29/03/2018
Yayasan Pondok Pesantren BANI NUR
Titik lokasi Yayasan Pondok Pesantren Bani Nur
Google Maps : -6.249414, 106.146211
Microsoft M Tepatnya beralamat di Kp. Situ, Des. Sukamenak, Kec.
YPPBN terletak di koordinat -6° 14' 57.89", +106° 8' 46.36" atau -6.249414, 106.146211 (dalam pencarian Google Maps). Baros, Kab. Serang, Prov. Banten, Indonesia. 42173
VISI:
Menjadi Yayasan terdepan dalam menciptakan masyarakat yang berakhlak, berpendidikan, berbudaya, dan berkarakter. MISI:
- Membangun masyarakat yang beriman, berislam dan berihsan.
- Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat ya
29/03/2018
18/05/2017
Sebuah renungan dari
PIMPINAN_PONDOK Modern Gontor
KH. Hasan A. Sahal, 10 April 2016
===========.
1. Kalau pondok ingin berkembang dan maju, maka pimpinan / pengasuh harus fokus pada santri dan pesantrennya, dan harus punya sibghoh kekyaian.
2. Berdasarkan pengalaman pesantren Gontor dan pengamatan puluhan tahun terhadap pondok-pondok alumni maka sebaiknya untuk para kiai pesantren:
- kiai jangan di bawah yayasan
- kiai jangan nyambi PNS
- guru-guru jangan p**a nyambi PNS
- kiai jangan banyak kegiatan di luar (dakwah, gerakan politik praktis, dan bisnis)
- kiai harus mengajar santri
- kiai jangan magang bupati / legislatif
- kiai jangan ikutan partai
- rumah kiai jangan kelihatan megah seperti istana, klo perlu tidak lebih baik drpd asrama santri
- keuangan administrasi pondok hrs profesional / jgn dipegang bu nyai
3. Kecepatan kemajuan pondok diantaranya adalah sesuai kadar diwakafkannya, juga kadar keikhlasannya. Bila statusnya wakaf 100% dan ditunjang keikhlasan yang tinggi, insyaAllah akan berkembang dan maju. Tetapi, jika setengah-setengah, maka setengah-setengah p**a perkembangan dan kemajuannya.
4. Pondok bukan lembaga pergerakan praktis, akan tetapi lembaga pendidikan. Fokus mendidik dan mengasuh anak-anak dan menyiapkan mereka untuk menjadi "mundzirul qaum".
Maka, anak-anak harus dididik "tafaqquh fid-din" (mendalami ilmu agama) di pondok supaya bisa menjadi "mundzirul qaum" (pencerah umat). Sebab, sekarang ini yang terjadi "mundzirul qaum" nya "ghoiru mutafaqqih fid-din". Ini kecelakan besar untuk umat dan bangsa. Kalau pondok meninggalkan sibghoh ini sebagai tempat "tafaqquh fid-din" lalu siapa yang akan mengambil peran ini?
5. Di pondok itu kiai mendidik kehidupan, bukan sekedar mengatur kehidupan. Mengatur kehidupan itu seperti menejer, direktur, yang penting ada sistem dan SOP tinggal jalankan.
Akan tetapi mendidik kehidupan itu ketekunan, keikhlasan, keteladanan dan keterpanggilan yang dilandasi oleh nilai-nilai, jiwa, falsafah hidup dan sakralitas.
Bukan sekedar mengatur bagaimana santri makan, tidur dan sekolah, akan tetapi mendidik mereka cara makan yang benar, cara tidur yang benar, cara belajar yang benar dengan niat dan orientasi yang lurus. Dan itu bukan sekedar diomongkan, tetapi diteladankan. Itulah mendidik.
6. Di pondok itu jangan berfikir apa dan berapa yang didapat: saya dapat apa, keluarga dan anak saya dapat apa, fasilitas apa, itu namanya sampah perjuangan. Yang berlaku di pondok adalah: apa yang bisa aku lakukan untuk santri dan pesantren.
