Thoriqoh Underground

Thoriqoh Underground

Share

Semua informasi di Gambar/Video bersumber dari, Mursyiduna - Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah wa Syatariyah (Sang Kyai).

29/08/2022

Allah itu yang memberikan manfaat, kesan, berkah, faedah, fadhilah, dan efek yang ditimbulkan dari semua perbuatan.

Dan Allah itu tidak bisa ditipu.
Orang mungkin bisa ditipu, tapi Allah tidak.

Karenanya suatu berkah, suatu manfaat, faedah, fadhilah, efek yang ditimbulkan jelas Allah tak akan memberikan jika tidak ada keikhlasan dalam diri kita. Itu namanya sunnatulloh, aturan dari Allah.

Sang Kyai

15/08/2022

Permasalahan Hidup Itu Pasti.

Kadang beratnya masalah akan membuat kulit kita mengeriput dan menjadikan rambut kita memutih. Tapi kesabaran dan keteguhan menghadapi masalah sebenarnya akan menjadikan ruhani bercahaya. Kita Seperti kendaraan yang berdebu karena menempuh medan yang berbahaya. Betapa perjalanan yang berat hilang lelah ketika kita sampai.

Dan akan ada yang di ceritakan kepada anak cucu kita, sebagai pembelajaran dan kisah kebenaran, bahwa segala keberhasilan di capai memerlukan pengorbanan yang berat, makin berat suatu pengorbanan makin setimpal apa yang kita dapat.

Jangan mengeluh, bayangkan keberhasilan itu kita genggam dalam dekapan. Tak akan sama pendapatan yang di dapat, semua sesuai kadar keikhlasan dan keyakinan keteguhan keimanan mencapainya. Jika kita gagal, itu sebenarnya bukan kegagalan, seperti berjalan pasti melewati lubang, ketika kita lewat satu lubang sebenarnya itu bukan kegagalan, tapi lompatan untuk meloncati langkah yang lebar agar cepat sampai tujuan, makanya jangan berhenti, jika berhenti itu seperti kita surut satu langkah.

Semua pencapaian itu semua bberawal dari tidak ada. Dan menjadi ada, karena perjuangan mewujudkannya. Dan Allah itu tergantung pada prasangka hambanya yang di sertai perjuangan mewujudkannya. Jangan berhenti melahirkan melahirkan dan melahirkan harapan harapan baru, untuk mencapai.

Sang Kyai

12/08/2022

Pembentukan Diri

sebenarnya haliah, atau ngupkorone Allah padamu agar kamu menjadi pribadi lain itu yang bisa di pakai iyup iyupan orang yang banyak mencari tempat berteduh dari panas dan teriknya masalah hidup, tapi kamu kalau tak paham cara Allah membentukmu itu bisa saja kamu malah salah persepsi, ora paham, malah timbule grundel dan mengeluh.

Kadang timbul kata kata "la saya salah apa di santet, saya salah apa di benci, salah apa saya di musuhi".

Ingat, semua yang terjadi di dunia ini itu tak ada sedetikpun yang lepas dari kehendak dan ketentuan Allah di dalamnya, iblis saja mau menggoda anak adam mereka meminta ijin Allah agar di ijini menggoda anak adam sampai hari kiamat.

Yang sekelas iblis paling di laknat Allah saja itu gak akan bisa berbuat apa apa kalau tanpa adanya ijin Allah di dalamnya, apalagi tetanggamu, temanmu atau siapa saja yang cuma keroco, ya lebih tak bisa mengapa-apain kamu kalau Allah tidak mengijinkan.,dan nyatanya dia bisa membencimu, dan membayar dukun untuk menyantetmu, artinya ada ijin Allah untuk orang itu menjalankan kejahatan padamu,

La maksud Allah apa?

ingat Allah itu dzat yang maha suci, jadi Allah itu tidak akan melakukan perbuatan tercela, apa juga misal memberi ijin pada Iblis menggoda anak adam itu adalah perbuatan baik Allah untuk peningkatan kedudukan anak adam di sisi Allah , setelah lepas dari ujian maka di capailah peningkatan kedudukan.

