Puisi Indah

Puisi Indah Puisi merupakan karya sastra seseorang dalam menyampaikan pesan melalui diksi dan pola tertulis. Pen

selamat datang di dunia Puisi-puisi

"jika anda ingin membikin suatu puisi dateng lah ke halaman sinih karena admin membikin langsung puisi tidak nyari di google,,,dan jika admin salah-salah kata maaf kan lah admin karena admin manusia "

thank's admin

04/10/2020

# MENGIRIS KEHANCURAN #

Risauku menatap mendung,
Di tanah kering yang meronta,
Menanti nyanyian kidung bersenandung,
Tak bersemi lagi merduanya nada nada,
Indahnya alam pun kian menghilang,
Berselimutkan syair syair yang ternoda.

Andai dapat ku gapai mentari,
Kan bergema raungan dari ruang murka,
Tepiskan halilintar yang menggetarkan sanubari,
Redakan goncangan gempa yang kian menganiyaya
Di relung ruang hati yang kian hampir mati,
Oleh karena hasutan dusta yang semangkin meraja lela.

Kembalilah indahnya alam nusantara,
Nyanyikan senandung gita cinta,
Biar ku dengar merduanya canda tawa,
Bergema membelah langit kehancuran,
Dalam keharmonisan ke Kebhinekaan Tunggal Ika,
Di Persada Tanah Air Indonesia Tercinta.

04/10/2020

Judul : MENGUKIR WAJAH NEGERI
Karya : Masayu Sechmaiďa

Daulat bangsa Indonesia merdeka
Martabat luhur budaya nusantara
Sumpah pemuda tiara pusaka
Senjata sakti menggapai asa cita

Seruan mulia anak bangsa
Wahai pemuda pemudi nusantara
Semangat isi cawan merdeka
Aneka tilam ruahkan jiwa satria

Tilam menyulam berbagai karya
Beralas kejujuran bertiang agama
Cekatan tangkas prilaku prakarsa
Mengukir wajah negeri perkasa

Rakyat adil makmur sentosa
Hidup aman damai bertetangga
Hingga mata menatap dunia
Negeri kaya Indonesia jaya

04/10/2020

# TEGUR SAPA NASEHAT #

Bintang di langit usah di pinta,
Khayal di puja tak sampai jua,
Bagai air bertemu bara,
Airnya sirna bara tak menyala.

Usah di renang lautan biru,
Ombak menguji karang menanti,
Umpama mengejar impian semu,
Sirnalah diri tenggelam di dalam mimpi.

Cobalah lihat mentari pagi,
Doakan rahmat diri sebelum berdiri pergi,
Lihatlah jalan hidup terlihat menanti,
Sebelum malam sambut mentari pagi kembali.

Hidup indah bersilaturahmi,
Belajar memberi keikhlasan diri,
khilaf kesalahan hidup terus kita jalani,
Saling tegur sapa nasehat sebelum mati.

04/10/2020

# Aku dan Mayaku #

Biarlah goresan rindu terbuai
Di titian senja yang indah gemulai
Mengiringi langkahku yang kian lunglai
Di mayapada yang penuh dengan duhai

Mungkinkah nirwana kan berseri
Merobek ilusi yang sedang bersinergi
Di kegamangan badai mentari pagi
Mengejawantahkan kisi kisi puisi

Walau kau adalah semu
Namun rinduku tak pernah jemu
Akan indahnya pesona yang kau ramu
Di tengah kejenuhan yang membisu

04/10/2020

# IMAGI PAGI #

Biarlah ku sendiri
Merenung di titian sepi
Berjalan menembus ilusi
Di keheningan yang penuh ilustrasi

Merobek imaji aksara yang tengah melanda
Dibibir pujangga sastra yang telah ada
Menelusuri detail-detail kigo di beranda
Meraup serpihan mutiara syair yang tercipta

Asaku makin menggebu
Tika kulabuhkan inginku di situ
Merajut kisi-kisi puisi sendu
Sambil kureguk kopi kegemaranku
Oh rindu...

04/10/2020

ANTARA RINDU DAN CEMBURU

# Kalaborasi puisi n pantun #

Ketika cinta harus memilih
Antara cemburu dan rindu
Pasti cinta kan tersisih
Di kegamangan ikhlasnya cumbu
Biarkan dia pergi
Menerjang aksara yang sendu
Dibiasnya Maya semu Meregang goresan cinta muna
Yang slalu menggoda

Jalan-jalan ke pasar pagi
Jangan lupa beli maenan
Ujan ujan enaknya ngopi
Biar gak inget Ama mantan
Pasar Minggu bukannya Depok
Depok lama masih dominan
Bila rindu janganlah jorok
Mengenang cinta yang penuh kenangan

04/10/2020

# DI KALA KU KATAKAN CINTA #

Ingatkah dirimu,
Diwaktu itu kita bersama,
Di bawah sinaran temaram lampu lampu,
Di keramaian riuhnya kota,
Aku menggenggam lembutnya tanganmu,
Dan ku ucapkan merdunya kata kata cinta.

