BEM Stikes Widya Husada Semarang

BEM Stikes Widya Husada Semarang Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from BEM Stikes Widya Husada Semarang, Medical school, Jalan Subali Raya No. 12 Kelurahan Krapyak Kecamatan Semarang Barat, Semarang.

Generasi penerus..masa bhakti 2015-2016   ..!!!LANJUTKANNN.. 👊NEVER GIVE🆙
14/03/2016

Generasi penerus..masa bhakti 2015-2016 ..!!!LANJUTKANNN.. 👊NEVER GIVE🆙

27/01/2016
LOGO PPS 2015
31/08/2015

LOGO PPS 2015

06/02/2015

PT Pertamina (Persero) terus memacu penggunaan bahan bakar Vi-Gas sebagai upaya untuk mengurangi konsumsi BBM dan mengalihkannya ke bahan bakar gas.

25/01/2015

MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan takluk 0-1 dari Torino, pada pertandingan lanjutan Serie-A, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (25/1/2015).

Inter takluk melalui gol yang diciptakan Emiliano Moreti pada menit ke-90+4. Moreti dengan sempurna menaklukkan kiper Samir Handanovic setelah memanfaatkan umpan Maxi Lopez.

Sebelum gol tersebut, La Beneamata memang cukup kesulitan untuk membongkar pertahanan tim tamu. Bahkan, pasukan Roberto Mancini hanya mampu bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.

Selepas jeda, Mancini melalukan perubahan dengan Xherdan Shaqiri dan Isaac Donkor. Sayangnya, Inter yang mampu menguasai pertandingan malah kebobolan pada menit-menit akhir. Alhasil, Inter dipaksa takluk 0-1 oleh Torino.

Ini merupakan kekalahan pertama dari lima pertandingan terakhir pada tahun 2015. Sebelumnya, mereka mampu mengoleksi dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Susunan Pemain
Inter Milan: 1-Samir Handanovic; 6-Marco Andreolli (Andrea Rannochia 44), 15-Nemanja Vidic, 20-Joel Obi, 33-Danilo D`Ambrosio (Xherdan Shaqiri 56); 8-Rodrigo Palacio, 10-Mateo Kovacic, 11-Lukas Podolski (Isaac Donkor 66), 13-Freddy GuarĂ­n, 17-Zdravko Kuzmanovic; 9-Mauro Icardi

Pelatih: Roberto Mancini

Torino: 30-Daniele Padelli; 19-Nikola Maksimovic, 24-Emiliano Moretti, 25-Kamil Glik; 3-Christian Molinaro, 8-Alexander Farnerud (Omar El Kaddouri 67), 14-Alessandro Gazzi, 36-Matteo Darmian, 94-Marco Benassi; 17-Josef Martinez (Maxi Lopez 58), 27-Fabio Quagliarella

Pelatih: Giampiero Ventura

Wasit: Massimiliano Irrati

sumber : kompas.com Minggu, 25 Januari 2015 | 23:22 WIB

25/01/2015

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno dikritik atas sikapnya yang menyerang kelompok pendukung Komisi Pemberantasan Korupsi. Tedjo dianggap tak layak menjadi menteri dalam Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Tedjo aneh. Kenapa orang kayak gitu bisa lolos jadi menteri? Kalau kekuasaan Jokowi bagus, enggak akan lulus (Tedjo sebagai menteri)," kata pengamat politik dari Cyrus Network, Hasan Nasbi Batupahat, dalam sebuah diskusi, di Jakarta Pusat, Minggu (25/1/2015).

Hasan menuturkan, masyarakat dari berbagai elemen berkumpul di Gedung KPK untuk mendukung lembaga anti-korupsi itu menjalankan tugasnya dengan baik. (Baca: Sebut Pendukung KPK Tidak Jelas, Menko Polhukam Disindir)

Dukungan semakin besar setelah Bareskrim Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dengan sangkaan menggiring saksi memberikan keterangan palsu dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi.

Bahkan, kata Hasan, mayoritas masyarakat yang berada di Gedung KPK itu adalah kelompok yang memberikan suaranya kepada Jokowi saat Pilpres 2014 lalu. Dengan begitu, Hasan menganggap Tedjo salah besar karena pernyataan yang dikeluarkannya itu membuat masyarakat sakit hati.

"Kalau Tedjo bilang rakyat enggak jelas, itu rakyat yang milih Jokowi. Mau bilang pemilih Presiden adalah rakyat enggak jelas? Ini pasti ada sesuatu," ujarnya.

Sebelumnya, Tedjo menilai pimpinan KPK kekanak-kanakan karena menggerakkan massa untuk memberikan dukungan. Padahal, menurut Tedjo, Presiden sudah memerintahkan pimpinan KPK dan kepolisian untuk tidak membuat suasana semakin panas.

"Jangan membakar-bakar massa, mengajak rakyat, ayo rakyat, kita ini, enggak boleh begitu. Itu suatu pernyataan sikap yang kekanak-kanakan. Berdiri sendiri, kuat dia. Dia akan didukung, konstitusi mendukung. Bukan dukungan rakyat yang enggak jelas itu, konstitusi yang mendukung," kata Tedjo.

Ia pun menyayangkan adanya penggerakan massa untuk mendukung KPK tersebut. Menurut Tedjo, tidak elok jika upaya penggerakan massa tersebut dipertontonkan melalui media-media. (Baca: Menko Polhukam Nilai KPK Kekanak-kanakan jika Kerahkan Massa)

"Harusnya itu tidak terjadi. Boleh, asal tertutup, silakan. Jangan semuanya di depan media tersebar luas, tidak baik, kekanak-kanakan," ucap dia.

sumber : kompas.com Minggu, 25 Januari 2015 | 16:20 WIB

25/01/2015

Sugianto pernah dikabarkan memiliki kaitan dengan penyiksaan Abi Kusno Nachran wartawan tabloid Lintas Khatulistiwa

19/01/2015
19/01/2015

Address

Jalan Subali Raya No. 12 Kelurahan Krapyak Kecamatan Semarang Barat
Semarang
50146

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BEM Stikes Widya Husada Semarang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to BEM Stikes Widya Husada Semarang:

Shortcuts

Share

Category