Allah itu menghendaki kamu menjadi hamba yang dekat, Allah mencintaimu, menginginkan kamu dekat dan menjadi kekasihNya, tapi……………….kamu di lihat masih sedikit amalmu, kamu miskin amal, puasa sunah malas gak pernah, sholat gak pernah khusuk, sholat sunah apalagi, wong yang wajib saja kadang tertinggal.

Lalu bagaimana solusinya agar kamu menjadi dekat, maka Allah mendatangkan orang yang jahat , super jahat, wes pokoke jahate pol polan, di umpamakan mulutnya itu seperti blek, seng, di pukul gak di pukul pletal pletok, yang keluar dari mulutnya lebih pedes dari semua sambel, dan lebih kotor dari kotoran manusia manapun, pokoke kalau di cari bandingan gak ada bandingannya.

dan bahkan bicaranya dengan kata kata yang jelek gak umum gak ada bahasa sejelek itu di planet manapun, dan dia di datangkan padamu oleh Allah, anehnya yang di musuhi kamu, sudah memfitnahmu habis habisan, menjahatimu habis habisan, masih membayar dukunsantet untuk menyantetmu, bahkan itu bayar dukunnya pakai uang pinjam darimu, dan tidak di bayar lagi, apa gak dramatis kisahnya,

Kalau di telusuri,ingat, semua itu tak akan terjadi kalau Allah tak menghendaki terjadi, dan nyatanya terjadi, kamu di santet, dan kamu kesakitan, dan kamu pengen marah, tapi itu lo Allah menghendaki kamu jadi kekasihnya, di hatimu eee malah bukan marah, Allah menaruh rasa SABAR, tak mengeluh, menerima apa yang menimpamu,

Lo kok tau kalau Allah menaruh rasa sabar di hati?

ya coba saja cari di pasar manapun, ada gak di jual KESABARAN, dengan diskon dan hadiah kan gak ada, jadi rasa SABAR itu murni dari Allah, pemberian Allah di hatimu, ya maksudnya Allah , agar kamu dekat padaNYa, karena INNALLAHA MA’ASHOBIRIIN.

Allah itu dekat dengan orang orang yang sabar. nah lo, apa gak bijaksana sekali Allah itu? memberikan ujian , merancangkannya untukmu, tanpa kamu harus membayar dan daftar ikut ujian, dan sekaligus Allah memberikan solusi dan penyelesaiannyadan sekaligus Allah menaruh kesabaran di hatimu agar kamu ada dalam pelukanNya menjadi kekasihNya.

07/08/2022

Dawuh sang kiyai

Hiduplah yang simpel, wajar, jauhi perbuatan jahat, jangan mencela dan menghujad apalagi memfitnah orang lain, semua orang itu menempati kodratnya masing masing, sibukkan diri memperbaiki diri,

selalu menerima yang di dapat, sabar dalam segala cobaan, jika di musuhi orang lain sebaiknya mengalah, dan bersabar karena itu ujian kita, selalu ridho dengan ketentuan dan pemeliharaan Allah, Allah melakukan apa saja ke kita itu adalah untuk kepentingan kita, agar memperoleh yang terbaik dari Allah.

lakukan hal baik sekecil apapun yang bermanfaat untuk orang banyak, sebab kebaikan itu awalnya di lakukan seperti air sumber yang membelah tanah, jadi kricikan, lalu jadi pancuran, lalu jadi grojogan, lalu jadi air terjun, jadi sungai, jadi muara, dan jadi laut, lakukan kebaikan itu dengan istiqomah, dari sedikit lama lama akan banyak, pelan pelan.

sebab hal yang besar itu membutuhkan waktu yang panjang dalam berproses.

