Institut DRY CUPPING Indonesia

Institut DRY CUPPING Indonesia

Share

Hello, Saya Teguh Gunawan,
Bersediakah anda belajar bersama untuk mendapatkan hasil yang INOPATIP.... ?

12/11/2025

Massage fascia, dilakukan sebelum terapi miotom dan dermatom. Inilah tehnik warming up dan coolling down massage. Tehnik ini menggunakan gerakan cepat dan tekanan kuat untuk meningkatkan sirkulasi darah, menyiapkan otot untuk aktivitas, dan meningkatkan koordinasi saraf. Sebaliknya, cooling down massage menggunakan tekanan yang tenang dan lambat untuk membantu relaksasi, mengurangi ketegangan, menghilangkan limbah metabolisme, dan mempercepat pemulihan otot.

Yukks kita pelajari...

INOPATIP

21/10/2025

Pikun, atau secara medis disebut demensia, adalah kondisi penurunan fungsi kognitif yang signifikan akibat kerusakan sel saraf otak, menyebabkan kesulitan dalam memori, berpikir, dan berkomunikasi. Meskipun sering dikaitkan dengan penuaan, pikun bukanlah proses alami penuaan dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penyakit Alzheimer, penyakit vaskular, cedera kepala, kekurangan gizi, hingga infeksi.
Penyebab pikun ada berbagai macam diantaranya:
1. Penyakit degeneratif:
Penyakit Alzheimer:
Penyebab paling umum demensia, berkontribusi pada 60-70% kasus.
Demensia vaskular:
Akibat penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan stroke.
Demensia dengan badan Lewy:
Penumpukan protein abnormal di sel saraf otak.
Demensia frontotemporal:
Degenerasi pada bagian frontalis otak.
Faktor lain:
Cedera atau trauma kepala
Kekurangan vitamin B12 atau asam folat
Infeksi (termasuk HIV)
Penyakit lain seperti penyakit Parkinson, stroke, dan tumor otak

Atasi segera dengan DRY CUPPING TERAPI

DC7
INOPATIP

10/10/2025

Jenis kelainan jiwa atau gangguan mental umum meliputi depresi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, skizofrenia, gangguan makan, gangguan obsesif-kompulsif (OCD), gangguan stres pasca-trauma (PTSD), gangguan kepribadian, serta gangguan pengendalian impuls dan kecanduan. Gangguan-gangguan ini memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang, menyebabkan kesulitan dalam aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani.

pada hal ini tehnik penanganan terapi nya menggunakan tehnik DC7

Jenis-Jenis Gangguan Jiwa Umum

Depresi:
Perasaan sedih yang terus-menerus dan kehilangan minat terhadap aktivitas yang biasa disukai.

Gangguan Kecemasan:
Kecemasan dan ketakutan yang berlebihan dan terus-menerus.

Gangguan Bipolar:
Perubahan suasana hati yang ekstrem, naik turun secara drastis antara episode manik (peningkatan mood dan aktivitas) dan depresi.

Skizofrenia:
Gangguan yang menyebabkan distorsi pikiran, persepsi, emosi, bahasa, dan perilaku, seringkali disertai halusinasi.

Gangguan Makan:
Gangguan yang memengaruhi perilaku, kebiasaan, dan emosi terkait makanan dan berat badan, seperti anoreksia nervosa (tidak mau makan) atau bulimia nervosa (makan berlebihan lalu memuntahkan).

Gangguan Obsesif-Kompulsif (OCD):
Kehadiran pikiran obsesif (mengganggu) yang memicu perilaku kompulsif (berulang).

Gangguan Stres Pasca-Trauma (PTSD):
Kondisi yang berkembang setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis, menyebabkan kilas balik atau kecemasan intens terkait trauma tersebut.

Gangguan Kepribadian:
Gangguan yang memengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan.

Gangguan Pengendalian Impuls dan Kecanduan:
Ketidakmampuan menahan dorongan untuk melakukan tindakan berbahaya atau adiksi terhadap zat tertentu seperti alkohol dan narkoba.

INOPATIP

08/10/2025

Sering kali hal ini berlawanan dengan kepercayaan umum, dimana dalam tehnik terapi DRY CUPPING kami sering menyampaikan adanya saraf kranial ke-13.
Saraf kranial XIII, juga dikenal sebagai nervus terminalis atau saraf terminal, atau CN NOL adalah saraf kecil yang sebelumnya tidak diberi nomor yang ditemukan pada manusia dan vertebrata lainnya, terletak di atas bulbus olfaktorius. Meskipun bukan bagian dari 12 saraf kranial tradisional, diyakini berperan dalam migrasi sel hormon pelepas hormon luteinisasi (LHRH) selama perkembangan embrio dan mungkin terlibat dalam perilaku reproduksi pada orang dewasa.

