17/04/2017
Apapun cita cita kalian, jangan pernah sekali kali lupakan orang tua dan guru guru yang pernah mendidik kalian.
Doa kami, s3moga Sukses menyertai kalian di masa m3ndatang.
. ...
http://ma-ulumulquran.blogspot.com/
Madrasah Aliyah Ulumul Qur'an (MAUQ) Serang-Banten
jln.Ki Fathoni No.51 Pegantungan (Depan Masjid Agung) Serang Banten
Dalam persaingan era globalisasi sekarang ini, manusia dituntut untuk siap pakai, mahir dalam segala bidang, serta dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas diiringi dengan pondasi yang kuat dengan keimanan, ketaqwaan dan akhlakul karimah. Madrasah Aliyah Ulumul Qur’an Serang yang sejak didirikannya pada tahun 1985, telah eksis dalam menggeluti bidang pendidikan dan telah banyak melulu
17/04/2017
Apapun cita cita kalian, jangan pernah sekali kali lupakan orang tua dan guru guru yang pernah mendidik kalian.
Doa kami, s3moga Sukses menyertai kalian di masa m3ndatang.
. ...
09/04/2017
29/01/2015
like & share ya, kasih tau temen-temen yg lainnya
agar bisa bersiap-siap dari sekarang
Semoga sukses & Lulus
10/05/2014
KEUTAMAAN BELAJAR DAN MENGAJARKAN AL-QURAN
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mengerjakan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri”.
(Faathir:29-30).
Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Masih dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Utsman bin Affan, tetapi dalam redaksi yang agak berbeda, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .
“Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Dalam dua hadits di atas, terdapat dua amalan yang dapat membuat seorang muslim menjadi yang terbaik di antara saudara-saudaranya sesama muslim lainnya, yaitu belajar Al-Qur`an dan mengajarkan Al-Qur`an. Tentu, baik belajar ataupun mengajar yang dapat membuat seseorang menjadi yang terbaik di sini, tidak bisa lepas dari keutamaan Al-Qur`an itu sendiri. Al-Qur`an adalah kalam Allah, firman-firman-Nya yang diturunkan kepada Nabi-Nya melalui perantara Malaikat Jibril Alaihissalam. Al-Qur`an adalah sumber pertama dan acuan utama dalam ajaran Islam. Karena keutamaan yang tinggi inilah, yang membuat Abu Abdirrahman As-Sulami –salah seorang yang meriwayatkan hadits ini– rela belajar dan mengajarkan Al-Qur`an sejak zaman Utsman bin Affan hingga masa Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi.
Hadis ini menunjukkan akan keutamaan membaca Alquran. Suatu ketika Sufyan Tsauri ditanya, manakah yang engkau cintai orang yang berperang atau yang membaca Alquran? Ia berkata, membaca Alquran, karena Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain”. Imam Abu Abdurrahman As-Sulami tetap mengajarkan Alquran selama empat puluh tahun di mesjid agung Kufah disebabkan karena ia telah mendengar hadis ini. Setiap kali ia meriwayatkan hadis ini, selalu berkata: “Inilah yang mendudukkan aku di kursi ini”.
Al Hafiz Ibnu Katsir dalam kitabnya Fadhail Quran halaman 126-127 berkata: [Maksud dari sabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam "Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkan kepada orang lain" adalah, bahwa ini sifat-sifat orang-orang mukmin yang mengikuti dan meneladani para rasul. Mereka telah menyempurnakan diri sendiri dan menyempurnakan orang lain. Hal itu merupakan gab**gan antara manfaat yang terbatas untuk diri mereka dan yang menular kepada orang lain.
DariAbdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda kepadaku: Bacakan Alquran kepadaku. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, aku harus membacakan Alquran kepada baginda, sedangkan kepada bagidalah Alquran diturunkan? Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya aku senang bila mendengarkan dari orang selainku. Kemudian aku membaca surat An-Nisa'. Ketika sampai pada ayat yang berbunyi: {Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), jika Kami mendatangkan seorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan engkau (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (umatmu).} Aku angkat kepalaku atau secara mendadak ada seseorang berada di sampingku. Dan ketika aku angkat kepalaku, aku melihat beliau mencucurkan air mata. Sahih Muslim No: 1332
Imam Nawawi berkata [Ada beberapa hal yang dapat dipetik dari hadis ini, di antaranya: sunat hukumnya mendengarkan bacaan Alquran, merenungi, dan menangis ketika mendengarnya, dan sunat hukumnya seseorang meminta kepada orang lain untuk membaca Al Quran agar dia mendengarkannya, dan cara ini lebih mantap untuk memahami dan mentadabburi Al Quran, dibandingkan dengan membaca sendiri].
“Orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir melakukannya, kelak mendapat tempat di dalam Syurga bersama-sama dengan rasul-rasul yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun-tegun dan nampak agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah Utrujjah yang baunya harum dan rasanya enak. Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kurma yang tidak berbau sedang rasanya enak dan manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti raihanah yang baunya harum sedang rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti hanzhalah yang tidak berbau sedang rasanya pahit.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Sesunggunya Allah swt mengangkat derajat beberapa golongan manusia dengan kalam ini dan merendahkan derajat golongan lainnya.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Bacalah Al-Qur’an karena dia akan datang pada hari Kiamat sebagai juru syafaat bagi pembacanya.” (Riwayat Muslim)
“Tidak bisa iri hati, kecuali kepada dua seperti orang: yaitu orang lelaki yang diberi Allah swt pengetahuan tentang Al-Qur’an dan diamalkannya sepanjang malam dan siang; dan orang lelaki yang dianugerahi Allah swt harta, kemudian dia menafkahkannya sepanjang malam dan siang.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
Rasulullah saw bersabda, Allah berfirman: “Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji Al-Qur’an dan menyebut nama-Ku, sehingga tidak sempat meminta kepada-KU, maka Aku berikan kepadanya sebaik-baik pemberian yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta. Dan keutamaan kalam Allah atas perkataan lainnya adalah seperti, keutamaan Allah atas makhluk-Nya. (Riwayat Tirmidzi)
“Sesungguhnya orang yang tidak terdapat dalam rongga badannya sesuatu dari Al-Qur’an adalah seperti rumah yang roboh.” (Riwayat Tirmidzi)
“Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an, bacalah dan naiklah serta bacalah dengan tartil seperti engkau membacanya di dunia karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.” (Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’I)
“Barangsiapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, Allah memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat suatu mahkota yang sinarnya lebih bagus dari pada sinar matahari di rumah-rumah di dunia. Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang mengamalkan ini.” (Riwayat Abu Dawud)
Abdul Humaidi Al-Hamani, berkata: “Aku bertanya kepada Sufyan Ath-Thauri, manakah yang lebih engkau s**ai, orang yang berperang atau orang yang membaca Al-Qur’an?” Sufyan menjawab: “Membaca Al-Qur’an. Karena Nabi saw bersabda. ‘Orang yang terbaik di antara kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Maksud dari belajar Al-Qur`an di sini, yaitu mempelajari cara membaca Al-Qur`an. Bukan mempelajari tafsir Al-Qur`an, asbabun nuzulnya, nasikh mansukhnya, balaghahnya, atau ilmu-ilmu lain dalam ulumul Qur`an. Meskipun ilmu-ilmu Al-Qur`an ini juga penting dipelajari, namun hadits ini menyebutkan bahwa mempelajari Al-Qur`an adalah lebih utama. Mempelajari Al-Qur`an adalah belajar membaca Al-Qur`an dengan disertai hukum tajwidnya, agar dapat membaca Al-Qur`an secara tartil dan benar seperti ketika Al-Qur`an diturunkan. Karena Allah dan Rasul-Nya sangat menyukai seorang muslim yang pandai membaca Al-Qur`an. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ . (متفق عليه)
“Orang yang pandai membaca Al-Qur`an, dia bersama para malaikat yang mulia dan patuh. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dengan terbata-bata dan berat melafalkannya, maka dia mendapat dua pahala.” (Muttafaq Alaih)
Dan dalam Al-Qur`an disebutkan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk membaca Al-Qur`an dengan tartil,
ورتل القرءان ترتيلا . (المزمل : (4)
“Dan bacalah Al-Qur`an dengan setartil-tartilnya.” (Al-Muzzammil: 4)
Adapun maksud dari mengajarkan Al-Qur`an, yaitu mengajari orang lain cara membaca Al-Qur`an yang benar berdasarkan hukum tajwid. Sekiranya mengajarkan ilmu-ilmu lain secara umum atau menyampaikan sebagian ilmu yang dimiliki kepada orang lain adalah perbuatan mulia dan mendapatkan pahala dari Allah, tentu mengajarkan Al-Qur`an lebih utama. Bahkan ketika Sufyan Ats-Tsauri ditanya, mana yang lebih utama antara berjihad di jalan Allah dan mengajarkan Al-Qur`an, dia mengatakan bahwa mengajarkan Al-Qur`an lebih utama. Ats-Tsauri mendasarkan pendapatnya pada hadits ini.