06/08/2022

Jika tidak bisa menjadi pena kebaikan, setidaknya jangan menjadi pena keburukan. Jika tidak bisa menjadi pembela yang baik, setidaknya jangan berada dibarisan yang buruk. Kalau belum mampu mengajak kepada yang baik, setidaknya jadilah sebagai penghapus kejahatan, terutama kejahatan dirimu sendiri.

Jangan pernah berfikir terlalu lama untuk melakukan kebaikan. Lakukanlah segera kebaikan itu walau terasa berat. Kiat pertama untuk sukses dalam melakukan kebaikan adalah yakin jika dirimu mampu untuk melakukannya.

Selanjutnya berusahalah sebaik yang kamu mampu. Berfikir positif akan menambah semangatmu melakukan kebaikan dan akan membuatmu semakin ringan melakukannya. Yakinlah tujuanmu akan tercapai.

Namun selain usaha, doa juga menjadi faktor penting untuk keberhasilanmu. Berdoalah, karena selalu ada harapan untuk mereka yang berdoa. Selalu ada ketenangan untuk mereka yang selalu berdoa. Untuk menguatkanmu,.

Semoga bermanfaat

Gus Alvin (Murid Sang Kyai)

02/08/2022

DZIKIR

Dzikir itu metode, cara, cara mendekatkan diri kepada Allah, seperti kita mau menggapai gelas, mengulurkan tangan itu umpama kita mau menggapai gelas, uluran tangan kita itu cara, jadi dzikir itu sama dengan mengulurkan tangan ke gelas.

Seperti mengulurkan tangan ya tidak ada apa - apa, kecuali di dekatgelas ada durinya lalu kita tertusuk duri, akan serasa sakit, atau di antara kita dengan gelas itu ada api besar menyala - nyala, maka kita akan terbakar.

Jadi jika di sekitar kita atau di tubuh kita sendiri masih banyak jinnya, iblisnya, setannya, maka kita melakukan dzikir akan terjadi berbagai efek macam - macam, tapi ketika di dalam tubuh kita tidak ada jin, tidak ada iblis, tidak ada setan silumannya, maka dzikir akan enteng, ya tidak ada di rasa apa - apa sama sekali, enteng dzikir tanpa beban, dan setelah dzikir hati tenang dan damai.

Setelah sekian lama dzikir, ya tetap waktu dzikir tidak di rasa apa - apa selain makin ringan menjalankan, tapi efeknya, derajad di sisi Allah naik, makin dekat dengan Allah, makin punya pengalaman ruhani yang banyak,banyak kenal malaikat, makin bertahun - tahun dzikir, makin dekat dengan Allah dan di bukakan hijab hijab
tutup alam - alam lain, sehingga tau berbagai alam, ada banyak alam selain alam kita ini, ...

*Sang Kyai*

01/08/2022

Seumpama besi, akan jadi besi yang berkualitas tinggi.
Seumpama emas atau berlian, akan jadi emas, berlian yang bernilai tinggi.

Begitu juga iman seseorang, jika Allah ingin mengangkat derajat ketakwaan seseorang maka Allah akan datangkan berbagai ujian yang silih berganti kepada orang itu.

"Karena hanya orang yang ikut ujian yang bisa naik kelas".

Gus Alvin (Murid Sang Kyai)

30/07/2022

Seperti laut, apa saja yang di lempar ke dalamnya, laut akan menerima, seorang nelayan memancing dan BAB di laut, ketika dapat ikan, laut akan memberikan ikan, yang tidak rasa BAB nelayan itu.

Itulah laut dengan lapang menerima penghinaan tapi tak pernah membalas penghinaan.

Tapi jika ingin laut itu berkehendak menenggelamkan, maka kau akan tenggelam, maka pulau dan seisinya akan di telan.

Sabar sesabar samudera, tapi jika marah tak keluar api tapi bisa menenggelamkan apa saja.

