ASP consulting

ASP consulting ASP Consulting Workshop
1. First meeting August 25, 2012
2. Second meeting September 8, 2012

07/06/2015

Project Technical Writer

1. Responsible for writing technical, such as manuals, reports, appendices, or any instructions gathered from formal and informal discussion during project cycles.

2. Accountable to perform writing assignments.

3. To organize material that has bee gathered and complete the writing assignment according to company project standards regarding order, clarity, conciseness, style, format, terminology.

4.Responsible to develop business letters and other formats, document organization, rules of grammar, spelling, style and tone, and vocabulary types of business writing.

5. Responsible to develop the appropriate design and style for technical documentation with any tools of Document Design, Document Development, Editing/Reviewing work, Guidelines/Style/Techniques, Job Overview, Online/Hypermedia/Interactive Media, Professionalism, and Project Management.

6. Responsible to prepare any selection of creating photographs, drawings, sketches, diagrams, and charts to illustrate material and may assist in layout work.

7. Accountable to produce project information and act as a reviewer or editor on published materials and recommend revisions in scope, format, content, and method of reproduction and binding and use sophisticated tools, i.e. Publishing programs, web base etc.

8. Responsible to effectively gather information from subject matter expert, regulator, and decision maker during meeting, discussion, workshops and permitting process.

9. Accountable to collect out-sourcing information from news, newspaper, magazine and other communication line on any issues related to project establishment.

10. Responsible to gather information by observing developmental and production activities, by studying product plans, drawings, specifications, journals, and samples; and by interviewing production and engineering personnel to become familiar with product, technologies, uses, operation, and maintenance.

ASP Consulting

09/08/2013

Karir Kedua

Pensiun bukanlah akhir dari sesuatu tetapi bagi beberapa orang itu adalah sebuah permulaan. Karena mereka memilih untuk menempu karir kedua. Bekerja sebagai konsultan menawarkan banyak ragam peluang bagi mereka yang mencari karir kedua.

Apa itu karir kedua ?

Konsep karir kedua terus menerus menjadi penting dalam masyarakat kit sekarang ini. Alasan alasan dari semua itu termasuk ketidak mampuan seseorang mempertahankan gaya hidup yang dipilih dengan mengadalakan pendapatan dari pekerjaan tunggal. Perekonomian kita dapat membawa orang orang merasa bahwa mereka perlu mengusahakan peluang peluang untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui proyek konsultan untuk menambah penghasilan dari pekerjaan utama mereka. Jelas sekali ketika pekerjaan utama tidak dapat memenuhi sasaran keuangan keluarga akan ada usaha untuk memperbaiki pendapatan melalui pekerjaan lain.

Ditambah lagi ada beberapa orang yang meninggalkan pekerjaannya setelah selesai masa dinasnya dan orang orang ini masih bertenaga, mampu dan ingin bekerja. Orang orang seperti ini mencari peluang peluang untuk mengusahakan kerinduan, ketertarikan atau kegiatan konsultan yang membakar mereka punya rasa ingin tahu atau bisa memberi stimulasi intelektual atau penghargaan yang lain yang tidak tergantung pada penghargaan dalam bentuk uang.

Ada lagi orang orang yang bekerja diperusahaan yang harus berhenti karena pengurangan karyawan dengan barbagai alasan. Orang orang seperti ini harus tetap mempertahankan penghasilannya untuk memelihara gaya hidup yang sudah dijalani selama ini. Mereka mau menerima penugasan sementara sambil mencari pekerjaan tetap.

Ada juga kelompok orang orang yang mengembangkan keahliannya dalam lingkungan perusahaan yang terbatas dan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keahlian dan kesempatan sesuai tangga karir. Mereka punya keinginan yang kuat untuk bekerja tetapi hal tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan ditempat sekarang. Bisa jadi secara kebetulan mendapat kesempatan untuk berbicara atau membagi pengalamannya pada konferensi atau pertemuan publik. Mereka bisa dipanggil untuk membantu orang lain dalam melakukan transisi dari sistim yang satu kesistim yang lain atau membagi kearifannya atau cara pendekatannya dalam pengenalan teknologi. Mereka tidak lagi puas dengan imbalan dari perusahaan. Bahkan walaupun ada pengurangan dalam gaya hidup, pendapatan dan prestise. Mereka ingin sekali memulai bisnis sendiri untuk membagi pengalaman dan keahliannya.

Karir kedua dapat berarti macam macam, termasuk :

1. Waktu luang yang anda pakai untuk mencari pendapatan tambahan atau untuk kesenangan.

2. Perobahan karir yang secara s**arela anda lakoni karena banyak alasan, seperti kebutuhan untuk merasa berguna dan punya harga diri.

