16/06/2020
Waktu itu,kami bersilaturahmi ke kediaman panutan kami.Seorang tokoh yang berperan penting dalam proses pengenalan tuhan, Seseorang yang dengan ikhlas dan tegas mengajarkan tentang ajaran yang menjadi nasihat hidup(Agama), Seseorang yang akan menjadi sangat marah apabila kami tidak berjamaah, seseorang yang kami anggap guru terbaik,dan seseorang yang kami panggil ABI.
Ya, begitulah kami memanggil hormat.Mungkin hari kemarin adalah hari dimana kita kembali lagi ke tempat ini setelah beberapa tahun lamanya tidak berkunjung.Bukan tak berusaha merencanakan,hanya saja ada beberapa kendala yang menghalangi mulai dari komunikasi yang kurang, aktifitas yang padat,dan beberapa hal lainnya. Maafkan kami,Abi. Dan untuk hari kemarin,hati ini tak henti bersyukur karena kesempatan ini. Kesempatan kembali melihat pemandangan lingkungan pesantren, kesempatan kembali melihat setiap sudut yang tersimpan banyak kenangan.
Bagiku, itulah kesempatan yang paling berharga,duduk melingkar saling menanyakan kabar, bercerita panjang X lebar merasakan kembali nikmat makan bersama. Daaaaaaan,ada yang menarik dalam kesempatan ini. Dimana pada saat itu ketika seseorang melontarkan keluhannya menurutku itu adalah keluhan tentang rindu yang telah lama di bendung,rindu pada murid nya yang telah lama tak berkunjung.
Ya, tepatnya.itulah rindu seorang guru kepada muridnya. Aku mendengar Abi berpesan katanya "KASANTRI ANU TEU ACAN KADIEU,KADARIEU ABIMAH MUNG HOYONG PANGGIH HUNGKUL" begitulah kita kira ucap tegasnya😭. Aku yang mendengar ini seketika langsung tercabik cabik hati ini, mengingat diri yang selalu mengurungkan niat berkunjung dengan alasan malu tidak membawa apa-apa. Padahal sebenarnya keinginan seorang guru itu sederhana hanya saja kitanya yang terlalu merumitkan😭.
Maka dari itu dengan adanya acara GELAR TEMU ALUMNI ini mari kita bersama-sama mengabulkan permintaan guru kita tercinta. Sampai bertemu di hikmada🤗