Seperti air, kau cabik berkali kali, kau lukai aku, hanya akan melelahkanmu... Jika ingin membelahku dan memisahkanku harus kau bekukan aku.

Sang Kyai

29/07/2022

*KONSENTRASI*

Ada seorang anak yang setiap hari rajin sholat ke masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ayahnya,

"Yah mulai hari ini saya tidak mau ke masjid lagi"

"Lho kenapa?" sahut sang ayah.

"Karena di masjid saya menemukan orang² yang kelihatannya agamis tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain".

Sang ayah pun berpikir sejenak dan berkata, "Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu".
"Apa itu?"

"Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah".

Si anak pun membawa segelas air berkeliling masjid dengan hati², hingga tak ada setetes air pun yang jatuh.

Sesampai di rumah sang ayah bertanya, "Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling masjid?",

"Sudah".

"Apakah ada yang tumpah?"

"Tidak".

"Apakah di masjid tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya?".

"Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini", jawab si anak.
"Apakah di masjid tadi ada orang² yang membicarakan kejelekan orang lain?", tanya sang ayah lagi.

"Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas".

Sang ayah pun tersenyum lalu berkata,

"Begitulah hidup anakku, jika kamu fokus pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu".

Marilah kita fokus pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus berbenah menjadi pribadi yang positif.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

SEMOGA BERMANFAAT

Gus Alvin (Murid Sang Kyai)

27/07/2022

Ribuan kali kau berbuat baik kepada orang lain, jangan mengharap orang untuk berterimakasih atas perbuatan baikmu, Allah saja yang memberi apa saja bagi manusia sering di ingkari, dan di musuhi, apalagi kamu yang hanya sekali dua kali berbuat baik.

Berbuat baik saja kepada siapa saja, tanpa mengharap apa apa, nanti Allah yang akan membalas perbuatan baikmu, dan balasan Allah itu lebih banyak dan tak terhitung.
Ribuan kali kau berbuat baik, orang kebanyakan tak akan mengingat perbuatan baikmu malah perbuatan baikmu di cela.
Tapi sekali kau berbuat tak baik, orang akan mengingat dan membicarakan itu sampai berkali kali membicarakan tak bosan seakan perbuatan jahatmu selalu kau lakukan.

Makanya berpalinglah dari manusia, karena manusia tak akan memberimu manfaat apa apa, jika kau lakukan sesuatu dengan manusia lain, sedang di dalamnya tidak ada muatan akherat, sebenarnya kau tengah menjalankan fatamorgana. Ketika kau mati, fatamorgana itu baru kau sadari kalau itu adalah fatamorgana.
makanya penasehat paling bijaksana adalah mengingat mati.

Sang Kyai

25/07/2022

*BERDOA*

Ada banyak pertanyaan, kalau kita berdoa, apa akan sampai kepada tujuan,
dg syarat tertentu, apa ada waktu tertentu yg mustajabah, apa ada adab tata caranya agar doa itu sampai ?

Agar mudah paham, saya contohkan saja, berdoa itu ibarat kita kirim sms, sms gak usah jauh jauh dulu, untuk mengetes sms kita sampai ke HP yg di tuju, coba HP di jejerkan, lalu kirim sms dr HP satu ke HP
sebelahnya, kalau dekat sampai, ya jauh juga sampai.
Tapi sampai, jauh dekat itu tergantung pada power HP, signal, pulsa.
Dan HP nya HP hidup, beneran HP bukan HP mainan, bukan yang tu-la-lit, gug gug, oek oek, atau bisa di isi air kayak HP HP an milik anak saya.

Sms itu walau yg di kirimi HP di sebelahnya, bukan lantas hurufnya loncat ke HP sebelahnya, tapi sms itu akan terkirim dulu ke provider, misal pakai telkomsel ya ke provider telkomsel dulu.