Tidak ada transaksi materialistik, tidak ada kontrak-kontrakan, karena semua yang di pondok ini berangkatnya dari keterpanggilan. Bukan mencari pekerjaan, bukan mencari pop**aritas!
Give, give and give, itu yang berlaku di pondok. Bukan take and give, apalagi take, take and take. Itu sampah perjuangan. Sampah kehidupan.
_________
forum alumni sudah punya akun fb belum yah?
24/06/2015
selamat jalan Mama KH. Nurdin Jaya bin Junaidi
"SRIGALA TERAKHIR"
kehilangan,.....
ya, kata itu yg tepat utk menyimpulkan kondisi saat ini di Kp. Situ terutama dari pihak keluarga besar baninur.
alam berduka,.....
satu yg tersisa, srigala dakwah pergi meninggalkan kita utk selamanya,....
disaat generasi penerus belum ada yg siap menggantikan posisi beliau sebagai benteng terakhir dalam menegakkan panji-panji islamiyah,...apalah daya Allah berkehendak lain,...
masyarakat sangat kehilangan sosok karismatik nan eksentrik dalam melakukan dakwah, beliau yg mampu bertahan dari segala macam rintangan. jika dalam kehidupan ini ada ijazah penghargaan, mungkin beliaulah orangnya yg mendapatkan sertifikat "LULUS".
setelah beberapa tahun seorang diri ditinggal pergi oleh rekan perjuangan dakwah, kini beliaupun menyusul mereka utk menghadap sang khaliq.
selamat jalan pahlawan,....
selamat menempuh hidup baru di alam barzah sana,.....
semoga ilmu yg telah diberikan pada kami jadi ilmu yg bermanfaat dan kami bisa memanfaatkannya,...
semoga amalmu selama di dunia tercatat menjadi amal sholeh dan mendapat pahala yg berlipat ganda.
kami yakin semangat ruhiyahmu tidak turut pergi menyertaimu ke dalam kubur,..
kami masih merasa bahwa keberadaan semangat itu masih mendampingi kami dalam menjalani kehidupan sehari-hari, semangat ruhiyahmu masih mengalir hangat dalam nadi kami,....
terima kasih atas pengorbanan dan perjuanganmu yg tak terhitung dan ternilai harganya bagi kami,....
semoga Allah sudah menyiapkan sosok baru sebagai penerusmu,.semoga kamipun tetap istiqomah dalam beramal sholeh
grip: Minggu, 14-Juni-2015
ttd,
kami yg kehilangan
24/06/2015
"SRIGALA TERAKHIR"
kehilangan,.....
ya, kata itu yg tepat utk menyimpulkan kondisi saat ini di Kp. Situ terutama dari pihak keluarga besar baninur.
alam berduka,.....
satu yg tersisa, srigala dakwah pergi meninggalkan kita utk selamanya,....
disaat generasi penerus belum ada yg siap menggantikan posisi beliau sebagai benteng terakhir dalam menegakkan panji-panji islamiyah,...apalah daya Allah berkehendak lain,...
masyarakat sangat kehilangan sosok karismatik nan eksentrik dalam melakukan dakwah, beliau yg mampu bertahan dari segala macam rintangan. jika dalam kehidupan ini ada ijazah penghargaan, mungkin beliaulah orangnya yg mendapatkan sertifikat "LULUS".
setelah beberapa tahun seorang diri ditinggal pergi oleh rekan perjuangan dakwah, kini beliaupun menyusul mereka utk menghadap sang khaliq.
selamat jalan pahlawan,....
selamat menempuh hidup baru di alam barzah sana,.....
semoga ilmu yg telah diberikan pada kami jadi ilmu yg bermanfaat dan kami bisa memanfaatkannya,...
semoga amalmu selama di dunia tercatat menjadi amal sholeh dan mendapat pahala yg berlipat ganda.
