12/08/2021
Berita duka
Innalillahi wainnailaihi rojiun.
Telah meninggal dunia hari ini, Prof. Kusnanto, guru besar perawat.
Semoga husnul khotimah.
Membahas seputar perkembangan dunia Keperawatan dan Kesehatan. IG: @PerawatPreneur
12/08/2021
Berita duka
Innalillahi wainnailaihi rojiun.
Telah meninggal dunia hari ini, Prof. Kusnanto, guru besar perawat.
Semoga husnul khotimah.
31/07/2021
Tanggal 31 Juli 2021 Perkembangan COVID-19 di Indonesia
Jumlah kasus terkonfirmasi positif di Indonesia menjadi 3.409.658 kasus dengan 2.770.092 sembuh dan 94.119 meninggal.
Tetap patuhi 3M dengan untuk memutus rantai penularan COVID-19. Bersama kita bisa .
18/07/2021
, Kementerian Kesehatan membuka pendaftaran bagi para tenaga kesehatan untuk bergabung menjadi garda terdepan penanganan COVID-19, untuk penempatan di RS maupun Faskes khusus COVID-19 di seluruh Indonesia.
Jika kamu berminat, simak kriteria, syarat dan link pendaftaran dalam infografis berikut.
Gerakan Donasi dan Gotong-Royong "Indonesia Pasti Bisa" Untuk Penanganan Covid-19
Jakarta, 15 Juli 2021
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mendukung sepenuhnya gerakan Indonesia Pasti Bisa yang merupakan media terbuka bagi berbagai kalangan untuk memberikan bantuan dalam bentuk apapun.
Gerakan yang diinisiasi oleh pemerintah, figur publik dan influencers, perusahaan, media, NGO dan masyarakat umum ini menyediakan platform yang dapat diakses oleh masyarakat terdampak, maupun tenaga medis dan rumah sakit agar bantuan tersebut dapat diterima dengan lebih cepat dan tepat sasaran.
Menkes Budi mengapresiasi gerakan tersebut yang berangkat dari semangat gotong royong dan kepedulian orang-orang yang mau berbagi, menyalurkan sebanyak mungkin bantuan yang saat ini paling dibutuhkan dan memberikan pengaruh perubahan positif bagi masyarakat Indonesia.
“Saya berharap gerakan Indonesia Pasti Bisa dapat menjadi sebuah gerakan moral yang kiranya dapat menginspirasi banyak pihak untuk terus ikut berperan aktif dalam berbagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi masyarakat untuk pencegahan dan penanggulangan COVID-19,” kata Menkes dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/7).
Gerakan ini juga dapat memberikan semangat positif disaat begitu banyak berita hoax terkait COVID-19 yang beredar di masyarakat. Menkes Budi berharap melalui gerakan ini juga informasi-informasi yang benar bisa dengan cepat sampai ke masyarakat.
Menanggapai hal tersebut, Juru Bicara gerakan Indonesia Pasti Bisa Deddy Corbuzier menilai bahwa saat ini bukan sedang melawan virus melainkan sedang perang melawan hoax.
“Saya melihat di mana-mana kenyataannya adalah bahwa kita kayaknya bukan perang melawan virus tapi melawan hoax, perangnya lawan kebohongan, perangnya lawan politik, perang melawan mafia, perangnya lawan orang-orang yang marah,” kata Deddy.
Adapun program gerakan Indonesia Pasti Bisa antara lain Program Vaksinasi dengan membuka sentra vaksin di kota Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja, Solo dan Surabaya. Pemilihan kota-kota ini karena berdasarkan hasil pencatatan website www.covid19.go.id kota-kota tersebut masuk ke zona hitam. Program ini telah berjalan pada tanggal 12 Juli 2021 dan akan terus dilaksanakan berkala.
Selanjutnya Program Vitamin dengan menyediakan dan mendistribusikan vitamin D3 5000 IU secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan selama isolasi mandiri (isoman). Masyarakat dapat melakukan permintaan melalui website www.indonesiapastibisa.org
Ada p**a Program Makanan Isoman (isolasi mandiri), Program ini menyediakan paket makan isoman dengan harga yang terjangkau melalui aplikasi Digiresto dan dikirimkan secara gratis. Program ini telah berjalan sejak 11 Juli 2021 dan tersedia di Jabodetabek. Program ini didukung oleh Dapur Solo, Ichiban Sushi, Bakmi Naga, Ta Wan, Batavia Café, The Harvest, Rice Meat Bowl, Simager, dan masih banyak lagi partner yang akan bergabung.