3. Karir baru yang berbeda yang anda pilih untuk dimasuki setelah pensiun dari karir sebelumnya.

Bagi jasa pelayanan konsultan semuanya cocok untuk diaplikasikan. Untuk butir nomor satu tidak semua karir alternatif dapat dijalankan sebagai karir paru waktu secara efektif tapi ada banyak yang bisa, oleh sebab itu ada banyak pekerja paru waktu dan wiraswasta dalam bebagai bidang.

Untuk butir nomor dua, kondisi moderen merupakan faktor penting. Banyak orang sekarang dipaksa untuk merobah karirnya. Itu bisa merupakan akibat dari perobahan yang tejadi dibidang industri otomatisasi, misalnya membuat banyak pekerjaan/karir tidak terpakai lagi. Pemutusan hubungan kerja sebagai akibat dari kemajuan teknologi yang meminimumkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tugas tugas tertentu, merger dan akusisi yang mengeliminasi fungsi keseluruhan dari perusahaan yang diakusisi dalam usaha memperlancar operasional perusahaan atau untuk mengurangi overheda, telah memaksa banyak orang mencari karir baru.

Kasus ketiga mungkin yang paling signifikan. Umur rata rata orang pensiun telah merosot tajam dalam dekade sekarang ini. Sebelumnya umur 65 tahun dianggap sebagai umur pensiun. Sekarang ini banyak orang sudah pensiun pada umur 50 - 55 tahun. Dimasarakat dimana harapan hidup meningkat tajam membuat makin banyak orang yang pensiun dari pekerjaan jangkah panjang memilih untuk masuk pada karir kedua. Beberapa melakukan hal itu karena mereka dengan senang hati menerima tantangan untuk meulai karir baru, dan mereka lakukan itu dengan penuh antusias. Yang lainnya memulai karir baru kare uang pensiun tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka. Ada banyak juga ceritra yang menulis tentang orang orang yang merencanakan pensiun dengan penuh keceriaan, membayangkan kehidupan yang hanya akan melakukan hal hal yang menyenagkan saja, tatapi mendapat kebosanan yang tidak tertahankan setelah dijalani beberapa bulan dan mendorong mereka mencari sesuatu sebagai kegiatan karir. Kecendrungan ini diperparah lagi dengan banyaknya perusahaan menganjurkan pensiun dini pada karyawan bahkan menawarkan perangsang khusus.

Sebenarnya ada beberapa perpaduan atau perkawinang dari kasus kasus tersebut diatas. Beberapa orang berangkat ke karir nomor dua sebagai pekerjaan paru waktu dulu sambil tetap bekerja mengantisipasi pada waktu mereka pensiun nanti akan terjadi peralihan yang lancar dan mudah pada karir baru. Juga beberapa orang yang mengejar karir paru waktu untuk penghasilan tambahan atau sebagai hobi memilih untuk melanjutkan kombinasi hobi dan karir menjadi full time setelah pensiun atau ketika dipaksa untuk mengganti karir.

Pilihan karir sebagai konsultan bagi mereka mereka yang mencari perobahan sebagai pilihan yang menarik. Kendala untuk masuk dalam pekerjaan sebagai konsultan (yaitu seberapa sulit untuk masuk dibisnis ini) minimum. Tidak dibutuhkan banyak inventaris. tidak perlu alat alat khusus, tidak dibutuhkan struktur spesifik atau fasilitas kantor.

Dalam banyak kasus, konsultan independen yang baru akan punya klien pertama dan paling mungkin adalah organisasi dimana dia barusan pensiun. Logikanya, siapa yang lebih memenuhi syarat untuk memahami dan melayani kepentingan organisasi selain orang yang telah bekerja disitu selama 25 tahun atau lebih. Oleh karena itu konsultan independen yang baru akan menyadari bahwa tempat bekerjanya dahulu sangat mungkin mengambilnya menjadi konsultan.