kami yakin semangat ruhiyahmu tidak turut pergi menyertaimu ke dalam kubur,..
kami masih merasa bahwa keberadaan semangat itu masih mendampingi kami dalam menjalani kehidupan sehari-hari, semangat ruhiyahmu masih mengalir hangat dalam nadi kami,....
terima kasih atas pengorbanan dan perjuanganmu yg tak terhitung dan ternilai harganya bagi kami,....
semoga Allah sudah menyiapkan sosok baru sebagai penerusmu,.semoga kamipun tetap istiqomah dalam beramal sholeh
grip: Minggu, 14-Juni-2015
ttd,
kami yg kehilangan
"The Death of Samurai : Robohnya Sony, Panasonic, Sharp, Toshiba dan Sanyo"
Hari-hari ini, langit diatas kota Tokyo terasa begitu kelabu. Ada kegetiran yang mencekam dibalik gedung-gedung raksasa yang menjulang disana. Industri elektronika mereka yang begitu digdaya 20 tahun silam, pelan-pelan memasuki lorong kegelapan yang terasa begitu perih.
Bulan lalu, Sony diikuti Panasonic dan Sharp mengumumkan angka kerugian trilyunan rupiah. Harga-harga saham mereka roboh berkeping-keping. Sanyo bahkan harus rela menjual dirinya lantaran sudah hampir kolaps. Sharp berencana menutup divisi AC dan TV Aquos-nya. Sony dan Panasonic akan mem-PHK ribuan karyawan mereka. Dan Toshiba? Sebentar lagi divisi notebook-nya mungkin akan bangkrut (setelah produk televisi mereka juga mati).
Adakah ini pertanda salam sayonara harus dikumandangkan? Mengapa kegagalan demi kegagalan terus menghujam industri elektronika raksasa Jepang itu? Di pagi ini, kita akan coba menelisiknya.
Serbuan Samsung dan LG itu mungkin terasa begitu telak. Di mata orang Jepang, kedua produk Korea itu tampak seperti predator yang telah meremuk-redamkan mereka di mana-mana. Di sisi lain, produk-produk elektronika dari China dan produk domestik dengan harga yang amat murah juga terus menggerus pasar produk Jepang. Lalu, dalam kategori digital gadgets, Apple telah membuat Sony tampak seperti robot yang bodoh dan tolol.
What went wrong? Kenapa perusahaan-perusahaan top Jepang itu jadi seperti pecundang? Ada tiga faktor penyebab fundamental yang bisa kita petik sebagai pelajaran.
Faktor 1 : Harmony Culture Error.
Dalam era digital seperti saat ini, kecepatan adalah kunci. Speed in decision making. Speed in product development. Speed in product launch. Dan persis di titik vital ini, perusahaan Jepang termehek-mehek lantaran budaya mereka yang mengangungkan harmoni dan konsensus.
Datanglah ke perusahaan Jepang, dan Anda pasti akan melihat kultur kerja yang sangat mementingkan konsensus. Top manajemen Jepang bisa rapat berminggu-minggu sekedar untuk menemukan konsensus mengenai produk apa yang akan diluncurkan. Dan begitu rapat mereka selesai, Samsung atau LG sudah keluar dengan produk baru, dan para senior manajer Jepang itu hanya bisa melongo.
Budaya yang mementingkan konsensus membuat perusahaan-perusahaan Jepang lamban mengambil keputusan (dan dalam era digital ini artinya tragedi).
Budaya yang menjaga harmoni juga membuat ide-ide kreatif yang radikal nyaris tidak pernah bisa mekar. Sebab mereka keburu mati : dijadikan tumbal demi menjaga “keindahan budaya harmoni”. Ouch.
Faktor 2 : Seniority Error.
Dalam era digital, inovasi adalah oksigen. Inovasi adalah nafas yang terus mengalir. Sayangnya, budaya inovasi ini tidak kompatibel dengan budaya kerja yang mementingkan senioritas serta budaya sungkan pada atasan.
