30/12/2013
Hai sobat, apa targetmu di 2014?
Resolusi seperti apa yang akan kamu lakukan?
sudah siapkah melakukan resolusi besar-besaran dalam hidup anda?
yuuk, baca tulisannya om jamilazzaini:
Bagi saya, membuat target pencapaian kerja tidak harus di awal tahun. Kapapanpun berkomitmen untuk melakukan sesuatu, saya selalu menetapkan target.
Selain menjadi jelas ukuran keberhasilan kerja kita, penetapan target juga ternyata membuat semangat semakin meningkat. Saya sudah merasakan bedanya, kerja dengan target dan kerja tanpa target.
Target yang ditetapkan di awal tahun sering disebut resolusi. Pengalaman saya, walau tak semua resolusi tercapai namun tetap penting bagi kita untuk membuat resolusi di awal tahun. Agar resolusi kita tidak hanya basa-basi namun berdampak pada pencapaian prestasi yang lebih tinggi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, saring resolusi Anda. Apa yang Anda ingin capai pada tahun itu tulislah sebanyak-banyaknya, bebaskan pikiran untuk menuliskan apa yang Anda inginkan. Kemudian, pilihlah dari sekian banyak itu tiga resolusi yang paling penting. Bukti bahwa tiga hal itu penting adalah jika tiga hal itu tercapai maka hal-hal yang lain ikut tercapai.
Resolusi yang baik bukan dilihat dari banyaknya tetapi kualitas dan dampaknya. Oleh karena itu saran saya, saring resolusi Anda cukup hanya menjadi tiga saja, tak lebih. Hanya tiga resolusi itu membuat resolusi mudah diingat, mudah mengkristal dan menyatu ke dalam pikiran dan jiwa.
Kedua, baca lagi tulisan saya yang berjudul Resolusi Abal-abal di website ini. Ayo, jangan lanjutkan sebelum artikelnya dibaca! Hehehe… [Eh, bandel ya, jangan melanjutkan sebelum dibaca, cuma 3 menit kok...]
Ketiga, ikrarkan dan visualisasikan. Begitu Anda sudah yakin dengan resolusi Anda, segera presentasikan atau ikrarkan di hadapan orang yang Anda percaya. Saya biasanya mempresentasikan resolusi tahunan di depan partner sukses saya dan, yang pasti, tentunya di depan istri saya.
Setelah mendapat masukan dan support dari partner sukses dan juga istri tercinta maka resolusi itu saya tulis ulang kemudian saya membayangkan (visualisasikan) resolusi itu tercapai. Setiap saya berdoa agar resolusi itu terkabul saya selalu membayangkan suasana hati dan kegembiraan yang saya rasakan bila resolusi itu tercapai.
Nah, cobalah ikuti ketiga tahap tersebut di atas, kemudian tuliskan di website ini tiga resolusi Anda di tahun 2014 agar banyak yang mendoakan dan menjadi pelajaran bagi pembaca yang lain. Mau, kan?
Salam SuksesMulia!
baca di : jamilazzaini.com