Pada umumnya ketika seseorang telah melewati karir panjang pada pekerjaan khusus atau pada posisi senior, dia akan punya mandat/surat kepercayaan untuk berkarir sebagai konsultan dengan alasan alasan sebagai berikut :

- Pengalaman bertahun tahun dan sangat mahir pada pengetahuan khusus.
- Keputusan yang dewasa , berdasarkan pengalaman pada bidang yang relevan.
- Pengetahuan yang luas pada kebutuhan pada umumnya dan masalah masalah dalam industri dan bisnis.
- Pengetahuan dibidang industri, bisnis dan profesi terkait.
- Mengenal banyak eksekutif dan profesional senior di industri terkait (kontak yang sangat berharga)
- Serba bisa pada banyak ketrampilan terkait.
- Ketrampilan belajar yang lebih baik, sebagian karena kesabaran yang dia kembangkan ketidak menjalani proses menjadi dewasa dan juga karena pengetahuan yang lebih luas pada masalah kebutuhan dan aneka ragam situasi yang biasa terjadi dalam industri.

Sumber : "How to Succeed as an Independent Consultant"

26/07/2013

Bisnis Purnajabatan

Setiap orang pasti memiliki tujuan hidup dan kemudian memiliki tujuan keuangan.

Salah satu tujuan keuangan yang cukup populer adalah bagaimana tetap mumpuni secara keuangan kendati telah pensiun dan tidak aktif lagi. Dengan kata lain, pada masa pensiun, banyak kalangan menginginkan uangnya saja yang bekerja, sementara si pemilik uang cukup ongkang ongkang kaki menimati hasilnya.

Tentu saja tidak semua orang bisa seperti itu. Ada kalangan yang kendati dari sisi usia sebenarnya sudah tergolong senja dan tidak produktif lagi, namun tetap mesti bekerja karena tidak memiliki bekal keuangan yang cukup untuk menjalani pensiun. Disisi lain, ada p**a orang yang kendati secara keuangan sudah terpenuhi, namun pada saat pensiun masih tetap ingin memiliki kegiatan. Dan kegiatan tersebut bukan p**a kegiatan sosial, melainkan kegiatan yang memiliki relevansi dan keterkaitan dengan profesinya. Termasuk, misalnya mencari pekerjaan sejenis di perusahaan lain. Tetapi ini, tentu tidak berlaku bagi semua orang. Bisa saja yang dimaksud terkait atau relevan tidak mesti menjadi pekerja lagi, melainkan menjadi konsultan di bidang sejenis.

Kemungkinan seperti itu sebenarnya masuk akal. Hanya saja menjadi konsultan tentunya membutuhkan perencanaan. Termasuk disini dengan melanjutkan pendidikan terlebih dahulu. Ya, melanjutkan pendidikan. Dan anda tentu pernah mendengar pensiunan atau mantan pejabat yang kembali kekampus untuk melanjutkan sekolah. Ada yang mengambil pendidikan p***a sarjana dan tidak sedikit p**ah yang mencoba meraih gelar doktor. Apakah mereka sekedar iseng, membunuh waktu, atau memang punya tujuan tertentu ?

Jawabannya jelas macam macam. Tetapi, tidak sedikit yang memang mengejar gelar p***a sarjana atau doktor sebagai bekal melakukan aktifitas lain pasca pensiun. Tepatnya, hendak menjadi konsultan. Itu jawabannya.

Menjadi konsultan setelah pensiun sebenarnya bukanlah hal baru. Pengalaman tatkala menjalani profesi pada masa aktif sebenarnya bisa ditularkan kepada perusahaan lain. Apa saja langkah yang mesti dilakukn untuk benar benar dapat menjadi konsultan sebagai profesi baru p***a tidak aktif lagi ?

Pertama, memastikan pilihan studi apa yang akan diambil untuk menopang profesi sebagai konsultan. Sebagai contoh, ada kalangan yang dalam usia produktifnya bekerja dibidang hukum untuk sebuah korporasi. Setelah pensiun kalangan ini mungkin berencana membuka biro hukum. Lalu apakah studi yang akan dipilih tetap bidang hukum ? Belum tentu.

Jika calon kliennya adalah perusahaan bisnis atau perusahaan keuangan sebenarnya akan lebih relevan jika yang bersangkutan menambah pengetahuan dibidang bisnis dan keuangan. Dengan penambahan pengetahuan seperti itu paling tidak esensi masalah bisnis atau keuangan yang membutuhkan penanganan hukum akan lebih mudah dipahami.

Kedua, tetap membina hubungan dengan berbagai orang penting dari perusahaan yang semasa aktif sempat saling berhubungan dan terus menerus menambah jaringan, baik melalui saudara, rekan, maupun handai tolan. Jaringanlah yang akan menjadi target pasar atau paling tidak membantu anda tatkala nantinya berprofesi sebagai konsultan.

