17/08/2025
SIGLI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie dari Partai Demokrat, Alkautsar lakukan kunjungan dan turut menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran di Gampong Pulo Lueng Teuga, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05. 00 Wib pagi itu menghanguskan tiga rumah warga yang dihuni oleh 3 Kepala Keluarga nyaris tak tersisa.
Mengetahui hal tersebut, Alkautsar bersama rombongan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. “Kami tergerak untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang dalam duka, tentunya menguatkan tali silaturrahmi dengan para korban, supaya tetap tabah dalam menghadapi cobaan ini,” tutur Alkautsar dalam rilisnya kepada awak media. Rabu, 13 Agustus 2025.
Turut didampingi oleh keuchik, tokoh pemuda dan masyarakat, Alkautsar menyerahkan bantuan tanggap darurat mulai dari sembako dan selimut.
“Bantuan ini kita serahkan bersamaan dengan Dinas Sosial Kabupaten Pidie yang mewakili pemerintah. Semoga dapat terbantukan dan menjemput semangat untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Ungkapnya, Abu Sarjani (Bupati Pidie) juga menitipkan salam dan semangat kepada para korban, mengingat beliau belum bisa langsung menjumpai para korban.
Sebagai informasi, kebakaran itu melahap 3 rumah milik Muhammad Husen (80) dengan 3 jiwa terdampak, Zahrawati (35) dengan 5 jiwa terdampak dan rumah milik Hj. Ainsyah (63)
09/08/2025
Masyarakat luas harus sadar dan melek tentang keuangan daerah diperuntukkan apa saja dan kemana saja.
Indonesia butuh keterbukaan informasi !
23/07/2025
Alkautsar Anggota DPRK Pidie dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) menjadi Ketua Ikatan Keluarga Alumni ( IKA ) Akademi Demokrat ( AKDEM ).
13/06/2025
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie melalui Sekretariat Majelis Pendidikan Daerah (MPD), mulai membuka pendaftaran beasiswa tahun 2025 bagi mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir jenjang pendidikan Diploma Empat (D4) Strata Satu (S1), S1 Profesi, S2 dan Spesialis.
Adapun kucuran dana beasiswa tugas akhir itu, pihak Pemkab penghasil Emping Melinjo itu turut mengalokasikan dana sebesar Rp 1.040.000.000.
“Pihak MPD mulai menerima berkas pendaftaran mulai 10 Juni sampai 15 Juli 2025,”sebut kepala Sekretariat MPD Pidie, Jamaluddin kepada Serambinews.com, Rabu (11/6/2025).
Dijelaskan bagi mahasiswa yang berminat untuk memperoleh dana segar beasiswa tersebut, maka dapat mencatat beberapa syarat-syarat yang harus dipenuhi yaitu, memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau putra daerah Pidie.
Selanjutnya, surat aktif kuliah ditandatangani oleh pihak kampus terkait dengan stempel basah, foto copy kartu Tanda Mahasiswa (KTM), pash foto 3x4 tiga lembar.
Kemudian, fotocopy Kartu Keluarga (KK), foto copy SK pembimbing legalisir basah.
Berikutnya, foto copy transkip nilai stempel basah, proposal skripsi yang telah diseminarkan dan ditandatangani oleh pembimbing dan disahkan oleh dekan/ketua/rektor dengan stempel basah.
Lalu, foto copy rekening Bank Aceh Syariah (BAS) dan rekening koran bulan terakhir untuk memastikan rekening masih aktif.
Selanjutnya, surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari tempat lain dengan materai Rp 10.000 dan surat pernyataan tanggungjawab kebenaran data mahasiswa/i dengan membubuhi materai Rp 10.000.
Dijelaskan juga, seluruh persyaratan tersebut dengan melampirkan permohonan yang ditujukan kepada Bupati Pidie Cq kepala sekretariat MPD Kabupaten Pidie.
02/06/2025
Anggota DPRK Pidie, Alkautsar menyelenggarakan acara Serap Aspirasi yang dihadiri oleh Keusyik di Kecamatan Mutiara Timur dan sebagian Keusyik Mutiara serta Muspika dan tokoh adat lainnya.
