🌑 Giliran Itu Pasti…
Akhir-akhir ini…
satu per satu orang di sekitar kita pergi.
Sahabat… saudara… teman…
yang dulu bersama kita…
hari ini sudah di dalam tanah.
Bukan karena mereka siap…
tapi karena waktunya tiba.
Dan kita…
sedang menunggu giliran.
Saat itu datang…
tidak ada lagi kesempatan.
🤲 Jangan p**ang kepada Allah dalam keadaan kosong…
Jum’at ini… jangan tunda.
Sedekah bisa jadi penolongmu,
penolak bala, dan bekal akhirat.
⸻
📩 Titipkan doa terbaik Anda:
Nama:
Bin:
Tanggal Lahir:
Doa:
⸻
Sekarang… sebelum terlambat.
Semoga Allah menutup hidup kita dengan husnul khatimah. Aamiin.
Pesantren Yatim NUMU Indonesia
Pondok Pesantren Yatim Nurul Mubtadi'in
Pondok Pesantren Nurul Mubtadiin
Alamat Kp Cimuncang Rt 28 Rw 10 Desa Bojonggenteng Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
*“Seolah Masih Lama… Padahal Kita Sedang Menuju Pulang”*
Ada hari-hari yang terasa biasa. Kita bangun, bekerja, berbincang, merencanakan banyak hal—seakan hidup ini panjang, seakan waktu masih menunggu.
Padahal yang pasti bukan rencana kita… tapi batas waktu kita.
Yang sering kita lupakan bukan dunia… tapi akhir dari perjalanan ini.
Kadang Allah menegur bukan dengan kata-kata, tapi dengan peristiwa. Dengan kehilangan. Dengan perubahan. Agar kita sadar—bahwa hidup ini bukan tempat tinggal, tapi tempat singgah.
Lalu kita bertanya dalam hati:
Untuk apa semua ini?
Apa yang benar-benar akan kita bawa p**ang?
Al-Qur’an mengingatkan bahwa yang tersisa bukanlah yang kita kumpulkan, tapi yang kita ikhlaskan.
Dan di hari Jumat seperti ini, ada pintu-pintu kebaikan yang terbuka. Ada doa-doa yang diangkat, ada harapan yang dilangitkan.
Di sebuah pesantren yatim, ada tangan-tangan kecil yang menengadah.
Ada hati-hati yang belajar ikhlas lebih cepat dari usianya.
Mereka mungkin tidak banyak meminta… tapi doa mereka tulus, jernih, dan dekat kepada Allah.
Mungkin kita tidak selalu punya kesempatan melakukan hal besar.
Tapi seringkali, justru yang kecil—yang dilakukan dengan hati—menjadi besar di sisi-Nya.
Barangkali…
sebagian rezeki kita hari ini bukan untuk disimpan,
tapi untuk dijadikan bekal p**ang.
Jika hati ini tergerak, jangan ditunda.
Karena kita tidak pernah tahu—
apakah ini kesempatan… atau panggilan terakhir sebelum benar-benar kembali.
Semoga yang kita lepaskan hari ini, menjadi cahaya saat kita membutuhkan nanti. Amiin
Pesantren Yatim NUMU
Setiap Jumat, kami menengadahkan tangan…
menyebut satu per satu nama orang-orang baik
yang telah membersamai langkah kecil perjuangan ini.
Di antara lantunan tawasul dan doa,
kami titipkan harapan untuk mereka—
yang diam-diam memberi, tanpa ingin dipuji,
yang hadir dengan hati, bukan sekadar materi.
Ya Allah…
balaslah setiap kebaikan mereka dengan kebaikan yang berlipat,
lapangkan rezekinya, sehatkan jasadnya,
tenangkan hatinya, bahagiakan keluarganya,
dan jadikan setiap sedekahnya cahaya
yang menerangi jalan menuju ridha-Mu.
Dari pesantren yatim yang sederhana ini,
doa-doa tulus terus terangkat ke langit,
menjadi saksi…
bahwa kebaikan tak pernah sia-sia.
Jumat berkah,
kami mendoakan… dan tak akan pernah melupakan.
