Sekolah Air Hujan Banyu Bening

Sekolah Air Hujan Banyu Bening

Share

Sekolah Air Hujan Banyu Bening merupakan sekolah air hujan pertama di Indonesia, berlokasi di Tempursari Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

05/06/2026

.
Membangun kesadaran kolektif di dalam menjaga sumber daya air membutuhkan keterlibatan semua elemen.

Tidak terkecuali peran anak muda sebagai generasi penerus yang membutuhkan ide, gagasan, dan aksi nyata akan ketersediaan dan kecukupan air saat ini dan kedepan.

Peran ini menjadi penting ketika anak muda ambil bagian dalam aksi dan pemberdayaan penuh empati yang sudah mulai dilakukan bersama-sama karena air adalah sumber utama kehidupan, jika tidak ada air dari Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan semua yang kita Makan sampai detik ini membutuhkan air dan Kita juga butuh Air... Air... Air...

Yuk ikuti bersama sekolah Sabtu bisa Offline/Online di edisi kali ini yang memberi Semangat terus Berjuang💪 sebagai penerus generasi, tamu di Bumi yang Amanah 🌱💦🇮🇩

Hari/Tanggal :
Sabtu, 6 Juni 2026

Waktu :
09.09 - 11.36 WIB

Tema :
"PERAN ANAK MUDA DALAM MENJAGA AIR"

Pemateri :
MIKAIL RAMADHANI
(Aktivis Muda)

Narahubung :
☎️ 0838 3138 7888
☎️ 0838 4913 7888

✳️ Hadir tepat waktu🕘
✳️ Bawa Alat Tulis 📝
✳️ Bawa Tumbler🍶

GRATIS & TERBUKA UNTUK UMUM

Salam Air Hujan💦

Photos from Sekolah Air Hujan Banyu Bening's post 29/05/2026

.
CSR PT. Pertamina Geothermal Energy Lahendong menggelar kegiatan sosialisasi pemanfaatan dan pemanenan air hujan di Pertanian Bunga Primadona Krisan beralamat di Kakaskasen Dua, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, dan di LPKA Tomohon yg beralamat di Kolongan Satu, Kec. Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan untuk memberikan solusi air bagi pertanian Krisan, air minum, dan solusi air konsumsi untuk anak binaan di lapas LPKA.

Kegiatan yang digelar dari tanggal 23-27 Mei 2026 merupakan satu informasi baru bagi masyarakat Tomohon tentang pemanfaatan dan pengelolaan air hujan. Sosialisasi pemanfaatan air hujan ini juga di harapkan menjadi inside baru terkait solusi air bersih di Tomohon. Ungkapan ini di sampaikan oleh Muhammad Didih sebagai user di program ISLAH (Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan) yg berkolaborasi, bermitra dengan Sekolah Air Hujan Banyu Bening Sleman-DIY.

Kalapas LPKA Tomohon Novian Endus Santosa Amd,IP, SH, MH dalam Sambutan nya menyampaikan semoga pengetahuan baru tentang pemanfaatan dan pengelolaan air hujan ini bisa berlanjut ke depan yang dengan langkah-langkah aksi lainnya yang pastinya sangat bermanfaat tidak hanya sampai di sosialisasi saja.

Dalam paparannya Sri Wahyuningsih S. Ag jauh-jauh dari Sleman-Yogyakarta (Sekolah air Hujan Banyu Bening) menyampaikan konsep 5 M (Menampung, Mengolah, Minum, Menabung, Mandiri).
Beliau memperkenalkan tekhnologi ISLAH (Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan) dan tekhnologi elektrolisa air hujan yaitu teknologi yang meningkatkan kualitas air hujan yang sudah Bagus menjadi 2 rasa (Asam dan Basa) yang semua mempunyai peran-fungsi manfaat masing-masing nya.

