17/01/2025
MILAD NAHDLATUL ULAMA KE - 102
NU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia, NU berlandaskan Islam _ala Ajaran Ahlussunnah wal Jamaah_ (Aswaja) yang merupakan manhaj atau cara beragama yang berpegang pada Al-Qur’an, sunnah Nabi Muhammad SAW, serta ijma’ dan qiyas para ulama.
Faham Ahlussunnah wal Jamaah yang dianut oleh menekankan prinsip keseimbangan, toleransi, dan persatuan umat, yang sesuai dengan konsep Islam Wasathiyah. Berikut adalah nilai-nilai utama yang dianut NU ala Ahlissunnah wal Jamaah:
1. Tawassut (Moderasi)
Ahlussunnah wal Jamaah mengambil jalan tengah (moderasi) dalam segala hal, baik dalam akidah, ibadah, maupun muamalah.
Menghindari sikap ekstrem, baik terlalu keras (radikal) maupun terlalu longgar (liberal).
2. Tasamuh (Toleransi)
Menghormati perbedaan pendapat dan keragaman dalam beragama, baik dalam hal furu'iyah (cabang) maupun ushuliyah (pokok).
Prinsip ini mendorong sikap saling menghargai di antara sesama Muslim dan non-Muslim.
3. Tawazun (Keseimbangan)
Menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat, hak individu dan masyarakat, serta aspek jasmani dan rohani.
Dalam beragama, tawazun berarti menjalankan syariat Islam dengan penuh keselarasan tanpa berat sebelah.
4. I’tidal (Keadilan)
Bersikap adil dalam seluruh aspek kehidupan, baik dalam ucapan, perbuatan, maupun penilaian terhadap orang lain.
Keadilan merupakan inti dari ajaran Islam yang ditekankan oleh Aswaja.
_Ahlussunnah wal Jamaah menjadi fondasi bagi organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) yang mempraktikkan ajaran ini dalam kehidupan berbangsa dan beragama di Indonesia. Prinsip-prinsip ini bertujuan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, damai, dan seimbang sesuai dengan tuntunan Islam.
Tujuan akhirnya adalah mencapai kehidupan yang selamat sejahtera bahagia fiddin waddunya wal alkhiroh amin yarabbal alamin..