Ketiga, sejak dini memastikan apakah akan membuka kantor sendiri atau bergabung dengan rekan yang terlebih dahulu menjalani profesi konsultan. Kedua alternatif ini tentu saja akan memberikan implikasi yang berbeda, baik dalam hal penyediaan modal, sumber daya manusia, maupun persoalan administratif lainnya. Kongkretnya, sejak semasih melanjutkan pendidikan untuk menambah bekal pengetahuan sebaiknya anda telah mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan implementasi kegiatan saat anda menjadi konsultan nantinya.

Kendati demikian, jika tujuan anda memiliki aktifitas setelah pensiun tidak terlalu berorientasi pada peningkatan pendapatan secara signifikan anda juga tidak ingin menambah modal terlalu besar, tentu pilihan bekerja sama dengan rekan dan tidak membuka kantor sendiri bisa menjadi pilihan pertama. Kecuali, jika anda memiliki rencana panjang dengan kegiatan tersebut, termasuk misalnya ingin menjadikan profesi konsultan sebagai sarana investasi, maka membuka kantor sendiri dapat di pertimbangkan.

Selain ketiga hal tersebut diatas, tentu banyak lagi hal hal yang harus dipersiapkan secara dini. Intinya, profesi baru purna jabatan atau setelah tidak produktif lagi tidak boleh dianggap sebagai profesi yang dilakukan "sambil jalan", melainkan harus berdasarkan perencanaan dan mesti p**ah diimbuhi dengan tujuan. Termasuk disini tujuan keuangan, sebab tatkala anda memutuskan melanjutkan studi sebagai bekal menjadi konsultan sudah pasti anda mesti menyediakan dana yang cukup. Dan itu harus dianggap sebagai investasi. Dengan kata lain, ilmu yang anda peroleh harus mampu secara optimal mendukung kegiatan konsultan yang hendak anda jalankan.

Ringkasnya, investasi sesungguhnya bukan saja dalam bentuk nyata seperti investasi keuangan, properti atau sektor ril. Pendidikan yang anda tempuh juga merupakan investasi. Dan pengalaman anda bekerja pada masa aktif juga sebuah investasi yang manfaatnya dapat anda petik dan jadikan modal tatkala anda menjalankan profesi baru, misalnya sebagai konsultan.

Elvyn G. Masassya
Harian Kompas, 2007 - Rubrik "Investasi dan Keuangan"

23/07/2013

"How to Succeed as an Independent Consultant"

Dunia "jasa pelayanan konsultan" terus menerus berubah dalam menjawab realitas dari pergeseran ekonomi dunia dan munculnya teknologi baru. Dalam edisi baru dari bimbingan klasik "How to Suceed as an Independent Consultant", seorang pakar David Zahn mencoba memutahirkan nasihat nasihat Herman Holtz untuk menyesuaikan dengan pelataran bisnis yang baru dengan memperhitungkan perkembangan terakhir yang berdampak pada bisnis.

Apapun keahlian anda, buku ini akan menolong anda dalam hal bagaimana caranya anda memperoleh klien, berbagai teknik yang praktis dan sudah teruji dimana hal tersebut yang hanya anda peroleh dari buku ini. Dilengkapi dengan teknik dunia nyata dan cara cara pengendalian bisnis dan juga nasihat mutahir untuk memanfaatkan teknologi baru. Bimbingan yang sangat menolong ini akan menunjukan anda bagaimana caranya memasarkan diri anda dengan cara cara baru, dan mengembangkan cara cara beroperasi dari kantor anda dalam praktek yang bertumbuh. Informasi yang ditambahkan dalam edisi ini juga membicarakan masalah khusus tentang konsultan internal, yaitu tenaga ahli yang bekerja dalam perusahaan, tetapi juga memberikan pelayanan dan keahlian yang sama seperti yang dilakukan oleh konsultan luar.

Dengan nasihat terperinci yang sangat menolong dan diberikan dengan cara selangkah demi selangkah. "How to Succeed as an Independent Consultant" akan menunjukan anda bagaimana caranya :

- Memulai karir anda sebagai konsultan - mulai dari cara memperoleh penugasan hingga ke peningkatan keahlian anda.

- Mempergunakan 3 langkah sederhana untuk berhasil secara spektakuler dalam pertemuan awal dengan klien.

- Selalu dalam keadaan siap pada setiap situasi penjualan dan menghindari jebakan jebakan yang umumnya terjadi ketika anda menawarkan penjualan.

- Mengelola keuangan anda termasuk urusan asuransi dan perpajakan untuk menjaga bisnis anda tetap mengapung.

- Memahami ide mutahir di bidang pemasaran dan bagaimana memakai internet, email dan bahan promosi lainnya untuk memperoleh klien lebih banyak.

