11/08/2021
Sedari kemarin di hari lahir Maha Karya Gangga (MKG) yang ke-6, saya mencoba melakukan perenungan terkait 6 tahun perjalanan MKG, berikut saya coba tuangkan dalam sebuah tulisan.
Dari sisi pribadi, sembari mendayung sampan pembelajaran kehidupan mengenai dunia pendidikan yang indah berakarkan Putra Tercinta, yaitu Kak Gangga, yang dipercayakan keistimewaannya kepada kami sebagai orang tua, saya memulainya sebagai Head Operating Support MKG sejak tahun 2015 hingga menjadi Direktur di tahun 2020 atas kepercayaan Ayah Edy & Manajemen MKG, saya perlahan mengguratkan lembar demi lembar pengalaman; perjalanan dari menjadi mantan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), berlanjut sebagai mantan karyawan perusahaan swasta, juga sempat melakoni peran dalam dunia politik dan hingga saat ini menjadi seorang wiraswasta, serta ditambah sebagai pembelajar ilmu hukum terkait pembelajaran tambahan dari Tuhan yang sedang saya hadapi bersama Keluarga.
Dari pengalaman pribadi tersebut, saya hingga saat ini masih sering bertanya dalam diri, "Apa yang sedang diperlihatkan, diperdengarkan & disalur-rasakan oleh Tuhan kepada saya, kepada kami semua"?
Saya akan menyempitkan hasil perenungan saya pada korelasi terhadap dunia Pendidikan ๐ dimana saya teringat tentang sebuah Negara yang sampai saat ini masih diakui sebagai Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia, yaitu Finlandia.
============================================
Rahasia keberhasilan Finlandia
Ada setidaknya empat poin utama. Pertama, di awal reformasi pendidikan digulirkan, Finlandia mencanangkan sebuah visi yang jelas untuk bangsa mereka: menjadi knowledge-based society. Visi ini mensyaratkan semua warganegara terdidik dengan baik sehingga bisa menjadi aset bagi pembangunan negara. Visi yang jelas memberi arah yang jelas bagi segenap bangsa Finlandia termasuk bagi bidang pendidikan.
Kedua, adanya kesepakatan politik tentang visi, prinsip, dan rancangan sistem pendidikan. Butuh proses yang cukup panjang dan melelahkan (dua dekade) hingga semua komponen politik di Finlandia setuju bahwa semua anak harus mendapat layanan pendidikan dasar secara gratis dan berkuliatas tanpa kecuali. Proses politik ini tidak hanya berhenti saat perencanaan, tapi juga saat implementasi. Walau pemerintahan dan menteri pendidikan silih berganti, visi, prinsip dan rancangan sistem pendidikan Finlandia tak berubah. Semua terlaksana baik sesuai rencana awal. Hal ini menunjukkan kekuatan dan kematangan karakter dalam memegang teguh kesepakatan bersama.
Ketiga, bangsa Finlandia meninggikan ilmu, penelitian, dan profesionalitas. Ide-ide untuk kemajuan pendidikan diperoleh dari berbagai riset dan praktik-praktik yang sukses dari dalam negeri, serta dari manca negara yang disesuaikan dengan konteks lokal. Riset-riset ini tidak hanya dilakukan oleh para profesor di universitas, tapi juga oleh para guru. Semua guru di Finlandia minimal lulus program S2 melalui pengerjaan tesis. Artinya kualitas mereka sebagai peneliti pun sangat baik. Ini membantu pengembangan pengetahuan dan praktik pendidikan di Finlandia.
Terakhir, masyarakat Finlandia bersikap realistis dan percaya pada proses. Mereka paham bahwa hasil baik tak terjadi secara seketika, tapi secara bertahap. Di awal reformasi pendidikan, Finlandia memfokuskan diri pada pembenahan struktur dan pematangan sejumlah konsep dasar tentang pengatahuan, pembelajaran dan pengajaran. Hal ini dilakukan oleh seluruh komponen pendidikan, profesor pendidikan, guru, sekolah, pemerintah dan masyarakat. Setelah itu mereka mulai memfokuskan diri pada kurikulum, desentralisasi dan kolaborasi antar sekolah dan dengan masyarakat. Saat ini Finlandia terus memperkuat mutunya dengan fokus peningkatan efisiensi sistem pendidikan mereka.
============================================
Dari gambaran "Rahasia Keberhasilan Finlandia" tersebut, kembali akan saya kaitkan dengan hasil perenungan saya khusus untuk dunia pendidikan, yaitu sebagai berikut.
Pertama, untuk kita mampu melakukan sebuah riset maka tidak akan valid dan presisif tanpa sebuah eksperimen atau pengalaman faktual. Dengan Tuhan mempercayakan seorang Kak Gangga yang istimewa kepada kami, maka Tuhan sepertinya sedang mempersiapkan kami untuk belajar, belajar dan belajar untuk mampu ikhlas & sabar dalam meng-observasi, mengambil langkah "ujicoba hati ke hati", dan melakukan pencatatan demi pencatatan yang bersifat 'daily basis' hingga momentum yang direstui Tuhan untuk menjadi konklusi dari riset ini tercapai, maka secara pendekatan ilmiah hal tersebut sudah memenuhi syarat. Dalam bahasa sederhana, kita harus mampu menjadi teladan sebelum kita dapat berbagi ilmu & informasi dengan yang lainnya;
Kedua, dari pengalaman sebagai birokrat & pihak swasta kemudian wiraswasta, ada sisi-sisi pembelajaran yang komplementer atau saling melengkapi kekurangan yang tidak didapatkan di masing-masing sisi. Namun utamanya yang menjadi pegangan saya ke depan adalah mengenai 'base of decision-making & rules'. Karena hal ini penting dalam kita tidak hanya mencanangkan namun untuk mewujudkan sebuah visi yang idealis & strategis, dimana pengalaman tersebut banyak menuntun saya dalam mengambil langkah bijak yang tentunya tak lepas dari dukungan kebesaran-Nya melalui hati-hati luar biasa dari para Miss & para Orang Tua MKG ๐๐;
Ketiga, pengalaman politik & hukum yang saya jalani tentunya tidak akan lepas pengaruhnya, sebagaimana Negara Finlandia yang bahkan membutuhkan dua dekade (20 tahun lebih) untuk secara politis dan legal 'sadar' untuk dapat sepaham mengenai pentingnya faktor pendidikan untuk kemajuan negaranya ke depannya. Daya tahan memperjuangkan kebenaran, kesabaran serta kemampuan menghindari rasa bosan terhadap banyaknya literasi aturan dan konsep yang harus dibaca dengan ribuan halaman bahkan lebih adalah fondasi politik dan hukum yang 'putih'.
Setelah semua nilai pengalaman tersebut ter-intisari-kan dalam benak dan hati, maka selanjutnya adalah tetap berdoa dan berupaya dengan proses yang tiada henti dalam menghadapi segala badai yang sedang menerpa, untuk kemudian kita mampu untuk SURRENDER atau BERSERAH kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, hingga segala makna pembelajaran dari-Nya kepada saya, kami, dianggap telah teresapi dan selesai.
SELAMAT HARI LAHIR KE-6, MAHA KARYA GANGGA, MARI SENANTIASA BERGANDENGAN TANGAN UNTUK "MENDIDIK DENGAN HATI" ๐๐โฃ๐จโ๐ฉโ๐ฆ
Singaraja, 11 Agustus 2021, pkl. 16.50 WITA
Direktur PKBM Maha Karya Gangga,
Dewa Rhadea
๐ฌ๐ฝ๐ : Keluarga Besar Maha Karya Gangga ๐ค