Bu Ning (sapaan Sri Wahyuningsih) juga menyampaikan bahwa setetes air hujan memberikan sejuta harapan seluruh makhluk hidup di bumi tidak hanya manusia saja tapi setelah kita tiada masih ada Anak Keturunan yang melanjutkan nya, "Mewariskan Mata Air lenih Mulia daripada Mewariskan Air Mata".

22/05/2026

Air hujan menjadi isu sentral solusi ketika isu-isu krisis air merebak serta isu kekeringan panjang

Banyak masyarakat sudah sudah melakukan aksi pembiasaan memanfaatkan air hujan . Dengan alasan apapun

Bahkan ada salam satu desa yang sudah memanfaatkan air hujan ini menjadi pembiasaan masyarakatnya .
Yang kemudian oleh dinas kebudayaan di tetapkan sebagai desa budaya air hujan

Apa dan seperti apa desa budaya air hujan ini
Ikuti sekolah sabtu edisi kali ini :

Hari/tanggal : Sabtu, 23 Maret 2026

Waktu : 09.09 - 11.36 WIB

Tema : DESA BUDAYA AIR HUJAN

Pemateri : RM Basyarudin

Narahubung :
0838 3138 7888
0938 4913 7888

✳️ Hadir tepat waktu
✳️ Bawa Alat tulis
✳️ Bawa Tumbler

GRATIS & TERBUKA UNTUK UMUM

Salam Air hujan





18/05/2026

"Berawal dari Medsos, Pengusaha Oleh-Oleh Ini Terapkan Pemanfaatan Air Hujan di Tiga Lokasi untuk Mitigasi Kekeringan"

Kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan air hujan kini mulai menarik perhatian pelaku usaha. Salah satunya datang dari (Umi Farida), pemilik usaha oleh-oleh terkenal Bolu Susu Lembang yang juga bermitra dengan Bakpia Tugu. Berawal dari informasi yang ditemukannya melalui media sosial, Umi Farida tertarik mengenal lebih jauh konsep pengelolaan air hujan yang dikembangkan oleh Sekolah Air Hujan Banyu Bening melalui metode ISLAH (Instalasi Lumbung Air Hujan) dan Elektrolisa. Ketertarikan tersebut kemudian diwujudkan dengan pemasangan instalasi di tiga lokasi berbeda sebagai langkah nyata mitigasi kekeringan dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB).

Langkah ini dilakukan di dua rumah milik Umi Farida yang berada di Bandung serta satu lokasi usaha oleh-oleh di kawasan Jakal 11, Yogyakarta. Dua instalasi di Bandung memiliki kapasitas tampungan air masing-masing 2.000 liter dan 1.500 liter, sementara instalasi di lokasi usaha Jakal 11 mampu menampung hingga 2.000 liter air hujan. Total ribuan liter air tersebut nantinya dimanfaatkan sebagai cadangan air bersih sekaligus lumbung air saat musim kemarau tiba.

Menurut Umi Farida, kebutuhan akan solusi penyimpanan air semakin penting di tengah ancaman perubahan iklim dan krisis air yang mulai dirasakan di berbagai daerah. Melalui metode ISLAH, air hujan yang sebelumnya terbuang kini dapat ditampung dan dimanfaatkan kembali secara lebih bijak. Menariknya, Sekolah Air Hujan Banyu Bening tidak hanya menawarkan sistem penampungan air hujan, tetapi juga teknologi elektrolisa untuk membantu memecah molekul air sehingga air dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Sekolah Air Hujan Banyu Bening sendiri dikenal sebagai pusat edukasi dan praktik konservasi air hujan yang aktif mengkampanyekan pentingnya membangun kemandirian air dari rumah tangga hingga sektor usaha. Metode ISLAH menjadi salah satu inovasi unggulan karena dinilai sederhana, mudah diterapkan, dan efektif dalam mendukung ketahanan air masyarakat.