- Menulis proposal yang hebat.

- Membuat press release, brosur dan bahan promosi lainnya yang biayanya terjangkau.

- Memperoleh hasil terbaik yang bisa anda harapkan ketika menegosiasi pembayaran dan kontrak.

- Memelihara standar etika yang tinggi pada setiap proyek yang anda tangani.

Konsultan independen sekarang ini menjadi lebih populer dari pada masa sebelumnya dan persaingan dibidang ini sangat ketat. "How to Succeed as an Independent Consultant" memberikan anda tempat mulai lebih awal dan ketajaman yang bisa bertahan lama, yang penuh dengan nasihat yang bisa jalan yang tidak akan anda temukan dalam buku lain.

by Herman Holtz

20/07/2013

"Complete Guide to Consulting"

Ketika anda membaca buku ini, apakah anda sudah membelinya atau sedang mempertimbangkan untuk membeli pada waktu membaca baca di toko buku. Maka tulisan ini merupakan saya punya keterangan penjualan kepada anda. Saya anggap menulis buku ini merupakan sebuah tugas seorang konsultan . Sasaran dari penugasan itu adalah memberi informasi yang cukup bagi anda untuk dipakai dalam menilai apakah karir sebagai konsultan cocok untuk anda, dan menolong anda menyusun tindakan tindakan yang benar, yang kalau anda implementasikan akan membuat anda berhasil menjadi seorang konsultan. Jika anda mempertimbangkan untuk menjadi seorang konsultan, anda akan temukan banyak ide ide untuk memahami potensi potensi yang ada pada diri anda dan apa saja yang anda perlukan untuk memulainya. Anda tidak hanya menyebar brosur untuk mengajak orang datang kepada anda. Masalahnya lebih rumit dari itu. Ada banyak orang sukses menjadi konsultan, dan tujuan saya ialah menolong anda juga untuk menjadi salah satu dari mereka.

Apa sebenarnya yang dilakukan para konsultan sehingga mereka pantas untuk disewa ?, untuk menjawab pertanyaan tersebut saya sudah menyiapkan 5 bab yang membicarakan secara rinci mengenai proses pelayanan konsultan, mulai dari kontak pertama dengan klien hingga hari dimana anda menyelesaikan tugas anda. Selain 5 bab tersebut saya menambahkan hal hal yang berkaitan dengan hubungan timbal balik yang sangat mungkin anda akan temui dengan klien. Bagaimana dengan klien yang datang dari sisi gelap ? Apa yang anda akan lakukan jika menghadapi penolakan ?. Anda akan memperoleh jawaban jawaban dari dunia nyata atas pertanyaan pertanyaan tersebut dan banyak lagi hal hal yang lain dalam buku ini.

Pelayanan jasa konsultan adalah sebuah bisnis, sama seperti bisnis yang lainnya. Selain penting anda mahir dalam proses konsultasi itu sendiri anda juga perlu untuk mahir dalam urusan bisnis. Saya sudah memperkirakan dan menjawab pertanyaan pertanyaan yang mungkin anda akan tanyakan, seperti : Ada berapa cara saya bisa memperoleh uang sebagai seorang konsultan ? Masalah hukum apa saja yang perlu saya ketahui ? Bagaimana caranya saya memproyeksikan citra profesional saya ? Bagaimana saya memasarkan saya punya usaha jasa pelayanan konsultan ? Saya tahu ada banyak pertanyaan pertanyaan anda yang lainnya, dan saya sudah melakukan yang terbaik untuk bisa mengantisipasi dan menjawab pertanyaan tersebut.

Salah satu sumber daya penting bagi seorang konsultan adalah internet. Saya sudah banyak sukses dalam menggunakan internet. Ada dua bab dimana saya membagi apa yang sudah saya pelajari tentang bagaimana caranya membuat internet menjadi teman anda untuk mempromosikan dan menjual anda punya jasa pelayanan sebagai seorang konsultan.

Konsultan terbaik memberikan strategi yang bisa jalan dan taktik jitu untuk berhasil kepada kliennya. Hal itulah yang dibicarakan dalam buku ini. Saya tidak hanya menjejali anda dengan setumpuk teori . Ini adalah hal hal yang mendasar dari pekerjaan konsultan. Bacalah buku ini dari perspektif tersebut. Anda tidak akan kecewa, saya percaya anda akan berhasil.

by Robert Bacal

26/06/2013

Film Making - part two

Saya sudah belajar sebagai penulis skenario (screen writer) di Holywood dan juga sudah menulis, memproduksi dan menyutradarai beberapa filem dokumenter dan filem pendek. Saya sudah memakai pengalaman saya sendiri dan juga pengalaman teman dan rekan kerja dan menyaringnya buat anda tentang proses dalam mendisain dan proses pembuatan filem yang singkat dan jelas.