Namun demikian, meskipun orang yang belajar Al-Qur`an adalah sebaik-baik orang muslim dan mengajarkan Al-Qur`an kepada orang lain juga sebaik-baik orang muslim, tentu akan lebih baik dan utama lagi jika orang tersebut menggab**gkan keduanya. Maksudnya, orang tersebut belajar cara membaca Al-Qur`an sekaligus mengajarkan kepada orang lain apa yang telah dipelajarinya. Dan, dari hadits ini juga dapat dipahami, bahwa orang yang mengajar Al-Qur`an harus mengalami fase belajar terlebih dahulu. Dia harus sudah pernah belajar membaca Al-Qur`an sebelumnya. Sebab, orang yang belum pernah belajar membaca Al-Qur`an, tetapi dia berani mengajarkan Al-Qur`an kepada orang lain, maka apa yang diajarkannya akan banyak kesalahannya. Karena dia mengajarkan sesuatu yang tidak dia kuasai ilmunya
02/05/2014
Jadilah engkau orang berilmu, atau orang yang menuntut ilmu, atau orang yang mau mendengarkan ilmu, atau orang yang menyukai ilmu. Dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka” (HR. Baihaqi).
Obat dari Kebodohan adalah Belajar.
Mudah~mudahan Allah senantiasa membimbing kita untuk senantiasa belajar & Mengamalkan apa yg telah kita pelajari
like & Share ya. dont porget :-D :-) :-(
BEASISWA 2014, BUAT SISWA MADRASAH ALIYAH
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10152109150037928&id=286506207927&stream_ref=10
Perhatikan orang-orang hebat & kita
akan melihat sosok pembelajar.
Mereka terampil dlm satu bidang &
mereka tetap belajar tanpa kata 'final'.
Semoga Allah menjadikan kita orang
yang rendah-hati, mau belajar & mau
bertumbuh. Aamiin...
22/02/2014
"KUMPULAN KATA-KATA MUTIARA"
======================
Jangan bersedih jika kamu tidak dihargai, tapi bersedihlah jika kamu tidak berharga lagi.
Jangan membiarkan masalah bertempuk sampai akhirnya kamu enggak bisa menyelesaikannya.
Bergiat ketika sedang malas, adalah ujian sejati terhadap karaktermu.
Saat anda mulai merasa kesepian, saat itu lah anda akan memulai hidup.
Salah satu orang yang patut mendapatkan penghormatan terbesar adalah orang yang sanggup menerima pahitnya “kenyataan hidup”
Mengatasi dendam dan memberi pengampunan, jauh lebih baik dari pada membalas dendam (valent)
Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup, merupakan suatu kombinasi kebahagiaan. Semakin banyak anda berbicara tentang diri sendiri, semakin banyak p**a kemungkinan untuk anda berbohong.
Tidak ada defresi yang tidak dapat disembuhkan jika anda mengalami masalah, anda akan memilih mundur, menghindar, atau akan menghadapinya ? berani menghadapi masalah yang merintangi jalan hidup, akan membuat anda jauh lebih kuat dari pada sebelumnya.
Sesuatu yang menyakitkan pun dapat menghasilkan sesuatu yang positif apabila Anda membuat pilihan-pilihan yang bijaksana disepanjang jalan kehidupan.
Jangan pernah menyembunyikan keinginan bunuh diri di tempat-tempat yang tidak diketahui oleh orang lain. Namun, ungkapkanlah secara terbuka supaya hal yang buruk tidak semakin buruk.
Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah untuk menjadi manusia yang berguna ( Eistein )
Waspadalah, perlakuan yang kita terima setiap hari suatu saat bisa menjad bumerang bagi kita sendiri (Valent)
Harus belajar dari kesalahan, tetapi tidak boleh terus hidup dalam penyesalan.
Hati yang bersyukur bagaikan melihat mawar yang indah ditengah duri-duri.
Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkahpun (b**g karno)
Membuang waktumu untuk melakukan hal yang tidak berguna dapat menghancurkan masa depanmu.
Cara untuk menjadi didepan adalah mulai sekarang. Jika mulai sekarang, tahun depan anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tidak akan mengetahui masa depan jika anda menunggu-nunggu. (william feather)
Sahabat yang sejati adalah orang yang berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.
Orang yang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.
Bertemanlah dengan orang yang s**a membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu susah. Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Karena semua manusia itu baik, kalau kita bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduannya.
Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda. (heather Pryor)
Jangan batasi kebaikan yang bisa anda lakukan karena itu akan membatasi kebesaran yang bisa anda capai ( Mario teguh )
Doa dan meditasi adalah relasi kita dengan tuhan, yang selalu memberi kekuatan bagi kitaBiarkan tangan tuhan yang berkarya dalam hidupmu sehingga siap menjadi apapun yang dia ingin kan.