Di saat hujan turun perlahan membasahi bumi…
di pesantren ini, tangan-tangan kecil terangkat penuh harap…
Ya Allah…
Engkau yang menurunkan hujan sebagai rahmat…
turunkan p**a rahmat-Mu kepada mereka yang telah membantu pesantren ini…
Mungkin mereka tak dikenal di langit manusia,
tapi kami yakin… nama mereka disebut di langit-Mu…
Ya Allah… lapangkan rezeki mereka,
sehatkan badan mereka,
tenangkan hati mereka…
dan gantikan setiap rupiah yang mereka berikan…
dengan keberkahan yang tak terhingga…
Jika mereka sedang sempit, lapangkan…
jika mereka sedang sakit, sembuhkan…
jika mereka sedang bersedih, bahagiakan…
Dan jika suatu saat mereka lelah dengan dunia…
peluk mereka dengan rahmat-Mu…
Ya Allah… jadikan sedekah mereka sebagai cahaya di alam kubur,
penolong di hari kiamat,
dan pemberat timbangan kebaikan mereka…
Aamiin ya Rabbal ‘alamin…
Sebelum Dipanggil Pulang
Tausyiah Jumat – Pesantren NUMU Indonesia
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌿
Hidup ini singkat…
yang kita kejar seringkali fana,
yang kita lupakan justru yang kekal.
Kita sibuk mengejar dunia,
seolah akan hidup selamanya,
padahal setiap hari umur kita berkurang…
dan kematian semakin dekat.
Saudaraku,
lelahmu mencari nafkah akan selesai,
jabatanmu akan ditinggalkan,
hartamu akan diwariskan…
tapi amalmu akan menemanimu selamanya.
Jangan tunggu baik untuk berubah,
karena kita tidak pernah tahu
kapan Allah memanggil kita p**ang.
Jika hari ini Allah masih memberi waktu,
itu bukan karena kita pantas…
tapi karena Allah masih memberi kesempatan.
Maka dekatlah kepada-Nya,
perbaiki shalatmu,
lembutkan hatimu,
dan sisihkan hartamu untuk jalan kebaikan.
Karena pada akhirnya…
kita semua akan p**ang,
dan yang tersisa hanyalah apa yang kita bawa kepada Allah.
Jangan risau…
Allah yang menggenggam segalanya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤲
🌿 JUMAT BERKAH – PONDOK PESANTREN NURUL MUBTADI’IN
📌 Catatan Penting
“Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang tua, doa musafir, dan doa anak yatim.”
(HR. Bukhari)
⸻
✨ Tausiah Singkat
Sejak awal pesantren ini berdiri, ada wajah-wajah yang diam-diam membersamai perjuangan: yang peduli, yang menopang, yang ikut menyalakan cahaya harapan untuk para santri, yatim, dan anak-anak terlantar. Mereka adalah bagian dari perjalanan kami—bahkan sebelum pesantren ini menjadi besar seperti hari ini.
Dunia ini hanyalah persinggahan. Yang kekal hanyalah apa yang kita titipkan untuk akhirat.
Dan setiap Jumat, ketika zikir dan tawassul bergema di ruang-ruang pesantren, para santri mengangkat tangan mendoakan mereka yang selama ini ikut berjuang.
Doa agar Allah:
– Meluaskan rezekinya dengan keberkahan
– Mengijabah setiap permohonannya
– Menguatkan langkah dan menghilangkan segala kesulitan
– Menjadikan semua kebaikan sebagai cahaya hingga kembali kepada-Nya
⸻
🙏 Permintaan Doa Khusus
Nama: …………………………………
Permohonan Doa: ………………………………………………
⸻
Salam
Aa Nurdin Pranika
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Mubtadi’in
🌅 Bimbingan Subuh: Meniti Hari Dengan Cahaya Iman
Alhamdulillah, kita baru saja menyempurnakan shalat Subuh—sebuah permulaan hari yang penuh keberkahan. Semoga Allah tetapkan hati kita di atas ketaatan.
Bapak-ibu, para santri, para ustadz dan seluruh keluarga besar Pesantren Nurul Mubtadiin (NUMU) yang dimuliakan Allah,
Setiap Subuh yang kita tegakkan adalah tanda bahwa Allah belum mencabut harapan dari hidup kita. Selama mata masih bisa melihat cahaya pagi, selama kaki masih mampu melangkah menuju masjid, berarti Allah masih memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki, memperjuangkan, dan memperbanyak amal shalih.