Buku ini terbagi dalam 5 bab yang akan memperkenalkan anda mulai dari pembuatan konsep dari proyek filem anda hingga ke distribusi dari filem yang sudah jadi. Berikut ini organisasi dari buku ini :

Part 1. "Establishing Shots", mulai dengan membuat latar belakang yang anda perlukan untuk membuat filem . Itu melingkupi sejarah filem dan video dan jenis jenis dari filem dan juga beberapa jenis filem non-fiksi. Kemudian saya sediakan satu bab tentang elemen elemen dasar dari semua filem, dilanjutkan dengan 2 bab selanjutnya - yang satu memperkenalkan pembuatan filem independen dan satu lagi tentang pembuatan filem melalui sistim studio Holywood.

Part 2. "Opening Sequence: Script and Pre-Production" mulai dengan proses sebenarnya dari pembuatan sebuah filem. Itu meliputi pembuatan skrip, menyiapkan skedul dan anggaran filem. Mencari dan memilih cast dan crew dan semua tugas tugas lainnya yang harus anda selesaikan agar siap mengambil gambar filem atau video.

Part 3. "Roll Camera: Production". membawa anda ke proses dari produksi, fokus pada segala hal yang merupakan tanggung jawab dari sutradara, seperti merencanakan daftar pengambilan gambar, memberi pengarahan kepada crew dan bekerja dengan para aktor/aktris. Bagian ini juga membahas tips untuk kelancaran produksi dan termasuk satu bab mengenai cara memproduksi dan menyutradarai filem non-fiksi.

Part 4. "It's a Wrap: Post Production", menggambarkan proses dari editing, proyek anda apakah dalam filem atau video dengan alat editing non-liner. Bagian ini juga membahas aspek dari p***a produksi yang lainnya seperti skedul p***a produksi , mengedit suara, the sound mix, musik, optikal, judul dan lain lain.

Part 5. "Now Playing at...... ? Distribution", membawa anda melihat berbagai cara untuk memperoleh penonton dari filem anda, dan sistim distribusi ke non-bioskop, dan cara distribusi yang baru melalui internet.

By : Joanne Parrent

25/06/2013

Film Making

Seperti jenis hiburan lainnya, filem di bioskop dan filem di televisi membuat kita tertawa, menangis, berteriak, atau terpanah ditempat duduk. Sama dengan bentuk seni lainnya, filem memberikan sebuah cuplikan dari dunia yang tidak pernah kita lihat sebelumnya. Filem menolong kita memahami siapa kita, membentuk nilai nilai yang kita pegang, dan kadang kadang membuat kita berpikir. Filem menceritrakan cerita yang mempersatukan kita sebagai orang Amerika dan menyetuh orang orang seantero dunia. Tidak seperti bentuk seni dan hiburan lainnya, ternyata filem itu sangat mahal untuk membuatnya dan hanya sedikit orang yang mampu membuatnya. Studio Holywood dan jaringan televisi membiayai dan mendistribusikan sebagian besar filem yang kita tonton. Kekuasaan untuk berceritra melalui filem pada dasarnya dipegang oleh tangan tangan dari sebagian kecil orang orang yang mengendalikan konglomerat hiburan. Hingga sekarang, jika anda ingin membuat filem, anda harus meyakinkan orang orang yang menjalankan perusahaan ini bahwa ceritra anda bernilai jutaan dolar. Memang tidak gampang - saya tahu hal tersebut karena saya sudah bekerja di Holywood selama 20 tahun sebagai penulis skenario dan pembuat filem dokumenter.

Revolusi yang tidak nampak sudah terjadi dalam pembuatan filem. Teknologi digital sudah menurunkan biaya pembuatan filem yang dibiayai secara independen, sedangkan biaya pembuatan filem studio melambung tinggi. Dan cara baru pendistribusian filem melelui internet atau melalui DVD sekarang ini memungkinkan lebih banyak orang bisa menonton filem yang dibuat secara independen dibanding sebelumnya. Sekarang ini jika anda benar benar ingin membuat filem tetap ada peluangnya walaupun anda tidak bisa menembus pintu masuk di Holywood.

