MTs. MA Sidowaluyo

MTs. MA Sidowaluyo Sebuah lembaga pendidikan yang bertujuan untuk membentuk generasi yang BERILMU; BERIMAN; BERTAQWA dan BERAKHLAK MULIA

Sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan dengan VISI dan MISI : MEMBENTUK PRIBADI YANG BERILMU, BERIMAN, BERTAQWA KREATIF dan INOVATIF

30/03/2026

KEGIATAN HALAL BIHALAL
YAYASAN PERGURUAN MATHLA’ULANWAR SIDOWALUYO
mubarak

07/03/2026

LAMPUNG SELATAN BERTADARUS
GERAKAN 5.000 KALI KHATAM AL-QUR’AN
RAMADHAN 1447 H


17/02/2026
09/02/2026

Inilah hasil mereka setelah proses melubangi karton

09/02/2026

Praktikum IPA kelas 8 sifat cahaya salah satunya yaitu cahaya merambat lurus

Acara Dalam Penyambutan
07/02/2026

Acara Dalam Penyambutan

07/02/2026

Fokus Belajar

07/02/2026

Penghapusan peringkat (ranking) pada Kurikulum Merdeka bukan tanpa alasan. Ada beberapa pertimbangan penting yang menjadi dasar kebijakan ini. Secara sederhana, ranking dihapus karena tidak lagi dianggap sebagai indikator utama keberhasilan belajar.

Berikut alasan lengkapnya:

1. Fokus Pada Kompetensi, Bukan Kompetisi

Kurikulum Merdeka menekankan kompetensi dan kemajuan belajar tiap individu, bukan perbandingan antar siswa.
Setiap anak berkembang dengan kecepatan dan gaya belajar yang berbeda. Ranking sering membuat hasil belajar terlihat seperti “perlombaan”, bukan proses.

2. Mengurangi Tekanan dan Kecemasan Berlebih

Ranking terbukti di banyak penelitian dapat menimbulkan:

stres akademik,

kecemasan berlebihan,

rasa takut gagal,

bahkan burnout sejak usia sekolah.

Kurikulum Merdeka ingin menciptakan suasana belajar yang lebih aman dan nyaman.

3. Mencegah Labeling dan Diskriminasi

Setiap kali ranking diumumkan, sering muncul:

siswa tertentu merasa rendah diri,

siswa yang “top” merasa lebih unggul,

guru/ortu kadang memperlakukan siswa berdasarkan nomor ranking.

Ini menciptakan lingkungan tak sehat dan bisa merusak kepercayaan diri anak.

4. Penilaian Saat Ini Lebih Holistik

Kurikulum Merdeka menggunakan:

asesmen formatif,

projek profil Pancasila,

penilaian kompetensi esensial,

portofolio.

Penilaian ini memberi gambaran lebih lengkap tentang perkembangan siswa daripada sekadar angka atau posisi ranking.

5. Mendorong Kolaborasi, Bukan Persaingan

Kurikulum Merdeka ingin menumbuhkan semangat:

kerja sama,

komunikasi,

saling dukung,

saling bantu dalam belajar.

Ranking justru membuat lingkungan belajar menjadi kompetitif secara tidak sehat.

6. Fokus pada Perbaikan Diri (Growth Mindset)

Alih-alih membandingkan dengan teman, siswa diajak membandingkan:

kemajuan dirinya hari ini dengan dirinya sebelumnya.

Ini lebih sesuai dengan pendekatan growth mindset yang ingin dibangun dalam Kurikulum Merdeka.

7. Mengurangi Praktik Tidak Sehat Terkait Prestasi

Ranking kadang memunculkan perilaku seperti:

manipulasi nilai,

mencontek,

kompetisi tidak sehat demi angka.

Tanpa ranking, motivasi bergeser ke arah proses dan hasil belajar yang lebih jujur.

Apa pengganti ranking?

Pada Kurikulum Merdeka, laporan hasil belajar lebih berfokus pada:

Deskripsi capaian kompetensi,

Umpan balik guru,

Portofolio karya,

Progres perkembangan per fase.

Sehingga orang tua mengetahui apa yang anak sudah bisa, apa yang perlu ditingkatkan, dan bagaimana cara mendukungnya.

07/02/2026

Kegiatan pembelajaran kls 8-3, cahaya merambat lurus

Selamat dan Sukses untuk kelulusan Kelas IX tahun pelajaran 2022-2023 Semoga Ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang berma...
13/06/2023

Selamat dan Sukses untuk kelulusan Kelas IX tahun pelajaran 2022-2023 Semoga Ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat... Amin.🤲🤲🤲

Address

Jl.AMD IX Sidowaluyo
Sidomulyo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MTs. MA Sidowaluyo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category