Pesantren Bina Ihsan Sahabat Al Quran

Pesantren Bina Ihsan Sahabat Al Quran Yayasan Bina Ihsan Sahabat Al Quran

Pesantren Bina Ihsan Sahabat Al Quran merupakan pesantren dengan kurikulum utama mengajarkan para santri untuk lebih dekat dengan Al Quran dan mampu bekerja secara mandiri

[INFO BEASISWA]Telah Dibuka! Beasiswa Menghafal Al-Qur'an (Khusus Yatim Dhuafa) Tahun 2021Assalamu'alaikum, Ayah Bunda S...
20/02/2021

[INFO BEASISWA]
Telah Dibuka! Beasiswa Menghafal Al-Qur'an (Khusus Yatim Dhuafa) Tahun 2021

Assalamu'alaikum, Ayah Bunda Sahabat Al Quran!

Bina Ihsan kembali membuka "Beasiswa Menghafal Al-Qur'an" khusus untuk yatim dhuafa terpilih tahun 2021, yang nantinya akan ditempatkan di Pesantren Tahfidz Bina Ihsan. Calon santri harus memenuhi syarat antara lain :

📌 Syarat
1. Ikhwan (Putra)
2. Yatim/Dhuafa, usia maksimal 13 tahun
3. Tamat kelas 6 SD/MI
4. Lancar membaca Al-Qur'an
5. Komitmen mengikuti pendidikan sampai lulus
6. Bersedia tinggal di asrama Bina Ihsan Semarang

Keunggulan yang akan di dapat para santri dengan mengikuti pembelajaran di Pesantren Tahfidz Bina Ihsan adalah sebagai berikut.

📌 Keunggulan
1. Menghafal Al-Qur'an beserta maknanya
2. Pembelajaran Akhlak dan Adab
3. Program life skill dan pengabdian
4. Bersanad riwayat Hafsh An Ashm
5. Syahadah metode Arba'in
6. Masa pendidikan 3 tahun

Terkait pendaftaran dan pengumuman, bisa dicatat waktu pentingnya sebagai berikut.

📌 Informasi Timeline
1. Pendaftaran : s/d 31 Maret 2021
2. Tes Calon Santri : 10 - 11 April 2021
3. Pengumuman Hasil : 18 April 2021
4. Aktif KBM : 23 Mei 2021

Bagi Ayah Bunda yang ingin mendaftarkan anandanya bisa dengan mengisi form online melalui : https://bit.ly/PendaftaranSantriBinaIhsan

Bina Ihsan,
Lebih Dekat Bersama Al Qur'an

More Information on IG : FB : Pesantren Bina Ihsan web : www.sahabatalquran.org

16/02/2019

Assalamualaikum wr wb

Aspek kehidupan yang tak kalah penting, sebagai umat islam dalam kehidupannya menjalankan sunnah, menaati segala aturan ...
23/08/2016

Aspek kehidupan yang tak kalah penting, sebagai umat islam dalam kehidupannya menjalankan sunnah, menaati segala aturan keislaman sebagai bentuk wujud kehidupan yang bernilai dan berpola islam luar-dalam, islam tanah air, dan islam untuk keselarasan bangsa-bangsa. Salah satu hal yang dipersiapkan, adalah membangun rumah tangga sebagai rumah tangga yang berlandaskan rumah tangga muslim yang benar-benar menerapkan keislaman dalam mengatur tatanan kerumah tanggaannya. Lalu, apakah rumah tangga muslim ini bisa selanjutnya menjamin kelangsungan dakwah islamiyah yang berbekal kedamaian dan perlindungan dalam penerapannya ?

http://www.bisa.or.id/2016/08/bagaimana-rumah-tangga-muslim-dan-islam-bisa-menjamin-kelangsungan-dakwah.html

Bagaimana Rumah Tangga Muslim Bisa Menjamin Kelangsungan Dakwah ? Berikut Penjelasannya ! - Bina Ihsan Sahabat Al Quran

SUDAH SEJAUH MANA KITA MEMULIAKAN KEDUA ORANG TUA KITA ? BACALAH INI !Masihkah Kita Muliakan Orang Tua ? Sudah sejauh ma...
02/08/2016

SUDAH SEJAUH MANA KITA MEMULIAKAN KEDUA ORANG TUA KITA ? BACALAH INI !

