SMP Al Ishlah Semarang

SMP Al Ishlah Semarang

Share

Sekolahnya Manusia
"Tentara Langit"

05/04/2021

“Berbagi dan Berkolaborasi, Belajar bersama Rumah Belajar” serta tagar

02/04/2021

“Berbagi dan Berkolaborasi, Belajar bersama Rumah Belajar”

14/11/2015

Sekolah sebagai salah satu tripusat pendidikan merupakan sarana yang sengaja diciptakan oleh manusia untuk mengemban tugas memanusiakan manusia.

Sekolah ini terletak dan berada di dalam lingkungan masyarakat yang menghendaki keberadaanya. Semakin tinggi pola pikiran masyarakat maka semakin sentral dan penting peran sekolah dalam masyarakat tersebut.

Photos 11/02/2015

Buat Anak-anku semua

Rangkaian perjalanan dlm kehidupan ini merupakan proses metamorfosis menuju perubahan dalam kebaikan.
Untuk itu tak ada salahnya kita belajar pada sebuah pensil,
dimana terdapat beberapa hikmah yg bisa kita petik darinya:

Pertama:
Sebuah pensil mengingatkan kita utk slalu berbuat hal yg hebat dalam hidup ini.
Layaknya sebuah pensil, ketika menulis kita jangan pernah lupa ternyata ada "tangan" yg selalu membimbing langkah kita dalam hidup ini.
Kita menyebutnya Allah SWT, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendak-Nya.

Kedua:
Dalam proses menulis, terkadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan utk menajamkan kembali pensil tersebut.
Sementara rautan kita gunakan pasti akan membuat si pensil menderita.
Namun setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali.
Begitu juga dg kita, dalam hidup ini kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuat kita mjd orang yg lebih baik.

ketiga:
Pensil itu selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, sekedar utk memperbaiki kata-kata yg salah.
Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek.
Yakinilah itu semua dlm rangka membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar.

keempat:
Bagian terpenting dari sebuah pensil itu bukanlah bagian luarnya, melainkan karbon arang yg ada di dalam sebuah pensil.
Oleh sebab itu, selalu hati-hatilah dan menyadari hal-hal di dalam diri kita.

kelima:
sebuah pensil selalu meninggalkan tanda dan goresan, sebagaimana diri ini, kita harus sadar bahwa apapun yg kita perbuat akan meninggalkan kesan.
Oleh karena itu selalu berhati-hatilah dan sadar terhadap semua tindakan yg kita torehkan

Empat Hal yang Harus Diperhatikan Saat UN 06/04/2013

JAKARTA, KOMPAS.com - Ternyata kegagalan dalam Ujian Nasional (UN) tidak hanya disebabkan pada ketidaksiapan siswa terhadap materi saja. Sebab, banyak siswa yang cerdas dan sebenarnya memperoleh nilai tinggi di UN harus menghadapi kenyataan pahit karena Lembar Jawaban Komputer (LJK) miliknya tak terpindai.

Pemerhati Pendidikan Saufi Sauniwati mengatakan bahwa hal ini terjadi berulang kali di tiap penyelenggaraan UN. Beberapa hal yang membuat LJK akhirnya tidak terpindai saat dilakukan koreksi jawaban adalah cara penghitaman yang salah, mencorat-coret LJK, tidak teliti saat mengisi LJK dan tidak mengisi LJK dengan pensil 2B.

"Saya sempat ikut mengoreksi saat di Cimahi dan itu banyak kejadian seperti itu. Jadi siswa juga diminta disiplin karena yang namanya teknis ini sangat menunjang," kata Saufi di Jakarta beberapa saat lalu.

Pertama, jangan pernah mencoba menggunakan alat tulis selain pensil 2B. Sebab, dalam POS Ujian Nasional (UN) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan wajib menggunakan pensil 2B agar dapat terpindai dengan baik.

"Ada yang waktu itu memakai spidol hitam. Ya jelas tidak bisa terbaca oleh mesin. Jadi guru atau pengawas juga harus awasi peserta UN untuk ini," ujar Saufi.

Kedua adalah cara penghitaman LJK. Sebenarnya, cara penghitaman ini sudah berulang kali dijelaskan. Namun, berulang kali p**a, banyak siswa yang masih salah sehingga jawaban tak terbaca.

Yang pasti bulatan harus dihitamkan penuh dan tepat. Sebaiknya juga hindari hanya memberi centang pada LJK dan akan dihitamkan nanti karena dikhawatirkan waktunya tidak cukup.

Ketiga adalah hindari mencorat-coret LJK di bagian yang tidak diminta karena akan mengakibatkan LJK tak terpindai. Salah satunya adalah tanda hitam dipinggir LJK yang merupakan penanda sebaiknya jangan dicorat-coret.

Kemudian jika diminta membubuhkan tanda tangan, maka lebih baik tetap gunakan pensil dan jangan di luar kotak. "Pernah kejadian, anak ini dapat nilai tinggi saat dikoreksi manual tapi saat dipindai tidak terbaca. Karena tanda hitam yang dipinggir LJK itu diwarnai dan ada juga yang malah buat gambar di LJK," ujar Saufi.

Selanjutnya, teliti dalam mengisi LJK. Seringkali siswa lupa menghapus jawaban yang salah sehingga jawaban pada suatu nomor menjadi dobel. Hal ini termasuk saat mengisikan nama dan identitas di LJK. Perbedaan nama atau identitas juga mengakibatkan LJK tak terbaca.

"Misalkan begini, namanya Christian Hadinata. Pada hari pertama dia tulis lengkap. Kemudian hari kedua hanya ditulis C. Hadinata dan hari ketiga Christian. H. Itu tidak akan bisa terakumulasi nilainya sehingga merugikan," jelasnya.

"Jadi jangan iseng dan disiplin dalam teknis pengerjaannya juga sangat penting," tandasnya.
Editor :
Ana Shofiana Syatiri
http://edukasi.kompas.com/read/2013/04/02/13063958/Empat.Hal.yang.Harus.Diperhatikan.Saat.UN

Empat Hal yang Harus Diperhatikan Saat UN Kegagalan saat UN ternyata bukan hanya karena ketidaksiapan siswa, tapi juga karena lembar jawaban komputer yang tak terpindai.

Al Ishlah Jaya 26/03/2013
25/12/2011

Anak akan belajar dari Pengalaman hidupnya:
* Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
* Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
* Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah.
* Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri.
* Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri.
* Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah.
* Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
* Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.
* Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
* Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mengasihi.
* Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi.
* Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan.
* Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawanan.
* Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan.
* Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan.
* Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan kasih dalam kehidupan.
* Jika anak dibesarkan dengan ketentraman, ia belajar damai dengan pikiran.

Want your school to be the top-listed School/college in Semarang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan Kompol R. Soekanto Tembalang Semarang
Semarang
50277