Kemudian Program Sembako dengan paket sembako murah juga disediakan untuk pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri dan gratis ongkos kirim menggunakan ekspedisi SiCepat Ekspres. Paket sembako murah isoman ini didukung oleh www.belanjarutin.id dan dapat dipesan oleh seluruh masyarakat Indonesia pertanggal 13 Juli 2021.
Gerakan Indonesia Pasti Bisa ini juga memiliki Program Ambulan Jenazah. Sudah ada dua ambulance jenazah yang disiapkan untuk masyarakat yang membutuhkan di Area Jabodetabek.
Program selanjutnya adalah Peminjaman oxygen concentrator sebanyak 500 unit yang akan tersedia di awal bulan Agustus. Oxygen concentrator ini dapat dipinjamkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Peminjaman ini dapat dilakukan melalui website www.indonesiapastibisa.org
Beberapa program sudah memasuki tahap persiapan akhir yaitu proses pengiriman pasokan serta integrasi sistem agar dapat segera dilaksanakan. Nantinya program ini akan berjalan sampai dengan Desember 2021.
“Harapannya adalah tahun depan kondisi Indonesia tidak akan sedarurat seperti sekarang ini dan gerakan Indonesia Pasti Bisa dapat memberikan program yang berbeda,” kata Deddy.
Gerakan Indonesia Pasti Bisa merupakan wujud kepedulian yang menjadi keunggulan masyarakat Indonesia. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan berdasarkan survey yang ia dapat menunjukan bahwa wujud kepedukian atau kesetiakawanan sosial yang ada di masyarakat Indonesia lebih unggul dibandingkan masyarakat di negara lain.
"Indonesia itu juara sebenarnya ada pada Inner beauty nya, yaitu kesetiakawanan sosial. Di tahun 2018 ada survei dimanakah negeri yang paling baik hati sedunia itu? Indeks tertinggi adalah Indonesia yang mungkin naik turun tapi ini kita banggakan," katanya.
Pria dengan julukan Kang Emil itu berharap gerakan Indonesia Pasti Bisa dapat menjadi besar dan menjadi referensi masyarakat dalam mencari informasi segala hal tentang COVID-19.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr. Widyastuti mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengapresiasi gerakan Indonesia Pasti Bisa. Gerakan tersebut telah mengkolaborasikan antar elemenen masyarakat dalam mengendalikan COVID-19.
Sejalan dengan gerakan Indonesia Pasti Bisa, pemerintah DKI Jakarta membentuk Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) sejak 2020. Susah ada lebih dari 500 kegiatan kolaborasi sehingga penanggulangan COVID-19 ini dapat dilakukan bersama-sama.
"Gerakan Indonesia Pasti Bisa adalah suatu gerakan yang mengajak kita untuk selalu optimis," ujarnya.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected] (D2)
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM
sumber: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210715/5538143/gerakan-donasi-dan-gotong-royong-indonesia-pasti-bisa-untuk-penanganan-covid-19/
Tukar Jabatan Dirut Rumah Sakit, Menkes Budi Minta Pelayanan, Infrastruktur, SDM Kesehatan Sebaik-baiknya
Jakarta, 12 Juli 2021
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melantik 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Kesehatan sebagai direktur utama rumah sakit, Senin (12/7). Dengan dilantiknya 2 pejabat tersebut diharapkan layanan kepada masyarakat, infrastruktur rumah sakit, dan pembinaan SDM Kesehatan dilakukan dengan optimal.
Pelantikan dilakukan secara virtual dengan diikuti oleh Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono Harbuwono beserta seluruh pejabat eselon 1 Kementerian Kesehatan.
2 pejabat yang dilantik antara lain dr. Rukmono Siswishanto, Sp.OG, M.Kes sebagai Direktur Utama RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Utama RS Dr. Sardjito Yogyakarta.
Selanjutnya dr. Eniarti, M.Sc, Sp.Kj, MMR sebagai Direktur Utama RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Sebelumnya ia mengemban jabatan Direktur Utama RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang.
