merawatingat_

merawatingat_ Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from merawatingat_, Tutor/Teacher, Situbondo.

15/05/2026

Untuk mengantisipasi kelemahan tersebut, guru memiliki peran yang sangat penting. Pertama, guru perlu menanamkan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya kejujuran dalam menuntut ilmu. Proses pembelajaran tidak semata-mata berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses dan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya.

Tim gabungan masih mencari Suwardi (68), warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, yang hilang saat mengge...
07/04/2026

Tim gabungan masih mencari Suwardi (68), warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, yang hilang saat menggembalakan sapi di kawasan Taman Nasional Baluran pada Minggu (5/4/2026).

Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan pencarian hari pertama hingga pukul 17.00 WIB belum membuahkan hasil. Upaya pencarian akan dilanjutkan selama lima hari ke depan.

Menurut keterangan keluarga, korban dalam kondisi sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit. Suwardi telah puluhan tahun bekerja sebagai penggembala, dan kejadian ini merupakan yang pertama kali dialaminya.

Ciri-ciri korban: tinggi sekitar 165 cm, rambut keriting, tubuh kurus, terakhir mengenakan baju loreng dan celana training biru. Pencarian difokuskan di sekitar rumah korban hingga lereng Gunung Baluran.

Pada hari pertama, pencarian dilakukan pukul 13.00–17.00 WIB. Sementara pada Senin (6/4/2026), operasi dilanjutkan pukul 08.00–17.00 WIB.

Satreskrim Polres Situbondo berhasil meringkus tiga terduga pelaku pembegalan sadis terhadap seorang mahasiswa bernama S...
07/04/2026

Satreskrim Polres Situbondo berhasil meringkus tiga terduga pelaku pembegalan sadis terhadap seorang mahasiswa bernama Sandi Prayuda (25). Ketiga pelaku pembegalan merupakan warga Kecamatan Jangkar dan ditangkap di rumah masing-masing.

Penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melibatkan tersangka Ragil (21), yang sebelumnya terekam kamera CCTV. Dari hasil interogasi mendalam oleh pihak berwenang terhadap Ragil, akhirnya terungkap keterlibatannya dalam aksi pembegalan di Jalan Raya Desa Juglangan (Jalan Moncel) pada Februari 2026.

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, menjelaskan bahwa dalam aksinya, Ragil tidak bertindak sendiri. Ia beraksi bersama dua rekannya, yakni Rais (22) dan Ifan (19).

“Saat anggota kami menangkap tersangka Ragil dalam kasus curanmor, kami melakukan interogasi mendalam. Hasilnya, pelaku mengaku pernah melakukan pencurian dengan kekerasan di Jalan Moncel bersama dua rekannya,” ujar AKP Agung.

Peristiwa pembegalan tersebut terjadi pada Senin dini hari, 2 Februari 2026, sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario 150 seorang diri, kemudian dipepet oleh ketiga pelaku yang berboncengan satu motor.

Para pelaku menendang motor korban hingga terjatuh, lalu menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka sabetan di bagian punggung kanan dan kiri. Dalam kondisi terluka, korban tidak mampu melawan, dan pelaku langsung membawa kabur sepeda motor miliknya yang ditaksir bernilai Rp21,5 juta.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti penting, antara lain:

1. Satu sandal sebelah kiri milik tersangka Ragil yang tertinggal di lokasi kejadian
2. Sarung celurit milik pelaku
3. Senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di rumah salah satu pelaku
4. Baju korban yang sobek akibat sabetan senjata tajam

“Selain keterangan saksi dan rekaman CCTV, bukti yang kami kantongi sangat kuat, termasuk kecocokan sandal pelaku yang tertinggal di TKP,” tegas AKP Agung.

Saat ini, ketiga tersangka telah ditahan di Mapolres Situbondo.

Media sosial kembali dihebohkan oleh kabar kecelakaan tragis yang menewaskan dua pelajar di Situbondo. Peristiwa tersebu...
06/04/2026

Media sosial kembali dihebohkan oleh kabar kecelakaan tragis yang menewaskan dua pelajar di Situbondo. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, pada Minggu (5/4/2026).

