PAC IPNU-IPPNU Krembung

PAC IPNU-IPPNU Krembung

Share

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama'
&
Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama'
Pengurus Anak Cabang Krembung
Kab. Sidoarjo - Jawa Timur

Photos 06/12/2016
17/11/2016

☆Sharing Pagi☆
Satu siang, di tempat cukur rambut terjadi obrolan antara si tukang cukur dengan pelanggannya.
Kebetulan yg dicukur itu Zaid, alumni sebuah Pesantren ternama. Kian lama obrolan dua orang itu kian hangat saja. Dari tema yg mulanya ngalor-ngidul, si tukang cukur yg “abangan” itu membawa obrolan ke masalah seputar akidah.
“Kalau menurut saya, Tuhan itu tak benar-benar ada ,“ tukang cukur memulai.
“Lho kok bisa mengatakan seperti itu?” Zaid mengejar tanya.
“Ya lihat saja kehidupan ini Mas, banyak orang yg hidupnya penuh masalah, ribet semrawut, bahkan saking beratnya masalah itu ada yg sampai berani bunuh diri. Katanya Tuhan itu maha Pengasih yg bakal menolong setiap hambanya,.
Nah buktinya mana?”
Hmm... Zaid terdiam., Dia tak langsung menjawab. Bukan lantaran tak mampu, tapi Zaid tengah mencari jawaban yg pas buat si tukang cukur. Dia teringat pesan Kiainya agar bisa menyampaikan setiap hal sesuai dengan nalar lawan bicaranya.Hingga berapa lama,
Tiba-tiba Zaid melihat seorang tengah duduk di luar tempat cukur rambut. Tampang & rambut orang itu begitu acak-acakan & berantakan. Seberkas ide pun mengalir di kepala Zaid.
“ Nah, kalau Anda mengatakan Tuhan itu tak ada, maka saya katakan tukang cukur itu tak ada.“
“ Lho, gimana sih, wong saya itu ada di sini,” tukang cukur tak mengerti
“Pokoknya, saya yakin kalau tukang cukur itu tak ada,“ Zaid ngeyel.
“Kalau tukang cukur itu ada, lha kok masih ada orang yg rambutnya berantakan,“ jawab Zaid sambil menunjuk seorang tak jauh dari tempat itu.
“Anda ini gimana sih, kalau dia rambutnya berantakan, ya sebab tak mau datang ke tempat ini, coba kalau ke sini, pasti saya rapikan,“ sergah Tukang cukur.
“Nah, seperti itu juga, kalau ada orang yg ditumpuk masalah & hidupnya begitu ribet, bukan lantaran Tuhan itu tak ada, tapi sebab si pemilik masalah itu tak mau datang menghadap Tuhannya, Allah. Coba kalau datang, berserah diri, memohon ampun & pertolongan, Allah pasti menolongnya,” jawab Zaid mantab.
Sang Tukang cukur pun terdiam seribu bahasa..
Semoga Bermanfaat


16/11/2016

inspirasi hidup

"Jon, di desa kita ada warung jual miras. Ayo kita tindak!"

"Nggak usah. Yang penting jadi orang baik."

Sebulan kemudian.

"Jon, para pemuda mulai s**a mabuk-mabukan di warung itu. Ayo kita tindak sebelum terlambat!"

"Buat apa? Lha wong mereka juga nggak ganggu kita, kok."

Sebulan lagi berlalu.

"Jon, sekarang warung itu dibangun tambah megah. Nggak cuma jual miras, sudah ada pelacurnya juga. Setengah penduduk desa sudah jadi pelanggan. Kalau kita tidak menindak sekarang, besok-besok kita nggak akan punya kekuatan lagi."

"Urus diri sendiri dulu, nggak usah ngurusin orang lain."

Tiga Bulan kemudian.

"Jhon, ada kasih tahu aku anakmu sering nongkrong di warung itu."

"Ngapain ribut, memangnya anak kan harus belajar sosial bergaul."

Setengah Tahun kemudian.

"Jhon aku tahu kemarin anakmu mabuk di warung itu."

"Kamu jangan s**a2 fitnah dan usil menjatuhkan nama baik keluargaku."

Setahun kemudian.

"Jon, desa kita sudah jadi pusat maksiat. Masjid mau dirobohkan. Kamu, sebagai ta'mirnya, juga akan diusir."

