Prima Inovasi Consulting

Prima Inovasi Consulting

Share

Pendampingan Pengembangan Sekolah Terbaik

25/11/2024

Guru, lentera masa depan bangsa
darinya, lahir pemimpin bangsa.

Selamat Hari Guru Nasional 2024 🎉

Semoga para guru dan pendidik indonesia semakin hebat serta menginspirasi!

Ikut ramaikan twibbon HGN 2024 via Prima Inovasi Consulting melalui tautan berikut >> https://twibbo.nz/hgn2024-pic

31/10/2024

Kemarin saya berkesempatan memfasilitasi teman2 di SMK 1 PGRI Gresik dan beberapa SMK jejaring dalam rangka Teaching Factory (TEFA), bahasan utamanya adalah Branding & Marketing.

Awalnya untuk produk hasil karya murid2 SMK, namun kemudian meluas sampai pada Branding & Marketing Sekolah.

Saat perjalanan pulang tiba-tiba terlintas ide tulisan tentang “PPDB Inden” karena melihat di jalan2 cukup banyak baliho dan banner sekolah PPDB inden.

Baca selengkapnya disini ⬇️

mridlo.com

30/08/2024

Beberapa waktu lalu saat melakukan supervisi secara virtual saya mendapati ada 2 model guru.

Model X: Saat ditanya apakah sudah puas dg performa di kelas, ia menjawab sangat puas. Apakah ada yg perlu diperbaiki, ia berkata sudah cukup baik, anak-anak juga terlihat senang.

Model Y: Saat ditanya sudah puas dg performa, ia menjawab ada yg kurang, dan banyak yg perlu diperbaiki.

Jika dibuat sebuah sistem nilai, penampilan Model Y > Model X, artinya guru Model Y ini senantiasa merasa dirinya perlu melakukan perbaikan setiap hari (kesempatan).

Guru Model Y ini berkeyakinan dirinya perlu bertumbuh, lebih baik, lebih baik lagi. Selalu ada celah untuk bertumbuh. Sedangkan guru model X, merasa sudah baik, sudah sempurna, tdk perlu berusaha utk memperbaiki, karena merasa tidak ada yg perlu diperbaiki lagi.

Hampir disemua lembaga, terdapat guru Model X dan Y ini. Dengan berbagai prosentase dan perbandingan jumlahnya.

Guru Model X saat diberikan kesempatan belajar, bertumbuh, mendapatkan umpan balik, justru merasa ini ancaman dan bentuk ketidakpercayaan lembaga terhadap kemampuannya.

Guru Model Y sebaliknya, ia melihat hal tersebut adalah kesempatan yg langka dan harus (wajib) digunakan sebaik-baiknya, meskipun agak merepotkan, menguras energi, namun ia berkeyakinan hasilnya kepada anak-anak nanti akan berguna dan bermanfaat.

Untuk menjadi Guru Model X ataupun Y ini menurut saya adalah PILIHAN. Setiap pendidik bisa memilih ingin menjadi model yg mana.

Sama seperti mindset tetap dan bertumbuh, sejatinya kita diberikan pilihan untuk memiliki dan mengembangkan mindset yg mana.

Dan “The Art of Ice Breaking” besok salah satunya terinspirasi dari supervisi tersebut. Apakah ice breaking membuat anak-anak semakin mendekat pada target belajar, atau sebaliknya.

Masih ada kesempatan untuk mendaftarkan diri dan mengajak rekan-rekan pendidik lainnya di >> https://bit.ly/eicebreaking

29/08/2024

Mengapa kita lebih mudah mengkritik daripada mengapresiasi?

Disadari atau tidak, saat kita ditanya apa yg anda lihat dari kertas di atas? Hampir 99% mengatakan, "Ada noda/kotoran/cipratan di kertas putih"

Semua mata fokus pada "noda" yang berada di tengah-tengah kertas.

Tapi hanya sedikit pandangan mata yg berfokus pada banyaknya area bersih pada kertas dg berkata. "Ada kertas putih dg setitik noda".

Kita cenderung lebih mudah menemukan "celah", kekurangan dari apa yang kita lihat. Dibandingkan apa yg "sudah baik".