Photos from Sekolah Air Hujan Banyu Bening's post 18/05/2026

.
SMP Labschool Cibubur yang beralamat di Jatiranggon, Kec. Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat menunjukkan ketertarikan dalam mempelajari teknik pemanenan air hujan yang diperkenalkan oleh Sekolah Air Hujan Banyu Bening. Ketertarikan tersebut diwujudkan melalui kegiatan workshop Labs Insight bertema "Mewujudkan Generasi Emas yang Kreatif dan Inovatif". Digelar pada 16 April 2026 di Taman Pintar, Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan metode pemanenan air hujan kepada para siswa sebagai salah satu solusi penyediaan air bersih yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sekitar 200 siswa bersama para guru pendamping mengikuti acara dengan antusias.

Dalam kegiatan tersebut, Sri Wahyuningsih, S. Ag selaku Founder Sekolah Air Hujan Banyu Bening menyampaikan materi dasar mengenai pemanfaatan air hujan untuk konsumsi melalui konsep 5M (Menampung, Mengolah, Minum, Menabung, dan Mandiri). Selain itu, para siswa juga dikenalkan dengan metode ISLAH (Instalasi Lumbung Air Hujan) sebagai sistem penampungan air hujan modern serta alat elektrolisa yang mendukung proses pengolahan melalui pemecahan molekul air.

Tidak hanya menerima teori, para peserta juga diajak langsung mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh dengan dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk bersama-sama belajar merakit prototipe ISLAH dan alat Elektrolisa. Kegiatan berlangsung interaktif karena para siswa dapat diskusi, berkreasi, sekaligus memahami pentingnya inovasi dalam pengelolaan sumber daya air.

Sebagai hasil dari praktik tersebut, para siswa juga membawa pulang oleh-oleh edukatif berupa 23 Prototipe ISLAH (Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan) dan 23 Elektrolisa yang telah dirakit bersama selama kegiatan.

Setelah rangkaian acara di Taman Pintar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke Sekolah Air Hujan Banyu Bening yang berlokasi di Tempursari, Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kab. Sleman, DIY. Dalam kunjungan ini, para siswa melihat secara langsung penerapan sistem pemanenan air hujan, proses pengolahan air, serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan di sekolah tersebut.

15/05/2026

.
Kecamatan Buah Batu (Buahbatu) di Kota Bandung memiliki topografi didominasi dataran (75%) dengan ketinggian \(\approx 500\) mdpl.

Wilayah ini beriklim tropis dengan suhu harian berkisar \(20^{\circ }\text{C}\) hingga \(30^{\circ }\text{C}\). Curah hujan rata-rata di kecamatan ini mencapai \(600\text{ mm/tahun}\) dengan periode hujan terbanyak sekitar 45 hari.

Dan di Buah Batu Regency Banyu Bening ini pertama kali ISLAH (Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan) terpasang semoga membawa manfaat dan Keberkahan.
Aamiin Yaa Robbal Alaamiin 🤲

15/05/2026

.
Isu kemarau kering di tahun 2026 membuat sebagian masyarakat kita mengalami kepanikan hingga bagaimana semua ingin segera mungkin di pasangin ISLAH (Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan) dan juga sebagai Teknologi terbaru 2026 dari Kami SAH BB (Sekolah Air Hujan Banyu Bening).

Kondisi seperti ini merupakan siklus yang setiap tahun selalu berulang, yuk bagaimana kita sebagai masyarakat untuk Mitigasi dan PRB (Pengurangan Resiko Bencana) dalam mengatasi Kelangkaan Air, dan nanti saat musim Hujan tiba apa yang harus Kita lakukan agar tidak berulang dan menjadi benar-benar Pengurangan.