Menkes Budi mengatakan rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam penyegaran organisasi. Ia mengingatkan organisasi yang dijalankan saat ini di lingkungan Kemenkes tengah menghadapi tekanan yang luar biasa karena adanya peningkatan dari penularan virus COVID-19.
"Untuk itu di manapun rekan-rekan berada sebagai pimpinan rumah sakit terutama yang merupakan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan harus dipastikan bahwa tugas utama kita melayani masyarakat sebaik-baiknya, mempersiapkan infrastruktur dengan sebaik-baiknya, dan juga membina semua tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit kita dengan sebaik-baiknya," ucap Menkes.
Menurutnya, tekanan yang amat besar dari pandemi ini akan membuat ketiga hal tersebut menjadi sangat krusial dan penting untuk dimonitor kesiapannya setiap hari.
"Oleh karena itu titipan saya kepada para Dirut rumah sakit vertikal yang ada di seluruh Indonesia pastikan bahwa kita meluangkan waktu dan tenaga yang cukup untuk mengantisipasi semua masalah yang mungkin terjadi, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya terhadap masyarakat yang berada di sekitar kita," kata Menkes.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected] (D2)
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM
sumber: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210712/3938096/tukar-jabatan-dirut-rumah-sakit-menkes-budi-minta-pelayanan-infrastruktur-sdm-kesehatan-sebaik-baiknya/
06/07/2021
Apakah Anak Broken Home Selalu Memiliki mental yang Rusak?
Broken home biasanya dikaitkan dengan perceraian orang tua yang disebabkan oleh pertengkaran atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Namun, ternyata broken home tidak selalu seperti itu tapi bisa juga disebabkan oleh keluarga yang tidak harmonis.
International Journal of Applied Research menerbitkan suatu penelitian yang menjelaskan broken home adalah kondisi ketika keluarga tidak lagi utuh.
Ketidakutuhan keluarga bisa terjadi karena perceraian, salah satu orangtua meninggal atau masalah yang tidak dapat terselesaikan dengan baik.
Bahkan bisa juga karena adanya orang ketiga di dalam urusan rumah tangga, seperti orangtua, mertua, atau keberadaan perempuan maupun laki-laki idaman lain.
Mengutip dari situs resmi Brown University, idealnya keluarga adalah tempat anak tumbuh dan berkembang dengan sehat secara mental dan fisik. Namun, ada kondisi yang menjadikan kebutuhan emosional anak tidak terpenuhi. Seperti misalnya, pertengkaran orang tua, kekerasan dan komunikasi yang kurang di dalam rumah tangga membuat anak tidak dapat mengekspresikan perasaannya.
Ada 5 hal selain perpisahan orang tua yang dapat menyebabkan anak broken home, yaitu:
- Salah satu atau kedua orangtua kecanduan sesuatu (bekerja, narkoba, alkohol, judi).
- Orangtua melakukan kekerasan fisik terhadap anak atau anggota keluarga lain.
- Salah satu atau kedua orangtua melakukan eksploitasi terhadap anak.
- Seringkali mengancam anak saat keinginan orangtua tidak terpenuhi.
- Orangtua otoriter dan tidak memberikan pilihan pada anak.
Jika kondisi tersebut selalu terjadi, akan membuat anak memunculkan banyak reaksi untuk mengungkapkan isi hati dan pikirannya. Hal ini tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri. Namun, dapat mempengaruhi hubungan anak dengan orang-orang di sekitarnya.
Dampak dari anak yang mengalami broken home, yaitu:
- Kurang kasih sayang
- Rentan mengalami gangguan psikis
- Membenci orang tua
- Sulit bergaul
- Kekurangan moral
- Mudah mendapat pengaruh buruk
- Tidak berprestasi
- Memandang hidup sia-sia
- Potensi penyakit kejiwaan.
Tidak sedikit orang yang menganggap jika anak broken home memiliki masa depan yang suram, padahal anggapan itu tidak selalu terjadi. Karena anak broken home juga mempunyai hak yang sama dalam hidup, dan juga kesempatan untuk sukses dan hidup bahagia.
Anak broken home juga dapat memiliki kesempatan untuk hidup bahagia dan memiliki kesuksesan. Meskipun memiliki kesan negatif dan minimnya support pada anak broken home, tapi pada dasarnya mereka sama seperti anak lain. Meski keluarganya tak utuh atau harmonis, Namun tetap memiliki kesempatan yang sama dalam mengatur hidup untuk masa depannya.
