21/01/2022
Muhammadiyah Boarding School Al Kariimah Cibadak
Muhammadiyah Boarding School Sekolah Menengah Pertama (MBS SMP)Al Kariimah Cibadak adalah sekolah yang berada dibawah naungan Majelis Dikdasmen PCM Cibadak
21/01/2022
Penghijauan area/di halaman *Muhammadiyah Boarding School Cibadak Kab Sukabumi oleh AISYIYAH KABUPATEN SUKABUMI serta sedang dibangunnya Masjid Raya Muhammadiyah Cibadak Sukabumi ==)semoga Muhammadiyah Boarding School Cibadak Sukabumi dapat mencetak da'i, kader Ummat masa depan yang Unggul.
30/04/2018
Dakwah Berkemajuan Muhammadiyah Di Era Milenial
25/04/2018
YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-
Kultum seusai shalat zuhur di mushala Grha Suara Muhammadiyah pada Selasa (24/4), disampaikan oleh ketua umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Turut serta menyimak antara lain ketua umum PP Muhammadiyah 1998-2005 Ahmad Syafii Maarif dan para awak redaksi Majalah Suara Muhammadiyah.
Haedar Nashir yang baru saja kembali dari India memaparkan tentang dinamika keumatan dan posisi yang diambil oleh Muhammadiyah. Menurutnya, Islam Indonesia yang selama ini dicirikan sebagai Islam yang ramah dan moderat, tidak cukup.
Permasalahan dunia modern sedemikian kompleks dengan segala dinamikanya. Oleh karena itu, “Islam Indonesia harus keluar dari ketertinggalannya,” katanya.
Umat Islam harus bisa merebut momentum dan menjadi solusi. Beberapa peristiwa besar di tanah air belakangan ini, menurut Haedar, tidak lepas dari kondisi termarjinalnya umat Islam dan berujung frustasi. Sehingga menampilkan wajah yang tidak mencerminkan akhlak islami dan membentuk mentalitas negatif. “Kalau dalam atmosfer begini, kita tidak bisa (membangun) apa-apa,” ujarnya.
Kondisi ini bukan berarti hilang harapan. Itulah alasan mengapa Muhammadiyah gencar membangun tonggak-tonggak kemajuan peradaban.
Belakangan, Haedar Nashir dan PP Muhammadiyah juga kerap melakukan lawatan ke luar negeri, dalam upaya membangun tonggak peradaban di segenap penjuru. “Sejak awal tahun, kita kunjungan ke beberapa negara. Singapura, Australia, Mesir, Sudan, dan terakhir India. Ada hal yang sedang kita bangun,” ungkapnya.
“Kita ingin internasionalisasi Muhammadiyah bukan pada seminar dan dialog antar agama, –itu sudah bagus dan terus dilanjutkan– Tapi kita ingin ada tonggak untuk keunggulan,” kata Haedar, sembari menceritakan capaian Muhammadiyah di luar negeri dalam rangka internasionalisasi alam pikiran Islam Indonesia yang Berkemajuan.
Di Mesir, kisah Haedar, Muhammadiyah membeli satu flat yang luas. Sebuah gedung permanen yang ada TK ABA, pusat kegiatan PCIM, dan kedepan bisa menjadi pusat studi keislaman. ”Kalau kita ingin internasionalisasi islam, maka kita harus keluar. Mesir itu jadi pusat pemikiran Islam yang netral di Timur Tengah. Maka para pemikir Muhammadiyah harus bisa mempengaruhi dan ke sana,” ulasnya.
Di Melborne Australia, Muhammadiyah telah membeli 10 hektar lahan di kawasan elit yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan. “Kalau kita bikin boarding school di sana, insyaallah cukup bagus,” ujarnya. Ekspansi yang dilakukan ini seiring dengan era globalisasi dan dibukanya keran Masyarakat Ekonomi ASEAN.
Di Malaysia, kata Haedar, Muhammadiyah sudah mengantongi izin dari kementerian pendidikan Malaysia untuk segera beroperasinya Universitas Muhammadiyah Malaysia yang ditargetkan untuk terlebih dahulu menampung mahasiswa jenjang S2 dan S3. “Kita punya 174 Perguruan Tinggi Muhammadiyah, tidak semua bisa belajar ke Eropa, jadi nanti sebagian bisa ke UM Malaysia,” katanya.WhatsApp Image 2018-04-24 at 11.48.57
Dalam jangka menengah, Muhammadiyah juga memiliki target untuk menyemai 10.000 doktor. Hal itu sebagai upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berintegritas. Kata Haedar, 10% dari total mahasiswa masional atau sekitar 650 ribu mahasiswa berada di PTM. “Itu modal SDM yang sangat besar,” tuturnya.
Selain mendorong para kader untuk terdidik, Muhammadiyah juga tak berhenti mengupayakan langkah-langkah kemandirian ekonomi. “Ini pintu pembuka bagi Islam Indonesia ke depan, yang bisa ke luar dan membawa kemajuan,” kata Haedar.