🌤️ Allah ta’ala berfirman:
“Dan segeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.”
(QS. Ali-Imran: 133)
Dan Rasulullah ﷺ bersabda:
“Amal yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara konsisten, walaupun sedikit.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Di pesantren ini, kita bukan sekadar belajar ilmu. Kita sedang ditempa menjadi hamba yang kuat imannya, jernih hatinya, dan luas manfaatnya. Kita mungkin tidak sempurna, tetapi setiap hari kita punya kesempatan untuk menjadi lebih baik dari kemarin.
Sebagaimana Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
“Permulaan dari segala kebaikan adalah kesungguhan untuk memperbaiki hati dan niat.”
Maka mari mulai hari ini dengan tiga tekad:
1. Perbaiki niat — agar tiap langkah menjadi ibadah.
2. Disiplin dalam amal — kecil tapi terus menerus lebih berharga.
3. Berbudi dan memberi manfaat — karena adab adalah mahkota ilmu.
Semoga Allah menjadikan kita bagian dari orang-orang yang Subuhnya menjadi saksi kebaikan, ilmunya menjadi cahaya, akhlaknya menjadi teladan, dan keberadaannya menjadi berkah bagi ummat.
Teruslah semangat, keluarga besar NUMU. Perjalanan ini panjang, tapi insyaAllah akhir perjalanan ini adalah ridha Allah dan syurga-Nya. Aamiin.
⸻
Salam hormat & doa,
🕌 Ustadz Nurdin Pranika
Pengasuh Pesantren Nurul Mubtadiin (NUMU)
🌿 Laporan Kegiatan Jum’at Berkah – Pesantren Nurul Mubtadiin
Jum’at.
Hari yang disebut Sayyidul Ayyām — penghulu segala hari.
Hari ketika doa-doa naik lebih cepat, dan langit terasa lebih dekat.
Seperti biasa, pagi ini para santri dan anak-anak yatim di Pesantren Nurul Mubtadiin berkumpul di serambi masjid.
Suara dzikir bergema pelan, udara masih basah oleh embun, dan setiap wajah kecil itu menunduk khusyuk dalam doa.
Mereka berdoa — bukan hanya untuk diri mereka sendiri, tapi untuk semua hati baik yang telah menolong pesantren ini berdiri.
Hari Jum’at bagi kami bukan sekadar rutinitas.
Ia adalah pertemuan antara doa dan cinta.
Kami meniatkan setiap bacaan, setiap tasbih, untuk para donatur, sahabat, dan keluarga besar pesantren yang telah mengulurkan tangan di saat kami membangun dengan keterbatasan.
Semoga Allah mengijabah segala hajatmu, melapangkan rezekimu, menenangkan keluargamu,
dan menggantikan setiap rupiah yang engkau keluarkan dengan keberkahan yang tak bertepi.
⸻
🌸 Keajaiban Sedekah yang Nyata
Beberapa hari lalu, di acara Maulid Nabi dan Wisuda Tahfiz Qur’an, ada satu keluarga sederhana dari pesantren yang datang membawa kebahagiaan kecil.
Mereka menyiapkan 80 bingkisan untuk anak-anak kecil — isinya sederhana, tapi niatnya besar: ingin membuat anak-anak yatim tersenyum.
Jumlah yang mereka keluarkan tak besar, hanya lima ratus ribu rupiah.
Namun siapa sangka, baru saja acara usai dan mereka belum sempat sampai ke rumah, Allah langsung membalas.
Begitu mereka membuka pesan di WhatsApp, datang kabar luar biasa:
Ada permintaan kontrak rutin dari sebuah perusahaan besar untuk suplai roti setiap minggu.
Subḥānallāh…
Betapa cepat Allah membalas sedekah yang dilakukan dengan ikhlas.
“Apa yang kamu berikan akan kembali kepadamu, berlipat-lipat, dalam bentuk yang bahkan tak pernah kau bayangkan.”
Kisah ini menjadi saksi bahwa sedekah bukan kehilangan —
tapi jalan bagi Allah untuk menunjukkan betapa dekatnya Dia dengan hamba yang berbuat kebaikan.