"Lho, lho. Kok gitu? Ya jangan gitu, d**g. Ayo kita lawan mereka!"

"Sudah terlambat, Jon. Kita sudah jadi minoritas. Dulu saat mereka dengan getol menanamkan ideologi dan memperluas kekuasaan, kita cuma sekedar jadi orang baik. Ternyata itu tidak cukup."

16/11/2016

Edisi merenung;
Jika Imam Syafi’i merasa mendapat bencana saat melihat betis gadis yang tak sengaja tersingkap. Aku malah merasa mendapat nikmat meski tak diungkap.

Jika Umar menginfakkan kebun yang membuatnya ketinggalan shalat ashar. Aku malah biasa saja berulang kali tertinggal meski azan terdengar.

Jika Urwah bin Zubair tak terganggu salatnya saat pisau bedah mengamputasi kaki. Aku bahkan terganggu hanya karena nyamuk yang menggigit ibu jari.

Jika Nabi Ibrahim as. sangat menyesal karena pernah berbohong meski seumur hidup hanya tiga kali. Aku malah santai saja meski jumlah dustaku sudah tak terhitung lagi.

Jika ‘Aisyah menyesali mengatakan “Shafiyah Si Pendek” yang bisa mengubah warna lautan. Lalu bagaimana dengan gunjingan dari mulutku? Mungkin bisa membuat seluruh samudra menjadi busuk dan pekat kehitaman.

Jika Umar bin Abdul Azis bergetar menahan istrinya berbicara di ruangan yang diterangi pelita minyak yang dibiayai negara. Aku malah keasyikkan menggunakan fasiltas perusahaan seakan milikku saja.

Jika serpihan pagar kayu rumah orang yang dijadikan tusuk gigi bisa membuat “Sang Kyai” tertahan untuk masuk surga. Aku malah woles saja menikmati mangga hasil jarahan kebun tetangga.

Sudah begitu … pede p**a meminta surga.
Astaghfirullah!
Memang hari ini dunialah yang nyata dan akhirat hanya cerita. Namun sesudah mati, akhiratlah yang nyata dan dunia tinggal cerita.

Ya, Allah ampuni hamba!😭😭😭

15/11/2016

Belajar dari Akar Tanaman

NAK, setelah perjalanan kita melihat padang rerumputan, Ayah akan mengajakmu melihat ciptaan Allah yang lain; yang tak kalah menakjubkannya. Tahukah kau, apa itu, Nak?

Marilah kita teruskan langkah, menyusuri jalan setapak itu. Kita akan menemukan apa yang sedari tadi kita cari.

Nah, inilah yang kita cari nak; sebuah pohon.

Tahukah kau nak, mengapa kita perlu memperhatikan pohon dan belajar darinya?

Karena, setiap senti bagiannya bermanfaat bagi kehidupan kita.

Dari daun beberapa jenis tanaman, kita bisa memakannya sebagai sayur. Begitu p**a dari ranting-ranting beberapa jenis tanaman kita bisa memasak dan menghangatkan tubuh. Apalagi dari buah-buahannya; menyegarkan dan menyehatkan. Tak lupa juga dengan batang-batang pepohonan besar yang bisa digunakan untuk membuat perabot rumah kita. Itulah betapa banyaknya manfaat pepohonan bagi kita.

Namun, ada satu bagian yang belum Ayah sebutkan. Tahukah kau apa itu?

Ya, itulah akar. bagian tanaman yang sering terlupa. Dia jarang menampakkan dirinya. Seringkali, gelapnya tanah yang ia pilih.

Ketahuilah, Nak. Sebenarnya, akar adalah salahsatu bagian tanaman yang terpenting. Tanpanya, sebuah tanaman tak akan berdiri kokoh. Tanpanya juga, tanaman tak bisa menyerap air dan zat-zat mineral yang penting bagi kehidupannya.

Namun, dengan perannya yang besar itu, dia tidaklah menganggap dirinya lebih baik dari yang lain. Ia justru tawadhu’ menyembunyikan kebaikannya.

Anakku, jadilah seperti akar itu. Janganlah kau berbangga atas apa yang telah kaulakukan serta meremehkan orang lain. Tetaplah pada posisimu, dan tetaplah tawadhu’. Itu lebih baik bagimu.

