24/05/2024
TPI PEDULI PENDIDIKAN
LAKSANAKAN KEGIATAN AKSI BALISTA EPISODE KE-18 DI SD NEGERI 4 GOBLEG DENGAN GURU TAMU DARI SD NEGERI 3 TISTA BUSUNGBIU
Pelaksanaan aksi Balista TPI episode ke-18 tahun 2024 di kabupaten Buleleng menyasar di SD Negeri 4 Gobleg Banjar Buleleng, pada tanggal 19 April 2024 menjadi sasaran kegiatan aksi BALISTA (Baca Tulis Cerita) yang merupakan program dari Tabloid Pendidikan Indonesia (TPI) guna mendukung pelaksanaan pembelajaran menyenangkan dalam Kurikulum Merdeka di Kabupaten Buleleng.
Aksi BALISTA ini ditujukan untuk siswa kelas V yang berjumlah 25 orang dengan guru pelaksana aksi berasal dari SD Negeri 3 Tista. Dalam aksi tersebut para siswa terlihat sangat antusias saat mengikuti kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru pelaksana aksi.
Guru tamu I Made Yogi Putra, S.Pd.,SD., Gr., saat ditemui tim liputan Tabloid Pendidikan Indonesia (TPI) seusai pelaksanaan aksi BALISTA di SD Negeri 4 Gobleg merasa senang bisa mengajar di kelas dengan siswa-siswa lain sekolah termasuk juga mendapat pengalaman baru untuknya. Dalam aksinya Yogi Putra mengajarkan para siswa tentang materi sifat-sifat cahaya. Pelajaran ini merupakan bagian dari mata pelajaran IPA.
Terkait kendala Yogi Putra mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan aksi BALISTA tidak ada kendala yang dihadapi. Semua persiapan telah dilakukan dengan baik sehingga kegiatan berjalan lancar. Tanggapan dari siswa-siswa di SD Negeri 4 Gobleg juga positif, mereka mudah memahami materi yang disampaikan olehnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SD Negeri 4 Gobleg I Putu Edy Artawan, S.Ag. mengucapkan terima kasih atas kedatangan Tim Aksi Balista TPI ke sekolahnya termasuk juga gurunya nanti mewakili kecamatan Banjar menjadi guru tamu di SD Negeri 3 Tista.
Menurutnya ini merupakan hal baru bagi sekolah dimana di dalam proses pembelajaran ini ada inovasi baru, metode baru, teknik baru yang digunakan oleh guru dalam memberikan pelajaran kepada siswa sehingga siswa disini menjadi lebih aktif, kreatif dalam mengikuti pembelajaran. Yang menarik adalah aksi ini menggunakan alat-alat yang baru dan metode baru sehingga anak-anak bersemangat untuk mengikuti pembelajaran, ucapnya
Kepsek Edy Artawan juga mengapresiasi terkait reward untuk siswa berupa botol minum (tumbler) yang diberikan oleh Tabloid Pendidikan Indonesia (TPI) karena di sekolahnya memang ada program bawa minum setiap hari. Ia berharap program ini dapat dikembangkan untuk semua kelas di sekolah, pungkasnya (pks/win)