Nah kita ngirim doa juga begitu, walau yg di doain itu orang di depan mata, tetap doa itu ke Allah dulu, baru nanti terkirim ke orang yang kita kirimi doa.

Dan doa itu untuk sampai ke Allah, harus melewati 7 langit, dan di setiap langit itu ada pintunya, dan di setiap pintu itu ada penjaga malaikatnya, dan setiap malaikat itu di perintah Allah untuk menahan doa yang akan sampai ke Allah, tidak boleh doa itu melewati mereka, kalau orang yang berdoa itu masih maksiat dan berbuat dosa besar, masih aktif memakan harta haram, riba, masih s**a iri, dengki, hasad, riak, ujub, sombong, ghibah,
Jadi doa tidak bisa sampai ke provider yaitu Allah, kalau orangnya masih melakukan kesalahan di atas itu.

Artinya doa jangankan sampai kepada yang Kita doakan, sampai provider saja enggak, untuk mengetesnya kalau gak percaya, coba saja datangi orang yang sakit, lalu pegang dan doakan, apa dia langsung sembuh? padahal dia di depan kita, gak jauh. kalau gak langsung sembuh, berati doa kita gak sampai, kalau langsung sembuh, berarti sampai.

Lalu bagaimana bagi orang awam yang masih banyak dosa, dan doanya tak sampai.

Maka lewat petugas provider / wali walinya Allah, pekerja pekerjanya Allah, apalagi mereka yang kedudukannya tinggi di sisi Allah, paling dekat dg Allah, jika lewat mereka maka doa akan cepat sampai,
bukan wali yang sudah mati, atau bukan pekerja provider yang sudah tidak bekerja di telkomsel, tapi lewat pekerja provider yang masih aktif, maka doa akan langsung sampai.

Itu cara berdoa, jadi tidak butuh waktu, jam, tempat, adab, asal sms sampai, maka akan dapat jawaban.

Sang Kyai


24/07/2022

"Thoriqoh"
__Assalamu'alaikum wr wb..

شريعتي جائت على ثلاثمائة وثلاث عشرة طريقة لا يلقى العبد بها ربنا الا دخل الجنة ( رواه الطبرني )

“Syari'atku datang membawa 313 thoriqoh (metode pendekatan pada Allah), tidaklah seorang hamba menemui Tuhan dengan salah satunya, kecuali pasti masuk surga”
(HR. Thabrani)

فشريعة كسفينة وطريقة # كالبحر ثم حقيقة در غلت

Syariat laksana perahu, thoriqoh laksana laut, haqiqat adalah mutiara yang berharga.

Arti "Thoriqoh" adalah jalan.
Jalan harus ada ... untuk menyampaikan pada suatu tujuan.
Tanpa jalan semua akan tersesat tak tentu arah.
Jika pun sampai, kalau tanpa jalan, pasti sampai nya sangat lama, karena harus mengarungi laut, hutan, jurang, sawah, rawa dan rintangan lainnya.

Thoriqoh adalah cara atau metode ibadah.
Tanpa cara, semuanya berantakan.
Masak nasi pake cara.
Masak telor pake cara.
Makan pun pake cara.

Menjahit baju pake cara.
Buka konveksi pake cara.
Mencuci & nyetrika pake cara.
Pake & buka baju juga pake cara.

Cari uang pake cara
Make uang pake cara
Ngasih uang juga pake cara

Apalagi ibadah...
Semuanya harus pakai cara.

Thoriqoh adalah wadah
Siapa saja orang yang ingin taubat, ingin bersuci dari lumpur dosa.
Siapa saja orang yang ingin belajar baik, ingin belajar ingat agar bertemu dengan Alloh, wadahnya adalah Thoriqoh.

Thoriqoh adalah Syaikh.
Thoriqoh tanpa Syaikh bukan Thoriqoh.
Didalam Thoriqoh semua atas bimbingan syaikh.
Sholat, dzikir, shoum, shodaqoh, akhlaq, dll semuanya harus dengan bimbingan Syaikh (Guru).

