18/06/2022
Pon.pes. Nurul huda Mangkang
Pondok Pesantren Nurul Huda Semarang adalah salah satu lembaga pendidikan Islam yang didirikan oleh Romo Kyai Sahli Bin Ihsan pada tahun 1379 ฮ/1959 ฮ.
18/06/2022
23/03/2021
Sakinah
Mawaddah
Warokhmah
Aamiinnnn ๐ฃ
22/03/2021
HAFLATUT TASYAKUR 'ALA IKHTITAMI JAMI'ID DURUS WA ALFIYAH IBN MALIK WA KHOTMIL QUR'AN
Minggu, 21 Maret 2021
10/12/2020
Jika ingin melihat masa lalumu,
Lihatlah dirimu saat ini.
Jika ingin melihat masa depanmu,
Lihatlah dirimu hari ini.
02/12/2020
ู
ู ูู ุจุฑุฏุฌู
ุงุญ ู
ู ุบูุงูุชูุง
ูู
ุง ุจุฑุฏุฌู
ุงุญ ุงูุฎูู ุจุงููุฌู
ููุงุชุฑู
ุจุงูู
ุนุงุตู ูุณุฑุดููุชูุง
ุงู ุงูุทุนุงู
ูููู ุดููุงูููู
ูุงูููุณ ูุงูุทูู ุงู ุชูู
ูู ุดุจ ุนูู
ุญุจ ุงูุฑุถุงุน ูุงู ุชูุทู
ู ูููุทู
โฆ๐ siapakah gerangan?
sanggup mengendalikan nafsuku
dari kesesatan
*. Sebagaimana amukan kuda yang
Terkendali dengan kekangan tali
๐๏ธ Jangan pernah engkau berharap
dapat mematahkan nafsu
dengan maksiat
*. Sebab,makanan justru akan
menambah gairah makan si raja perut
๐๏ธ Nafsu itu bagai bayi
bila engkau biarkan,maka ia tumbuh
besar
*. Dengan tetap menyukai susu ibunya
namun bila kau sapih,maka ia
akan berhenti sendiri.
*****
Karena nafsu sang penyair tak mau menggubris peringatan uban di kepala,
maka ia mengadu: siapakah gerangan yang dapat mengendalikan nafsu burukku
dari jurang kesesatan, baik dengan
mutiara kata nasehat atau berbagai rahasia illahi.
Sebagaimana kuda liar yang dapat di kendalikan dengan tali kendali yang kuat.
Kenapa mengendalikan nafsu harus dengan nasehat dan rahasia ketuhanan?
Karena keinginan nafsu tidak bisa di redam dan di palingkan dengan perbuatan maksiat. Maka, janganlah sekali-kali ingin menghentikan nafsu dengan cara berbuat maksiat,
Sebab maksiat hanya akan menambah gairah nafsumu,
Sebagaimana makanan lezat akan menambah gairah makan orang-orang yang rakus makanan (raja perut)
Ingatlah! Bahwa nafsu laksana anak kecil yang menyusu.
Kalau di biarkan maka sampai umur remaja pun akan tetap gemar menyusu.
Namun,bila di sapih dan di pisah dari susunya maka akan berhenti juga tanpa mengalami kesulitan apapun.
๐Sumber: Burdah imam al-bushiri
Kasidah cinta dari tepi Nil
Untuk sang Nabi
_*MANTU SANTRI*_
Anak : Bu... Aku dilamar.
Ibu. : Sama siapa..?
Anak : Seorang santri Bu...
Ibu. : Terima saja nak...!
Anak : Kok...Langsung diterima..??
Ibu. : Alloh saja yg tidak nampak kasat, dia patuhi dan dicintai... Apalagi hanya kamu seorang..
Anak : Tapi, tidak punya gelar! Hanya Santri ?
Ibu. : Seorang master / profesor, hanya menguasai satu bidang tertentu. Tapi santri bisa menguasai ilmu beriman, sabar, tawadhu', ngalah, pandai bersyukur dan banyak lagi....
Seorang master biasanya hanya mengajakmu "bagaimana cara hidup enak. Tp santri mengajarimu bagaimana cara mati dan hidup enak setelah mati.
Anak : Tampilannya hanya peci sama sarung lho Bu...
Ibu : Sarung hanya bungkusnya yg penting isinya Nak.... Dalamnya sarung itu gerakannya lebih liberal dan demokratis lo nak.
Anak : Masak sih Bu....???,
Ibu : Lho... Iyya... Bapakmu kan santri.Makanya ibu mu betah bersama bapakmu
Anak : Owalah... Pantes tiap Tahun aku dapet adik...
*_SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 22 Oktober 2019_*โโโ๐๐๐
11/02/2019
REJEKINE GUSTI ALLAH
Al kisah, disamping ada warung yang sepenuhnya jajan atau indekos, sebagian santri pondok krapayak biasa menanak sendiri nasinya kemudian membeli lauk dari warung sekitar pondok.
Siang itu, ketika membawa pulang sayur tempe dari warung utk kelompok masaknya, seorang santri berpapasan dengan mbah Ali ma'shum.
Apa itu cung? Mbah ali menyapa
"sayur tempe mbah".
"coba liat! "
Mbah Ali melongok ke dalam panci kecil itu dan melihat beberapa potong tempe di dalam kuah gulai. Mbah Ali pun mengulurkan tangan, memungut tempe sepotong dan melahapnya.
"rejekine gusti allah.... "kata beliau sambil berlalu.
Rupanya, itu cara mbah Ali mengakrabi santri. Tak hanya sekali dua kali beliau melakukannya.,tapi berulang kali. Sengaja mencegat santri untuk mencicipi lauknya: sepotong tempe, tahu atau seiris sayuran di emplok dengan nikmatnya, "rejekine gusti allah... "
Pada hari raya kurban, setelah hingar bingar penyembelehan usai, ada laporan bahwa sebuah kepala kambing hilang. Usut punya usut, ketahuan sekelompok santri memasak dan memakannya beramai ramai.
Di hadapkan kepada mbah Ali, santri membela diri,
"kepala kambing itu tergeletak begitu saja nggak ada yang ngurus. Kata teman-teman, itu rejeki... "
Entah jengkel entah menahan geli, mbah Ali menggrutu,
"rejeki yo rejeki, tapi nek endas wedhus iku kegeden, cung! "
~ngopi di pesantren~
22/07/2018
Ngaji Nahwu biar cerdass koyo presiden..
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Kauman, Mangkang Wetan, Tugu Semarang
Semarang