Ayo Sahabat Air Hujan dimanapun berada, Kita belajar bersama bisa Online ataupun Offline di sekolah sabtu edisi kali ini ;

Hari/Tanggal :
Sabtu, 16 Mei 2026

Waktu :
09.09 - 11.36 WIB

Tema :
"Konektifitas Pengelolaan Air Hujan dalam Adaptasi Perubahan Iklim"

Pemateri :
Halik Sandera
(Pemerhati Lingkungan)

Narahubung :
☎️ 0838 3138 7888
☎️ 0838 4913 7888

✳️ Hadir tepat waktu🕘
✳️ Bawa Alat Tulis 📝
✳️ Bawa Tumbler🍶

GRATIS & TERBUKA UNTUK UMUM

Salam Air Hujan💦

13/05/2026

.
Wilayah Bekasi berada di dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 11 hingga 81 meter di atas permukaan laut (mdpl), serta memiliki kemiringan lereng yang relatif datar (0-2%). Kondisi topografi yang rendah dan datar ini membuat sejumlah area di Bekasi rawan terhadap genangan dan banjir.

Karakteristik Curah Hujan di Bekasi

Volume Tahunan: Curah hujan tahunan di Bekasi berkisar antara \(1.600 - 2.266\) mm per tahun, menjadikannya wilayah dengan iklim tropis yang lembap.

Musim Hujan: Umumnya terjadi antara bulan November dan Mei, didorong oleh angin muson barat daya yang bersifat basah.

Puncak Curah Hujan: Puncak intensitas hujan tertinggi umumnya terjadi pada bulan Januari, yang sering kali mencatatkan curah hujan lebih dari 300 mm per bulannya.

Musim Kemarau: Terjadi pada periode angin muson timur-tenggara (Mei hingga September), dengan bulan terkering biasanya jatuh pada Agustus.

Yuk Sahabat Air Hujan waktunya kita menampung Air Hujan dengan metode Sederhana dan semua bisa melakukan nya untuk Mitigasi dan PRB (Pengurangan Resiko Bencana) dengan Niat dan Aksi nyata.
"Siapa lagi kalau bukan Kita"

13/05/2026

.
Sejarah kopi bermula dari penemuan tak sengaja oleh penggembala kambing bernama Kaldi di dataran tinggi Ethiopia, Afrika, sekitar abad ke-9, yang mendapati kambingnya hiperaktif setelah memakan buah beri merah. Kopi kemudian menyebar ke Yaman di Arab pada abad ke-15, menjadi populer di dunia Islam, dan meluas ke Eropa pada abad ke-17 sebelum menjadi komoditas global, termasuk ditanam di Indonesia oleh Belanda.

Silakan tambah di Komentar Sejarah Kopi di Dunia bahkan di Indonesia ya Sahabat Air Hujan 💦

"Ngombe Banyu Udan ben Ora Edan"

☕️

11/05/2026

.
"Manfaat kopi Original tanpa gula dan Air Hujan Murni dengan TDS (Total Dissolved Solids) rendah"

Minum kopi asli atau kopi hitam tanpa gula menawarkan berbagai manfaat kesehatan berkat kandungan antioksidan tinggi dan kafein, seperti meningkatkan energi dan metabolisme, membantu pembakaran lemak, menurunkan risiko penyakit kronis (diabetes tipe 2, jantung), serta meningkatkan fungsi kognitif. Kopi ini rendah kalori, membuatnya ideal untuk diet.

Berikut adalah rincian khasiat kopi asli tanpa gula:

Meningkatkan Energi dan Fokus: Kafein bertindak sebagai stimulan sistem saraf pusat, meningkatkan stamina, energi, dan suasana hati.

Membantu Penurunan Berat Badan: Kopi hitam tanpa gula dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu pembakaran lemak.

Kaya Antioksidan: Kopi adalah sumber antioksidan terbesar dalam pola makan sehari-hari, membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

Melindungi Kesehatan Otak: Konsumsi rutin dikaitkan dengan penurunan risiko penurunan kognitif seperti penyakit Alzheimer dan demensia.

Mencegah Penyakit Kronis: Membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan menjaga kesehatan jantung.

Kesehatan Pencernaan: Kandungan dalam kopi dapat membersihkan saluran pencernaan.

"Ngombe Banyu Udan ben Ora Edan"

id

☕️

Want your school to be the top-listed School/college in Sleman?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Sleman