“Kita ingin ada buah-buah pemikiran keislaman yang terus diproduksi dan direproduksi melalui gerakan internasionalisasi Muhammadiyah,” katanya.
Pemikiran Islam ini menjadi wacana bagi kultur dan gerak masyarakat Islam yang berkemajuan. Haedar khawatir dengan iklim ruang sosial yang diisi oleh pemikiran-pemikiran sempit dan parsial.
“Sekarang makin sepi kaum inteligen yang terbuka, jernih, tidak partisan,” ungkapnya. Gagasan pemikiran cendekiawan cm negarawan semisal Buya Syafii Maarif, harus terus disemai dan disebarluaskan. Terutama oleh kalangan angkatan muda Muhammadiyah.
Pemikiran di kalangan anak muda harus tetap hidup Peran Suara Muhammadiyah harus menjadi jembatan,” ungkapnya.
Dirasah islamiyah dalam frame Islam Berkemajuan, kata Haedar, harus terus digalakkan dan dibumikan, menjadi wacana diskusi. Mentalitas maju dan pikiran-pikiran maju perlu terus disebarluaskan,” katanya. Mereka yang matang secara intelektual inilah yang akan terbebas dari pengaruh pragmatisme politik yang kini menjalar di kalangan anak muda.
“Anak-anak muda Muhammadiyah harus ada yang jadi pemikir,” kata Haedar. Dalam suasana pengaruh media sosial, banyak kalangan yang menjadi sumbu pendek, tidak bisa berpikir mendalam dan dewasa. Jangan sampai WA grup jadi sumbu pendek, marah-marah, kekanak-kanakan,” ujarnya.
Dalam rangka internasionalisasi alam pikiran Islam Berkemajuan, Haedar berharap pada kader Muhammadiyah yang sedang menempuh studi di luar negeri senantiasa menawarkan gagasan-gagasan segar sebagai pembuka wacana dan sekaligus kelanjutan mata rantai pembaharuan Muhammadiyah.
“22 PCIM yang ada harus mendialogkan pemikiran-pemikiran baru yang menjadi oase di kalangan anak-anak muda,”
tutur Haedar Nashir mengakhiri kultum, yang dilanjutkan dengan makan siang bersama. Ikut serta sesepuh Suara Muhammadiyah lainnya, Prof Sjafri Sairin dan Muchlas Abror. (Ribas/foto:Agus)
Kultum Haedar Nashir: Upaya Muhammadiyah Internasionalisasi Islam Indonesia YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Kultum seusai shalat zuhur di mushala Grha Suara Muhammadiyah pada Selasa (24/4), disampaikan oleh ketua umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Turut serta menyimak antara lain ketua umum PP Muhammadiyah 1998-2005 Ahmad Syafii Maarif dan para awak redaksi Majalah Suara Mu
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL
SMP AL KARIIMAH CIBADAK SUKABUMI
Mengucapkan :
Innalillahi wainna ilaihi roji'un.
Atas meninggalnya
ERMANTO, S.Ag
Mantan Ketua PCM Tanjung Sari
Mantan Ka. SMAM-03 Medan
Mantan Ka. MAM-01 Medan
Meninggal Hari ini
Selasa, 24 April 2018
Di RSU USU
Dikebumikan
Hari ini Ba'da Ashar
Rmh Duka :
Jln. Setia Budi Pasar I Tanjung Sari
Dan mendo'kan semoga alm Husnul Khatimah dan Keluarga yang ditinggalkan Sabar dan Tabah menghadapi musibah ini.
Wassalam,
MBS SMP AL KARIIMAH CIBADAK SUKABUMI
H. MUBARAK NAHDI, SH
Ketua PC Muhammadiyah Cibadak
ARSYAD THALIB LUBIS, ST
Ketua Majelis Dikdasmen PC Muhammadiyah Cibadak
MUSLIH JAELANI, SE
Kepala Sekolah
MUHAMMAD NASRURRAHMAN
Mudir
Selamat mengikuti UNBK 2018 buat seluruh siswa/i SMP/M Ts se-Indonesia, semoga diberi kemudahan dalam menjawab soal dan mendapat nilai yang memuaskan.
Tetap semangat!
20/04/2018
Penguatan Cabang dan Ranting Sebagai Basis Gerakan
Oleh : A. Dahlan Rais
18/04/2018
Dinukil dari " Mengenal dan Menjadi Muhammadiyah", oleh AR Fakhruddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 1968 - 1990.
17/04/2018
17/04/2018
Serba serbi kegiatan Baitul Arqam MBS SMP Al Kariimah Cibadak di Villa Yaskur, Palasari, Sundawenang, Parungkuda Sukabumi.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Website
Address
Jalan Raya Karang Tengah Kampung Selamanja Desa Batununggal
Sukabumi
Opening Hours
| Monday | 08:00 - 16:00 |
| Tuesday | 08:00 - 16:00 |
| Wednesday | 08:00 - 16:00 |
| Thursday | 08:00 - 16:00 |
| Friday | 08:00 - 16:00 |
| Saturday | 08:00 - 16:00 |