23/05/2025
Proses pemindahtanganan lahan Masjid Agung Islamic Center Al Falah, Kota Sigli, kembali menjadi sorotan. Lahan yang saat ini masih tercatat sebagai aset milik PT KAI tengah diperjuangkan agar dapat sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Pidie. Langkah serius itu ditunjukkan oleh dua politisi Pidie, Alkautsar dan Muhammad Khairul Umam, yang mendatangi anggota Komisi VI DPR RI asal Aceh, Ghufran, di ruang kerjanya di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Mei 2025. Mereka mengangkat langsung isu pengalihan status kepemilikan tanah Masjid Al Falah dalam pertemuan tersebut.
“Alhamdulillah respon beliau (Ghufran, red) sangat baik, bahkan beliau siap mendaya upayakan segala hal dalam proses pengalihan kepemilikan lahan tersebut, dan menjadi harapan semua masyarakat se Kabupaten Pidie,” ujar Alkautsar dalam rilis resminya
Ia menegaskan pentingnya gerakan kolektif untuk mewujudkan legalitas lahan tempat ibadah terbesar di Pidie itu. “Pemindahtanganan lahan tersebut harus kita gerak bersama dan massif dengan melibatkan semua elemen masyarakat, birokrat serta politisi.” Alkautsar juga menyebutkan akan segera menyampaikan hasil pertemuan ini kepada Bupati dan Ketua DPRK Pidie. “Kemungkinan kita akan bersurat secara resmi kepada Komisi VI DPR RI untuk menyelenggarakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT. KAI terkait Masjid Al Falah,” tambahnya. Senada, Ketua Fraksi Gerindra DPRK Pidie, Muhammad Khairul Umam, menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal legalisasi lahan Masjid Al Falah hingga selesai. “Ini hajat umat yang harus menjadi tanggung jawab bersama. Kita akan kawal perjuangan ini hingga tuntas,” tutupnya.
Salinan ini telah tayang di https://www.acehnews.id/news/perjuangan-serius-legalitas-tanah-masjid-al-falah-sigli-alkautsar-dan-khairul-umam-temui-anggota-dpr-ri/index.html.
18/05/2025
Alkautsar, Anggota DPRK Pidie mendukung percepatan pembangunan Mesjid Alfalah Sigli
17/05/2025
Soroti Persoalan Masjid Al Falah, Alkautsar Dorong Pemkab Pidie Bentuk Tim Satgas
Masalah lahan pembangunan Masjid Agung Islamic Center Al-Falah Kota Sigli kembali jadi sorotan. Sampai sekarang, proses pemindahtanganan aset dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) ke Pemerintah Kabupaten Pidie masih belum tuntas.
Sejak pembangunan masjid dimulai tahun 2015, lahan seluas 2,8 hektare masih berstatus milik PT KAI. Akibatnya, Pemkab Pidie harus membayar sewa setiap tahun.
Anggota DPRK Pidie, Alkautsar, menyampaikan agar Pemerintah Kabupaten lebih serius menyelesaikan persoalan ini.
Ia juga mengapresiasi langkah Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, yang sudah bertemu langsung dengan pihak PT KAI.
“Kita harus dorong terus sampai tuntas. Ini masjid kebanggaan masyarakat Pidie,” kata Alkautsar, pada Jumat, 16 Mei 2025.
Ia mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten membentuk Tim Satuan Tugas Khusus yang melibatkan pejabat dan politisi untuk mempercepat legalisasi lahan.
“Kalau tanah itu resmi milik Pemkab, tentu ini jadi hadiah besar bagi rakyat Pidie,” ujarnya.
Menurutnya, DPRK Pidie siap mendukung pendanaan pembangunan masjid lewat APBK, DOKA, atau sumber dana lainnya.
Ia juga menilai perjuangan ini harus dilakukan bersama-sama oleh semua pihak, termasuk lintas partai dan perwakilan Aceh di tingkat pusat.
“Karena proses ini melibatkan banyak kementerian, seperti BUMN, ATR/BPN, Perhubungan, dan Keuangan. Jalur politik harus diperkuat agar tanah masjid bisa jadi milik Pemkab secara sah,” pungkas Alkautsar.
02/04/2025
Keluarga Besar Jendela Masa Depan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Minal aidzin wal faizin
Mohon maaf lahir dan bathin.
27/03/2025
Alkautsar, Anggota DPRK Pidie berbagi Paket Lebaran untuk Masyarakat pada Kamis, 27 Maret 2025.