Belajar Untuk Anakku

Belajar Untuk Anakku

Share

Didiklah anak2 kita sesuai keunikannya. walaupun bersaudara tapi mereka berbeda.

15/01/2024

Temukan dan tingkatkan potensi anak anda hanya dengan 155rb dapatkan semua paket bundling di bawah ini. further information please contact us on wa.me/6285641047296

15/01/2024

sebagai guru banyak kami menjumpai anak anak yang saat kelas 1 hingga kelas 3 terlihat susah dalam mengikuti pembelajaran di kelas, ada yg belum bisa baca, ada yang ngomong susah, ada yang tidak paham paham penjelasan guru dan cenderung minder.

namun berjalannya waktu dengan perhatian dan kepercayaan kami banyak yang ketika di kelas 4 dan 5 mereka berubah total, ada yang jadi rutin memwakili sekolah lomba matematika dan ipa, ada yang gemar menulis cerita, ada yang ahli bhasa inggris, ada yang selalu juara kelas.
intinya adalah kesabaran orangtua dan guru dalam mendampingi anak menemukan factor x mereka sangatlah penting, temukan gaya belajarnya terus motivasi dan selalu beri tantangan

06/01/2024

jika seorang anak terkadang belum mampu mengikuti sekolah atau arahan dengan benar mungkin bukan anak kita yang bermasalah, namun mungkin cara kita yang belum sesuai dengan pola belajar sia nak

06/01/2024

ANAK YANG KATANYA BODOHPUN PASTI PINTAR

Tak Ada Kecerdasan Tanpa Otak, Siswa Bodoh Itu Mitos
“Otak adalah seorang seniman, seorang ahli kimia, seorang ahli teknik.
Ia terus bekerja menyusun dan mengatur dirinya sendiri.
Sehingga ia bukan saja tempat penyimpanan yang paling efektif di dunia,
melainkan juga merupakan pencatat kejadian dan pengurus perpustakaan yang eisien.
Kecepatannya belum tertandingi oleh komputer mana pun.”
— Herbert Benson
Sebuah kisah nyata yang inspiratif berikut ini telah meneguhkan keyakinan kita, bahwa tidak ada
anak yang bodoh. Berikut kisahnya:
Kisah anak Papua, 4 tahun tidak naik kelas berhasil menjuarai
Olimpiade matematika-sains tingkat Asia
Kisah nyata mengenai sekelompok anak-anak paling “bodoh” asal Papua menjuarai Olimpiade sains tingkat dunia. Host Kick Andy, Andy F. Noya menampilkan kisah heroik keempat
anak-anak asal Papua. Didampingi mentornya Prof. Yohanes Surya, anak-anak ini, Tina,
Demira, Kohoy, dan Christian, adalah anak-anak yang dianggap paling “bodoh” di sekolahnya.
Tina misalnya, 4 tahun tidak pernah naik kelas.
Di akademi Surya, Yohanes Surya mendidik keempat anak-anak tersebut dengan strategi dan
metode yang tepat. Para siswa dilatih memahami logika dasar, fungsi, dan kegunaan materi.
Sebelumnya keempat anak-anak tersebut belum bisa menulis dan mengalkulasi dengan
benar. Metode ajar yang tepat menekankan pada kegiatan belajar fun dan kreatif. Dengan
memotivasi sisi afektif keempat anak tersebut dan berhasil mengubah pandangan orang tentang anak bodoh
“Otak seperti otot, jika tidak digunakan akan berkurang
kemampuannya.”
— Eric Jensen

“tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah mereka belum menemukan guru
yang baik dengan metode yang tepat.
Dalam tayangan Kick Andy, keempat anak-anak ini: Tina, Demira, Kohoy, dan Christian berhasil menjuarai Olimpiade matematika-sains tingkat Asia dengan raihan empat emas, lima
perak, dan tiga perunggu. Lebih dari itu, keempat anak-anak tersebut berhasil menemukan
alat pendeteksi tsunami.
***
Bill Knake, manusia dengan IQ di bawah 50 adalah inspirator
dan penulis buku
Kisah yang dikutip dari cerita Campbell dan Dickinson (2006: 202). Saat Bill masih bayi, kedua
orangtuanya memutuskan bercerai. Ibunda Bill yang mengasuh memiliki parasaan terbebani
atas asuhan ini. Saat Bill berumur 9 tahun, Bill dikirim untuk tinggal di panti asuhan guna
memperbaiki mentalnya, di mana Bill menghabiskan hidupnya selama 12 tahun. Selama di
panti, Bill diisolasi dari keluarga, teman-temannya, dan kota kecil di mana dia tinggal. Isolasi terhadap Bill juga berpengaruh hingga “membutakannya”. Dengan pertimbangan IQ di
bawah 50, Bill tidak pernah diajari membaca dan menulis. Hari-harinya di panti itu dihabiskan dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar.
Setelah lepas dari fasilitas negara, Bill hidup dengan dukungan agensi masyarakat, guna
membantu seseorang yang tumbuh dengan bentukan institusional untuk mencapai kehidupan yang lebih lengkap dan mandiri. Ketika usia 31 tahun, Bill memutuskan untuk belajar menulis dan membaca. Fasilitator agensi memberikan Bill seorang guru untuk mengajarkannya
membaca dan menulis. Bill segera mengekspresikan keinginannya untuk menulis surat pada
ibunya. Atas bimbingan guru, Bill mampu mengekspresikan keinginannya menulis surat pada
ibunya.
Setelah mampu mengekspresikan keinginan menulisnya, Bill menentukan tujuan berikutnya:
“menulis buku”. Dengan ragu-ragu, Bill menyampaikan keinginannya menulis buku kepada
guru tersebut. Enam bulan kemudian, Bill menyelesaikan bukunya, dengan judul The Inside
World (Dunia Batin).
“Ketekunan” dan “hasrat” Bill Knake, menjadi modalitas sangat penting bagi Bill meraih keinginannya: menulis surat buat ibundanya dan menulis buku The Inside World. Kisah Bill Knake
memberikan inspirasi pada banyak orang untuk mengatur dan mencapai tujuan-tujuan yang
diinginkan. Kisah Bill Knake, menegaskan kepada kita, bahwa: tidak ada anak yang bodoh,
yang ada adalah anak yang belum menemukan guru yang baik dan metode yang tepat.
***
“Cluster-cluster” Kecerdasan
Otak adalah mesin penghasil kepandaian. Namun manusia tidak akan pandai jika tidak ada
proses belajar, caranya otak harus selalu digunakan. Cara menggunakan otak dengan berpikir.

BELAJAR ITU MENGGUNAKAN OTAK, BUKAN DENGKUL
Berpikir adalah belajar. Belajar tidak hanya duduk manis memperhatikan guru
di kelas, tetapi juga berinteraksi adalah belajar, belajar juga dapat dilakukan
dengan mengimajinasikan materi, seperti Einstein mengimajinasikan angkaangka. Using imagination adalah sebuah proses belajar. Tidak ada kepandaian jika tidak ada proses belajar.
Allah telah menyediakan wadah kecerdasan tepatnya di dalam sel-sel
otak. Dari sini, selama proses belajar berlangsung proses karya pikir diproduksi dan berkembang
sampai tahap manusia mencapai puncak kompetensi maksimalnya. Kecerdasan seseorang berkembang seiring kualitas belajar yang dialaminya.
Genetik pewaris kecerdasan anak tidak bersifat mutlak namun bersifat potensial, sebut Kazuo
Murakami. Kualitas positif lingkungan dan kualitas asupan makanan turut andil memberikan pengaruh terhadap perkembangan kecerdasan seseorang. Pola asuh dalam pendidikan dengan penuh kasih sayang berpengaruh terhadap arsitektur otak. Kuantitas (jumlah informasi) dan kualitas informasi
(informasi yang diulang-ulang) mampu membuat synaps (jaringan antarsel otak) menjadi banyak
dan kuat. Kecerdasan anak ditentukan seberapa banyak dan kuatnya synaps.
Penelitian otak masa kini telah menawarkan pandangan lebih luas mengenai kecerdasan. Otak
adalah mesin kecerdasan sebut Hawkins dan Blakesle. Kecerdasan itu seluas samudra seperti seluas
rahasia otak. Hingga kini ilmuwan belum selesai memetakan rahasia “alam semesta” otak. Makna
logisnya adalah: jika kecerdasan seluas rahasia “alam semesta” otak, maka kecerdasan tidak hanya
sebatas angka-angka hasil tes. Kecerdasan memungkinkan suatu kesinambungan yang dapat dikembangkan seumur hidup. Dalam konteks pendidikan, informasi di atas mengubah cara pandang menjadi, “Bukan secerdas apa Anda, tetapi bagaimana Anda menjadi cerdas."
Pada proses belajar semuanya bersumber dari otak. Otak memliki susunan saraf yang kompleks
dan canggih, jika diberi stimulus melalui proses fun learning, maka terbentuk jembatan-jembatan
Warna-warna pada otak
menunjukkan cluster-cluster atau
area-area jenis kecerdasan.
Ada otak di kepala
PASTI CERDAS.
Jika tidak ada otak
di kepala PASTI
BODOH.