⸻
🕌 Turab yang Berubah Jadi Harapan
Alhamdulillāh, pembangunan di pesantren terus berjalan.
Dari tumpukan tanah yang dulu seperti tak terjamah, kini mulai terlihat bentuknya.
Turab demi turab ditata, dipadatkan, dan setiap butirnya menjadi saksi perjuangan.
Kami membangun bukan dengan kemewahan, tapi dengan doa, air mata, dan keyakinan bahwa Allah selalu menolong hamba yang menolong agama-Nya.
⸻
🌾 Tanah yang Diberi dengan Cinta
Dan Subḥānallāh, pekan ini Allah kirim lagi tanda kasih-Nya.
Seorang hamba Allah datang, bukan untuk mencari untung, tapi untuk menyambung pahala.
Beliau menjual satu petak sawah kepada pesantren — senilai 35 juta rupiah,
namun dengan kemurahan hati, beliau berkata:
“Cicil saja, satu juta sebulan, yang penting pesantren bisa punya tanah untuk anak-anak yatim belajar.”
Kalimat itu sederhana, tapi di telinga kami terdengar seperti doa yang diijabah.
Kini sawah pesantren bertambah satu petak lagi —
menjadi ladang berkah yang insyaAllah akan tumbuh menjadi amal jariyah yang tak akan pernah berhenti mengalir.
⸻
🌙 Doa di Hari yang Penuh Rahmat
Hari Jum’at bukan hanya hari berkumpulnya santri, tapi juga berkumpulnya rasa syukur.
Di sela-sela dzikir, nama-nama para donatur disebut satu per satu.
Anak-anak yatim mengangkat tangan kecilnya,
memohon agar Allah membalas setiap kebaikan dengan keberkahan tanpa batas.
Kepada semua sahabat dan keluarga besar pesantren,
jika engkau membaca kisah ini, ketahuilah:
engkaulah bagian dari keajaiban itu.
Engkaulah yang diam-diam menjadi alasan doa-doa kami naik ke langit.
Mari terus berjalan bersama.
Teruskan niat baikmu, teruskan sedekahmu, teruskan dukunganmu.
Karena dari tangan-tangan tulus sepertimu,
pesantren ini berdiri.
Dari doamu, anak-anak ini tersenyum.
Dan dari cintamu, Allah turunkan keajaiban-Nya.
Saat tau ada santri yang memiliki riwayat penyakit asma, pesantren menyediakan alat bantu pernapasan Nebulizer, semoga kedepan ada diantara para santri yang menjadi tenaga medis atau dokter yang bisa mewakafkan dirinya untuk ummat, memberikan layanan kesehatan yang gratis bagi orang orang yang perlu dibantu.
Donasi Pembangunan Pesantren Nurul Mubtadiin (NUMU)
Kami mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam pembangunan Pesantren Nurul Mubtadiin yang berlokasi di Kp. Cimuncang Rt. 28/11, Desa Bojonggenteng, Kec. Bojonggenteng, Kab. Sukabumi, Jawa Barat. Pesantren ini bertujuan untuk menyediakan pendidikan agama yang berkualitas dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.
Saat ini, kami sedang dalam proses pembangunan fasilitas pesantren yang lebih baik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan kehidupan sehari-hari para santri. Bantuan Anda sangat berarti bagi kami untuk menyelesaikan pembangunan ini, termasuk ruang kelas, asrama, dan fasilitas penunjang lainnya.
Setiap donasi yang Anda berikan akan digunakan secara transparan dan bertanggung jawab untuk mewujudkan visi kami. Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung bagi para santri.
Untuk informasi lebih lanjut dan cara berdonasi, silakan hubungi kami di:
Telpon/Whatsapp
- Ust Nurdin Pranika ☎08562027661
- Ruly Hidayatullah ☎085798928337
- Moch Ramdan ☎081284239314
- M. Wasil Abdurohim☎089657746775
Rek BRI An: Pondok Pesantren Nurul Mubtadiin
No Rekening: 018101000546561
Dana An: Nurdin
08562027661
Email: [email protected]
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Website
Address
Jalan Pasir Angin Bojonggenteng
Sukabumi
43353