Ini generalisasi, karena tidak semua dari kita begitu. Tetapi, saya sendiri jg merasakan hal yg sama. Bahwa, lebih mudah menemukan kekurangan, lalu mengkritiknya, dibandingkan menemukan kebaikan lalu mengapresiasinya (dalam sekali pandang dan pertama kali memandang).

Makanya, kita dilatih untuk senantiasa menemukan kebaikan-kebaikan di kehidupan kita agar kita menemukan "rasa syukur" atas kebaikan tersebut.

Dalam konteks pendidik, memang setiap anak tidak luput dari kekurangan, kesalahan, keonaran dan hal lainnya yg pasti membuat kita menemukan "celah" tersebut lalu memberikan kritik atau dalam bentuk omelan, nasihat berbalut omelan, keluhan, dan sejenisnya.

Namun, dibalik kekurangan tsb ada banyaaaak sekali kebaikan yg seringkali kita luput untuk menemukan dan memandangnya.

Bisa jadi ia usil dan tidak bisa diam, namun saat menemukan temannya kesulitan dia orang pertama yg menawarkan bantuan.

Bisa jadi ia begitu lemah dalam urusan hitung-hitungan, hafalan apalagi. Namun, ia orang pertama yg paling cepat menawarkan diri saat kita bertanya "ada yg bisa bantu Pak Guru?".

Bisa jadi ia tidak pernah sekalipun mendapatkan penilaian harian yg menyentuk KKM, namun suatu saat bertahun-tahun kemudian, ia orang pertama yg mengenali anda lalu menyapa, "Assalamualaikum Pak Guru, bagaimana kabarnya Pak??"

Ada begitu banyak hal yg boleh jadi kita lewatkan karena keseringan kita menemukan "celah". Coba hari ini kita lakukan hal yg berbeda, menemukan "kebaikan" di setiap diri mereka, lalu memberikan apresiasi yg tulus kepadanya.

Selamat beraktivitas..

Bang Ridlo
Teman Belajar-Mengajar

NB: Tiba-tiba ingin nulis ini saat berselancar di media sosial. Tulisan ini bebas lepas dibagi-bagikan tanpa perlu minta ijin. Oh ya, sudah ikut waitinglist hari Sabtu besok? Belum? Yuk ikutan disini >> https://bit.ly/eicebreaking

20/08/2024

Manakah yg paling dibutuhkan leader di sekolah saat ini?

A. Meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas-kelas
B. Merancang dan memperbaiki sistem layanan pendidikan
C. Merancang dan melakukan perubahan (inovasi)

Bisa dibantu voting teman2

Panduan Membangun Brand Sekolah dengan "Cerita" 12/06/2024

Bangun brand sekolah dari kekuatan "cerita". Jika tertarik coba klik ini

Panduan Membangun Brand Sekolah dengan "Cerita" Pelajari cara membangun Brand Sekolah dengan "Cerita" atau StoryBrand yang terbukti ribuan tahun membuat digunakan manusia.

24/05/2024

Guru Tidak Bahagia = Kinerja Buruk?

Secara pendapat pribadi, ini mengaca pada pengalaman saya sendiri. Saat masuk kelas dalam kondisi hati tidak bahagia, atau saya sedang berkutat dengan stres yang menggelayut di kepala.

Maka, seharian saya di kelas, atau berganti-ganti kelas. Rasanya, anak-anak menjadi lebih sulit diatur, instruksi saya kurang terdengar, motivasi saya gagal membuat mereka bersemangat dan hal lain terjadi.

Intinya, saat saya tidak mengubah apa yang pikiran dan perasaan saya (sedang stres), maka kelas saya akan menampilkan hal serupa.

Apakah anda juga demikian?🤔

Mereka seperti cermin yang memantulkan perasaan dan pikiran kita.

Sebaliknya, saat perasaan kita bahagia, pikiran tenang dan bebas, mengendalikan kelas tidak begitu sulit, bahkan saat harus masuk di kelas yang luar biasa aktifnya, saya masih bisa mengatasinya.

Ini nyambung dengan sebuah studi yang dilakukan oleh University of British Columbia menemukan bahwa ketika guru mengalami tingkat stres yang tinggi, kecil kemungkinan siswanya untuk berprestasi secara akademis.