من لا شيخ له فشيخه الشيطان

"Orang yang tidak punya Syaikh,
Maka Syaikh nya adalah setan. "

Thoriqoh kita adalah dzikir

واعلم ان طريق شيخنا طريق الذكر فقط. وليس غير

Dan ketahui lah, sesungguhnya thoriqoh Syaikh kita adalah thoriqoh dzikir saja. Bukan yang lain.

Karena dzikir adalah inti setiap ibadah.
Tanpa dzikir semua ibadah kosong tak bernilai.
Tanpa dzikir,,,, sholat, shoum, ibadah haji akan menjadi bangkai yang dilempar ke wajah pemilik nya.

Jasad manusia hidup karena ada ruh.
Sedangkan Ruh hidup dengan dzikir.
Tanpa dzikir,,, manusia adalah mayat hidup.

الذاكر بين الغافلين كالحي بين الموتى

Orang yang berdzikir diantara orang-orang yang lupa, seperti orang yang hidup diantara mayat.

Carilah Thoriqoh walau harus berjalan 1000 tahun.
Carilah Syaikh walau pun harus mengarungi gunung, jurang, samudera.

Seperti kata Tuan Syaikh Abdul Qodir qs.

سافر الي الف عام لتسمع مني كلمة

Berjalanlah 1000 tahun (datanglah) kepadaku untuk mendengar (menerima) satu kalimat dariku.

Yaitu kalimat Dzikir.

**
Dzikir tanpa Thoriqoh adalah dzikir tanpa cara.
Dzikir tanpa Thoriqoh adalah dzikir tanpa guru.
Dzikir tanpa guru ibarat pohon yang tidak ditanamkan.

Dzikir adalah benih ma'rifat yang harus ditanam didalam hati yang subur.
Hanya syaikh yang bisa menanamkan dzikir dengan metode yang tepat.
Bahkan syaikh lah yang membimbing kita untuk memelihara dzikir.

Kalimah Thoyyibah adalah dzikir yang ditanamkan oleh Syaikh.
Kalimah Khobitsah adalah dzikir yang tidak ditanamkan oleh Syaikh.

(أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ * تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا ۗ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ * وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الْأَرْضِ مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ)

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Alloh telah membuat perumpamaan kalimat yang baik (KALIMAH THOYYIBAH) seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,

Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Alloh membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.

Dan perumpamaan kalimat yang buruk ( Kalimah Khobitsah) seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.

[Surat Ibrahim 24 - 26]

Ibadah tanpa berthoriqoh akan semaunya tanpa bimbingan tanpa arahan.

Hidup tanpa thoriqoh adalah hidup tanpa dzikir, tak mengenal Alloh walaupun hebat ilmu dan ibadah nya.

Tidak berthoriqoh adalah miskin walaupun kaya raya.
Tidak berthoriqoh = tidak punya dzikir = tidak punya Syaikh.
Hidup tanpa Thoriqoh Selamanya bernilai dosa walaupun hafal 1000 kitab.

Banyak orang memandang Thoriqoh seperti memandang buah durian.
Mereka takut akan durinya....

Padahal..
Durian jangan hanya dipandang, apalagi dipikirin ...

Durian dimakan saja... buahnya manis.....
Kamu menyesal kenapa dari dulu tidak memakan buahnya.

Dari dulu tau durian, hanya dipikirin, hanya dipandang saja....

Orang lain sedang mencicipi nikmat thoriqoh.... Kamu hanya terus nonton... Sambil meraba raba durinya....
Kamu teruuus saja suudhon mikirin duri...
Kapan kamu mau mencicipi hidangan dari Alloh ini........?

Sang kyai

Want your school to be the top-listed School/college in Sleman?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address


Condong Catur
Sleman
55283