10/11/2016
200 Pengacara Siap Dampingi Lima Kader HMI | Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekitar 200 pengacara siap memberikan bantuan hukum terhadap lima kader Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang ditangkap Polda Metro Jaya, karena diduga terlibat kerusuhan saat aksi unjuk...
10/11/2016
Pernyataan sikap MAJELIS NASIONAL KAHMI
10/11/2016
Inilah Nasihat Dari Presiden Soekarno Kepada HMI
Kultwit ini bersumber dari Majalah Historia
09/11/2016
Mahfud MD Siap Pasang Badan, Bela Aktivis HMI yang Ditangkap Polisi.
Mohammad Mahfud Md., mengatakan akan membela para pegiat HMI yang ditangkap Kepolisian Daerah Metro Jaya atas tudingan sebagai provokator dalam demonstrasi pada Jumat, 4 November 2016
09/11/2016
Amien Rais: B**g Jokowi, Saya Yakin Aksi Damai 4 November Itu Digerakkah Para Malaikat - Okedetik
Amien Rais: B**g Jokowi, Saya Yakin Aksi Damai 4 November Itu Digerakkah Para Malaikat - Okedetik
09/11/2016
Kader Ditangkap Polisi, HMI Tidak Akan Kapok Turun ke Jalan
Oh jelas hanya garagara ini lima kader ditangkap tidak membuat kami kapok dalam mengkritisi pemerintah
09/11/2016
Simak
Kader HMI Ditangkap, Mahfud: Akan Kita Urus Kalau Diperlakukan Sewenang-wenang | Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD ikut berkomentar ihwal penangkapan sejumlah kader HMI oleh polisi. Menurut Mahfud, KAHMI akan mengurus masalah ini...
02/11/2016
PRESS RILIS
PENGURUS BESAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (PB HMI)
Tentang
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KASUS PENISTAAN AGAMA (Basuki Tjahya Purnama)
Indonesia merupakan suatu bangsa besar dan negara berdaulat yang terlahir atas dasar kemajemukan. Kemajemukan tersebut meliputi; daerah, adat-istiadat, golongan, suku, bahasa, dan agama. Secara faktual-historis kemajemukan adalah keniscayaan bagi Indonesia.
Dari itu, para pendiri bangsa (faunding fathers) merawat dan menjaga kemajemukan bangsa Indonesia dengan semboyan: ”Bhineka Tunggal Ika”.
Sebagai generasi muda Islam dan kelompok intelektual muda Indonesia yang ikut serta dalam menjaga dan mempertahankan kedaulaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyadari bahwa kemajemukan bangsa Indonesia adalah modal dasar yang harus senantiasa dijaga, dirawat dan dipertahankan oleh semua kelompok.
Negara melalui Pemerintah harus menjamin dan bertanggungjawab atas terwujudnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam bingkai kemajemukan.
Siapapun yang dengan sengaja mengusik dan mencoba untuk merusak tatanan kemajemukan bangsa, maka negara harus bersikap tegas untuk memprosesnya secara hukum tanpa tebang pilih, dan tentunya sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Sdr. Basuki Tjahja Purnama (Ahok) secara jelas dan sengaja telah mengusik dan mengganggu salah satu tiang kemajemukan bangsa, yaitu dengan menistakan Agama Islam yang mengakibatkan adanya kegaduhan, mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengganggu stabilitas nasional yang dapat mengancam integrasi bangsa.
Medan perjuangan HMI meliputi aspek kebangsaan/keindonesiaan, keislaman, dan kemodernan. Sadar akan raga dan tanggungjawabnya sebagai kelompok intelektual muda dan generasi muda Islam,
Maka, berdasarkan Hasil rapat bersama PB HMI dan Pengurus HMI Cabang se-Jabotabek bertempat di sekretariat PB HMI, Jl. Sultan Agung No 25, pada Selasa, 01 November 2016,
Dengan ini, maka Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyatakan beberapa hal sebagai berikut:
1. Presiden Joko Widodo harus menjadi pemimpin yang tegas, adil, dan bijaksana bagi masyarakat Indonesia, dengan tidak melindungi Sdr. Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dari jeratan hukum atas kasus pen*staan Agama Islam.
2. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai aparat penegak hukum harus segera melakukan proses penindakan hukum terhadap Sdr. Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dengan seadil-adilnya.
3. Meminta kepada seluruh masyarakat Untuk tetap bersikap tenang, menjaga kondusifitas dan tidak terprovokasi dan tidak melakukan tindakan provokatif yang mengarah/melebar kepada konflik sosial, suku dan agama yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4. Mengintruksikan kepada seluruh anggota/kader HMI Cabang se-Indonesia untuk turun aksi serentak pada 04 November 2016 di daerahnya masing-masing dalam mengawal proses penegakkan hukum dalam kasus pen*staan agama yang dilakukan oleh . Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
Pengurus Besar
Himpunan Mahasiswa Islam
Mulyadi P. Tamsir (Ketua Umum)
Amijaya (Sekretaris Jenderal)
31/10/2016
UMMAT ISLAM BERJIHAD ( UIB ) SUKABUMI
Hal : UNDANGAN AKSI
Assalamu'alakum Wr. Wb
Teriring salam dan doa semoga kita selalu ada dalam limpahan Rahmat dan Hidayah-Nya. Serta sukses dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Amiinn...
Sehubungan akan dilaksanakannya AKSI DAMAI dalam mengusut kasus pen*staan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahja Purnama (AHOK) serta mengawal fatwa MUI tentang pen*staan agama.
Maka dari itu kami mengundang kawan-kawan Mahasiswa, seluruh elemen masyarakat, Pelajar, OKP dan ORMAS untuk ikut aksi turun kejalan menuntut penangkapan AHOK. InsyaAllah akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Rabu, 02 Nov 2016
Waktu : 08.00 s/d Selesai
Tempat : Alun-Alun Pendopo
Demikian surat undangan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Billahitaufiqwalhidayah
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Korlap.
Wahyu Ginanjar (085-864-864287)
-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab.SMI
-Korps Alumni HMI (KAHMI) Sukabumi
-Forum Ummat Islam (FUI)
-Front Pembela Islam (FPI)
-Persatuan Ummat Islam (PUI)
-Gerakan Pemuda Islam (GPI)
-Pelajar Islam Indonesia (PII)
-Forum Osis (FOMAKSI)
28/10/2016
Adakah rasa kebanggaan dan memiliki bahwa hari ini adalah hari sumpah pemuda bagi rakyat yang usia muda ? kalau hanya dimiliki oleh segelintir elit pemuda berarti ada ketidak mampuan meyakinkan pemuda akan jati diri dan perannya,,....
22/10/2016
Selamat Hari Santri Nasional
22 Oktober 216
Para santri masa kini dan masa depan, baik yang di pesantren atau di luar pesantren dapat memperkuat jiwa religius keislaman sekaligus jiwa nasionalisme kebangsaan.
Dengan mewarisi semangat itu, para santri juga akan ingat memperjuangkan kesejahteraan, memperjuangkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dan meningkatkan ilmu pengetahuan/teknologi demi kemajuan bangsa.
Semangat ini adalah semangat menyatukan dalam keberagaman, semangat menjadi satu untuk Indonesia. kita percaya dalam keragaman kita sebagai bangsa, baik keragaman suku, keragaman agama, maupun keragaman budaya melekat nilai-nilai untuk saling menghargai, saling menjaga toleransi, dan saling menguatkan tali persaudaraan antar anak bangsa.