09/05/2026
*Jaga Dunianya, Jangan Sampai Gadget Merusaknya*
Anak tantrum saat HP diambil? Atau mulai asyik sendiri berjarak dari keluarga? Faktanya, kelekatan pada gadget bukan sekadar tren, tapi ancaman nyata—dari gangguan emosi hingga risiko paparan konten berbahaya.
Anak berhak mengenal teknologi, tapi jangan sampai mereka kehilangan jati diri. Ingatkah betapa cerdas dan bahagianya anak-anak generasi kita dulu yang tumbuh lewat interaksi nyata, alam, dan nilai agama yang tenang.
Yuk selamatkan masa kecil anak-anak kita. Ikuti kelas ini dan temukan strategi konkret mendampingi buah hati di tengah kepungan era digital.
Jadwal Kelas :
30-31 Mei 2026
Waktu : 10.00 - 15.00 WIB
4 Sesi Online via Zoom
Materi Sesi I
Gadget : Teknologi Cerdas kok Bikin Bodoh ?
Materi Sesi II
Gadget Merusak Kebahagiaan Anak (dan Anda)
Materi Sesi III
Anak Cerdas Bahagia tanpa Gadget
Materi Sesi IV
Sudah Terlanjur Lekat dengan Gadget, Bagaimana ?
Narasumber :
Muhammad Firman
Pembina Sekolah Alam Yogyakarta
Konselor Pendidikan dan Keluarga
Fasilitas Program :
- File Materi Kelas
- Rekaman Materi
- Group Sharing dan Jejaring
HTM : 150.000
PEMBAYARAN BIAYA
Rekening BSI No. 1101144301
atas nama Sekolah Alam Yogyakarta
CP Pendaftaran : Bu Pisca 0811 2626 125
04/05/2026
Di Sayogya, pelajaran Aqidah tidak selalu disampaikan di dalam ruang kelas. Kami juga memantiknya dengan mengajak anak-anak berjalan, melihat luasnya bumi, mendengar suara alam, dan mengamati sekeliling. Berinteraksi langsung dengan ciptaan-Nya; ayat-ayat Allah di muka bumi.
Capek, senang, penasaran.. semua menjadi pintu untuk mengenal Rabb mereka lebih dekat. Menjelajah menghadirkan kesempatan anak untuk belajar percaya, sekaligus merasakan takjub. Dan dari rasa takjub itulah, harapannya keimanan ikut tumbuh di dalam hati mereka.
Maka jika kita ingin iman tertanam dalam, mungkin yang dibutuhkan bukan hanya penjelasan… tapi juga perjalanan 😊🌿
Menurut Ayah Bunda, mana yang lebih membekas: belajar di kelas atau belajar dari pengalaman langsung?
03/05/2026
Menghadirkan pendidikan yang jujur…
berarti berani memeriksa niat kita sejak awal.
Apakah anak kita belajar untuk bertumbuh sebagai hamba Allah, atau hanya untuk diakui, dipuji, dan diterima oleh dunia?
Karena jika niatnya keliru, proses belajar yang panjang pun bisa kehilangan maknanya.
Anak-anak kita sejatinya sudah terhormat dan cukup. Tugas kita bukan membuat mereka merasa “layak”, tetapi menemani mereka bertumbuh dengan benar. Di sanalah pendidikan menemukan kejujurannya. 🌿
—
Ingin terus bertumbuh dalam perspektif pendidikan yang jujur dan menenangkan?