Photos 03/10/2016

Assalamualakum wr wb
Monggo rekan rekanita sekalian benjeng sareng2 hadir ajak teman sebanyak2nya.. dalam acra " GEMA SHOLAWAT AL BANJARI" mulai pukul 18.00 ( ba'da maghrib ) sampai selesai ..bertempat di PONPES SITI NUR SA'ADAH/MTs Nurus Sa'adah Dsn. Guyangan Ds. Wonomlati Kec. Krembung...Moggo kita sholawatan sareng2...

Ttd.
PANITIA GSA

26/11/2015

KEMULIAAN GURU

Islam sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat Guru. Dalam suatu hadits Nabi bersabda ”Bukan umatku barang siapa yang tidak memuliakan orang yang lebih tua, tidak kasih kepada orang yang lebih muda dan tidak menunaikan hak guru-guru”. (HR. Ahmad)
Dlam hadis lain,
“Sepatah perkataan yang baik yang didengar oleh seorang mukmin, lalu diajar dan diamalkannya, lebih baik daripada ibadah setahun”. “Sesungguhnya Allah, para malaikat, isi langit dan bumi, hinggakan semut di dlm lubang dan ikan dalam laut, semuanya berdoa semuanya mendoakan kepada orang yang mengajar manusia” (H.R. At-Turmizi)

Menurut imam Al-Ghazali “Guru merupakan Mashlikul Kabir: seperti matahari yang menyinari bumi, bermanfaat bagi dirinya dan juga bagi orang lain. Guru patut disebut sebagai orang yang mulia yaitu berilmu dan beramal serta mengajarkannya”

Al Ghazali juga yakin bahwa Guru merupakan Siraj (pelita) segala zaman, orang yang hidup semasa dengannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya. Andaikata dunia ini tidak ada guru niscaya manusia seperti binatang, sebab mendidik adalah upaya mengeluarkan manusia dari sifat kebinatangan kepada sifat insaniyah dan ilahiyah.

Guru itu harus dihormati dan dimuliakan karena tugas guru adalah melanjutkan tugas para Nabi dan Rasul.

Selamat Hari Guru...!!


19/11/2015

"RENUNGAN"
Seorang ibu ingin meminjam uang kepada anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata : " Nak, bolehkah ibu meminjam uang 100 ribu,? Ibu ada perlu buat beli beras.". Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata: " Iya Bu, nanti Aku tanya istriku dulu", seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan...Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung. Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 th = 36 juta....!!!!. Dia berfikir, waktu balita dia hanya diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang....Jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar?? Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia. Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dgn GRATIS..Maafkan anakmu ini yang tidak tahu balas budi.. Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 jt, sambil menangis ia berkata: "Ibu, jangan berkata pinjam lagi yaa, hartaku adalah juga milikmu, do'akan anakmu ini agar selalu berbakti padamu". Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu ia berkata: "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdo'a agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di SURGA nanti dalam kebahagian.. Semoga Bermanfaat.(Jangan biarkan bacaan bermakna ini mengendap di telepon mu, jadikan ladang pahala dg meberikan ke orang lain..bagi PARA ISTRI ingatlah bahwa rizki dari suamimu adalah jg HAK mertuamu. Dan juga perlakukan lah ibu mertua seperti ibu kandung sendiri....Jika kalian sayang IBU sebarkan, harap. diteruskan agar semua orang tau betapa berharganya seorang IBU. — sedih, mdh mdhan kita menjadi anak yg baik kepada orang tua di dunia hingga akherat aamiiiin...

18/11/2015

MENGAPA ALLOH TIDAK MENGHUKUM KITA?
======================

ﻗﺎﻝ ﺍﺣﺪ ﺍﻟﻄﻼﺏ ﻟﺸﻴﺨﻪ :
ﻛﻢ ﻧﻌﺼﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﻳﻌﺎﻗﺒﻨﺎ ..
Seorang santri bertanya kepada Syaikhnya:
Berapa kali kita durhaka kepada Alloh dan Dia tidak menghukum kita?