Saraf kranial ketiga belas, adalah saraf multifaset yang sangat terkonservasi yang ditemukan tepat di atas bulbus olfaktorius pada manusia dan sebagian besar spesies vertebrata. Dalam kebanyakan bentuk, serabutnya membentang dari bagian rostral otak ke epitel olfaktorius dan nasal. Meskipun terdapat perbedaan perspektif mengenai apa yang membentuk saraf ini, pada sebagian besar spesies, neuron imunoreaktif GnRH tampaknya menjadi ciri khasnya. Keterlibatan peptida trofik ini, serta hubungan saraf dengan perkembangan aksis hipotalamus-hipofisis-gonad, menunjukkan peran utama dalam perkembangan reproduksi dan, pada manusia, gangguan seperti sindrom Kallmann. Pada beberapa spesies, saraf enigmatik ini tampaknya memengaruhi pemrosesan sensorik, perilaku seksual, kontrol otonom dan vasomotor, serta pertahanan patogen (melalui sekresi oksida nitrat).
CN XIII melintas di ruang subarachnoid dari lobus frontal ke septum hidung, medial ke saraf penciuman..Serat akar sarafnya berasal dari puncak saraf. Dalam masa perkembangan embrinik berfungsi sebagai rute bagi sel LHRH untuk bermigrasi selama perkembangan, yang penting untuk pembentukan sumbu hipotalamus-hipofisis-gonad (HPG)..
Dalam relevansi klinisnya bila perkembangannya terganggu dapat menyebabkan kondisi seperti sindrom Kallmann.

INOPATIP

https://maps.app.goo.gl/ARR8VuYa8GtzbJ7Z7

08/10/2025

Terima kasih banyak untuk penggemar berat baru saya! Teguh Gunawan

08/10/2025

Inilah salah satu alasan mengapa stimulan saraf Vagus sangat penting bagi anak anak.

Saraf vagus memengaruhi memori otak dengan mengirimkan sinyal antara tubuh dan otak, yang memodulasi neurotransmiter dan neuromodulator seperti norepinefrin dan glutamat, sehingga memengaruhi fungsi hipokampus dan amigdala yang penting untuk memori dan pembelajaran. Stimulasi saraf vagus, baik secara alami maupun melalui stimulasi saraf vagus (VNS), dapat meningkatkan memori dan pembelajaran dengan meningkatkan plastisitas kortikal dan pelepasan neurokimia di area otak yang relevan.
Saraf vagus berfungsi sebagai jalur dua arah, membawa informasi sensorik dari organ-organ tubuh ke otak dan mengirimkan sinyal dari otak ke tubuh. Peningkatan pelepasan neuromodulator akibat stimulasi saraf vagus dapat menyebabkan plastisitas kortikal, yaitu kemampuan otak untuk berubah dan beradaptasi, yang sangat penting untuk proses belajar dan pembentukan memori.

Inilah salah satu dampak Stimulasi Saraf Vagus dengan tehnik DRY CUPPING TERAPI

Peningkatan Pembelajaran:
Stimulasi saraf vagus, baik non-invasif maupun invasif, telah terbukti meningkatkan pembelajaran dan daya ingat.

Peran Emosional:
Dengan memengaruhi amigdala, saraf vagus dapat memengaruhi bagaimana otak memproses dan mengingat peristiwa yang bermuatan emosional.

Aplikasi Klinis:
Stimulasi saraf vagus (VNS) telah digunakan dalam pengobatan gangguan klinis seperti epilepsi dan depresi, yang keduanya terkait dengan fungsi memori.

INOPATIP

Photos from Institut DRY CUPPING Indonesia's post 05/09/2025

Mengubah bentuk bibir bukan hanya sekedar mengubah tata letak ototnya saja, tetapi bagaimana kontrol sistem saraf kranialnya pun harus diselaraskan.
Tehnik ini dipelajari pada pelatihan DC5

INOPATIP

19/08/2025

Apakah sebagai penderita GERD atau gangguan sistem pencernaan, gangguan fungsi JANTUNG ataupun PARU PARU, anda pernah diberikan wacana terapi ataupun pengobatan pada area MEDULLA OBLONGATA?
Atau bahkan terapis atau pengobatnya baru tau tentang hal ini?
Saya percaya 1-2 tahun ke depan banyak terapis yang klaim bisa menterapi MEDULLA OBLONGATA.

Medula oblongata memainkan peran penting dalam mengatur fungsi pencernaan dengan mengendalikan beberapa tindakan tak sadar yang penting untuk pencernaan . Ia bertindak sebagai pusat kendali untuk fungsi-fungsi vital seperti pernapasan, detak jantung, dan yang terpenting, pencernaan. Medula oblongata memfasilitasi pencernaan melalui pengaruhnya terhadap proses menelan , air liur , dan sekresi lambung , serta gerakan terkoordinasi pada saluran pencernaan.