Buku ini akan membantu anda mempelajari ketrampilan pembuatan filem dan akan membuka jalan bagi anda - apakah secara independen atau melalui sistim Holywood - dalam membiayai dan mendistribusikan filem anda. Buku ini akan menuntun anda melewati proses pembuatan sebuah filem mulai dari pembuatan skrip hingga ke tahap awal produksi - produksi - p***a produksi dan distribusi. Buku ini berisi tentang cara cara terkini dalam pembuatan filem apakah itu untuk filem Holywood atau filem independen, atau bahkan untuk anda punya filem rumahan yang profesional.

Jika anda bermimpi untuk berceritra melalui filem atau video dengan memakai citra yang bergerak untuk mengekspresikan diri anda, buku ini anda perlukan. Saya benar benar berharap anda bisa membuat mimpi anda menjadi kenyataan dengan buku ini.

Buku ini dibuat untuk setiap orang yang ingin membuat filem, siapa saja yang tertarik untuk mengetahui bagaimana filem itu dibuat. Apakah anda ingin membuat filem seperti di Holywood, filem independen, filem dokumenter yang kontroversial, filem informasi komersil yang mempromosikan bisnis anda atau filem dirumah tentang perjalanan anda ke Italia, langkah langkahnya pada dasarnya adalah sama.

04/04/2013

Financial Planning

What would like to do once you return to the UK ?

I want to do what Jamie Oliver does at schools but in a financial aspect. I believe schools should teach financial planning: the benefits and pitfalls that await you. Children today are simply not taught how to manage their money unless they study it at college or university.

Children need to know their new responsibilities. They need to be saving 20 to 30 % of their salary for a rainy day , perhaps for a deposit on their first home, not just to buy a car; they need to understand that buying life and health insurance at an early age can save thousands in future premiums; and that by not using credit cards, overdrafts and pay day finance to purchase things; learn to live within their financial means; they can live without the fear of debt.

Thanks Paul !

28/10/2012

MENTOR

Anda ingin membuat keputusan penting dalam karir anda dan bingung membuat keputusan. Anda menghadapi situasi sulit dalam pekerjaan dan mendapat banyak tekanan. Rasa percaya diri anda begitu rendah dan dorongan yang diberikan teman teman tidak bisa lagi membuat anda gembira. Dunia bagi anda seola ola akan berakhir. Inilah saatnya anda butuh seorang mentor.

Mentor adalah seorang yang akan menunjukan anda tali yang anda harus pegang. Biasanya dia lebih tua dari anda dan posisinya lebih senior, bisa saja dia ada di organisasi anda atau di jaringan komunitas profesi anda.

Mentor akan mendengarkan semua yang ingin anda katakan dan memberikan nasihat yang mungkin tidak bisa anda peroleh dari manapun. Dia akan menolong anda untuk mengidentifikasi anda punya kekuatan internal, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada. Dia akan bicara dengan anda, meneliti anda punya CV serta mengkaji situasi kerja anda, dia akan menolong anda memikirkan secara cermat pilihan pilihan dalam karir, sasaran dan rencana tindakan untuk pengembangan karir.

Jangan ragu untuk mulai menghubungi seseorang yang anda pikir cocok untuk menjadi mentor anda. Yang paling mungkin adalah seseorang yang tahu siapa anda tapi bisa juga seseorang yang asing sama sekali. Dalam hal ini anda harus menerangkan kepadanya mengapa anda menghubungi dia. Yang perlu anda katakan padanya ialah apakah dia bersedia memberi nasihat mengenai karir anda dari waktu ke waktu, dan akan mengadakan pertemuan secara teratur.

Ingatlah bahwa ini adalah hubungan jangka panjang dan komunikasi dua arah, anda mendapat nasihat dan mentor anda punya kesempatan menyampaikan kearifan. Oleh karena itu jangan pernah berpikir bahwa mentor itu hanya untuk jaringan dalam pekerjaan saja. Mendorong seseorang masuk kedalam agenda tersembunyi bisa merusak usaha anda dalam membangun hubungan saing percaya .

Mentor itu seharusnya tidak susah dicari, mungkin anda sudah tahu orang orang yang s**a menolong. Tulislah nama nama mereka lalu pilih salah satu yang anda merasa nyaman untuk menjadi dekat dengan dia.

Dengan dukungan dari mentor, anda tidak akan merasa sendirian menghadapi keadaan sulit atau bingung dalam membuat keputusan yang sulit untuk memilih peluang karir yang penting. Anda akan mendapat mas**an yang obyektif dari seorang profesional yang lebih berpengalaman yang sangat memperhatikan kepentingan anda dan bisa menawarkan pendekatan pendekatan yang masuk akal tapi tidak terpikirkan oleh anda. Anda punya teman yang profesional.