ﻓﺮﺩ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺸﻴﺦ :
Maka Syaikh menjawab:
ﻛﻢ ﻳﻌﺎﻗﺒﻚ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺃﻧﺖ ﻻ ﺗﺪﺭﻱ .. ﺃﻟﻢ ﻳﺴﻠﺒﻚ ﺣﻼﻭﺓ ﻣﻨﺎﺟﺎﺗﻪ .. ﻭﻣﺎ ﺍﺑﺘﻠﻲ ﺍﺣﺪ ﺑﻤﺼﻴﺒﺔ ﺃﻋﻈﻢ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻦ ﻗﺴﻮﺓ ﻗﻠﺒﻪ ..
Berapakali Alloh menghukummu sedangkan kamu tidak mengetahuinya?
Bukankah dihilangkan darimu rasa manis munajah kepada-Nya?
Tidak ada cobaan yang lebih besar menimpa seseorang dari kerasnya hati...

ﺍﻥ ﺍﻋﻈﻢ ﻋﻘﺎﺏ ﻣﻤﻜﻦ ﺍﻥ ﺗﺘﻠﻘﺎﻩ ﻫﻮ ﻗﻠﺔ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﺍﻟﻰ ﺍﻋﻤﺎﻝ ﺍﻟﺨﻴﺮ ..
Sesungguhnya hukuman yang paling besar dan mungkin kamu temui adalah sedikitnya taufik kepada perbuatan baik...

ﺍﻟﻢ ﺗﻤﺮ ﻋﻠﻴﻚ ﺍﻻﻳﺎﻡ ﺩﻭﻥ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻟﻠﻘﺮﺍﻥ ..
Bukankah telah berlalu hari-harimu tanpa bacaan Al Quran?

ﺍﻟﻢ ﺗﻤﺮ ﻋﻠﻴﻚ ﺍﻟﻠﻴﺎﻟﻲ ﺍﻟﻄﻮﺍﻝ ﻭﺃﻧﺖ ﻣﺤﺮﻭﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ ..
Bukankah telah berlalu malam malam yang panjang sedangkan engkau terhalang dari shalat malam?

ﺍﻟﻢ ﺗﻤﺮ ﻋﻠﻴﻚ ﻣﻮﺍﺳﻢ ﺍﻟﺨﻴﺮ .. ﺭﻣﻀﺎﻥ .. ﺳﺖ ﺷﻮﺍﻝ .. ﻋﺸﺮ ﺫﻱ ﺍﻟﺤﺠﺔ .. ﺍﻟﺦ ﻭﻟﻢ ﺗﻮﻓﻖ ﺍﻟﻰ ﺍﺳﺘﻐﻼﻟﻬﺎ ﻛﻤﺎ ﻳﻨﺒﻐﻲ .. ﺍﻱ ﻋﻘﺎﺏ ﺍﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﻫﺬﺍ ؟
Bukankah telah berlalu musim-musim kebaikan, Ramadhan, enam hari syawwal, sepuluh hari dzulhijjah, dan lainnya..., sedangkan engkau tidak mendapatkan taufik untuk memanfaatkannya sebagaimana mestinya... hukuman manalagi yang lebih banyak dari ini...?

ﺍﻻ ﺗﺤﺲ ﺑﺜﻘﻞ ﺍﻟﻄﺎﻋﺎﺕ ..
Tidakkah engkau merasakan beratnya ketaatan?

ﺍﻻ ﺗﺤﺲ ﺑﻀﻌﻒ ﺍﻣﺎﻡ ﺍﻟﻬﻮﻯ ﻭﺍﻟﺸﻬﻮﺍﺕ ..
Tidakkah engkau merasa lemah dihadapan hawa nafsu dan syahwat?

ﺍﻟﻢ ﺗﺒﺘﻠﻰ ﺑﺤﺐ ﺍﻟﻤﺎﻝ ﻭﺍﻟﺠﺎﻩ ﻭﺍﻟﺸﻬﺮﻩ ..
Bukankah engkau diuji dengan cinta harta, kedudukan, dan pop**aritas..?

ﺃﻱ ﻋﻘﺎﺏ ﺍﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ..
Hukuman mana yang lebih banyak dari itu?
ﺍﻟﻢ ﺗﺴﻬﻞ ﻋﻠﻴﻚ ﺍﻟﻐﻴﺒﺔ ﻭﺍﻟﻨﻤﻴﻤﺔ ﻭﺍﻟﻜﺬﺏ ..
Bukankah engkau merasa ringan untuk berghibah, namimah dan dusta..?

ﺍﻟﻢ ﻳﺸﻐﻠﻚ ﺑﺎﻟﻔﻀﻮﻝ ﻭﺍﻟﺘﺪﺧﻞ ﻓﻴﻤﺎ ﻻ ﻳﻌﻨﻴﻚ ..
Bukankah engkau tersibukkan untuk campur tangan pada hal yang tidak bermanfaat untukmu..?

