28/02/2022
Segala sesuatu yang Allah kehendaki pasti menyimpan hikmah di baliknya. Apalagi sekelas peristiwa agung Isra' Miโraj. Momen yang diperingati setiap tanggal 27 Rajab ini memiliki sejumlah hikmah. Berikut adalah delapan hikmah di balik peristiwa Isra' Mi'raj.
Pertama, tingginya derajat kehambaan. Dalam surat Al-Israโ ayat satu yang mengisahkan peristiwa Isra' Miโraj, kata yang digunakan untuk menyebut Nabi Muhammad saw adalah โabdunโ yang berarti hamba. Ini menunjukkan hamba yang benar-benar bertakwa kepada Allah mendapat derajat begitu luhur di sisi-Nya.
Penyebutan kata 'abdun' yang ditunjukkan untuk Nabi Muhammad tidak hanya terdapat dalam surat ini saja, dalam surat lain seperti Al-Baqarah ayat 23 dan Al-Jin ayat 19 juga demikian.
Kedua, pembekalan dakwah yang tangguh. Sebelum peristiwa Isra' Miโraj, orang-orang yang Nabi cintai dan mendukung misi dakwahnya sepenuh hati silih berganti meninggal dunia, di sisi lain penindasan kaum Quraisy semakin hebatย . Ujian bertubi-tubi yang Allah lakukan ini agar Nabi benar-benar tangguh dalam berdakwah.
Ketiga, menyampaikan kebenaran meskipun pahit. Begitu pagi setelah malam Isra' Miโraj, Nabi mengabarkan apa yang baru dialaminya ke penduduk Makkah. Praktis, banyak orang yang tidak percaya dengan kabar โtidak masuk akalโ ini. Ini menunjukkan bahwa kebenaran harus tetap disampaikan, meskipun banyak mendapat penolakan.
Keempat, syariat Nabi Muhammad menghapus syariat nabi-nabi terdahulu. Saat peristiwa Isra' Miโraj, Rasulullah saw menjadi imam shalat bagi nabi-nabi terdahulu. Ini bukti bahwa mereka tunduk dan mengikuti risalah Nabi Muhammad saw sekaligus menjadi isyarat bahwa syariatnya telah menghapus syariat nabi-nabi sebelumnya.
Lanjut di Komentar ๐๐ป