Aku menatap penuh harapan,
Cantik wajahmu merayu tersenyum manja,
Tak terdengar oleh ku riuhnya kenderaan,
Sayup sayup ku dengar dirimu menerima,
Dan aku menatap langit yang di sinari rembulan,
Karena Tuhan telah mengabulkan doa hambarnya.

Kini kita telah bersama,
Bersama sipat mu yang manja,
Melahirkan kasih sayang ku yang penuh cinta,
Bertaburkan bunga bunga asmara,
Dalam kebahagiaan yang telah tercipta,
Untuk kita bersama,
Di dalam membina indahnya rumah tangga.

03/10/2020

# JIKA MENDUNG TAK JUGA PERGI #

Mendung yang menyelimuti,
Sembunyikan cerahnya mentari,
Seakan usir burung burung pergi,
Meninggalkan aku disini,
Di taman yang mulai bersemi
Kala senja mulai menyepi.

Mungkinkah mendung kan pergi,
Biar nanti ku nikmati sinar rembulan,
Menjadi malam yang penuh arti,
Yang menjadi jalinan sebuah pertemuan,
Pertemuan yang telah menjadi janji,
Di bawah terangnya sinar rembulan.

Mungkinkah malam ini,
Hanya menjadi sebuah mimpi,
Jika mendung tak jua pergi,
Tak perduli dengan rasa di hati,
Rasa cinta yang telah lama pergi,
Yang telah bekukan hati ku selama ini.

03/10/2020

# KAU BAGAI SINAR REMBULAN #

Maafkan aku rembulan,
Aku terlupa akan sinarmu,
Yang menerangi kegelapan,
Cahaya di antara bayang semu,
Akan mencari arti kehidupan,
Di kala impian cinta ku membeku.

Kini baru ku sadari,
Kau begitu berarti,
Menerangi sunyi sepi,
Kembalikan semangat di sanubari,
Yang bangunkan ku dari mimpi mimpi.
Mimpi yang tiada pernah berati.

Terima kasih rembulan,
Kau masih di sini,
Menerangi kesendirian,
Berikan arti cinta yang suci,
Kasih sayang yang dapat ku rasakan,
Yang dulu hilang di dalam hidupku ini.

03/10/2020

# INDONESIAKU ADALAH PERMATA DUNIA #

Indonesia,
Kau umpama batu mulia,
Yang kaya aneka ragam Flora dan fauna,
Kaya ragam Suku Adat dan Budaya,
Karena itu kau begitu berharga,
Menjadi Permata di mata Dunia.

Permataku,
Jangan engkau terpecah belah,
Lalu terbuang karena sebatang penyapu.
Yang berserakan diantara pasir pasir dan sampah,
Oleh karena kotor dan kuatnya hasutan napsu,
Ulah dari ambisi manusia manusia yang serakah,

Tetaplah bersama Sang Pancasila,
Eratkan kerukunan kehidupan yang berbeda,
Karena keanekaragaman yang telah tercipta,
Adalah kekayaan dan kekuatan dari Tuhan YME,
Untuk kami dan Tanah Air Nusantara Indonesia,
Di bawah kibaran Sang Saka Merah Putih tercinta.

03/10/2020

# Maafkan Aku #

Bila di suatu hari nanti kau tak lagi menjumpaiku
Bila di suatu hari nanti aku tak bisa menemanimu
Bila disuatu hari nanti kau merindukanku

Janganlah bilang; kau tak bisa hidup tanpa ku
Atau tak ada lagi rindu selain aku
Atau terasa hampa tanpa diriku

Karna sejatinya ku tau kau bisa hidup tanpaku
Kau pun bisa rindu selain aku
Kau pun bisa bahagia tanpa ku hadir bersamamu

Maafkan aku...
Karna akupun ada yang punya
Semoga ikatan cinta kita bisa sampai nirwana
Yang diwarnai oleh sejuta bahagia...

03/10/2020

# Kekasih Sejatiku #

Hari demi hari aku jalani
Perasaan ini takan pernah berubah
Setiap Detik selalu mengenang dirimu
Meski perasaan ini sulit untuk ku ungkapkan

Kasih ku Berharap kepadamu
Tuk selalu mengingat bayangan diriku
aku tau perasaanmu gundah
karena kau merasakan perasaan yang sama denganku

Kasih…… Maafkanlah aku
karena ku tak jujur kepadamu
hingga sakit ini kurasakan sendiri
tapi kurasa engkau mengerti
dan memilih aku yang terbaik

kekasih sejati dengarkanlah aku
aku disini selalu mengingatmu
meski kau sendiri telah melukaiku
karena ku yakin ku bisa menerima semua kenyataan ini

Address

Subang
41212

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Puisi Indah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Puisi Indah:

Shortcuts

Share