Kecelakaan melibatkan sebuah sepeda motor dan mobil pikap. Dua pelajar yang menjadi korban masing-masing berinisial MR (16), warga Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa, dan AA (15), warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.

MR meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara AA sempat mendapatkan penanganan awal sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun, dalam perjalanan menuju RSU Abdoer Rahem Situbondo, AA dinyatakan meninggal dunia.

Kanit Laka Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, membenarkan adanya dua korban jiwa dalam insiden tersebut. “Benar, ada dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika sepeda motor bernomor polisi P 2334 FC yang dikendarai MR melaju dari arah barat ke timur. Pengendara diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya.

Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju mobil pikap bernomor polisi N-8621-BM yang dikemudikan J (38), warga Kecamatan Pancokusumo, Kabupaten Malang. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

“Jarak kedua kendaraan terlalu dekat sehingga pengendara tidak sempat mengendalikan laju kendaraannya,” jelas Hariyanto.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Dugaan sementara, pengendara motor kurang berhati-hati saat mendahului. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan, khususnya di jalur padat seperti Pantura, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Di ruang kelas yang tertata rapi, ide sering kali enggan muncul, meski waktu telah dihabiskan berjam-jam.Namun di warung...
05/04/2026

Di ruang kelas yang tertata rapi, ide sering kali enggan muncul, meski waktu telah dihabiskan berjam-jam.
Namun di warung kopi, di tengah suara sendok beradu dengan gelas dan obrolan yang bersahutan, gagasan justru tumbuh lebih subur.

Gunung Ijen sendiri telah lama dikenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, ironi muncul ketika nama Ijen ...
04/04/2026

Gunung Ijen sendiri telah lama dikenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, ironi muncul ketika nama Ijen lebih lekat dengan Banyuwangi dibanding Bondowoso. Salah satu sebabnya adalah akses yang lebih mudah dari Banyuwangi, serta konsistensi promosi melalui agenda seperti Festival Banyuwangi.

Di sinilah letak persoalan mendasar: lemahnya promosi, serta keterbatasan infrastruktur yang belum mendukung kenyamanan wisatawan. Jalan yang rusak dan fasilitas yang kurang memadai menjadi hambatan nyata yang membuat potensi besar itu berjalan tertatih.

Maka, berbahagialah masyarakat Bali. Lebih dari itu, generasi mudanya memikul amanah yang tak ringan: menjaga warisan le...
04/04/2026

Maka, berbahagialah masyarakat Bali. Lebih dari itu, generasi mudanya memikul amanah yang tak ringan: menjaga warisan leluhur agar tetap hidup, bukan sekadar dikenang. Dalam perjalanan penulis selama tiga setengah tahun menimba ilmu di Bali, ada satu kesenian yang bukan hanya memikat, tetapi menambatkan rasa hingga jatuh cinta—Tari Kecak.

Surat untuk Mendiang Bapak, Al Fatihaaaaa
18/03/2026

Surat untuk Mendiang Bapak, Al Fatihaaaaa

16/03/2026

Jauh sebelum perut ibu berisi titipan, ayah pernah bermimpi punya anak laki-laki diberi nama *Al Kindi* mimpi itu langsung ayah ceritakan pada ibumu. Selang berapa hari ibumu mengandung, hasil USG menyatakan bahwa kamu adalah seorang anak perempuan, nama *Putiek* sudah ayah siapkan. Namun teknologi SAINS tidak akan pernah bisa membaca takdir Tuhan, hasil USG salah. Kamu terlahir laki-laki, dan benar ayah berikan nama tokoh besar ini untuk kamu *AL KINDI*. Semoga nular hal hal baik, berguna untuk agama dan bangsamu. Aamiin

Ironisnya, di tengah capaian literasi yang belum optimal, energi pendidikan justru sering tersedot pada lomba ranking da...
18/02/2026

Ironisnya, di tengah capaian literasi yang belum optimal, energi pendidikan justru sering tersedot pada lomba ranking dan nilai raport. Sekolah sibuk mengejar angka kelulusan dan akreditasi, sementara dialog kritis dan eksplorasi makna kerap terpinggirkan.

Address

Situbondo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when merawatingat_ posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category