Menurut kalian sobat enspedian, bagaimana tanggapan untuk anak yang broken home? Berikan semangat untuk mereka jika berada disekitar kita ya!
Pemerintah Integrasikan Data Kesehatan dengan Aplikasi Pedulilindungi untuk Mencegah Pemalsuan Hasil Tes COVID-19 sebagai Syarat Perjalanan
Jakarta, 4 Juli 2021- Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung sejak 3-20 Juli 2021, pemerintah mewajibkan setiap orang yang akan melakukan perjalanan udara menunjukkan hasil tes swab PCR/Antigen negatif dan bukti sudah divaksinasi. Hal ini untuk memastikan keamanan setiap penumpang dalam bepergian serta menekan laju penyebaran virus COVID-19.
Mulai hari ini (4/7), Kemenkes membuka akses bagi operator transportasi udara untuk melakukan pengecekan kesehatan penumpang secara otomatis dengan menunjukkan QR code di aplikasi Pedulilindungi atau menunjukkan nomor NIK di counter check-in, sehingga penumpang tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hardcopy.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan dengan mekanisme di atas maka bisa dipastikan bahwa hanya penumpang yang sehat yang bisa masuk ke pesawat. Semua data penumpang yang telah melakukan vaksinasi dan hasil pemeriksaan PCR/antigen tersimpan dengan aman di big data Kemenkes yang diberi nama New All Record atau NAR. Seluruh big data NAR ini terkoneksi dengan aplikasi Pedulilindungi sehingga proses pengisian e-HAC yang selama ini sudah berjalan, dilakukan melalui aplikasi Pedulilindungi,” kata Budi.
“Kita ingin di Kemenkes mengintegrasikan aplikasi terkait dengan COVID-19 dan vaksinasi ke dalam aplikasi Pedulilindungi,” kata Budi.
Saat ini sudah ada 742 Lab yang terafiliasi dengan Kemenkes dan memasukkan data ke dalam NAR. Sehingga hanya hasil swab PCR/Antigen dari lab yang sudah terafiliasi yang bisa dipakai sebagai syarat penerbangan.
“Dengan mekanisme baru ini, maka pengecekan kesehatan penumpang dilakukan saat keberangkatan dan bukan saat kedatangan sehingga bisa membuat para penumpang merasa lebih aman dan nyaman,” tutur Menkes.
Proses check-in dengan aplikasi Pedulilindungi ini akan diuji coba untuk penerbangan rute Jakarta-Bali dan Bali-Jakarta, mulai hari Senin, 5 Juli 2021 sampai 12 Juli 2021. Untuk lab-lab yang belum memasukkan data ke NAR, mulai hari Senin, 12 Juli 2021 hasil swab PCR/antigennya tidak berlaku untuk penerbangan.
Mekanisme pengecekan dengan big data NAR ini nantinya akan dilakukan juga pada saat pemesanan tiket di airlines maupun secara online, dan akan diperluas ke moda transportasi darat dan laut dalam waktu dekat.
Pada tanggal 1 Juli juga sudah dilaunching pilot project menggunakan QR Code Aplikasi Pedulilindungi di Bali di tempat-tempat publik, terutama hotel dan restoran. Penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat menguatkan mekanisme tracking dan testing yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dan wisatawan dari risiko penularan COVID-19.
Menteri BUMN Erick Tohir medukung integrasi data kesehatan dan aplikasi Pedulilindungi. Ia meyakini integrasi ini sangat penting untuk memastikan pemerintah tepat sasaran dalam menangani COVID-19. “Bagaimana nanti yang namanya kartu vaksin dan dokumen lain-lainnya ini menjadi satu kesatuan sehingga kita bisa memantau atau memastikan ketepatan data-data penumpang untuk kita mencegah penularan COVID-19,” ucap Erick.
Direktur Operasi Angkasa Pura Airports Wendo Asrul Rose menilai integrasi data kesehatan penumpang dengan aplikasi Pedulilindungi ini merupakan antisipasi dari peningkatan trafik penumpang pesawat udara agar meminimalisir penularan COVID-19.