Gabung di WhatsApp Channel Inspirasi Pendidikan Sayogya (Link ada di bio) 🤍
21/03/2026
Taqabbalallaahu minna wa minkum taqabbal ya karim
Ramadhan telah mengantar kita, Syawal telah mendatangi kita 😊
Perjalanan hidup keluarga kita masing-masing telah menyampaikan kita ke titik ini, titik kebersamaan mendidik bersama sama di Sayogya 🙏🏻
Betapa indahnya menjalani naik turun bersama dalam eratnya ukhuwah di antara kita. Semoga dengan itu, anak anak kita tumbuh dalam ekosistem terbaik selaras fitrahnya sebagai hamba Allah, sebagai anak, sebagai dirinya yang sejati, sebagai bagian dari masyarakat, sebagai mahluk ciptaan Allah di tengah alam 🥰🤲🏻
Masa depan panjang menjelang di hadapan. Mari langitkan doa terbaik, perkuat silaturahmi, eratkan sinergi, menyambut amanah mendidik anak dan pemuda sepanjang hayat 🤗
Semoga Allah SWT ridha dengan niat baik dan ikhtiar kita bersama 🤲🏻
Selamat Idul Fitri 1447 H
Sekolah Alam Yogyakarta
15/03/2026
Pusing setiap Lebaran karena anak anak malah sibuk main HP? 😖
Padahal kan banyak sekali hal seru di kampung halaman Ayah Bunda 😍. Bingung mau mulai dari mana?
Yuk berikan *Hadiah Lebaran Terbaikku: Jelajah Harta Karun Kebahagiaan Masa Kecil Ayah Bunda*
Beli di :
https://sayogyascripta.myscalev.com/hadiah-lebaran
Kebanyakan keluarga yang mudik lebaran, anak-anak malah asyik sendiri sama HP masing-masing.
Pas kumpul bareng kakek-nenek, yang ngobrol cuma orang tuanya aja. Anaknya nggak nyambung sama sekali.
Workbook *Hadiah Lebaran Terbaikku* ini hadir untuk membuat anak jauh dari HP selama mudik.
Ini buku aktivitas petualangan yang mengajak anak menjelajahi masa kecil Ayah dan Bunda lewat 11 misi seru di kampung halaman, mulai dari nyari jejak sekolah lama Bunda, sampai mengunjungi tempat kerja kakek dulu.
Caranya gampang banget. Beli sekali. Tinggal print sesuai jumlah anak.
Punya tiga anak, print tiga kali, dan setiap anak punya bukunya sendiri. Nggak ada biaya tambahan. Nggak perlu pesan ulang.
Anak tinggal bawa bukunya, ikuti misi satu per satu, lalu menggambar, menulis, dan mengumpulkan 'harta karun' kebahagiaan bersama keluarga.
Nggak butuh WiFi. Nggak butuh baterai. Cukup pensil warna dan semangat petualang.
Lebaran cuma datang sekali setahun. Waktu berkumpul dengan kakek-nenek itu nggak bisa diulang.
Anak-anak yang pakai buku ini pulang mudik bukan cuma bawa oleh-oleh dan amplop lebaran.
Mereka bawa cerita, bawa kedekatan, dan bawa kenangan yang tidak akan mereka temukan di dalam layar HP.
_Disusun dengan penuh cinta dan dedikasi oleh tim Pamong Sayogya (Sekolah Alam Yogyakarta)_
06/03/2026
“Sebentar ya nak, Ummi/Abi lagi sibuk kerja… kamu nonton dulu sebentar gpp Nak…”
Pernah tanpa sadar mengucapkan ini? 💔
Kalimat sederhana itu ternyata bisa jadi pintu masuk bagi “Monster Virtual” untuk mengisi kekosongan hati anak kita.
Mereka mencari validasi dan kesenangan di dunia maya karena merasa hampa di dunia nyata.
Efeknya ngeri-ngeri sedap:
❌Akal lumpuh: Malas berpikir mendalam.
❌Mental rapuh: Mudah marah dan haus likes dari orang asing.
❌Spiritual hampa: Kehilangan makna dan tujuan hidup.
Yuk, kita tarik mereka kembali ke Realita Natural sebagai tempat di mana fitrah mereka bisa tumbuh tangguh di atas tanah yang subur.
Bantu sebarkan pesan ini ke pasangan atau sahabat Ayah/Bunda juga ya!
Mau komik Sadar Realita versi PDF lengkap?