Medula oblongata menampung pusat sistem saraf otonom yang mengatur detak jantung, pernapasan, dan, yang terpenting, proses pencernaan.

Medula oblongata juga berperan dalam kontrol motorik secara keseluruhan, termasuk otot-otot yang terlibat dalam menelan dan pencernaan.

Kerusakan pada medula oblongata dapat mengganggu fungsi-fungsi ini secara signifikan, yang berpotensi menyebabkan masalah pencernaan yang serius atau bahkan kondisi yang mengancam jiwa.

🤣🤣🤣🤣
Kita pelajari ini pada pelatihan DRY CUPPING LEVEL 6-7

INOPATIP

21/06/2025

Daya hisap pada CUPPING therapy menciptakan tekanan negatif pada kulit, yang menarik jaringan tubuh ke dalam cangkir. Daya hisap ini membantu meningkatkan aliran darah, mengurangi peradangan, dan meredakan nyeri otot.

Efek CUPPING

- Peningkatan Aliran Darah:
Daya hisap menarik darah ke area CUPPING sehingga meningkatkan sirkulasi dan suplai oksigen serta nutrisi ke jaringan.

- Pengurangan Nyeri:
Peningkatan aliran darah dan pelepasan ketegangan otot dapat membantu mengurangi nyeri otot dan kekakuan.

- memulihkan peradangan
Dengan suplai darah, dan cairan tubuh lainnya bisa lebih maksimal maka peradangan dan kerusakan jaringan tubuh akan lebih cepat untuk dipulihkan, karena serat fibrin akan cepat terbentuk untuk menutup jaringan yang mengalami peradangan hingga proses penyembuhan lebih cepat.

- Pelepasan Racun:
CUPPING terapi dapat membantu mengeluarkan toksin melalui cairan interstitial dari tubuh di saat tubuh mengalami peningkatan stagnasi cairan. Ingat, hanya cairan interstitial, (90%) bukan darah yang mengandung cairan interstitial.

- Relaksasi:
Proses CUPPING dapat memberikan efek relaksasi pada otot dan mengurangi stres, dengan menghasilkan Endorfen, Enkaphelin dan rangsang Endogen cannabinoids, endogen opioids.

-Reposisi jaringan
DRY CUPPING TERAPI dapat merentang maksimal jaringan tubuh, sebagaimana penarikan jaringan tubuh dengan lebih spesifik dibanding dengan penarikan secara manual, sehingga kondisi jaringan lunak tubuh bisa dipulihkan dan dikembalikan pada letak yang semestinya, dimana otot, dan jaringan lunak lainnya diposisikan pada tempat yang lebih baik. Kondisi ini sangat efektif bila diterapkan pada kondisi terkilir, scoliosis, dan gangguan unposisional jaringan tubuh lainnya

INOPATIP

16/04/2025

Mungkinkah kelemahan PSOAS yang menyebabkan hal ini atau sebaliknya? Satu hal yg terpenting, biasanya seseorang periksa disebabkan oleh munculnya NYERI, karena nyeri adalah salah satu tanda kelemahan sistem di dalam tubuh.
Apakah jika Nyeri nya hilang, sebagai tanda bahwa fungsi tubuh dalam proses utk kembali normal?

Hanya pengalamanlah yang bisa menjawabnya.

Salam INOPATIP

18/02/2025

Fasia memainkan peran kunci dalam mentransmisikan hormon (misalnya adrenalin, estrogen, insulin, hormon tiroid, oksitosin) dan neurotransmiter (misalnya serotonin, dopamin, GABA, asetilkolin) ke seluruh tubuh. Fasia juga sangat terkait dengan sistem saraf dan memainkan peran kunci dalam sistem kekebalan tubuh.
Apakah yg terjadi jika fascia ketat?
Apakah yang terjadi bila fascia mengalami perlengketan atau (nglunthung melipat dan kan lengket) sehingga juga fascia menjadi ketat.
Jadi ada dua hal mendasar dimana fascia memang bnar benar jadi ketat dan menekan jaringan yg dibungkusnya, dan yang kedua fascia kendor lalu terjadi perlengketan fascia dan berdampak fascia juga jadi ketat.
Klo fascia "ngluntung" terlipat, perlengketan maka neurotransmiter, dan hormon tidak akan terdistribusi secara merata pada area tersebut.
Bagaimana DRY CUPPING TERAPI mengatasi perlengketan fascia dan ketatnya fascia dapat kita pelajari pada pelatihan DC5

INOPATIP

Want your school to be the top-listed School/college in Semarang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address


Jalan Papandayan Inpres No 12, Candi Baru Semarang
Semarang
50232

Opening Hours

Monday 08:00 - 14:00
Tuesday 08:00 - 14:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 14:00
Saturday 08:00 - 17:00