09/12/2020
Orang-orang yang tertipu Part. 2
Oleh : Azharul Husaini
🔀 Sebagian kelompok orang ada yang terus menerus melakukan dosa dan melalaikan kewajibannya, dengan dalih bahwa apa yang dia lakukan adalah takdir dari Allah, jadi kema'siyyatan yang dia lakukan dia atasnamakan takdir Allah dan diabtidak mempunyai hak untuk memilih sama sekali, orang yang seperti ini sangat tertipu, dia termasuk ahli bid'ah bukan lagi golongan ahlussunnah, begitulah kata As Sayyid Muhammad bin Alawy Al Maliki, dalak kitab Qul Hadzihi Sabilinya,
🔀. Ada lagi sebagian orang santai bangga dalam melakukan Ma'siyyat dan dengan PD nya mengatakan : Ah Santai saja mari kita nikmati kema'siyyatan ini, toh kema'siyyatan kita gak merugikan siapa siapa, bahkan Ma'siyyat kita juga gak menurunkan drajat kemuliaan Allah, Seandainya kita Taat pun Allah ya gak untung apa apa, Perkataan seperti itu memnag ada benarnya tapi karena letaknya salah maka akan menimbupkan kesalahan yang fatal.
🔀. Ada lagi orang ber Ma'siyyat karena terlewat batas dalam membanggakan leluhurnya. Mereka merasa mempunyai leluhur yg baik, leluhur yang sholih, dan dia tidak meniru perilakunya sama sekali malah di huat tameng untuk kema'siyyatan nya, santai mbah ku wali santai mbah ku ulama, nanti di akhirat saya sebagai cucunya mosok nggak di tolong.
Lah ini snagat berbahaya sekali, ini tipuan tipuan yang acap kali menjerat dalam kehidupan kita.
🔀. Wahai manusia yang berakal waras jangan mau dan jangan sampai kita tertipu dengan perilaku perilakubkita. Entah itu perilaku taat, ataupun yang Ma'siyyat seperti yang saya contohkan ini.
Bisa berakibat fatal, kita akan menjadi buta tidka bisa merasa kalau ternyata baju kita kotor dan akhirnya enggan untuk mencucinya, dan kita akan pakai pakaian kotor tersebut dengan pd kemana-mana. Tak peduli baunya busuk tak peduli warnanya lusuh wong dia buta dan tertipu. Dia kira pakaian nya paling indah sendiri. Itu cara saya mengibaratkan orang yang tertipu dengan keburukannya,
Itulah tipuan tipuan yang perlu kita hati hati.
Kalau kita merasa tertipu, marilah kita segera kembali kepada Allah Subhanahu wata'ala, Semoga Allah selalu menolong kita 🥺