facebook.c

30/12/2023

LES MAPEL SD CUMA RP.10.000. WILAYAH KELURAHAN SENDANG MULYO,MANGUNHARJO,SAMBIROTO,METESEH,PUCANG GADING
wa.me/6285641047296

14/12/2023

Mana saja kecerdasan anak Anda:
Setiap anak di ciptakan Tuhan memiliki kecerdasan/keahliannya masing masing. Sehingga penting bagi orangtua untuk bijaksana menyikapi perbedaan tersebut.

Ada anak yang cerdas di ilmu bahasa tapi tidak di matematika kita tetap harus apresiasi karena cerdas tidak hanya ahli matematika.

1. Kecerdasan Logika-Matematika
Skill yang unggul: pemecahan masalah, logika yang tepat, melihat tren dan pola, dan memahami sebuah hubungan. Selain itu, juga memiliki cara berpikir secara konseptual dan abstrak.

Karier yang menjanjikan: matematikawan, ekonom, auditor, akuntan, ilmuwan, ahli taktik, analis komputer, dan teknisi.

2. Kecerdasan Linguistik
Skill yang unggul: penggunaan kata-kata secara efektif, ungkapannya mudah dipahami oleh orang lain, kemampuan berbicara dan menulis, kosa kata luas, pandai bermain kata-kata.

Karier yang menjanjikan: pembicara publik, pustakawan, politisi, penyiar radio, pembawa acara TV, YouTuber, jurnalis, pengacara, kurator, ahli patologi wicara, penulis, dan marketing.

3. Kecerdasan Interpersonal atau Kecerdasan Emosional
Skill yang unggul: pandai merasakan emosi orang lain, paham motif atau mood seseorang mereka, keterampilan komunikasi baik verbal maupun non-verbal.

Karier yang menjanjikan: berkaitan dengan sumber daya manusia (HR/psikolog), konselor, manajemen, hubungan masyarakat, direktur sosial, guru, dan pekerja sosial.

4. Kecerdasan Intrapersonal
Skill yang unggul: baik dalam memahami diri sendiri, selalu menghargai dan menghormati kondisi manusia lain, mudah memahami perasaan batin sekitar.

Karier yang menjanjikan: psikolog, penulis, terapis, konselor, pekerja sosial, teolog, pengusaha, dan penyair.

5. Kecerdasan Musikal
Skill yang unggul: bisa merasakan ritme dan suara yang baik untuk musik hingga dapat memecahkan nada, ritme, nada, dan timbre suara dengan mudah.

Karier yang menjanjikan: konduktor, musisi, guru piano, komposer, guru tari, terapis musik, dan direktur paduan suara.

6. Kecerdasan Visual-Spasial
Skill yang unggul: pintar melihat atau memvisualisasikan dunia dalam tiga dimensi, pencitraan mental yang kuat, bisa menggambar dari ingatan atau pengalaman sebelumnya, keterampilan grafis yang sangat baik dan bisa membuat karya seni yang mengesankan.

Karier yang menjanjikan: arsitek, guru geometri, insinyur, surveyor, perencana kota, seniman grafis, dekorator interior, fotografer, pilot, dan kartografer.

7. Kecerdasan Tubuh-Kinestetik
Skill yang unggul: dapat menggunakan fisiknya dengan sangat baik, dapat berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa tubuh, sangat baik dalam tingkat ketangkasan, kontrol, dan gerakan, serta pandai dalam berolahraga.

Karier yang menjanjikan: terapis fisik, penari, atlet, pelatih, instruktur kebugaran, pemilik gym, aktor, mekanik, dan tukang kayu.