Sialnya, nyaris semua perusahaan-perusahaan Jepang memelihara budaya senioritas. Datanglah ke perusahaan Jepang, dan hampir pasti Anda tidak akan menemukan Senior Managers dalam usia 30-an tahun. Never. Istilah Rising Stars dan Young Creative Guy adalah keanehan.
Promosi di hampir semua perusahaan Jepang menggunakan metode urut kacang. Yang tua pasti didahulukan, no matter what. Dan ini dia : di perusahaan Jepang, loyalitas pasti akan sampai pensiun. Jadi terus bekerja di satu tempat sampai pensiun adalah kelaziman.
Lalu apa artinya semua itu bagi inovasi ? Kematian dini. Ya, dalam budaya senioritas dan loyalitas permanen, benih-benih inovasi akan mudah layu, dan kemudian semaput. Masuk ICU lalu mati.
Faktor 3 : Old Nation Error.
Faktor terakhir ini mungkin ada kaitannya dengan faktor kedua. Dan juga dengan aspek demografi. Jepang adalah negeri yang menua. Maksudnya, lebih dari separo penduduk Jepang berusia diatas 50 tahun.
Implikasinya : mayoritas Senior Manager di beragam perusahaan Jepang masuk dalam kategori itu.
15/12/2014
Sungguh memprihatinkan!!!
Di saat sekolah lain berlomba-lomba utk rehabilitasi meskipun masih dlm kondisi baik, tp sekolah ini malah hancur lebur sendiri tidak perlu dirobohkan. kami berharap kebijakan pemerintah berpihak kepada sekolah ini. sesuai dg komitmen kenaikan BBM salah satunya utk perbaikan dan pembangunan gedung sekolah, jadi tidak ada alasan utk membiarkan masalah ini!!! mari selamatkan masa depan anak bangsa!!!!!
14/12/2014
Gedung SD Tetpadu Bani Nur, Baros, Serang, Banten, roboh begitu saja pada sabtu malam, 13/12/14. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Gedung sudah berusia tidak kurang dari 13 tahun. Semoga Allah swt menggantinya dengan yang lebih baik.
Saat ini kegiatan belajar mengajar dilaksanakan diberbagai tempat, ruang kelas TK, SMA, ruang pengajian, bahkan teras2 yg memadai.
04/11/2013
Selamat Tahun Baru 1435 Hijriah
Semoga kita selalu dan semakin menjadi manusia berbakti kepada Rabb Semesta. Amin.
Assalaamu'alaikum wr wb
Saudara sekalian, persatuan dan kesatuan adalah sendi utama dalam perjuangan. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa dalam perjuangan akan selalu ada ujian, baik dari dalam maupun dari luar lingkungan Yayasan. Dan ujian yang didatangkan Allah swt dari dalam lingkungan Yayasan merupakan ujian terberat yang mesti kita hadapi.
Akan tetapi kita harus ingat, bahwa baginda Rasulullah saw pun ternyata mendapat ujian yang sangat berat adalah dari dalam lingkungannya sendiri.
Oleh karena itu, kesabaran adalah modal utama dalam setiap perjuangan, dengan tetap mengandalkan keyakinan untuk tetap melangkah. Sebagaimana yang telah dilakukan dan dicontohkan olehnya.
Semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah swt. Amin.
18/09/2013
Assalaamu'alaikum wr wb
Saudara sekalian, berikut ini adalah tautan tentang penjelasan logo Yayasan Pondok Pesantren BANI NUR.
Silakan diklik!
Logo Yayasan Pondok Pesantren Bani Nur File ini merupakan penjelasan dari logo Yayasan Pondok Pesantren Bani Nur. Logo ini ciptakan pada tahun Mei 2011 oleh Abdul Muiz, yang merupakan ketua YPP Bani Nur, Periode 2013-2018. Logo ini diresmikan 5 bulan setelahnya.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Website
Address
Serang
42173