Meditasi merupakan aktivitas perenungan mendalam terhadap suatu tujuan, dimana merupakan usaha antara yang membawa kesadaran menuju samadi, yaitu terserapnya kesadaran diri sebagai kesadaran terbatas kedalam kesadaran Tuhan yang meliputi kesadaran semetesta yang taktebatas.
Apa saja yang Anda minta dengan penuh kepercayaan dalam Do’a akan anda terima.
Hari ini adalah hari esok yang kita cemaskan kemarin (the seven habit of highly effective teens )
Kebimbangan kita adalah pengkhianatan kita yang sering kali membuat kita kehilangan peluang menang karena takut mencobannya.
Emosi adalah keadaan mental dan fisiologis yang berhub**gan dengan beragam perasaan, pikiran dan prilaku.
Seseorang yang optimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.
Tak seorangpun sempurna. Mereka yang mau belajar dar kesalahan adalah bijak.
Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun berbukti salah.
Bila kita mengisi hati kita dengan penyeselan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.
Kebahagian Anda pada saat ini adalah kunci menarik lebih banyak kebahagiaan di masa depan.
Masa yang pergi tak akan kembali lagi dan umur semalam tak akan dilalui lagi, maka jadikan lah hari ini lebih baik dari semalam dan esok lebih baik dari hari ini.
Kemarahan membuat anda tidak berkembang, sementara pengampunan membuat anda lebih besar daripada sebelumnya. (Valent)
Jika anda belum memaafkan diri sendiri karena sesuatu hal, bagaimana anda bisa mengharapkan untuk memaafkan orang lain ? ( Dolores Huerta )
Selalu ada kebahagaian dalam setiap masalah, itu adalah salah satu cara kita belajar kecantikan bukan dari wajah, melainkan cahaya yang keluar dari dalam hati. (Kahlil Gibran)
Kenangan pahit masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk di ingat-ingat.
Rasa takut bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi.
Gunakan masa lalu untuk menunjukan pelajaran berharga, sebagai bekal untuk melangkah ke masa depan.
Tidak ada yang sunguh-sunguh penting kecuali apa yang sedang anda lakukan saat ini juga.
Rasa enggan adalah kekuatan yang sangat besar, baik untuk mencapai keberhasilan atau menyebakan kegagalan. Maka enggahlah terlibat dalam hal-hal yang tidak menghasilkan, dan bersegeralah dengan hal-hal yang menghasilkan, walau sekecil apapun. (Mario Teguh )
Keramah tamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramah tamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramah tamahan dalam memberi menciptakan kasih. (Lao tse)
Berfokuslah pada kebaikan di dalam diri anda sendiri dan orang lain ! berfokuslah pada terang dan keindahan didalam hidup Anda!
Hidup adalah “pilihan”, segeralah tentukan “pilhanmu”.. atau “pilihan” akan menentukan hidupmu.
Jadikanlah hidupmu luar biasa & tinggalkan warisan abadi. Hidupmu adalah suatu misi, bukan suatu karir. Karir adalah profesi... sedangkan Misi adalah Tujuan. Karir menanyakan, “untungnya apa sih bua saya ?”. misi menayakan, “bagaimana caranya agar saya dapat membuat perbedaan yang lebih baik”.
Semakin baik kamu menata diri, semakin banyak yang kamu kemas kedalam hidup.
Tidak ada satupun di dunia ini yang bisa di dapat dengan mudah. Kerja keras dan Do’a adalah cara untuk memermudahnya.
Berharaplah untuk yang kau inginkan, bekerjalah untuk sesuatu yang kau butuhkan.
Orang sukses memiliki kebiasaan melakukan hal yang tidak s**a dilakukan orang malas. Orang sukses itu sendiri sebenrnya juga tidak s**a melakukannya, tapi ketidks**aan mereka ditaklukan oleh kekuatan tujuan mereka.
Anda harus melihat tujuan-tujuan anda dengan sangat jelas dan spesifik sebelum anda dapat mulai mengusahakannya, tahan mereka di dalam benak sampai mereka menjadi bagian dari diri anda
Hidup tanpa rencana bagaikan melangkah tanpa arah, hidup tanpa impian bagaikan berjalan tanpa tujuan.
Proses terkadang berawal dari hal yang pahit untuk menjadikannya manis di akhir kelak~jangan takut,..proses terasa begitu melelahkan karena impian kita juga begitu besar!!"tetaplah b'sabar dan ikhlas"