Matematika memang tidak mudah, kita dulu pun dan anak anak kita sekarang pun mengalami hal yang sama. Jadi, kita butuh metode berhitung yang baru dan revolusioner. Metode berhitung matematika yang memungkinkan belajar menjadi sebuah pengalaman yang bermakna bagi anak, menyenangkan, dan yang lebih penting lagi, menumbuhkan minat anak dalam pembelajaran matematika. Matematika memang tidak lah muda
h, tetapi jika ada ’pola pikir’ yang bisa membuat belajar matematika itu menjadi mudah kenapa tidak kita terapkan ’pola pikir’ itu oleh anak anak kita di rumah dan di sekolah..! Pola pikir itu kita nama kan MATEMATIKA DIGITAL. Sebuah metode berhitung termudah dengan tangan tanpa rumus .Setelah diujicobakan pada anak usia 5-12 tahun, matematika digital mulai disebarluaskan di Indonesia sejak Agustus 2009,. Keunggulan matematika digital terletak pada sistem berhitung yang menerapkan konsep pembelajaran dengan jari tangan dengan jumlah yang sebenarnya (amount). Jadi, di matematika digital kita menerapkan formasi nilai jari yang sebenarnya.artinya ke 10 jari tangan kita itu nilai nya tetap 10. Disamping itu, di matematika digital anak akan bisa berhitung dari bilangan satuan sampai bilangan tak terhingga dengan tangan dan tanpa rumus.kita tidak berniat memaksakan sebuah konsep berhitung yang penuh dengan rumus rumus buatan sehingga nantinya akan membuat anak menjadi bingung dalam berhitung. Karenanya, kegiatan di pepmbelajaran matematika digital disampaikan secara menyenangkan dan bermakna melalui permainan, nyanyian, dan aktivitas yang menyenangkan anak. Apalagi kegiatan belajar nya didukung oleh lembar kerja (workshet) dan buku yang dirancang khusus untuk orang tua. Kini, matematika digital berbentuk kursus berhitung mudah yang di buat program kemitraaan, dan telah berkembang dengan jumlah mitra sebanyak 22 mitra yang tersebar di Bekasi, Jambi , Gowa, Ngawi, Jakarta Utara, Takengon (Kab. Aceh besar ), Bengkulu, Maluku, Makassar, Karawang, Subang, Sukabumi, Tangerang,Mamuju dan papua.