ﺍﻟﻢ ﻳﻨﺴﻴﻚ ﺍﻵﺧﺮﺓ ﻭﻳﺠﻌﻞ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺍﻛﺒﺮ ﻫﻤﻚ ..
Bukankah akhirat dilupakan dan dunia dijadikan sebagai tujuan utama?

ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺨﺬﻻﻥ ﻣﺎ ﻫﻮ ﺍﻻ ﺻﻮﺭ ﻣﻦ ﻋﻘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ..
Ini adalah tipuan,,, tidaklah itu semua kecuali bentuk hukuman dari Alloh...

# ﺇﺣﺬﺭ ﻳﺎ ﺑﻨﻲ ﻓﺎﻥ ﺍﻫﻮﻥ ﻋﻘﺎﺏ ﻟﻠﻪ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻣﺤﺴﻮﺳﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺎﻝ ﺃﻭ ﺍﻟﻮﻟﺪ ﺃﻭ ﺍﻟﺼﺤﺔ ..
Hati-hatilah anakku, sesungguhnya hukuman Alloh yang paling ringan adalah yang terletak pada materi, harta, anak, kesehatan ...
ﻭﺍﻥ ﺍﻋﻈﻢ ﻋﻘﺎﺏ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﻠﺐ ..
Sesungguhnya hukuman terbesar adalah yang ada pada hati...
ﻓﺎﺳﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﺎﻓﻴﺔ ﻭﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﻟﺬﻧﺒﻚ ..
Maka, mintalah keselamatan kepada Alloh, dan mintalah ampunan untuk dosamu...

ﻓﺎﻥ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﻳﺤﺮﻡ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻟﻠﻄﺎﻋﺎﺕ ﺑﺴﺒﺐ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﻳﺼﻴﺒﻪ
Sesungguhnya seorang hamba diharamkan taufik untuk melakukan ketaatan karena sebab dosa yang menimpanya.

27/10/2015

SUMPAH PEMUDA

PERTAMA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu,Tanah Indonesia).

KEDOEA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia).

KETIGA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia.

SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA!!
" bangkitlah menjadi pemuda yg membanggakan ibu pertiwi!"

27/10/2015

Alhamdulillah dengan diadakannya rapat yang ke-2 pembentukan kepengurusan PAC IPNU - IPPNU Krembung telah terbentuk beberapa "Departemen & Lembaga" beserta koordinatornya baru sesuai dengan keputusan rapat yang diadakan pada tgl 25 Okntober 2015 di Rumah Rekanita Ifah Ds. Wangkal.
Berikut susunan Departemen & Lembaga PAC IPNU - IPPNU Krembung:
~Departemen Pengembangan Organisasi.
Koordinator:
-IPNU: Miftah Nuruddin (Cangkring)
-IPPNU: Lusi Kartika Putri (Krembung)
~Departemen Pendidikan dan Pembinaan Kader
-IPNU: Ikhwanul Muslimin (Kedung Sumur)
-IPPNU: Umi Habibah (Keret)
~Departemen Dakwah dan Sosial
-IPNU; Mas Huril Kirom (Keret)
-IPPNU:Umi Fadilah (Ploso)
~Departemen Pengembangan Minat dan Bakat
-IPNU: Novian Ahmad (Rejeni)
-IPPNU: Riska Arifah V. (Cangkring)
~Lembaga Informasi dan Komunikasi
-IPNU: Arif Maradhon (Wonomlati)
-IPPNU: Windy Desy (Wangkal)
~Lembaga Corp Brigade Pembangunan (CBP) & Korp Pelajar Putri (KPP)
-IPNU: M Faiz Noviandi (Wonomlati)
-IPPNU: Choirotus Ainur Rohmah (Lemujud)
~Lembaga Ekonomi
-IPNU: Sulistiyono (Cangkring)
-IPPNU: Eka Choiriyah (jenggot)
Semoga dengan terbentuknya Kepengurusan harian baru PAC IPNU-IPPNU Krembung ini dapat mempin dan menjalankan amanah dengan baik dan bertanggung jawab, amiinn..

Want your school to be the top-listed School/college in Sidoarjo?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Krembung
Sidoarjo
61275