SMAI Almaarif Singosari

SMAI Almaarif Singosari JL. Masjid No.28 Singosari - Malang Kode Pos : 65153

"Bolos ngaji bukan hanya salah kepada guru, tapi juga pada orang tua yang sungguh-sungguh memondokkan anaknya." -KH. Idr...
25/11/2018

"Bolos ngaji bukan hanya salah kepada guru, tapi juga pada orang tua yang sungguh-sungguh memondokkan anaknya." -KH. Idris Kamali-
Begitupun bolos sekolah. Lelah orang tua bekerja demi anak tetap mondok dan sekolah akan terbayar dengan kesungguhan kita dalam menuntut ilmu. Balaslah peluh itu dengan ketekunan dalam belajar. Guru yang rela meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu yang dimiliki denganmu jangan dikecewakan. Balaslah pengabadiannya dengan antusiasme dalam menerima ilmu yang diajarkannya. Hormat pada guru, agar ilmu yang dimiliki menjadi berkah.
Sahabat ada yang pernah bolos ngaji atau sekolah? .
Follow
Kunjungi www.nu.or.id

Semoga peristiwa yg dialami alumni Politeknik Negeri Malang ini menjadi pelajaran bagi kita semua di hari Jumat penuh be...
25/11/2016

Semoga peristiwa yg dialami alumni Politeknik Negeri Malang ini menjadi pelajaran bagi kita semua di hari Jumat penuh berkah ini, bagaimana kita harus punya etika dan sopan santun dalam bermasyarakat. Terutama kepada orang yang lebih tua dari kita.

http://news.detik.com/read/2016/11/25/074958/3354231/10/karyawan-pt-adhi-karya-di-sp3-gara-gara-hina-gus-mus-di-twitter

Seorang karyawan PT Adhi Karya bernama Pandu Wijaya mendapatkan surat peringatan III atau SP3. Dia di-SP3 gara menghina Gus Mus di Twitter.

Selamat berakhir pekan
27/08/2016

Selamat berakhir pekan

17/08/2016

Komik keren karya sahabat Fihril Kamal Edisi Spesial Kemerdekaan...

11/08/2016

Siswa SMK 2 Makassar, MA (15), dan ayahnya, Adnan Achmad (43), menjadi tersangka pengeroyokan gurunya, Dahrul (52).

11/08/2016
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan kementeriannya akan membatalkan rencan...
10/08/2016

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan kementeriannya akan membatalkan rencana perpanjangan jam sekolah dasar dan menengah jika masyarakat keberatan. Perpanjangan jam sekolah yang ramai disebut sebagai full day school itu bertujuan memperpendek waktu di luar sekolah. Dengan waktu panjang di sekolah, siswa mendapat tambahan jam untuk belajar pendidikan karakter budi pekerti dari para guru.

"Jika memang belum dapat dilaksanakan, saya akan menarik rencana itu dan mencari pendekatan lain," kata Muhadjir dalam konferensi pers di restoran Batik Kuring, Jakarta, 9 Agustus 2016. "Masyarakat harus mengkritik gagasan ini, jangan keputusan sudah saya buat kemudian merasa tidak cocok."

Ide sekolah sehari penuh diperoleh dari Finlandia yang, dinilai Muhadjir, memiliki sumber daya manusia terbaik karena para siswa diberi pendidikan karakter. Di Indonesia, Kementerian Pendidikan baru memetakan sekolah mana saja yang sudah siap mengimplementasikan perpanjangan jam sekolah itu.

Perpanjangan jam sekolah itu dianggap Muhadjir dapat membantu guru mendapatkan tambahan jam mengajar 24 jam per minggu sebagai syarat mendapatkan sertifikasi guru. "Guru yang mencari tambahan jam belajar di sekolah nanti akan mendapatkan tambahan jam itu dari ini," katanya.

Muhadjir juga merasa para siswa akan lebih aman jika berada di sekolah sampai orang tua menjemputnya. "Saya ingin sekolah yang menjadi rumah kedua, bukan swalayan atau mal," katanya. Menurut Muhadjir, teknis pelaksanaan sistem itu akan diatur lebih rinci oleh komite sekolah, yang berisi para orang tua siswa.

Asal-usul sekolah sehari penuh itu, kata Muhadjir, berawal dari idenya mengimplementasikan Nawacita. Muhadjir merumuskan bahwa pendidikan dasar harus mengubah porsi pendidikan menjadi 70 persen pendidikan karakter dan 30 persen pendidikan pengetahuan. Di level sekolah menengah, angka itu diubah menjadi 60 dan 40 persen.