Komen “MAU”, nanti kami japri link-nya! 📩
20/02/2026
*Pendewasaan Diri sebagai Perjalanan Spiritual*
bit.ly/kelasmmd
Tirakat spiritual adalah jalan pendewasaan diri yang sesungguhnya. Bukan hanya latihan akal dan mental yang meningkat seiring usia bertambah.
Kita terlahir di bumi sebagai bayi yang secara fisik sepenuhnya tergantung pada ibu.. lalu bertumbuh hingga menjadi manusia dewasa yang secara spiritual bergantung sepenuhnya kepada Allah.
Perjalanan panjang di antaranya itulah yang harus kita pahami tahapan dan cara-cara menitinya, agar sampai pada tingkat kematangan jiwa yang dengannya kita menyambut tantangan hidup di usia 40 tahunan.
Bulan ramadhan ini, sebuah momen latihan spiritual, semoga menjadi saat yang tepat untuk kita mengkaji topik ini dalam keadaan raga, rasa dan akal yang tenang.
bit.ly/kelasmmd
04/02/2026
Kelas Spesial Ramadhan
Menjadi Manusia Dewasa
bit.ly/kelasmmd
Seiring usia bertambah tubuh bertumbuh. Namun kedewasaan tak selalu menyertai. Seiring jenjang pendidikan makin tinggi, kita makin pintar. Namun kematangan karakter tak selalu menyertai.
Saat kanak kanak, kita mengagumi orang dewasa sebagai manusia serba bisa. Ketika anak anak dan remaja kita ingin jadi orang dewasa yang sukses. Kita berjuang di sekolah dan kuliah supaya bisa membangun karier dan bisnis. Namun kita tidak pernah benar-benar tahu gambaran sosok manusia dewasa seutuhnya dan bagaimana titian perjalanan menuju ke sana.
Setelah dewasa, sekarang kita sadar tak pantas lagi bersikap kekanak-kanakan, namun kita tidak benar-benar tahu bagaimana kedewasaan sesungguhnya. Maka tak heran kita masih sering bersikap kekanak-kanakan di berbagai situasi. Kita masih lalai mendisiplinkan diri. Kita masih mudah ribut dengan pasangan dan orang tua. Kita masih kesulitan menemukan titik temu antara jalan mencari uang dengan jalan memenuhi misi hidup.
Di bulan suci Ramadhan ini mari kita melihat gambaran utuh kedewasaan manusia. Pemahaman utuh akan kedewasaan akan membantu anda menuntaskan perjalanan hidup hingga titik paripurna, serta membekali kita untuk mampu membimbing anak-anak kita menempuh perjalanan ke sana.
Materi Kelas :
Sesi 1 : Perjalanan Menuju Kedewasaan
Sesi 2 : Pendewasaan Diri Sebagai Perjalanan Spiritual
Sesi 3 : Kenal Diri dan Mampu Mengaktualisasikan Diri
Sesi 4 : Tangguh dalam Menghadapi Kehidupan
Sesi 5 : Menerima dan Mampu Hidup Bersama Orang Lain
Sesi 6 : Berperan Positif dan Produktif di Tengah Masyarakat
Sesi 7 : Memperjuangkan Panggilan dan Misi Kehidupan
Sesi 8 : Ruhani Sebagai Identitas, Jasmani Sebagai Realitas
Hari/Tanggal :
Setiap Sabtu dan Ahad
21 Februari s.d 15 Maret 2026
Waktu : 16.00 - 17.30 WIB
8 Sesi Online via Zoom
Narasumber :
Muhammad Firman
Life Transformation Trainer
Konselor Pendidikan dan Keluarga
Fasilitas Program :
- File Materi Kelas
- Rekaman Materi
- Group Sharing dan Jejaring
HTM : 350.000
PEMBAYARAN BIAYA
Rekening BSI No. 1101144301
atas nama Sekolah Alam Yogyakarta
CP Pendaftaran : Bu Pisca 0811 2626 125