14/05/2026
Baca artikel feature dgi.or.id refleksi Rouzell Waworuntu Saad atas bagaimana kemudahan kecerdasan artifisial ‘menghilangkan’ proses non-linier dan keputusan tidak pasti—marwah desainer sebagai manusia.
Desain cover oleh Rouzell Waworuntu Saad dari koleksi Rahmat Jaka - Grafis Nusantara.
15/04/2026
Atreyu Moniaga Project proudly presents its 13th project, Mixed Feelings: AARO, presented together with Can’s Gallery.
Bringing together four distinctive voices of AARO, a name drawn from their initials, and inspired by the strength of a mountain.
Featuring:
khansa
In Collaboration with
Nin Djani, Wilhemus W***y, Joshua Agustinus Andrias
Opening Night
Friday, April 17th 2026 - 18.00 WIB
Officiated by
Sebastian Gunawan
Hosted by
Cipry Tjan, Rizky Amom, Jazz Pratama, and Winola Sebastian
Exhibition Period
April 18th - May 11th 2026
Jl. Tanah Abang II No. 25, Jakarta Pusat
22/11/2025
Panggil saja saya, Han. Pameran retrospektif karya dan koleksi Hanny Kardinata, seorang tokoh penting dalam perkembangan profesi dan industri desain grafis di Indonesia. Sebagai perancang dan art director beliau berkiprah tiada letih selama 33 tahun memperjuangkan pemikiran konseptual dan mutu dalam mendesain. Sebagai aktivis, beliau mengedepankan penggalian dan berbagian pengetahuan desain grafis yang terbuka bagi semua kalangan. Salah satu pendiri Ikatan Perancang Grafis Indonesia (IPGI) yang kelak menjadi Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI), kegiatannya memperkenalkan profesi serta industri desain grafis pada khalayak umum dan pemerintah. Sebagai pemerhati profesi Hanny serta rekan sejawat Priyanto Sunarto (almarhum) dan Henricus Kusbiantoro prihatin terhadap putusnya rantai pengetahuan masa lalu bidang desain grafis. Melalui jejaring yang ia rajut terkumpullah serangkaian arsip, artefak dan catatan yang kelak ia buka kepada umum dalam wujud Desain Grafis Indonesia. Cita-cita lembaga ini adalah mengembangkan Museum DGI, sebuah program riset yang fokus pada penggalian arsip dan pelaksanaan program-program diskursus sejarah bidang desain grafis di Indonesia.
Simak pameran sederhana ini dari sosok yang memberikan dampak begitu besar dan nyata bagi pengembangan desain grafis Indonesia.
Pameran dipersembahkan oleh diselenggarakan dalam rangka oleh .pusat
Kurator pameran Ismiaji Cahyono Arief Adityawan
Konsep pameran Vincent Hadi Wijaya
Konsep visual pameran Henricus Kusbiantoro
Arsitektur dan Tata pameran Studio Terasu
17/11/2025
"Berlawan dengan Merawat Ingatan”
Pameran Retrospektif
Hanny Kardinata
19–23 November 2025
Taman Ismail Marzuki
Bagian dari ADGI Design Week 2025
Jejak gagasan, arsip, dan perjalanan seorang perancang — terbuka untuk Anda.
Untuk menyaksikan pesan exhibition pass di sini:
https://www.loket.com/event/adgi-design-week-2025
16/11/2025
Berdialog dengan rupa, merancang dengan kata.
Saksikan perjalanan seorang perancang menajamkan ingatan dan pikiran.
“PANGGIL SAJA SAYA, HAN.”
Sebuah restrospektif, segera hadir.
12/11/2025
Panggilan yang melampaui nama.
Sosok yang memiliki banyak sisi dengan kiprah melintasi generasi.
“PANGGIL SAJA SAYA, HAN.”
Sebuah restrospektif, segera hadir.
01/11/2025
Baru buka pameran “Harmonisasi/Harmonizing Nusaé” oleh Andi Rahmat di Kopi Manyar, Bintaro. Pameran ini dilaksanakan dalam rangka peluncuran buku dengan judul yang sama. Alami ekspresi ruang yang lahir dari buku yang merupakan manifesto desain prinsip-prinsip merancang Nusaé yang berupaya melaksanakan keselarasan demi keberlanjutan praktik studio yang dikelola dan dipimpin oleh Andi Rahmat. Pameran ini berlamgsung hingga 15 November 2025.
27/10/2025
Harmonisasi: Prinsip Inti Nusaé
Selama lebih dari satu dekade, Nusaé telah membangun praktiknya pada sebuah prinsip: harmoni. Nilai ini mengalir dalam setiap karyanya—mulai dari identitas visual Kabupaten Tubaba dan rebranding Peggy Hartanto, hingga SAMAA Coffee di Tokyo yang didirikan bersama oleh mantan kurator Blue Bottle.
Pencarian akan harmoni kini memuncak dalam Harmonisasi / Harmonizing, sebuah buku yang diterbitkan oleh Suburbia Project dari Malaysia, dan akan diluncurkan pada 1 November 2025. Buku ini mengupas bagaimana harmoni membentuk pola pikir desain Nusaé—menjembatani orang, tempat, dan tujuan (people, place, and purpose) di berbagai disiplin ilmu dan waktu.
Sebagai kelanjutan dari pameran ulang tahun ke-10 Nusaé, buku ini menandai babak baru dalam dialog berkelanjutan Nusaé antara desain, budaya, dan keseimbangan.
==
For over a decade, Nusaé has built its practice around one principle: harmony. This value runs through its work—from the visual identity of Tubaba Regency and the rebranding of Peggy Hartanto, to SAMAA Coffee in Tokyo, co-founded by a former Blue Bottle curator.
That pursuit now culminates in Harmonisasi / Harmonizing, a book published by Malaysia’s Suburbia Project, launching 1 November 2025. It unpacks how harmony shapes Nusaé’s design thinking—bridging people, place, and purpose across disciplines and time.
A continuation of its 10th anniversary exhibition, the book marks a new chapter in Nusaé’s ongoing dialogue between design, culture, and balance.
==
Peluncuran Buku “Harmonisasi/Harmonizing” karya Andi Rahmat
Sabtu, 1 November 2025 sampai dengan Sabtu, 15 November 2025
Kopi Manyar > Galeri Baru
Jl. Bintaro Tengah No. 14 Blok 02, Bintaro, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
23/10/2025
Kindness is a message worth spreading — and through design, it can be amplified in powerful ways.
EXP Exhibition: Fight for Kindness 2025 brings the global “Fight for Kindness” exhibition
Alongside several local design studios, this exhibition explores kindness as both a message and a method, using typography and visual to connect communities across the world.
Join us in experiencing a space where creativity becomes a tool for empathy, reflection, and connection.
—
EXP Exhibition: Fight for Kindness 2025
• October 17–25, 2025
• Laswi Heritage, Bandung
16/10/2025
Segera. Museum DGI sedang mempersiapkan pameran baru. Mohon dukungan dan partisipasinya 🙏