Sebagai langkah awal, penumpang pesawat udara sebelum melakukan perjalanan udara adalah wajib menginstall aplikasi Pedulilindungi. Selanjutnya penumpang melakukan proses registrasi dan penumpang mendapatkan user account. Pada saat melakukan proses testing ke tempat pelayanan kesehatan, ataupun klinik, ataupun rumah sakit ini rumah sakit ini diharapkan sebagaimana SE yang sudah diterbitkan oleh Pak Menteri Kesehatan ini wajib terafiliasi dengan sistem. “Jadi nanti semua hasilnya akan diupload dimasukkan ke New All Record yang datanya dikelola oleh Kemenkes,” kata Wendo.
Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G. Plate menambahkan bahwa utilisasi dan fitur-fitur aplikasi Pedulilindungi akan mendukung pencegahan penularan COVID-19 dan membantu program vaksinasi COVID-19, dan juga pemantauan zona risiko COVID-19 di seluruh Indonesia.
Selain integrasi data kesehatan penumpang, manfaat penting lainnya dari aplikasi tersebut adalah dapat mengakses fasilitas publik. “Jadi ada QR Code di aplikasi Pedulilindungi yang membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan dan mengakses fasilitas publik. Tolong dimanfaatkan baik-baik,” ucap Johnny.
Melalui penambahan fitur-fitur tersebut masyarakat turut berperan aktif memberikan informasi yang dibutuhkan untuk memutakhirkan kebijakan penanganan COVID-19. “Aplikasi Pedulilindungi akan mengintegrasikan Rapid Antigen atau PCR yang dilakukan di laboratorium serta fasilitas pelayanan kesehatan yang dimilik pemerintah daerah dan swasta secara real-time. Dengan demikian aplikasi Pedulilindungi yang sudah terintegrasi dengan aplikasi elektronik e-HAC dapat dipastikan validasinya oleh petugas bandara di counter check-in bagi penumpang transportasi udara,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik dan mengapresiasi upaya pengintegrasian data dari Kemenkes dan penerapan aplikasi layanan kesehatan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dari Kominfo, dalam rangka mendukung pelaksanaan pengecekan syarat perjalanan melalui transportasi udara di masa PPKM Darurat.
“Di situasi seperti ini, pengecekan hasil tes kesehatan perlu dilakukan secara ketat untuk memastikan penumpang pesawat benar-benar dalam keadaan sehat. Oleh karenanya, melalui integrasi sistem ini diharapkan dapat memastikan kevalidan dan mencegah terjadinya pemalsuan hasil tes, serta mempercepat proses check-in pesawat karena tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hard copy yang dapat menimbulkan antrian dan kerumunan,” jelas Menhub.
Menhub menjelaskan, pihaknya melalui Ditjen Perhubungan Udara bersama operator bandara dan maskapai, akan mendukung pelaksanaan ujicoba penerapan untuk penerbangan Jakarta-Bali dan Bali-Jakarta, dan turut mensosialisasikan penggunaan aplikasi ini kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik integrasi dan penggunaan aplikasi ini nantinya bisa digunakan juga di terminal bus, stasiun, dan pelabuhan. Karena ini penting untuk meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk menggunakan transportasi publik dengan aman dan tetap sehat,” ucap Menhub.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected] (D2)
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM
sumber: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210704/0738021/pemerintah-integrasikan-data-kesehatan-dengan-aplikasi-pedulilindungi-untuk-mencegah-pemalsuan-hasil-tes-covid-19-sebagai-syarat-perjalanan
24/06/2021
Selamat Hari Bidan Nasional
Bidan memiliki tugas mulia untuk memastikan kesehatan ibu dan anak serta mendukung penguatan pelayanan primer di fasyankes.
Terima kasih untuk dedikasi yang diberikan, semoga bhakti baik ini bermanfaat bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Salam sehat 🇮🇩
23/06/2021
Pasca libur panjang, sejumlah daerah mencatatkan kenaikan kasus yang sangat tinggi. Hal ini turut menyebabkan tingginya angka kebutuhan perawatan di fasyankes.
Bagaimana upaya pemerintah menghadapi lonjakan kasus COVID-19?
Simak dalam infografis berikut ya
20/06/2021
Update perkembangan vaksinasi COVID-19 di Indonesia, per tanggal 20 Juni 2021 pukul 18.00 WIB.
