20/01/2020
Politik merupakan seni untuk mengabadikan diri manusia, pengandaian ini menjadikan politik sebagai seni bagaimana seseorang dikenang oleh sesamanya dan diharumkan oleh sejarah karena jasa-jasanya dalam membangun hidup yang lebih baik. Disinilah politisi menerima dan menghargai pluralitas, sebab penerimaan kemajemukan sama sebangun dengan membangun ruang publik. Sementara itu ruang publik adalah ruang kebebasan politik dan kesamaan yang tercipta jika warga negara bertindak bersama dalam koordinasi melalui wicara dan persuasi.
Ruang publik yang dimaksud mencakup seluruh konteks aktifitas warga negara dimana mereka bisa mengkomunikasikan diri dengan yang lain, bertindak untuk dan bersama orang lain yang berlangsung dalam kerangka institusi-institusi yang adil. Akhirnya, budaya politik adalah kondisi dimana politik mampu menjamin prinsip-prinsip kebebasan, kesetaraan, keadilan dan solidaritas. Disinilah pengakuan timbal balik dan hubungan fairness antara pelaku berlangsung.
Berangkat dari landasan pemikiran diatas, maka Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ushuluddin komisariat walisongo Semarang mengadakan Pesantren Politik sebagai wujud dari tanggung jawab PMII Rayon Ushuluddin untuk tetap menumbuhkan dan membangun nalar kritis kita sebagai kader PMII.
Salam Pergerakan👊
______________________________
Akun Resmi || Pengurus Rayon
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
Rayon Ushuluddin Komisariat Walisongo Semarang
Dikelola oleh Biro Media & Penulisan PR PMII Rashul