Masihkah Kita Muliakan Orang Tua ? Sudah sejauh mana engkau melangkah dalam perjalanan kehidupanmu ? Sudah seberapa besar pencapaian yang engkau hasilkan dari kerja keras yang engkau anggap itu semata-mata adalah hasil pencapaian mu sendiri ? Sudah seberapa seringkah engkau mengingat bagaimana sosok Orang tua yang senantiasa mendoakan mu dan mengharap keberhasilanmu melebihi mereka saat ini ? Ingatlah kembali mereka, masihkah kita sebagai anak perannya memuliakan Orang Tua ?

http://www.bisa.or.id/2016/08/sudah-sejauh-kita-memuliakan-kedua-orang-tua.html

Sudah Sejauh Mana Kita Memuliakan Kedua Orang Tua Kita ? Bacalah ini ! - Bina Ihsan Sahabat Al Quran

Mengejar Surga Sejak Di Dunia. Dalam kehidupan bermasyarakat, terdapat beberapa kecenderungan yang beragam dalam memakna...
23/07/2016

Mengejar Surga Sejak Di Dunia. Dalam kehidupan bermasyarakat, terdapat beberapa kecenderungan yang beragam dalam memaknai perolehan kebahagiaan di dunia dan akhirat (Surga). Sebagian memiliki pandangan, dengan mengukur kebahagiaannya dengan hanya sukses di dunia, sementara akhiratnya tidak diperhatikan. Namun, sebagian lagi juga ada yang berpandangan bahwa kebahagiaan diperoleh dengan amal-amal akhirat saja, sementara di dunianya tidak diperhatikan. Tentu, keduanya ini tidaklah sehat.

Dalam memaknai kebahagiaan dan kesuksesan dalam kehidupan adalah dengan memposisikan di antaranya, maksudnya ialah manusia harus pandai dalam pencapaian kesuksesan (kebahagiaan) baik di dunia maupun di akhirat. Kesuksesan inilah, yang sejatinya juga diinginkan oleh islam, umat muslim.

Lalu, bagaimanakah caranya ? Cara yang paling tepat adalah dengan menjadikan semua aktivitas keduniawian ini juga memiliki nilai-nilai kunci kaitannya dengan kesuksesan menuju akhirat nantinya. Banyak pekerjaan-pekerjaan dan juga prestasi yang kita sering lihat hanya dari segi keduniawian, namun jika kita lebih bijak lagi dalam menjalaninya, dari mulai meniatkan diri, bersiap, sampai dengan tata cara yang benar dalam melaksanakan akan menjadi prestasi dan juga tabungan untuk diri di akhirat nanti.

Dengan teori demikian, sebenarnya kebutuhan-kebutuhan akan prestasi duniawi kita amat besar dalam rangka memberikan penambahan dalam tabungan kita sebagai bekal di akhirat tersebut. Sebab, dengan hanya melaksanakan ibadah formal saja, tentu kita memiliki banyak keterbatasan dalam mencapainya. Berapa banyak kah kita mampu berpuasa Sunnah, salat, dan lain sebagainya ? Bukan bermaksud kita meninggalkan amal dalam ibadah formal. Namun yang dilakukan adalah tetap melaksanakan amalan-amalan yang diperintahkan dalam ibadah formal, kemudian menambahinya dengan amalan duniawi yang bernilai untuk amalan akhirat. Dengan demikian, jika amalan ibadah formal kita sedikit, maka amalan duniawi akan menambah amalan kita di akhirat nanti, dan jika memang amalan ibadah formal kita pun banyak, maka dengan amal duniawi akan menambah banyak timbangan kita nanti di akhirat. Hal ini sejalan dengan definisi ibadah yang dinyatakan oleh imam Ibnu Taimiyah, "lalah apa yang diridhai Allah, dari perbuatan lahir dan batin. "

Berikut ini adalah beberapa contoh prestasi dan amal duniawi yang bisa menjadi bagian dari prestasi akhirat guna mengejar surga sejak di dunia :

http://www.bisa.or.id/2016/07/benarkah-bisa-mengejar-surga-sejak-di-dunia.html

Benarkah Bisa Mengejar Surga Sejak Di Dunia ? Berikut Penjelasannya ! - Bina Ihsan Sahabat Al Quran

Kawasan pesantren qur'an bina ihsan di desa mranggen gunungpati semarang
01/06/2016

Kawasan pesantren qur'an bina ihsan di desa mranggen gunungpati semarang

Jangan biarkan romadhon panjenengan tahun ini jadi letoy, gara gara kurang persiapan di awal. Yuk mulai persiapkan diri,...
26/05/2016

Jangan biarkan romadhon panjenengan tahun ini jadi letoy, gara gara kurang persiapan di awal. Yuk mulai persiapkan diri, bekali hati, bekali jiwa, supaya FIT menjalani AMAZING # Ibadah maksimal, ampunan insha Allah di dapet.

Makanya yuk Dateng...hadiri kajian ilmu di jamin asyik, eksis, berisi dan berpahala.

Jumat Malam Pkl 20.00 - 21.00 WIB bersama Ustadz Diding Darmudi, Lc. M,Si.
Di Pesantren Qur'an Bina Ihsan
Ds Mranggen Rt 1/5 Kel. Mangunsari Kec. Gunungpati Semarang

Dateng lebih awal, Minum dan Snack selalu FREE.....

Update info : 085781309108

Address

Tamansari Hills Residence B01 No. 10, Mangunharjo, Kec. Tembalang, Kota Semarang
Semarang
50272

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pesantren Bina Ihsan Sahabat Al Quran posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category