Sebaliknya, jika guru memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi, siswanya akan lebih terlibat dalam pembelajaran dan mencapai nilai yang lebih tinggi. (Mengutip dari tulisan Dr. Husaini di gesseducation.com)

Oh ya, kinerja ini berarti ada 3 area yang bisa dilihat:
1. Kualitas Pengajaran (Teaching Quality)
2. Lingkungan Pembelajaran (Learning Environment)
3. Outcome Peserta didik dan Target Pembelajaran (Student Outcome and Learning Gain)

Ketiga area ini saya kutip dari Jurnal Andrew Gunn (2018) yang berjudul Metrics and methodologies for measuring teaching quality in higher education: developing the Teaching Excellence Framework (TEF).

Kapan-kapan kita bedah dan bahas jurnal ini ya!

Kesimpulannya adalah kebahagiaan dan kepuasan guru berbanding lurus dengan kinerjanya yang mencakup 3 hal di atas.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan sebagai pimpinan agar rekan-rekan guru kita mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan yang sesuai? Agar tuntutan profesional maupun tuntutan kinerjanya bisa tuntas tas tas..?

Semoga bermanfaat..

20/05/2024

Terkadang kita memerlukan pendekatan yang berbeda dan kreatif dalam menyelesaikan masalah.

Selain itu, kita perlu melakukan terobosan dengan sudut pandang seperti desainer (orang kreatif).

Pendekatan design thinking didasarkan pada sudut pandang tersebut, mari kita bedah pendekatan ini dan kita temukan potensi serta peluang penerapannya di pembelajaran, sekolah dan sistem layanan pendidikan di *EDUTalks Episode 14* yang akan dilaksanakan pada:

📅 Selasa, 21 Mei 2024
⏰ 07.45 - 20.45 WIB
📌 Zoom Meeting & Live Streaming Youtube

Daftarkan diri anda dan rekan-rekan pendidik lainnya melalui laman berikut

▶️ https://primainovasi.com/edushare

Sampai bertemu!

20/04/2024

Kira-kira mana yg paling dibutuhkan sekolah anda saat ini?
A. Whatsapp Marketing
B. Branding Sekolah

Ulasbuku Premium #01 - Leaders Insight by Bang Ridlo 18/04/2024

Tiga Akar Penyebab Pekerjaan Terasa Menyengsarakan

Bayangkan sebuah tanaman. Jika akarnya busuk, nutrisi tidak dapat diserap, pembusukan menyebar ke seluruh tanaman dan seluruh tanaman segera layu dan mati.

Hal yang sama juga terjadi pada manusia yang pekerjaannya buruk. Tiga akar busuk yang berbeda ini berpotensi menyebabkan pekerjaan bagus menjadi layu dan suram.

Akar pertama adalah anonimitas.

Orang-orang perlu agar upaya mereka diakui agar merasa dihargai. Sangat penting bagi seseorang – idealnya atasan mereka – untuk meluangkan waktu untuk memahami potensi mereka dan menghargai kemampuan mereka. Ketika orang merasa tidak terlihat, dan kehadiran mereka tidak terlewatkan, mereka menjadi putus asa.

Akar permasalahan yang kedua adalah ketidakrelevanan.

Ketika Anda melakukan pekerjaan yang memberikan dampak positif pada orang lain – meskipun hanya satu orang – Anda merasa pekerjaan Anda bermanfaat. Jika tidak ada yang mendapat manfaat dari pekerjaan Anda, Anda akan merasa pekerjaan Anda tidak ada gunanya.

Akar ketiga.... bersambung

Dapatkan selengkapnya disini
▶️ https://utas.to/ulasbukup1fb

NB: Malam INI TERAKHIR Promo Launching diskon 40%.

Ulasbuku Premium #01 - Leaders Insight by Bang Ridlo Ini adalah seri bedah buku premium untuk leaders yang ingin fokus pada bagaimana mengelola tim dan SDM secara efektif. Buku yang dibedah dan diulas: Doing The ...

06/04/2024

H-3 Penutupan Launching PPDB Starter Kit v2. Jika sekolah masih membutuhkan "senjata", ini waktu yg tepat utk mendapatkan tambahan "senjata" baru.

Intip seperti apa "senjata" tersebut di
▶️ https://marketingsekolah.com/ppdbsk2

Want your school to be the top-listed School/college in Sidoarjo?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Sidoarjo