fundamental dalam hidup. Esensi kehidupan bisa dipahami sebagai apa yang membuat sesuatu berharga, dan sering kali berkaitan dengan tujuan, makna, dan nilai-nilai yang paling mendasar dalam hidup.
Berikut adalah beberapa aspek yang sering dikaitkan dengan esensi kehidupan:
1. Tujuan dan Makna:
• Esensi kehidupan bisa mencakup tujuan hidup yang ingin dicapai, seperti menemukan kebahagiaan, mencapai kebaikan, atau memberikan kontribusi positif kepada dunia.
• Memahami makna hidup, baik itu melalui pengalaman, pemikiran filosofis, atau spiritualitas, juga merupakan bagian penting dari esensi kehidupan.
2. Nilai dan Keberhargaan:
• Esensi kehidupan mencakup nilai-nilai yang dianggap penting, seperti cinta, keadilan, kebenaran, atau persahabatan.
• Menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar juga merupakan bagian dari esensi kehidupan.
3. Kehidupan yang Bermakna:
• Memahami dan mengimplementasikan esensi kehidupan dapat membantu seseorang menjalani hidup yang lebih bermakna, bahagia, dan puas.
• Esensi kehidupan juga dapat menjadi pedoman dalam membuat pilihan dan keputusan yang selaras dengan nilai-nilai inti.
4. Aspek-aspek Lain:
• Esensi kehidupan juga bisa mencakup aspek-aspek seperti hubungan sosial, kesehatan, dan pertumbuhan pribadi.
• Mencari kesenangan dan keselamatan, sebagai dua hal yang sering dicari manusia, juga dapat menjadi bagian dari esensi kehidupan, meski tidak selalu menjadi tujuan utama.
Contoh penerapan esensi kehidupan:
• Refleksi harian: Memahami apa yang benar-benar penting dalam hidup dan mengidentifikasi hal-hal yang selaras dengan nilai-nilai inti.
• Prioritaskan aktivitas yang selaras: Memilih aktivitas yang selaras dengan nilai-nilai inti dan tujuan hidup.
• Evaluasi keputusan: Memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil berdampak positif terhadap aspek-aspek esensial dalam hidup.
• Mindfulness: Menyadari momen sekarang dan esensi kehidupan dengan berlatih mindfulness.
• Mengurangi keterikatan: Menghindari keterikatan pada hal-hal material yang tidak esensial.