29/04/2026
SEMUANYA ITU DARI ALQUR-AN
KH. Ahmad Badawi Bin KH. Abdurrasyid Kaliwungu Adalah Guru Besar Al-qur'an dari Abahanda KH. M. Umni Lujaini, Beliau Mondok Di Pesantren KH. Ahmad Badawi Ketika Kelas 4 SD (Beliau Berhenti/tidak lanjut sekolah), dan beliau menyelesaikan Hafalan Al-qur'an dalam kurun waktu 1 tahun lebih 1 bulan (13 bulan) tanpa sekalipun Pulang, karna memang beliau di tekan oleh orang tuanya yaitu KH.Lujaini Thohir untuk tidak pulang jika belum selesai Hafalan Al-qur'an 30 Juz, bahkan ada ancaman jika pulang sebelum hafal 30 juz maka tidak akan di anggap anak. Begitulah tegasnya didikan sang orang tua kepada beliau.
Di karenakan Beliau Hafal Al-quran dalam kurun waktu yang cukup singkat dan Lancar 30 Juz sebelum baligh, maka sang Guru KH ahmad badawi begitu senang dan bangga dengan pencapaian beliau, sehingga seringkali ketika ada acara di luar beliau sering di ajak oleh sang Guru, bahkan seringkali beliau menemani sang Guru sambil memijit kakinya ketika sedang di rumah.
KH. Ahmad badawi adalah Seorang kyai Yang Mempunyai banyak kelebihan, Salah satunya bisa mengobati orang yang terkena bacokan dengan hanya di usap, dan bisa mengobati orang dari jarak jauh, pernah satu ketika ada seorang santri yang ingin pamit pulang di karenakan orang tuanya Sakit, tapi KH. Ahmad badawi tidak mengizinkan dan mengobati orang tua santri tersebut dengan cara mengobati dengan pengobatan yang unik.
Kh ahmad badawi bertanya: apa yang di keluhkan orang tuamu? Santri itu menjawab: sakit Ini dan Itu kyai. Yasudah sini saya obati, Kemudian sang santri di pegang dan di bacakan sesuatu lalu di berikan air untuk di minum, setelah sang santri di obati, santri tersebut di perintahkan untuk mengirim surat ke orang tuanya, tentang bagaimana keadaan sakitnya, setelah beberapa waktu orang tua santri itupun membalas surat sang anak dan mengabarkan bahwa sakitnya sudah sembuh. sungguh ajaib, yang di obati anaknya yang berada di pondok, tapi orang tuanya yang berada di rumah bisa sembuh.
Karena begitu masyhur bahwa KH. Ahmad Badawi memiliki beberapa keistimewaan, maka satu waktu KH. lujaini Thohir memerintahkan anaknya yaitu KH. Umni Muda Untuk meminta beberapa amalan agar mendapatkan keistimewaan-keistimewaan yg di miliki sang kyai, kemudian Ketika Beberapa kali Beliau memijit/memijat Gurunya itu, beliau meminta agar di berikan amalan atau wirid-wirid supaya memiliki keistimewaan yang di miliki sang Guru, tapi setiap kali meminta, sang guru KH. Ahmad Badawi selalu berkata: sudah tidak perlu Macam-macam, kamu masih kecil koq pengen amalan-amalan seperti itu,
Cukup Kamu Jaga Al-qur'anmu, Semua Keistimewaan Yang Saya Miliki Tidak Lepas Dari Alqur'an.
رحم الله كياهي الحاج أحمد بدوي بن كياهي الحاج عبد الرشيد بن كياهي موسى.
وحفظ الله شيخنا ومربي أرواحنا كياهي الحاج محمد أمني بن كياهي الحاج محمد لجيني.