03/10/2021
*UNDANGAN*
_Sarasehan Budaya "ANDUM SLAMET"_
(Paceklik Culture Festival III)
Mari berbincang _nggugah rasa_ dalam *Sarasehan Budaya* bersama: *KPH Purbodiningrat, S.E., M.B.A.* (pemerhati seni dan budaya, Kraton Yogyakarta), *Yenny Wahid* (Zannuba Ariffah Chafsoh – pengamat budaya, Direktur Wahid Institute), *Purwanto, M.Pd.H.* (PHDI Gunungkidul), *Banthe Badra Phalo* (Vihara Siraman Gunungkidul). Moderator: *Pdt. Stefanus Iwan Listiyantoro, M.Hum.* (GKJ Sabda Adi, Semanu Gunungkidul)
Pada *Senin, 4 Oktober 2021 jam 18.30 WIB secara daring* melalui:
_ZOOM MEETING:_ https://zoom.us/j/4215848762?pwd=OHdXRU5ycUxrK0J6czJYMmhQamYzQT09
Meeting ID: 421 584 8762
Passcode: slamet
_LIVE YOUTUBE:_ Channel: Kajian Budaya Sanata Dharma
url: https://youtu.be/24a4JWVYx4U
Dibuka dan diantarkan oleh *Dr. G. Budi Subanar, SJ* (budayawan, Kaprodi S3 Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma) dan
_Wayang Beber lakon “Damarwulan”_, dalang *Ki Hari A. Juwono*.
Informasi:
Sekar Nyentrik Ruang Kreatif Masyarakat Seni Gunung Kidul. CP: 081228400704 (Wawan)
=====
_Andum Slamet_ adalah upaya bersama menggalang kerja dan relasi sosial untuk membagikan, membuat, dan menggalang kinerja sosial agar keselamatan dapat terwujud, apalagi di tengah pandemi Covid-19. Dengan demikian, _Andum Slamet_ juga dimaknai sebagai _Andum Kabahagyan_ melalui _nggugah rasa_ menggunakan bahasa-bahasa keseharian, kesenian, budaya sembari mengangkat kearifan lokal: kesederhanaan dan keberserahan diri kepada Tuhan secara optimis. _Andum Slamet_ akhirnya menghubungkan ulang relasi manusia dengan sesama dan relasi manusia dan Sang Pencipta, bukan sebagai pelarian melainkan keberdayaan dalam lingkup sosial, seni, dan budaya. Terlebih di musim _paceklik kebudayaan_, di Gunungkidul maupun Yogyakarta, bahkan Indonesia.
=====