8. Kecerdasan Naturalis
Skill yang unggul: mampu membaca dan memahami alam dengan sangat baik, memiliki kepekaan terhadap unsur-unsur tak hidup dari semua makhluk hidup, senang berada di luar ruangan, pandai merawat tumbuhan dan hewan.

Karier yang menjanjikan: ahli botani, ahli kelautan, konselor perkemahan, pemimpin pasukan pramuka , tukang kebun, astronom, ahli meteorologi, ahli geologi, dan arsitek lanskap.

9. Kecerdasan Eksistensial
Skill yang unggul: punya kepekaan mendalam dengan makna keberadaan manusia dan unsur lainnya, nyaman membicarakan pertanyaan-pertanyaan serius dan berusaha untuk menemukan jawabannya.

Karier yang menjanjikan: motivator, content creator, penulis, pendeta, penulis, filsuf, dan ekonom.

materi ke depan akan kita share bagaimana cara memantau kecerdasan atau bakat minat anak. Semoga bermanfaat

12/12/2023

Berikan Tanggung Jawab Kebersihan

Pada anak untuk melatih tanggung jawab dan empati anak sejak dini maka sangat penting untuk memberikan latihan tanggung jawab (kerapian/kebersihan) meskipun masih kecil. Bila anak belum terbiasa orangtua di sarankan untuk membantu sebagian pekerjaanya.

• Tanggung Jawab Kebersihan/Kerapian Umum Hal- Hal Ringan Kesehariannya.

• Ayo Mas Yusuf yang hebat jika sudah selesai mainannya di kembalikan lagi ke tempatnya agar tidak hilang, ayo sekarang Ayah bantu mumpung Ayah ada waktu.
• Setelah selesai merapikan kita closing dengan Alhamdulillah Anak Ayah hebat Ayah bangga, ingat Mas Yusuf membereskan mainan bukan hanya karena takut mainannya hilang, namun memang kewajiban Anak yang pintar dan sholeh/sholehah seperti itu. Ayah bangga dengan kamu.
• Wah hebat sekali Dek Arya, mainnya pinter banget ,tapi nanti tambah pinter kalo habis main, mainannya dikembalikan ke tempatnya lagi supaya mainannya tidak hilang, mari Ibu bantu, kok Ibu pas lagi tidak repot.
• Setelah selesai merapikan kita closing dengan Alhamdulillah Anak Ibu hebat Ibu bangga, ingat Dek membereskan tempat tidur bukan hanya karena takut semut atau mainannya hilang, namun memang kewajiban Anak yang pintar dan sholeh/sholehah seperti itu. Ibu bangga dengan kamu.
• Alhamdulilah sudah selesai makan dan minum, ayo kita cek mejanya ada tidak nasi yang jatuh, ayo di ambil supaya mejanya tidak di datangi semut.
• Setelah selesai membersihkan nasi kita closing dengan Alhamdulillah Anak Ibu hebat Ibu bangga,ingat Nak membereskan meja makan bukan hanya karena takut semut, namun memang kewajiban Anak yang pintar dan sholeh/sholehah seperti itu. Ibu bangga dengan kamu.
Teknik pujian di gunakan untuk mengambil simpati anak, sedang kata kunci Ayah/Ibu bantu mumpung Ayah/Ibu ada waktu/tidak repot bertujuan agar anak paham dengan sendirinya jika tidak semua pekerjaan harus di bantu oranglain. Jadi sangat disarankan untuk membuat strategi 1x di bantu, 2 x tidak di bantu, atau di balik untuk awal-awalnya.

12/12/2023

12. Saring Yang Di Tangkap Anak Dari Luar.

Mereview apa yang di alami anak di luar rumah sangat bermanfaat untuk menjalin kedekatan emosional dan sekaligus membantu anak lebih memahami pengetahuan barunya serta mensortir hal hal yang kurang tepat bagi anak kita.

• Yang Di Dengar, Di Lihat, Di Rasa
Tanyakan hal apa saja yang di lihat, di rasa atau di dengar saat bermain atau saat di sekolah.

