07/09/2023
Anggapan/pendapat orang, baik banyak maupun sedikit tidak akan bisa mengubah kenyataan yang sudah terjadi, atau sebaliknya anggapan suatu yang dipercaya terjadi, tak akan mengubah kenyataan apa yang tidak terjadi meskipun di dukung oleh opini-opini dan logika-logika yang tampaknya menyakinkan.
Sebagai contoh yang sedang viral/tersebar secara masif, yaitu tentang kebenaran seseorang keturunan nabi Muhammmad SAW. Jika seseorang benar-benar keturunan nabi Muhammmad SAW, dan dibantah oleh orang seluruh dunia pun, tetaplah dia keturunan nabi Muhammmad SAW. Namun sebaliknya, jika dia bukan keturunan nabi Muhammmad SAW dan diakui oleh orang sedunia bahwa dia keturunan nabi Muhammmad SAW tetaplah dia bukan keturunan nabi Muhammmad SAW. (anggapan tidak bisa mengubah kenyataan)
Coba kita pikir untuk apa orang memproklamirkan/menyatakan/ mempublikasikan sebagai keturunan nabi Muhammmad SAW, saya yakin orang yang benar-benar keturunan nabi Muhammmad SAW, tak akan pernah memploklamirkan/ menyatakan/mempublikasikannya untuk tujuan duniawi, sebab yang benar-benar keturaunan nabi Muhammmad SAW tak akan mau menerima sedekah (shodaqoh), kemuliaan yang sejati tidak bersemayam pada keturunan namun tergantung pada ketaqwaan seseorang pada Allah Subhana wa Ta’ala