Vaksin COVID-19 Merek Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax Tidak Dapat Dipergunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong
Jakarta 15 Juni 2021
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) telah memperbarui aturan mengenai pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi COVID-19 untuk meningkatkan cakupan dan mempercepat program vaksinasi nasional. Dalam aturan terbaru ini vaksin COVID-19 merek Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax tetap tidak dapat dipergunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong.
Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 18 Tahun 2021 yang disahkan oleh Menteri Kesehatan pada 28 Mei 2021, menggantikan Peraturan Menteri Kesehatan yang sebelumnya Nomor 10 Tahun 2021.
Juru Bicara COVID-19 dari Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid hari ini (15/6) menjelaskan bahwa dalam aturan yang baru, Kemenkes mengizinkan penggunaan jenis vaksin COVID-19 yang dipergunakan dalam Vaksinasi Gotong Royong, dalam hal ini vaksin Sinopharm, sebagai Program Vaksinasi Pemerintah yang gratis.
Hal ini perlu diatur mengingat 500 ribu dosis vaksin Sinopharm yang diperoleh merupakan hibah dari pemerintah Uni Emirat Arab sehingga tidak dapat diperjualbelikan.
“Poin utama dari aturan ini untuk mengatur bahwa pemerintah diperbolehkan menerima vaksin yang sama dengan yang digunakan dalam Vaksinasi Gotong Royong selama itu merupakan skema hibah atau bantuan secara gratis. Bukan malah sebaliknya,” tegas dr. Nadia.
Hingga saat ini, vaksin yang telah ditetapkan untuk program Vaksinasi Gotong Royong diantaranya adalah Sinopharm, Moderna dan Cansino.
“Ada kemungkinan, Indonesia akan menerima hibah dari COVAX Facility dengan merk vaksin yang juga digunakan untuk vaksin Gotong Royong. Indonesia tidak mungkin untuk pilih-pilih jenis vaksin yang dihibahkan secara gratis oleh COVAX karena seluruh dunia masih berebut vaksin,” dr. Nadia menjelaskan.
dr. Nadia menambahkan bahwa hal ini tidak berlaku bagi 4 jenis vaksin lain yang telah dan akan dipergunakan dalam Program Vaksinasi Nasional, yaitu Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax.
Keempat jenis vaksin ini hanya boleh dipergunakan untuk Program Vaksinasi Pemerintah dan tidak dapat dipergunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong.
“Selain itu, vaksin COVID-19 yang diperoleh dari hibah atau bantuan tersebut juga tidak boleh diperjualbelikan dan harus diberikan tanda khusus yang bisa dikenali secara kasat mata sebagai pembeda dengan vaksin Gotong Royong,” tutup dr. Nadia.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected]
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM
sumber: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210615/1837903/vaksin-covid-19-merek-sinovac-astrazeneca-pfizer-dan-novavax-tidak-dapat-dipergunakan-untuk-vaksinasi-gotong-royong/
06/05/2021
Kementerian Kesehatan RII
, saat ini 3 varian baru COVID-19 yakni varian B.1.1.7, varian B.1.3.5.1 dan varian B.1.6.1.7 telah ditemukan di Indonesia.
Ketiga varian ini diperkirakan lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya. Hal ini terlihat dari beberapa negara yang telah mengonfirmasi kenaikan kasus seiring ditemukannya varian baru ini di negaranya.
Belajar dari India dan Malaysia, kita tentunya tidak ingin Indonesia mengalami hal yang sama. Masyarakat diimbau untuk semakin ketat menerapkan protokol kesehatan 3M dan mengurangi mobilitas ke luar rumah apabila tidak mendesak.
Mari kita rayakan lebaran dengan melakukan aktivitas ibadah dan bekerja di rumah saja, tunda mudik demi keselamatan keluarga di rumah.
Salam sehat
Source: https://www.facebook.com/KementerianKesehatanRI/?__cft__[0]=AZUM5-lEhFR2Yu9nq83z_jgJXvO6q4WUt74mTrVSVYOYHbXJamlrwFHMWKGBMKi9iKUvTRvrxPwoPN5qZQk4HPAgVUJ9psFrPMPF0L5EORXvm6Rm4Fbg3ym7iyV5usZDrFRTtRqOgE_5g44aPa4M2kKN_Jyw5QMIuBtWSI7E3FP-NHsElTiu5UQUMcDCUUpZU_3OTjqcwaqHjypv94Z9hCy4&__tn__=-UC%2CP-R