• Bagaimana Nak tadi di sekolah dapat nasehat apa dari Bu Guru,coba Ibu di beri tahu Ibukan juga ingin pintar seperti kamu.
• Tadi waktu sekolah ada tidak teman-teman yang di nasehati/di marahi Bu Guru? karena apa kok temanmu di nasehati/marahi Nak?
• Tadi waktu main dapat kata-kata baru apa saja Nak, coba Ibu di beritahu kata-kata baru apa saja yang kamu dapat hari ini.
• Tadi waktu main ada tidak teman-teman kamu yang bertengkar Nak? kenapa kok bertengkar?

• Minta Responya Baik/Buruk Serta Alasannya
• Bagaimana menurutmu Nak, betul tidak temanmu tadi dimarahi/ditegur Bu Guru? kenapa kok pantas?harusnya temanmu bagaimana biar tidak di tegur Bu Guru?
• Kira-kira kata-kata yang di ucapkan temanmu baik atau buruk Nak? kalo tidak baik bolehkah kita menirunya? Kira-kira kalau kamu menirunya Ayah Ibu sayang kamu tidak?

• Berikan Penguatan
• Alhamdulillah Anak Ayah dan ibu bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, semoga Kakak tidak pernah melakukannya ya, Ayah dan Ibu sangat bangga sama Kakak.
• Alhamdulillah Anak Ibu anak pintar paham mana yang patut di contoh mana yang tidak patut di contoh, Ibu percaya Mas bisa di percaya menajdi anak baik.

12/12/2023

Reward chapter 2
• Reward Barang
Reward barang sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering agar anak tidak selalu berharap hadiah atas perbuatannya. Sebaiknya reward jenis ini diberikan secara mendadak dan berikan jarak yang jauh antara 1 reward dengan yang lain, ada baiknya orangtua mengatur jadwal pemberian hadiah secara rahasia. Reward atau hadiah barang di berikan dengan teknik seperti reward bermakna.

• Terimakasih Nak selama ini sudah menjadi Anak yang penurut, patuh dengan orangtua (di peluk) sebagai rasa bangga Ibu dan Ayah punya hadiah ini atas kebaikanmu, ingat Nak Allah menyayangi Anak yang patuh pada orangtuannya.
• Alhamdulillah Mas sekarang sudah bisa membaca suku kata hebat (acungkan jempol) ini ada ice cream coklat kesukaanmu, tambah semangat belajarnya ya,Mas hebat Anak yang pantang menyerah, jangan lupa berbagi dan bersyukur ya.
• Terimakasih Nak selama ini kalian bertiga sudah menjadi Anak yang penurut, patuh dengan orangtua (di peluk) sebagai rasa bangga Ibu dan Ayah punya hadiah ini atas kebaikan dan kehebatan kalian,silakan kalian bagi sama rata ya,ingat Allah menyayangi saudara yang selalu rukun.

12/12/2023

Reward chapter 1
Reward atau penghargaan penting di lakukan sebagai bentuk ungkapan bangga kita atas kebaikan atau keberhasilan anak, tapi akan lebih baik apabila reward ini diberikan dengan strategi tertentu agar lebih efektif dan tidak menjadi boomerang.

• Reward Bermakna
Reward bermakna baik dilakukan sesering mungkin atas kebaikan kebaikan kecil anak, reward ini langsung diberikan berupa ucapan terimaksih, acungan jempol, tepuk tangan atau sejenisnya, pelukan, ucapan kamu hebat atau sejenisnya ataupun penggabungan hal-hal tersebut (jangan lupa berikan alasan positifnya kenapa orantua memberikan reward tersebut).

• Terimakasih Mbak Andin sudah mengembalikan embernya, selamat berarti Mbak Andin Anak yang bertanggung jawab, Allah sayang Anak yang bertanggung jawab.
• Siiipppp (sambil mengacungkan jempol tangan) Mas Yusuf sudah mau berusaha belajar membaca, besuk di ulang lagi ya, selamat berarti Mas Yusuf Anak yang pantang menyerah, Allah sayang Anak yang pantang menyerah.
• Terimakasih Dek Arya Anak hebat (sambil mengacungkan jempol) karena mau berbagi makanan dengan saudaranya (lalu di peluk), selamat berarti Dek Arya Anak yang dermawan, Allah sayang Anak yang dermawan.

Want your school to be the top-listed School/college in Semarang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Perumahan TULUS HARAPAN BLOK B4/8 SENDANG MULYO TEMBALANG
Semarang
50275

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 21:00