04/04/2015
Sabtu, 4 April 2015, bulan akan mengalami gerhana total. Proses ini dapat terlihat di seluruh Samudra Pasifik dan daratan yang berdekatan, termasuk Indonesia.
Menara pengamat di Asia dan Australia akan dapat melihat gerhana bulan total pertama di tahun 2015 ini pada Sabtu petang menjelang Magrib. Sedangkan menara pengamatan di Benua Amerika akan melihat gerhana ini pada Ahad pagi, sebelum matahari terbit.
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin mengatakan wilayah Indonesia tengah dan timur bisa mengamati seluruh proses gerhana bulan "merah darah" ini. Sedangkan wilayah barat Indonesia hanya bisa menyaksikan fase puncak gerhana bulan total. "Tepatnya saat Magrib," kata dia.
Gerhana bulan terjadi saat bulan melewati bayangan bumi. Biasanya karena orbit yang miring, bulan hanya lewat di atas atau di bawah bayangan bumi.
Kejadian bulan melewati bayangan bumi, atau biasa dikenal dengan gerhana bulan, jarang terjadi. Gerhana hanya dapat terjadi saat bulan berdekatan dengan titik-titik dalam orbitnya sewaktu melintasi ekliptika, jalur cahaya matahari. "Gerhana pada tahun ini akan terjadi pada April dan September," tulis laman berita Space.
Saat gerhana bulan total terjadi, pembiasan cahaya matahari menjadi bulan menjadi semerah darah. Karena itu, gerhana bulan total biasa dikenal dengan blood moon.
terjadinya menurut 3 zona waktu Indonesia :
- INDONESIA TIMUR = 19.15 - 22.45 WIT
- INDONESIA TENGAH = 18.15 - 21.45 WITA
- INDONESIA BARAT = 17.15 - 20.45 WIB