Ukuran pendidikan karakter adalah kejujuran, toleransi, disiplin, hingga rasa cinta Tanah Air. Muhadjir merasa mata pelajaran biasa tidak akan mampu mengajarkan pendidikan itu. "Harus ada kegiatan ekstrakurikuler, sehingga kami merasa perlu ada penambahan waktu," tuturnya.

Dalam sesi ekstrakurikuler itu, menurut Muhadjir, siswa tidak akan dibebani mata pelajaran. Waktu akan diisi dengan kegiatan semacam menari dan bernyanyi. "Mereka akan bergembira," ucapnya.

Muhadjir mengklaim ide ini sudah disambut baik Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Beliau berpesan supaya ide ini dipelajari lebih saksama dan, jika memang bagus, akan diterapkan secara lebih luas," ujarnya. Ketika sistem sudah siap diimplementasikan, Muhadjir akan melapor ke Presiden Joko Widodo. "Keputusan ada di tangan Presiden."

Adapun dampak terhadap ekonomi dan anak sudah dikaji Kementerian, tapi akan dibahas lagi dengan komite sekolah. "Soal anggaran, ini kan masih ide, kalau tidak disetujui, ya, tidak apa-apa," katanya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan akan membatalkan rencana perpanjangan jam sekolah dasar

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak-anak lebih baik sehari penuh di sekolah. Orang tua mereka sibuk, tidak ada waktu untuk mereka...
10/08/2016

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak-anak lebih baik sehari penuh di sekolah. Orang tua mereka sibuk, tidak ada waktu untuk mereka. Jadi lebih baik anak-anak disibukkan di sekolah, mereka baru pulang ketika orang tua pulang kerja.

Itu adalah gagasan Mendikbud soal pendidikan. Saya jadi berpikir, ini Menteri Pendidikan atau Menteri Perindustrian?

Gambaran tentang orang tua yang sangat sibuk adalah gambaran di kota besar dengan segala kemacetannya. Di daerah orang hidup lebih santai. Apalagi di pedesaan, petani tidak bekerja sampai malam. Sepertinya menteri ini lupa bahwa 70 persen lebih masyarakat kita tinggal di desa.

Tapi terlepas dari soal itu, pendidikan seharusnya memperbanyak interaksi antara anak dengan orang tua, bukan menghilangkannya. Hanya karena kita menyekolahkan anak, tidak berarti tanggung jawab mendidik anak gugur.

Kalau orang tua sibuk, mereka harus didorong untuk menyisihkan waktu, bukan malah membiarkan mereka jauh dari anak-anak.

Rasanya tidak perlu lagi saya jabarkan argumen soal pentingnya interaksi dengan anak. Kalau masih ada yang meragukan hal itu, sebaiknya mereka punya anak dari tabung saja, pakai mesin-mesin pembiakan.

Anak dikandung oleh ibunya, dalam perlindungan ayahnya, kemudian diasuh oleh keduanya, bersama anggota keluarga yang lain. Itu sistem yang alami.

Bagi saya, anak harus tumbuh dalam interaksi yang dekat dengan orang tua. Makanya saya mengkampanyekan konsep orang tua adalah guru bagi anak-anak mereka.

Meski sibuk dengan urusan pekerjaan, saya tetap menyisihkan waktu untuk mendampingi anak-anak belajar. Baik saat pulang kerja maupun akhir pekan.

Pada saat saya pulang, anak-anak sudah cukup istirahat, siap berinteraksi dengan saya. Bayangkan kalau gagasan menteri tadi dilaksanakan, kami pulang ke rumah, anak-anak lelah, langsung tidur. Kapan berinteraksi dengan keluarga?

Bagi saya pendidikan bukan sekedar soal berapa lama anak di sekolah, tapi soal bagaimana sekolah membentuk karakter mereka.

Sekolah kita bagi saya sudah sampai pada level yang sangat mengerikan. Sekolah sudah jadi gudang pelajaran, dengan materi pelajaran bertumpuk tinggi, menyita ruang interaksi dan kebebasan anak.

"Sekolah yang itupun masih akan ditambah lagi dengan berbagai jenis les dan pelajaran agama, seperti gagasan Pak Menteri. Ini sekolah atau pabrik?"

Pendidikan seharusnya memperbanyak interaksi antara anak dengan orang tua, bukan menghilangkannya.

Address

Jalan Masjid No. 28 Singosari, Malang
Singosari
65153

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SMAI Almaarif Singosari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category