Anda harus membuat langkah pertama, dan biasanya itu adalah halangan yang paling besar. Mulailah mencari mentor minggu depan dan manfaatkanlah hubungan anda dengan seorang mentor untuk memajukan karir anda.

([email protected])

20/10/2012

MENGAPA ORANG MENYEWA KONSULTAN ?

Mengetahui apa alasan mengapa orang menyewa konsultan sangat penting. Sebagai seorang konsultan anda perlu memahami pelanggan atau klien potensil anda. Jika anda tidak punya petunjuk atau "clue" mengapa orang membayar keahlian anda, bagaimana anda bisa merumuskan apa yang anda akan buat, bagaimana anda mau pasarkan kemampuan anda. Tentu saja tidak. Berikut ini adalah alasan alasan utama mengapa orang menyewa konsultan.

1. Obyektifitas

Dalam situasi situasi tertentu, khususnya dalam organisasi yang besar, sesuatu yang sangat politis sebaiknya ditangani oleh seseorang yang datang dari luar organisasi - seseorang yang tidak bias - yang dapat dipercaya untuk memberikan nasihat independen.

Misalnya sebuah perusahaan yang keuntungannya terus menerus mersosot dan harus dicarikan jalan keluar untuk mengatasi situasi. Manajemen sudah punya beberapa ide untuk memperbaiki keadaan. Tetapi mereka tidak sepakat tentang cara pelaksanaannya. Maka didatangkanlah konsultan untuk mendiagnose keadaan perusahaan lalu merumuskan tindakan tindakan apa yang perlu dilakukan. Salah satu rekomendasi adalah pengurangan karyawan sebanyak 15 %. Ini adalah proses yang kontroversial dan menyakitkan diperusahaan manapun.

Disinilah keuntungan menyewa konsultan. Karena rekomendasi datang dari seseorang yang independen dan tidak bias, sehingga manajemen terlindung dari tuduhan tidak obyektif.

2. Sudut Pandang Baru

Begitu gampang orang orang terjebak pada cara berpikir pola lama. Ini terjadi pada siapa saja. Karena itu konsultan dibutuhkan untuk memberi cara pandang baru.

Karena berasal dari luar situasi seorang konsultan cenderung presepsinya akan memberikan cara pandang baru dalam melihat masalah. Mas**an seperti ini akan membantu perusahaan berinovasi sehingga diperoleh ide ide baru dalam menyelesaikan masalah lama.

3. Tidak Ada Ahlinya Dalam Perusahaan

Salah satu alasan yang paling jelas mengapa orang menyewa konsultan ialah karena tidak adanya pengetahuan, ketrampilan dan niat untuk mempelajari keahlian tersebut. Untuk memecahkan masalah dalam situasi seperti itu ialah mencari orang orang yang sudah punya keahlian yang dibutuhkan.

4. Biaya

Meskipun banyak guyonan yang mengatakan bahwa konsultan itu "fee" nya sangat besar, klien memutuskan untuk memakai konsultan dengan pemikiran bahwa nilai tambah yang akan diperoleh akan melebihi biaya yang dikeluarkan. Dengan kata lain adalah lebih murah menyewa konsultan dari pada menangani masalah itu dengan cara lain.

5. Benar Benar Tersesat

Kadang kadang anda akan bertemu dengan klien yang benar benar tersesat. Mereka tahu bahwa mereka butuh sesuatu yang lebih baik dari apa yang ada sekarang. Tetapi mereka tidak tahu apa sesuatu itu dan apa arti sebenarnya dari kata "lebih baik". Karena benar benar tersesat mereka mencari konsultan untuk membimbing mereka keluar dari hutan belantara. Ini adalah tantangan besar bagi seorang konsultan. Tapi kalau dia berhasil ia akan memperoleh penghargaan luar biasa.

6. Kredibilitas Seorang Ahli

Mengapa konsultan disewa seringkali karena nasihat yang datang dari luar cenderung lebih dihormati dibanding nasihat yang datang dari dalam. Kedengarannya ini agak aneh tetapi ini adalah kenyataan yang bisa dimanfaatkan seorang konsultan jika dia sudah punya "track record" yang baik dan punya reputasi di komunitasnya.

Kadang kadang konsultan disewa hanya untuk mengkonfirmasi rencana tindakan dari klien yang memang sudah ada. Konsultan harus berhati hati agar tidak mengkonfirmasi rencana tindakan yang belum tentu benar.

([email protected])

Address

Soroako
92984

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ASP consulting posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category